p-Index From 2021 - 2026
10.038
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Journals of Ners Community Jurnal Masyarakat Merdeka (JMM) IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Business and Finance Journal Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Medical Technology and Public Health Journal Community Development Journal To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Nusantara Science and Technology Proceedings Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Journal of Health Community Service Jurnal Media Informatika KESANS : International Journal of Health and Science Jurnal Penelitian Inovatif Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan JUMANTIK (Scientific Journal of Health research) Bidik : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat SWARNA Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS) Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendekatan Partisipatif dalam Meningkatkan Kesadaran Higiene Industri Pangan dan Penggunaan APD pada UMKM Keripik Aldyandi, Devlin; Rhomadhoni, Muslikha Nourma; Sunaryo, Merry; Himmah, Nuriyah Faiqotul; Kusumawati, Mia; Farid , Umar; Yusuf, Dimas Syaifullah
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 4 (2025): October
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i4.50495

Abstract

Food Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in the economy, yet hygiene and safety aspects are often overlooked. This study aims to improve MSMEs' understanding of food industry hygiene and the use of Personal Protective Equipment (PPE) through a visual-based educational approach. The study employed a quasi-experimental design, with a Keripik MSME owner in Kemiri Village, Mojokerto Regency as the subject. Data collection methods included observation, interviews, a pre-test, education using posters and videos, and a post-test. The results showed an increase in knowledge scores from 20% in the pre-test to 70% in the post-test, indicating the effectiveness of the educational approach. Despite the increased understanding, resistance to the use of PPE was still found due to comfort concerns. These findings underscore the importance of ongoing education and behavioral approaches in establishing a hygienic and safe work culture in the food MSME sector.
Sosialisasi Bahaya Bekerja di Tempat Panas Pada Pekerja di UD. Griya Berkah Kirom Ramadhani, Husnul; Sunaryo, Merry; Trio Afandy, Bagus Apriyan; Cristyanto, Rozzag Muizzu; Rhomadhoni, Muslikha Nourma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2690

Abstract

Studi ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya panas di area kerja UD. Griya Berkah dan menganalisis pengaruh sosialisasi terhadap pemahaman pekerja tentang bahaya bekerja di tempat panas. Survei dilakukan pada lima area kerja, yaitu scrab, seset, plong, pengepressan, dan jahit. Hasil pengukuran menunjukkan tiga area kerja (seset, scrab, dan pengepressan) memiliki suhu di atas 28,5℃ yang berpotensi menyebabkan heat exhaustion, heat stress, dan heat rash. Penyebab suhu panas di seset adalah lingkungan kerja dan mesin seset itu sendiri. Area scrab terpapar suhu panas dari lingkungan luar, ruang kerja sempit, dan panas mesin scrab. Area pengepressan memiliki suhu tertinggi karena proses pengovenan bahan dan mesin press. Setelah sosialisasi, pemahaman pekerja meningkat signifikan. Metode yang digunakan dalam studi ini menggunakan pendekatan bertahap dan pengisian kuisioner. Rata-rata skor Pre-Test adalah 44 poin, sementara Post-Test meningkat menjadi 74 poin, peningkatan sebesar 30 poin. Kesimpulannya, terdapat tiga area kerja dengan suhu di atas batas aman dan sosialisasi efektif meningkatkan pemahaman pekerja tentang bahaya bekerja di tempat panas. Pengaturan suhu dan sosialisasi penting untuk meningkatkan kesadaran pekerja tentang bahaya panas dan dampaknya. Penelitian ini berkontribusi pada upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi pekerja yang terpapar suhu panas tinggi.
Pemenuhan Kelengkapan Kotak P3K Sesuai Dengan Peraturan Permenakertrans No. 15 Tahun 2008 Di UD. Riwood Sidoarjo Guna Mencegah Keparahan Kecelakaan Akibat Kerja Abadi, Ongky Putra; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Sofia, Rizka Amirul; Wasillah, Farikhatul; Fitria, Sindy Nur; Rhomadhoni, Muslikha Nourma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.3586

Abstract

Pada dasarnya tingkat keparahan kecelakaan kerja dapat diminimalisir dengan menerapkan Pertolongan Pertama pada kecelakaan (P3K) pada saat melakukan pekerjaan. Dengan melakukan pengecekan isi kotak P3K di UD. Riwood menemukan permasalahan ketersediaan fasilitas P3K kurang lengkap seperti tidak adanya petugas P3K, kelengkapan isi P3K yang tidak sesuai, serta peletakan kotak P3K belum sesuai dengan PER-15/MEN/VIII/2008 tentang pertolongan pertama pada kecelakaan di tempat kerja menjawab kekurangan dari kotak P3K yang ada di UD.Riwood Tujuan kegiatan ini tidak hanya berupa sosialisasi, tetapi juga untuk mengedukasi pemilik perusahaan tentang pentingnya kotak P3K. Kegiatan ini tidak hanya sosialisasi, tetapi juga Luaran dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang benar mengenai kelengkapan fasilitas P3K yang ada di UD.Riwood untuk menimalisir keparahan bila sewaktu-waktu terjadi kecelakaan akibat kerja. manfaat kegiatan sosialisasi berupa edukasi ini dapat dilihat dari pemahaman pemilik perusahaan yang dimana sebelum dilakukan sosialisasi beliau tidak mengetahui hal tersebut, kemudian sesudah dilakukan sosialisasi beliau telah memahami dengan baik dan dapat diterapkan pada perusahaan. Dengan ini dapat direkomendasikan bahwa pemilik UD.Riwood dapat memenuhi fasilitas P3K sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 15 tahun 2008 tentang Pertolongan pertama pada kecelakaan di tempat kerja pasal 8 ayat 1 Fasilitas P3K meliputi (1) ruang P3K; (2) alat evakuasi dan alat transportasi; dan (3) fasilitas tambahan berupa alat pelindung diri dan/atau peralatan khusus di tempat kerja yang memiliki potensi bahaya yang bersifat khusus.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Mitigasi Bencana di Desa Kemiri Sebagai Upaya membangun Desa Siaga Bencana Friska Ayu; Rhomadhoni, Muslikha Nourma; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Wibawa, Dayu Satriya Wibawa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.3883

Abstract

Wilayah Indonesia merupakan negara kepulauan yang secara geografis dan geologis terletak diantara empat lempeng tektonik, yaitu: lempeng Euroasia, Australia, Pasifik, dan Filipina, sehingga sangat memungkinkan untuk terjadi bencana yang utamanya disebabkan oleh faktor alam. Jumlah gunung api aktif di Indonesia sekitar 130 gunung. Butuh upaya kesiapsiagaan untuk meminimalisir risiko dari kejadian bencana yang dapat terjadi. Kesiapsiagaan adalah upaya yang dilaksanakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana guna menghindari jatuhnya korban jiwa, kerugian harta benda,dan berubahnya tatanan kehidupan masyarakat . Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah untuk ntuk mendesiminasikan upaya siaga bencana di Desa Kemiri, Kecamatan Pacet melalui berbagai upaya yakni mengidentifikasi risiko bencana, memberikan sosialisasi dan edukasi terkait kesiapsiagaan bencana simulasi kondisi darurat dan evakuasi, dan inisiasi pembentukan tim tanggap darurat sebagai salah organisasi dibawah pengawasan perangkat desa. Metode pelaksanaan kegiatan PkM dilakukan dengan metode Educative dan Drill method dengan sasaran adalah warga dan pengurus kampoeng lawas mespati sebanyak 40 orang. Hasil kegiatan PkM menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan pada warga Desa Kemiri terkait kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana sebelum dan setelah dilakukan kegiatan, hal ini terlihat dari uji paired sample T-Test menunjukkan nilai 0,030<0,05 dapat disimpulkan bahwa informasi dapat diterima dengan baik oleh para warga.
GAMBARAN PERILAKU TENAGA LABORATORIUM DALAM PENGGUNAAN APD (ALAT PELINDUNG DIRI) DI PT. XZ KOTA SURABAYA DESCRIPTION OF THE BEHAVIOR OF LABORATORY POWER IN THE USE OF PPE (PERSONAL PROTECTION EQUIPMENT) AT PT. XZ CITY SURABAYA Aldini, Arivia Surya; Sunaryo , Merry; Rhomadhoni , Muslikha Nourma; Ratriwardhani, Ratna Ayu
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.1841

Abstract

Laboratorium merupakan tempat kerja dengan tingkat resiko bahaya tinggi karena melibatkan bahan-bahan kimia yang berbahaya. Bekerja di laboratorium dapat memungkinkan terjadinya resiko bahaya kecelakaan kerja dari berbagai jenis alat laboratorium dan bahan kimia. Sehingga perlu dilakukan suatu pengendalian bahaya keselamatan dan kesehatan kerja didasarkan pada hierarki pengendalian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku tenaga laboratorium dalam penggunaan alat pelindung diri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 9 orang, yang terdiri dari 7 informan utama, 1 informan kunci dan 1 informan pendukung. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, panduan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pengetahuan dan sikap informan terhadap penggunaan APD di PT. XZ sebagian besar telah mengetahui mengenai alat dan bahan serta bahaya-bahaya yang berbahaya bagi Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Perilaku informan dalam penggunaan APD tergolong masih rendah, hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar informan tidak menggunakan APD dengan lengkap. Gambaran pengetahuan dan sikap dalam penggunaan APD pada pekerja sebenarnya sudah cukup baik, tetapi untuk perilaku pekerja dalam penggunaan APD masih kurang. Oleh karena itu disarankan perusahaan dapat meningkatkan sosialisasi promosi K3 yang terdapat pelatihan. Serta perlunya perusahaan melakukan penerapan sistem punishment pada pekerja yang tidak mentaati peraturan, salah satunya tidak menggunakan APD dengan lengkap.
Sosialisasi Bahaya Kebakaran Dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Sektor UMKM Desa Kemiri Mojokerto Farid, Umar; Rhomadhoni, Muslikha Nourma; Sunaryo, Merry; Aldyandi, Devlin; Kusumawati, Mia; Himmah, Nuriyah Faiqotul; Yusuf, Dimas Syaifullah
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 8, No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v8i2.191

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu ancaman serius di lingkungan kerja yang dapat menimbulkan kerugian besar, baik terhadap keselamatan pekerja, aset usaha, maupun keberlangsungan produksi. UMKM di Desa Kemiri Mojokerto memiliki potensi bahaya kebakaran yang cukup tinggi, namun hingga saat ini masih minim pengetahuan mengenai pencegahan dan belum tersedia sarana pengendalian yang memadai seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Kondisi ini berisiko menimbulkan kerugian besar apabila terjadi insiden kebakaran. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan pelaku UMKM dalam mengenali potensi bahaya kebakaran, memahami langkah-langkah pencegahannya, serta mengetahui cara penggunaan APAR secara tepat. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi menggunakan media poster yang disertai evaluasi melalui pre-test dan post-test. Metode kegiatan meliputi penyuluhan materi, diskusi interaktif, serta pengisian instrumen evaluasi oleh 27 peserta. Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar peserta berada pada kategori pengetahuan kurang (59%), sedangkan setelah sosialisasi terjadi peningkatan signifikan, yaitu 56% peserta masuk kategori sangat baik dan 44% kategori baik. Hal ini membuktikan bahwa metode sosialisasi sederhana menggunakan media poster efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan pelaku UMKM terhadap risiko kebakaran.
Evaluasi Alat Pemadam Api Ringan (Apar) Sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 26 Tahun 2008 Mahabbi Rosul, M Nizar; Sahri, Moch.; Ayu Ratriwardhani, Ratna; Nourma Rhomadhoni, Muslikha; Sunaryo, Merry
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT X merupakan perusahaan manufaktur, dalam proses produksinya memiliki risiko penyebab kebakar. PT X perlu adanya upaya penanggulangan risiko kebakaran salah satunya yaitu dengan penempatan APAR yang sesuai dengan Permen PU Nomor 26 Tahun 2008 tentang Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran Pada Bangunan Gedung dan Lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu mengevaluasi kesesuaian persyaratan teknis tentang APAR pada PT X berdasarkan Permen PU Nomor 26 Tahun 2008 tentang Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran Pada Bangunan Gedung dan Lingkungan. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan inspeksi. Hasil penelitian menurut Permen PU Nomor 26 Tahun 2008 dan SNI seharusnya PT X memiliki APAR berjumlah 148 dengan ukuran 6 kg/alat. Hasil observasi diketahui PT X hanya memiliki 29 buah total APAR yang tersebar pada 14 ruangan dan hanya pada 3 ruangan saja yang kebutuhan APAR dinyatakan terpenuhi dan pada kondisi fisik belum memenuhi persyaratan.
EDUKASI PENERAPAN PROGRAM K3 TENTANG 5R DI CV X SERTA PENGARUH PADA PRODUKTIVITAS KARYAWAN Abdilah, Muhammad Yasir Roja’I; Sahri, Moch.; Putra, Juwono Wardana Pratama; Putri, Ulfatun Nadiyah; Rhomadhoni, Muslikha Nourma
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.23305

Abstract

Latar Belakang: Pada saat perusahaan menerapkan 5R, tidak begitu saja bisa diperoleh hasil yang maksimal tetapi perlu adanya proses. Dimulai dari perencanaan, implementasi dan pengendalian yang baik tentunya. Oleh karena itu perlu adanya kegiatan pengukuran. Melalui kegiatan pengukuran tersebut perusahaan bisa memiliki sebuah indikator yang dapat dijadikan pegangan dalam melakukan evaluasi terhadap hasil yang diperoleh. Perusahaan dapat mengetahui, apakah penerapan 5R sudah baik atau belum. Apakah sudah memberikan hasil seperti yang diharapkan atau belum. Sehingga perusahaan dapat mengetahui apakah tindakan yang perlu diambil selanjutnya. Tujuan: Tujuan dari sosialisasi ini untuk menghimbau kepada pekerja untuk menerapkan budaya 5R. Metode: Metode pelaksanaan ini dimulai dari observasi lapangan dan melakukan sosialisasi menggunakan media poster A3. Hasil penelitian: Hasil yang kami temukan terkait penelitian ini, ditemukan bahwa perusahaan kontraktor baja dan coating belum sepenuhnya menerapkan 5R. Hal itu dikarenakan masih banyak sampah atau sisa besi yang dipotong berserakan. Kesimpulan: Dari hasil keseluruhan yang telah ditemukan, penerapan 5R di perusahan kontraktor baja dan coating masih kurang baik dan butuh melakukan pelatihan penerapan 5R secara berkala.
Evaluasi Alat Pemadam Api Ringan Berdasarkan Permenakertrans Nomor 4 Tahun 1980 di UD. Riwood Sidoarjo Fitria, Sindy Nur; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Sofia, Rizka Amirul; Wasillah, Farikhatul; Abadi, Ongky Putra; Rhomadhoni, Muslikha Nourma
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 7 No. 3 (2024): July
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v7i3.30717

Abstract

Occupational Safety and Health are very important things to implement in the work environment to protect the risk of accidents. A light fire extinguisher (APAR) is a tool used to control fires. Not all companies provide fire extinguishers, even though this tool is very important as a lifesaver if a fire occurs so that the fire does not spread. The wood industry is one of the largest industries in Indonesia thanks to its abundant natural resources. Pallet wood factory is a company engaged in wood production producing pallet wood products. Problems that occur in the UD industry. Ri Wood lacks awareness about occupational safety and health, one of which is the provision of inappropriate APARs and inappropriate maintenance of APARs. By conducting observations using qualitative methods through data collection, interviews and documentation. And from the results of the calculations that have been carried out, we strongly recommend that the company increase the maintenance and provision of APARs in accordance with Permenakertrans Number 4 of 1980, around five APARs for a total of six APARs. Because every production process has the potential for fire.
Dekontaminasi Parameter Biologi dan Pathogen Menggunakan Biofilm Konsorsium Bergerak Dilanjutkan dengan Intergrasi Pengolahan Fisik (Pengendapan-Sterilisasi) Secara Simultan Novembrianto, Rizka; Murti, Restu Hikmah Ayu; Rhomadhoni, Muslikha Nourma
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 8 No. 2 (2023): March
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v8i2.1607

Abstract

The amount of domestic wastewater without prior treatment is discharged into water bodies so that it is felt that the quality is decreasing day by day. Organic content and microorganisms are a concern in terms of quality. The high content of organic and microorganisms such as Total coliform. Decreasing these parameters is the main goal in this study. In the aerobic process, organic processing uses an air supply of 20 L/min in suspended and attached treatment for attached media using K5 caldnes media and spiked bioball, each of which is 30% of the reactor volume, preceded by the seeding and acclimatization process. Variations in processing time used were suspended for 2 hours and attached for 6 hours and vice versa. Furthermore, it is processed by simultaneous physical processing, namely the process of deposition and sterilization with exposure and deposition times of 2 to 6 hours. Based on the results of the study showed that seeding and acclimatization were carried out for 21 days. The best processing was obtained using suspension for 2 hours, attached for 6 hours on kaldnes K5 media and precipitation as well as exposure to ultraviolet light for 6 hours showed a decrease in COD of 92.85% and for Total coliforms of 98.67%. Keywords: domestic, organic, media, ultraviolet
Co-Authors Abadi, Ongky Putra Abdilah, Muhammad Yasir Roja’I Abian Dimas Savero Al Faruq Ade Yusuf Fatahillah Ade Yusuf Fatahillah Adini Anggun Risanti Putri Afandi Sudarmawan Afandy, Bagus Apriyan Trio Afridah, Wiwik aida fitria Ain Darojah Siddiq Ramadhana Ainul Rofik Aldini, Arivia Surya Aldyandi, Devlin Alfina Novita Dewi Alvianshah, Nikhen Hanifah Alviatuz Zahro Subiyakto Ambarsari, Utami Amrina Rosyadah Ananda Daffa Aulia Andini, Ari Andini, Ary Ari Anda Putri Melati Arivia Surya Aldini Ayu, Friska Azzahra, Maulayya Fatimah Bayu Istiar Bella Angelica Kauno bondan winarno Bondan Winarno Cahya Ardie Firmansyah Cristyanto, Abdul Rozzag Muizzu Cristyanto, Rozzag Muizzu Dayu Satriya Wibawa Denaya Andrya Prasidya Dewi, Fitri Rahma Diah Retno Kusumawati Dwi Handayani Dwimantoro Iman Prilistyo Fadeli Wibisono Fadeli Wibisono Fajriati, Maulia Farhan Fata Hillah Farid , Umar Farid Willy Kurnia Farid, Umar Farikhatul Wasillah Fika Alfiana Fika Alfiana Firra Rosariawari Fitria, Sindy Nur Himmah, Nuriyah Faiqotul Hutapea, Octavianus Hutapea, Octavianus Hutapea, Octavianus Hutapea Jillian Mauludy Zea Juwono Wardana Pratama Putra Karya, Denis Fidita Kiranti Aisyah Fitri Kirom Ramadhani, Husnul Laila Alfi Nurin Lilis Hindun Wahyuni M. Fauzi Mahabbi Rosul, M Nizar Maulayya Fatimah Azzahra Maulia Fajriati Mia Kusumawati Moch Dwikoryanto Moch. Sahri Moch.Nafiis Damanhuri Thoba Muhammad Abdus Salam Jawwad Muhammad Afwan Romdloni Muhammad Ilham Rizqi Dermawan Muhammad Ilham Wahyudi Muhammad ilham Wahyudi Muhammad Iqbal Fahdi Arrochman Muhammad Iqbal Fahdi Arrochman Muhammad Muhammad Zidan Haq Muhammad Yasir Roja’I Abdilah Mulyadi Mulyadi Munawar Munawar Munawar Nabilah Febrianti Naufal Ilham Saputra Naufal Ilham Saputra Nihazzatuzzain Nihazzatuzzain Nikhen Hanivah Alviansyah Nisa', Syadzadhiya Qothrunada Zakiyayasin Nisa', Syadzadhiya Qotrunada Zakiyayasin Noer Farakhin Norus Sholeha Novembrianto, Rizka Novera Herdiani Nur Rohma Alif Junaini Nur Rohma Lif Junaini Nurul Hidayatih Nurul Jannatul Firdausi Octavianus Hutapea Ongky Putra Abadi Pangestu, Sabdho Setyaji Permana, Endah Budi Prayekti, Endah Primandita, Aisyah Regina Putra, Juwono Wardana Pratama Putri, Ulfatun Nadiyah rachmah catur agustin Rahadian Roro Siti Karimah Ramadhani, Husnul Kirom Ratna Ayu Ratriwardani Ratna Ayu Ratriwardhani Ratna Sofaria Munir Ratriwardhani, Ratna Ayu Restu Hikmah Ayu Murti Reza Hery Mahendra Putra Rivani Risha Kurniati Rizka Amirul Sofia Rizqullah Gempar Dirgantara Roro Siti Karimah, Rahadian Rosariawari, Firra Ryananta Firdaus Safitri, Rizka Wahyu Sindy Nur Fitria Sofia, Rizka Amirul Sofwan, Mufida Amalia Sunaryani, Putri Rosita Sunaryo , Merry Sunaryo, Merry Suyono Suyono Syafiuddin, Achmad Syaifullah Yusuf, Dimas Syarifah, Maya Nurahmadiana Syerina Silvi Fitriyah Thea Aisyah Safitri Trio Afandy, Bagus Apriyan Ulfatun Nadiyah Putri Utami Ambarsari Very Andriyansyah Violin Margaretha Puspita Ningrum Vivi Rosita Wahyudi, Muhammad Ilham Wanda Melania Anggraini Wanda Melania Anggraini Wasillah, Farikhatul Wijaya, I Gusti Ngurah Satria Yusuf, Dimas Syaifullah Zidni Ilman Nafia