Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM PROGRAM GERAKAN RAMAH LANSIA (GERASIA) DI KECAMATAN CIBEUREUM Ida Rosidawati; Neni Nuraeni; Lilis Lismayanti; Ubad Badrudin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.40239

Abstract

Jumlah penduduk lanjut usia (usia 60 tahun keatas) di Indonesia terus menerus meningkat. Seseorang saat memasuki masa lanjut usia, sedikitnya ada lima masalah yang biasa mereka hadapi yaitu; kondisi mental, keterasingan, post power syndrome, masalah ekonomi dan masalah penyakit. Melihat pokok-pokok masalah yang sering dihadapi oleh lansia, maka kondisi tersebut menjadi tanggungjawab bersama khususnya Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Kecamatan Cibeureum sebagai organisasi yang menaruh perhatian pada pelayanan kesehatan pada Masyarakat terutama Kesehatan dan kesejahteraan lansia. Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Kecamatan Cibeureum adalah sebuah organisasi Perempuan yang menjadi wadah untuk mencoba memberikan solusi-solusi kongkrit atas permasalahan-permasalahan sosial yang ada. Salah satu solusi dalam penyelenggaraan Program Gerakan Ramah Lansia (Gerasia). Kegiatan Gerasia meliputi kajian rohani (Pengajian), Pemeriksaan Kesehatan, Edukasi Kesehatan, Baksos dan Pemulasaraan Jenazah. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini melibatkan mahasiswa sehingga tujuan kegiatan ini erat kaitannya dengan program MBKM di kategori proyek kemanusiaan. Kegiatan ini juga erat kaitannya dengan pencapaian IKU UMTAS salahsatunya adalah IKU 2, mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus, IKU 3, dosen berkegiatan di luat kampus, dan IKU 5, Hasil kerja dosen digunakan Masyarakat
PENERAPAN INTERVENSI RANGE OF MOTION (ROM) AKTIF PADA PASIEN STROKE DENGAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI RUANG INSTALASI GAWAT DARURAT Genta Pangripta; Ida Rosidawati; Astrid Putri Maulana; Dea Puspita
Tasikmalaya Nursing Journal Vol. 3 No. 01 (2025): Tasikmalaya Nursing Jurnal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/tnj.v3i01.792

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Stroke adalah kondisi medis serius yang terjadi akibat gangguan aliran darah ke otak, yang dapat menyebabkan dampak neurologis yang signifikan terutama pada kelemahan otot. Sehingga salah satu intervensi yang dilakukan adalah menerapkan Range Of Motion (ROM). Tujuan penelitian: Untuk mengeksplorasi pengaruh latihan Range of Motion (ROM) aktif terhadap pemulihan fungsi motorik pada pasien stroke Metodologi: Metode yang digunakan dalam penelusuran sumber data pada systematic literature review ini yaitu dengan penulusuran database terdiri dari Google Scholar dan Portal Garuda. Kriteria inklusi yang digunakan mencakup Quasi Experimental yang melibatkan pasien dewasa berusia ≥15 tahun dengan diagnosis stroke. Artikel yang terpilih dievaluasi menggunakan kerangka kerja PRISMA untuk memastikan kualitas dan relevansi Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kekuatan otot ekstremitas pada pasien yang terkena stroke Hasil penelitian: Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa terapi ROM merupakan bagian penting dari perawatan rehabilitasi pasien stroke, terutama pada fase awal, untuk mengoptimalkan hasil pemulihan.
PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN BUNGA ROSELLA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA CILUMPING KECAMATAN DAYEUHLUHUR: THE EFFECT OF GIVING ROSELLA FLOWER STEEPING ON BLOOD PRESSURE REDUCTION IN ELDERLY PEOPLE WITH HYPERTENSION IN CILUMPING VILLAGE, DAYEUHLUHUR DISTRICT Heri Budiawan; Bayu Brahmantia; Ida Rosidawati; Asep Muksin; Mila Meilawati
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Imiah Pamenang (JIP)
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jip.v6i1.197

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler yang paling banyak dialami oleh lansia. Penanganan hipertensi pada lansia selain menggunakan terapi farmakologi dapat juga dilakukan dengan menggukan pengobatan secara non farmakologi yaitu pemberian seduhan bunga rosella. Senyawa aktif dalam rosella yang banyak berperan dalam menurunkan tekanan darah adalah antosianin, fenolik, theroine, leucine, valine, glycine dan asam askarbonat. Senyawa aktif yang terkandung dalam bunga rosella tersebut dapat membantu melancarkan peredaran darah dengan cara mengurangi derajat viskositas Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan bunga rosella terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Desa Cilumping Kecamatan Dayeuhluhur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan Quasi Eksperimental dengan rancangan One group pretest-posttest. Teknik sampling menggunakan Purpose Sampling dengan jumlah sampel 18 responden. Data diolah secara komputerisasi dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji t paired. Hasil penelitian yang dilakukan selama 7 hari didapatkan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum pemberian seduhan bunga rosella adalah 166 mmHg dan untuk diastolik 93 mmHg. Sedangkan, rata-rata nilai sesudah pemberian seduhan bunga rosella yaitu 150 mmHg dan 88 mmHg. Hasil nilai dari uji paired t-test p-value sistole dan diastole = 0,000 dan 0,009 (p < 0,05) yang artinya terdapat pengaruh pemberian seduhan bunga rosella terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa Cilumping Kecamatan Dayeuhluhur. Dapat disimpulkan bahwa pemberian seduhan bunga rosella terbukti efektif untuk menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Saran peneliti diharapkan responden dapat mengaplikasikan seduhan rosella tersebut untuk menurunkan tekanan darah. Abstract Hypertension is a cardiovascular disease that is most commonly experienced by the elderly. Handling hypertension in the elderly in addition to using pharmacological therapy can also be done by using non-pharmacological treatment, namely giving rosella flower brew. Active compounds in rosella that play a role in lowering blood pressure are anthocyanins, phenolics, theroine, leucine, valine, glycine and ascorbic acid. The active compounds contained in rosella flowers can help improve blood circulation by reducing the degree of viscosity. This study aims to determine the effect of giving rosella flower brew on lowering blood pressure in elderly people with hypertension in Cilumping Village, Dayeuhluhur District. This type of research is quantitative research using Quasi Experimental with One group pretest-posttest design. The sampling technique used Purpose Sampling with a sample size of 18 respondents. Data were computerized using univariate and bivariate analysis using paired t test. The results of research conducted for 7 days obtained the average systolic blood pressure before the administration of rosella flower brew is 166 mmHg and for diastolic 93 mmHg. Meanwhile, the average value after the administration of rosella flower brew is 150 mmHg and 88 mmHg. The results of the paired t-test p-value systole and diastole = 0.000 and 0.009 (p < 0.05) which means that there is an effect of giving rosella flower brew on lowering blood pressure in hypertensive elderly in Cilumping Village, Dayeuhluhur District. It can be concluded that the administration of rosella flower sedatives is proven effective for lowering blood pressure in elderly people with hypertension. The researcher's suggestion is that respondents are expected to apply the rosella brew to lower blood pressure