Claim Missing Document
Check
Articles

Keputusan Pembelian dan Kepuasan Konsumen Jeruk Lokal Rimau Gerga Lebong Putri, Rani Revina; Nurmalina, Rita; Suprehatin, Suprehatin
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.2.330-344

Abstract

Jeruk rimau gerga lebong (selanjutnya disebut jeruk gerga) merupakan varietas jeruk lokal khas Provinsi Bengkulu yang saat ini dikembangkan sebagai komoditias unggulan nasional. Dalam mengembangkan jeruk lokal tersebut, penting untuk memahami perilaku konsumen jeruk tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis proses keputusan pembelian dan kepuasan konsumen terhadap jeruk gerga. Penelitian ini menggunakan data primer dari survei daring terhadap 200 responden di provinsi Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Jambi pada bulan April sampai Mei 2022. Data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif, customer satisfication index (CSI), dan importance performance analysis (IPA). Pada analisis CSI dan IPA, penelitian ini menggunakan delapan atribut jeruk yaitu rasa, kandungan air, kesegaran, warna, ukuran, harga, promosi, dan ketersediaan produk. Hasil penelitian berkaitan proses pengambilan keputusan pembelian menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen membeli jeruk gerga dengan alasan manfaat dari kandungan vitamin C jeruk gerga, mendapatkan informasi dari pengalaman pembelian sebelumnya, mempertimbangkan atribut rasa dalam evaluasi sebelum pembelian, memutuskan membeli jeruk gerga karena faktor situasional, dan menyatakan puas dan bersedia melakukan pembelian ulang pasca pembelian. Berdasarkan analisis CSI, hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan konsumen terhadap pembelian dan konsumsi jeruk gerga termasuk kategori puas. Berdasarkan analisis IPA, hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut jeruk rimau gerga lebong yang perlu diperbaiki adalah ketersediaan buah. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi para pemulia atau penangkar buah dalam mengembangkan varietas jeruk gerga sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen dan bagi pemasar menyusun strategi pemasaran jeruk gerga dengan lebih tepat.
Sikap dan Preferensi Konsumen Terhadap Kopi Arabika Gayo A'la, Nurul; Nurmalina, Rita; Suprehatin, Suprehatin
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.1.120-130

Abstract

The research aims to identify purchasing decisions, as well as to analyze consumer attitudes and preferences towards Gayo Arabica Coffee. This research uses primary data from an online survey using google forms involving 223 respondents who participated. Data were analyzed using descriptive analysis, fishbein multi-attribute analysis, and conjoint analysis. The research results show that the consumer decision making process goes through five decision stages. The comparison between three variants of arabica coffee, namely Gayo Arabica Coffee, Sidikalang Coffee, and Mandheling (lintong) Coffee show that consumer attitudes towards Gayo Arabica Coffee are more positive by 170.16 points. Gayo Arabica Coffee has advantages in the attributes of taste, aroma, product availability, aftertaste, and product information. This is supported by the results of consumer preferences on the level of attribute importance; the taste attribute has the highest level of attribute importance in Gayo Arabica Coffee products at 30.79 percent. Consumers also prefer Gayo Arabica Coffee, which has a sweet taste, a lingering aftertaste, strong aroma, light viscosity and a price of Rp 35,000/250g. Therefore, producers need to make improvements to product attributes that do not meet consumer expectations, as well as improve and maintain product attributes that meet consumer expectations.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Willingness to Pay Konsumen Beras Organik di Sumatera Barat Nafisah, Nurul; Tinaprilla, Netti; Suprehatin, Suprehatin
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.2.296-305

Abstract

Saat permintaan domestik terhadap produk organik meningkat, harga menjadi kendala utama dalam pembelian produk organik. Oleh karena itu, sebagian besar konsumen masih tidak membeli produk organik sementara beberapa konsumen membelinya secara rutin. Penelitian ini bertujuan guna melakukan analisis terkait kesediaan membayar (WTP) konsumen beras organik di Sumatera Barat serta berbagai faktor yang memengaruhi. Penelitian ini menggunakan data primer hasil survei terhadap 100 konsumen beras organik pasar modern di Sumatera Barat. Kriteria responden yaitu konsumen produk beras oganik, orang dewasa, memiliki pendapatan dan bertanggung jawab atas belanja pangan baik bagi diri sendiri ataupun keluarga. Data dianalisis menggunakan metode contingent valuation dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WTP konsumen beras organik merah dan putih berbeda dibandingkan dengan harga beras organik di Sumatera Barat saat ini. Kesediaan konsumen membayar beras merah organik lebih tinggi sebesar 2%, sedangkan untuk beras putih organik lebih rendah 0,01% daripada harga penawaran. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa determinan signifikan WTP konsumen beras organik adalah pendapatan, organik harga beras dan gaya hidup sehat. Determinan usia, jenis kelamin, pendidikan, isu kesehatan, kualitas, kemasan, dan akses produk tidak signifikan memengaruhi willingness to pay beras organik di Sumatera Barat Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk merumuskan strategi penetapan harga beras organik di pasar lokal.
Pola dan Persepsi Petani Kopi terhadap Kemitraan di Kabupaten Dairi Nainggolan, Stepani; Roma Intan Nainggolan, Stepani A. K.; Suprehatin, Suprehatin; Muflikh, Yanti Nuraeni
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.2.398-412

Abstract

Kabupaten Dairi merupakan salah satu penghasil utama kopi di Sumatera Utara. Sebagian besar petani kopi di Kabupaten Dairi menjalin kemitraan dengan perusahaan PT. Wahana Graha Makmur (WGM). Namun, pelaksanaan kemitraan belum berjalan dengan baik. Perusahaan belum pernah menerima hasil panen dari petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pola kemitraan yang telah terjalin dan bagaimana persepsi petani mitra terhadap kemitraan di Kabupaten Dairi. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juni – Desember 2023 di Kecamatan Sumbul, Parbuluan dan Sitinjo. Responden dalam penelitian ini sebanyak 90 orang mitra koperasi Cimata Makmur dan 70 orang mitra Gereja Katolik MPOK. Pola kemitraan dianalisis dengan analisis deskriptif dan persepsi petani dengan skala likert. Terdapat tujuh indikator yang digunakan dalam analisis persepsi yaitu keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, komunikasi, kerjasama, kepercayaan dan komitmen. Uji Mann Whitney juga dilakukan untuk melihat perbedaan persepsi petani mitra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis pola kemitraan yang terjadi antara petani kopi dengan PT. WGM. Pola kemitraan petani mitra koperasi Cimata Makmur adalah pola kemitraan adalah pola kemitraan multipartite dan pola kemitraan petani mitra gereja adalah pola kemitraan inti plasma. Penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan persepsi antara petani mitra koperasi dengan mitra gereja. Temuan ini memberikan informasi yang berguna bagi perusahaan sebagai bahan perbaikan kemitraan. Persepsi petani dapat ditingkatkan dengan manajemen komunikasi yang baik untuk mengurangi kekurangan informasi di antara petani mitra.
MODEL BISNIS KANVAS TIGA LAPIS SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SAYUR ORGANIK Walaela, Khais; Suprehatin, Suprehatin; Kilat Adhi, Andriyono
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.30-48

Abstract

Saat ini, konsumen menjadi lebih sadar dan peduli terhadap isu-isu sosial dan lingkungan dalam keputusan pembelian mereka seperti bagaimana produk tersebut diproduksi dan bahan apa yang digunakan. Sebagai konsekuensinya, bisnis perlu mengambil keputusan yang selaras dengan nilai-nilai dan berkontribusi terhadap keberlanjutan. Namun, hal itu membutuhkan model dan strategi bisnis yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model bisnis berkelanjutan sayur organik. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus pada Kelompok Tani Citra Muda yang berbeda di Jawa Tengah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci ketua kelompok tani dan karyawan. Data dianalisis menggunakan Triple-Layered Business Model Canvas (TLBMC). Hasilnya menunjukkan bahwa model bisnis pertanian organik saat ini bervariasi dari segi dimensi ekonomi, sosial dan lingkungan. Hasil TLBMC menunjukkan bahwa faktor kunci keberlanjutan usaha pertanian organik adalah produksi, sumber daya manusia, nilai produk, hubungan baik dengan pemangku kepentingan, dan media. Memahami praktik bisnis yang berorientasi keberlanjutan seperti pertanian organik, saat ini memberikan wawasan untuk mengembangkan model bisnis berkelanjutan dengan mempertimbangkan dimensi ekonomi, lingkungan dan sosial.
Pemetaan Tren dan Arah Riset Rantai Nilai Kopi: Bibliometric And Content Analysis ., Suprehatin; Suprehatin, Suprehatin
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.144-156

Abstract

As one of the Indonesia's strategic commodities and a key commodity for global trade, coffee continues to be an interesting and growing topic for research. This study aims to identify the development of literature and scientific mapping in coffee value chain studies and its implications for future coffee value chain research in Indonesia. This study uses secondary data in the form of journal articles related to the agrifood value chain in coffee commodities as many as 264 documents obtained from the Scopus database per March 2025. The data were analyzed using bibliometric and content analysis. The results showed that coffee value chain research topics were divided into five clusters: (1) global value chain and certification, (2) coffee farmers and value addition, (3) social and gender issues in coffee farming, (4) arabica coffee and environmental sustainability, and (5) fair trade and circular economy in coffee. The results also show that the current trend of coffee value chain research is developing towards a more holistic coffee value chain development that includes economic, social, and environmental dimensions and is multidisciplinary. The results provide insights into research gaps in the Indonesian context and offer new research opportunities and areas for future coffee value chain.
Pengaruh Kesadaran Kesehatan dan Kepedulian Lingkungan Terhadap Niat Pembelian Telur Ayam Organik Ismawati, Ismawati; Harmini, Harmini; Suprehatin, Suprehatin
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.2.350-366

Abstract

The current patterns of unsustainable food production and consumption, including conventional agricultural practices, pose significant risks to both human health and environmental sustainability. As a more sustainable alternative, organic eggs are perceived as healthier, safer, of higher quality, and more environmentally responsible. In Indonesia, organic eggs are among the most favored sources of organic protein, reflecting a growing consumer interest. This highlights the importance of understanding the underlying factors that influence consumer decisions to purchase organic eggs. Such insights are essential for producers to develop more effective marketing and communication strategies. Furthermore, purchase intention has been identified as a key predictor of actual consumer behavior. This study aimed to examine the impact of health awareness and environmental concern on the intention to purchase organic eggs, using data from 250 respondents in Bogor City obtained through purposive sampling. Data collection was conducted both online and offline, and analyzed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings revealed that health awareness and environmental concern influence purchase intention indirectly through attitudes toward the behavior and perceived behavioral control. Strengthening positive attitudes and perceptions of ease regarding organic eggs is therefore crucial to increasing purchase intention.
Peran Inovasi dan Teknologi dalam Manajemen Rantai Pasok Berkelanjutan pada Industri Agrifood: Tinjauan Literatur Astrima, Alif Hasna; Lona, Nia Jessica; Adnyana, Wayan Ardi; Muflikh, Yanti Nuraeni; Suprehatin, Suprehatin
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.2.258-291

Abstract

The agrifood industry faces complex challenges in creating a sustainable supply chain. Sustainable Supply Chain Management (SSCM) serves as a strategic approach that integrates economic, environmental, and social aspects in supply chain governance. This study analyze the contribution of innovation and digital technologies to the sustainability dimensions of SSCM within the agrifood industry using a Systematic Literature Review (SLR) of 67 recent scientific publications (2020–2025) from the Scopus and ScienceDirect databases. The findings show that sustainability-oriented innovations such as precision farming, green technologies, and collaborative approaches play a crucial role in transforming conventional supply chains into more efficient, inclusive, and adaptive systems. Technologies such as blockchain, Internet of Things (IoT), and Artificial Intelligence (AI) have proven effective in enhancing operational efficiency, traceability, resource management, and food safety. Innovation strengthens collaboration among supply chain actors and accelerates the adoption of environmentally friendly practices. However, challenges remain regarding infrastructure readiness, resistance to technology adoption, and collaboration. Therefore, the strategic utilization of innovation and technology holds potential to accelerate digital transformation and enhance the resilience and sustainability of the agrifood system. This study highlights that the utilization of technology and innovation in supply chain management drives sustainability transformation in the agrifood industry. However, the success requires improved human resource capacity, adequate infrastructure, and strong synergy among actors. Supportive policies, increased investment in infrastructure—particularly in rural areas—and strengthened collaboration are essential to ensure an inclusive and sustainable digital transformation within SSCM.
Determinants of Muntok White Pepper Export Value to Singapore and the United States Saptarini, Lingga; Rachmina, Dwi; Suprehatin, Suprehatin
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v9i1.2657

Abstract

This study analyzes the factors influencing the export value of Muntok White Pepper (MWP) from the Bangka Belitung Islands Province to its main export destinations, Singapore and the United States, from 2010 to 2023. Panel data regression with a fixed effects model is used to combine production, exchange rate, and domestic price variables with export prices and trade policies. The analysis results indicate that production, exchange rate, export price, and non-tariff barriers (NTB) policies play a significant role in affecting export value, while domestic prices do not exert a significant influence. Elasticity analysis results in the exchange rate being the most responsive factor in influencing export value. Methodologically, this study presents the interpretation of panel data regression coefficients based on elasticity to measure export responsiveness, an approach not commonly applied in agricultural trade analysis. Contextually, this study emphasizes the strategic role of Muntok White Pepper as a geographically indicated commodity in supporting the competitiveness of Indonesian spice exports. These findings provide empirical evidence and policy insights for strengthening export resilience through increased production, exchange rate management, and compliance with international trade standards. 
Daya Saing dan Potensi Pengembangan Ekspor Kakao Indonesia di Negara Importir Utama Dunia Aliyah, Nuris Shokhifatul; Suprehatin, Suprehatin; Muflikh, Yanti Nuraeni
Agrikultura Vol 37, No 1 (2026): April, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v36i3.67071

Abstract

Indonesia memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomiannya melalui pengembangan ekspor produk kakao. Namun, ekspor kakao Indonesia masih terkonsentrasi pada beberapa negara tujuan utama, sementara peluang untuk memperluas pasar ke negara-negara importir terbesar dunia belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja daya saing dan potensi pengembangan pasar ekspor produk kakao Indonesia menggunakan Revealed Comparative Advantage (RCA), market share, Export Product Dynamic (EPD), dan X-Model Potential Export Products (X-Model). Penelitian ini menggunakan data sekunder periode 2014–2023 dan data primer dari tujuh informan kunci yang mewakili pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya saing dan pangsa pasar kakao Indonesia bervariasi antar negara tujuan, dengan produk antara berupa pasta, mentega, dan bubuk kakao memiliki kinerja lebih baik dibandingkan biji kakao dan cokelat olahan. Kanada, Amerika Serikat, Belgia, dan Belanda teridentifikasi sebagai negara potensial untuk pengembangan ekspor. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris melalui pemetaan daya saing dan potensi pasar ekspor kakao Indonesia di negara importir utama dunia, serta menjadi dasar perumusan kebijakan diversifikasi pasar dan penguatan hilirisasi kakao berbasis produk bernilai tambah.
Co-Authors ., Harianto ., Suprehatin A'la, Nurul Adnyana, Wayan Ardi Alghif Aruni Nur Rukman Aliyah, Nuris Shokhifatul Amzul Rifin Andriyono Kilat Adhi Anisa Dwi Utami Arif Imam Suroso Asfiatika Hayuning Anggita Astrima, Alif Hasna Astuti, Dwi Aprillia Linda Baiq Wardani Hidayati Cahyaningsih Cahyaningsih Desyandri Desyandri Dwi Rachmina Erliza Noor Fariyanti, Anna Firdaus, Mahda Aryo Frissilia Nabila Divayana Hanief Al Naufal Harianto Harianto Harmini, Harmini Hasibuan, Senia Aprilia Putri Hasriati Hasriati Hasriati Hasriati, Hasriati Herawati Herawati Idqan Fahmi Ilham Dzikri Fajrianto Indah Sayugyaningsih Indrajit Wicaksana Indrajit Wicaksana Irawan, Rizha Nur Ismawati Ismawati Joyo Winoto Joyo Winoto, Joyo Kharida Aulia Bahri Lalu Hendri Setiawan Lona, Nia Jessica Lukman M. Baga Marlina Ayuni Khosyati Maryanti Sitohang Medita Ivanni Meidina Arimbi Rushartami Mesiyani Mesiyani Miranda , Vanesha Miranda, Vanesha Mokhamad Arwani Muhammad Rasyid Shidiq Mustofa Mustofa Nafisah, Nurul Nainggolan, Stepani Naufal Nur Mahdi Naufal Nur Mahdi Netti Tinaprilla Nia Kurniawati Hidayat, Nia Kurniawati Nugraha, Herry Nunung Kusnadi Nurul Maulina Nurul Nazira Putri, Rani Revina Putri, Tursina Andita Rahma, Lailatul Ramadhan, Edwin Mahatir Muhammad Rasihen, Yogy Riany, Matelda Septia Rita Nurmalina Rofikah Fitriana Roma Intan Nainggolan, Stepani A. K. Rushartami, Meidina Arimbi Safira Retna Hanivia Samarra, Ghaida Zahra Saptarini, Lingga Savelia Salsa Bila Siti Jahroh Siti Shara Sitio, Rike Sudirman, Hendra Syafiq Alfikri Syifa’Azmira, Tsurayya Utami, Anisa Dwi Vieri Revaly Prasasta Sudewo Walaela, Khais Wasita, Rendra Yanamisra, Alfira Yanti Nuraeni Muflikh Yanuar, Rahmat