Claim Missing Document
Check
Articles

RELATIONSHIP SMOKING HABITS OF FAMILY MEMBERS AND NUTRITIONAL STATUS OF INFANTS WITH ACUTE RESPIRATORY INFECTION EVENT ON INFANTS (Case study in the work Area of Larangan Public Health Center of Larangan District, Pamekasan Regency) Afriyani Noviyana; Nurhaidah .; Hadi Suryono
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 11, No 2 (2013): Gema Kesehatan Lingkungan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v11i2.187

Abstract

Acute Respiratory infection (ARI) is one of the causes of infant mortality in developingcountries, including in Indonesia. This study aimed to investigate the relationship betweensmoking habits of family members and nutritional status of infants with ARI incidence ofinfants in the larangan Public Health Center.This type of research was an observational case control study desiqn, The sample wasmostly infants of ARI patients in Larangan District who have come to the Larangan PublicHealth Center during the last three months that were 53 infants and 53 infants were notsuffered ARI who were neighbors of infans who suffered ARI. Data analysis was performedusing Chi Square test with a = 0,05.Results of this study shown that smoking habits of fdamily members (p = 0,243) thereis no association with incidence of acute respiratory infection of infant, while the nutritionalstatus of infants (p = 0,008) is correlated with the incidence of acute respiratory infection oninfants.It is recommended that larangan public health center to improve the provision ofinformation of the public about the nutritional status of infants in order to avoid acuterespiratory diseases, providing enough food for infants by providing fruit that are around theenvironment such as bananas and papayas, maintain the condition or the air in the house tostay healthy by cleaning the house every day, behave healthy lifestyle, and care sanitation inorder not to become breeding grounds for germsKeywords: ARI, smoking habits, nutritional status
EFEKTIVITAS SERBUK KULIT DUKU (Lansium Domesticum Corr) SEBAGAI MAT ELEKTRIK DALAM MEMBUNUH NYAMUK Culex sp Rizky Nabilah S; Ngadino .; Hadi Suryono
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 17, No 2 (2019): GEMA Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v17i2.1063

Abstract

Penyakti filariasis merupakan penyakit bersumber vektor yakni nyamuk  Culex sp yang penyebarannya akan semakin luas jika tidak dikendalikan. Pengendalian nyamuk dengan menggunakan insektisida kimia secara kontinyu mengakibatkan resistensi pada nyamuk dan dapat mencemari lingkungan. Kulit buah duku dapat digunakan untuk membunuh nyamuk Culex sp karena memiliki kandunga senyawa aktif Triterpen, flavonoid, dan Saponin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis efektifitas serbuk kulit duku (Lansium domesticum corr) sebagai mat elektrik dalam membunuh nyamuk Culex sp. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimen murni dengan post test only control grup design. Penelitian ini  menggunakan 25 ekor nyamuk Culex sp untuk masing-masing 4 variasi berat kulit serbuk duku yaitu 0,125gr, 0,25gr, 0,5gr, dan 1gr selama 60 menit dengan pengulangan sebanyak 5 kali. Analisis data mengguankan uji one away ANOVA dan  analisis probit.Hasil yag diperoleh menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata kematian nyamuk Culex sp berdasarkan variasi berat serbuk kulit duku yang digunakan dengan hasil uji one away ANOVA p=0,000. Perbedaan rata-rata kematian nyamuk Culex sp disebabkan karena perbedaan jumlah bahan aktif pada masing-masing variasi serbuk kulit duku. Hasil analisis probit didapatkan LD50 pada konsentrasi berat kulit buah duku 0,392 gr.Penelitian ini menyimpulkanbahwa ada perbedaan jumlah kematian nyamuk Culex sp dengan variasi berat kulit buah duku (Lansium domesticum corr). Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan berat kulit buah duku (Lansium domesticum corr) untuk mendapatkan daya bunuh 100% dengan lama waktu pengamatan 24 jam. Kata kunci : Kulit duku, mat elektrik, nyamuk Culek sp
KADAR ELEKTROLIT DALAM DARAH PADA TENAGA KERJA YANG TERPAPAR PANAS (Studi Kasus Pada Bagian Welding Di PT. DOK Dan Perkapalan Surabaya (Persero) Tahun 2016) Fitria Alfiatus Solikhah; Hadi Suryono; Rusmiati .
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 15, No 1 (2017): Gema Kesehatan Lingkungan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v15i1.567

Abstract

ABSTRACTElectrolytes are salts that ionized or broken down into positive and negative ions in the body. Thefunction of liquid electrolytes in the body is to maintain the structure of the cells through osmotic effects and asan integral part of the process of cellular metabolism.This research used descriptive method by observation, interviews and measurements to determineelectrolytes blood level on the working labors. Samplings were acquired by using random sampling of 18 samplesfrom 27 populations.From the research, the majority of respondents age 40 years (88.9%), length of working 5 years(88.9%), drinking water intake 2 liters (61.1%), electrolyte levels were Imbalance (72.2 %), working climatewas 31C.The conclusion of this study that the characteristics of employment and levels of electrolyte did notaffect the health of the working labors. Therefore, the company was suggested to add natural or artificialventilation thus the working climate in the workshop rooms would be comfortable.Keywords : electrolytes, hot climate, welding, personal protective equipment
PENURUNAN KADAR Hg PADA IKAN BELANAK (Mugil dussumieri) DENGAN MENGGUNAKAN FILTRAT TOMAT (Solanum lycopersicum) 2017 Nia Nur Azizah; Narwati .; Hadi Suryono
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 15, No 2 (2017): Gema Kesehatan Lingkungan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v15i2.673

Abstract

Ikan belanak merupakan hasil laut yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Salah satu perairan yang banyak ditemukan ikan belanak adalah pantai kenjeran surabaya. Perairan pantai kenjeran surabaya telah tercemar logam berat merkuri  ( Hg ) oleh limbah industri dan rumah tangga sehingga biota yang hidup dalam perairan tersebut juga terkontaminasi merkuri ( Hg ). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan lama waktu perendaman larutan filtrat tomat konsentrasi 50 % terhadap kadar merkuri dalam ikan belanak.Penelitian ini menggunakan  rancangan one group pretest posttest design dengan empat perlakuan yaitu lama waktu perendaman 60 menit, 90 menit, 120 menit, 150 menit dalam larutan filtrat tomat 50 %. Peneliti menggunakan uji paired t test dan uji anova untuk menganalisis penelitian ini.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar rata-rata Hg sebelum perlakuan adalah 0,014 mg / kg. Setelah perlakuan, penurunan Hg pada lama waktu perendaman 60 menit sebesar 14 %, 90 menit sebesar 22 %, 120 menit sebesar 64 %, dan 150 menit sebesar 86 %Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh lama waktu perendaman filtrat tomat terhadap penurunan kadar logam berat Hg dalam ikan belanak. Disarankan kepada orang untuk merendam bahan makanan sebelum konsumsi dengan menggunakan tomat filtrat karena bisa mengurangi kadar logam berat Hg. Kata Kunci : Ikan Belanak, Logam Berat Hg, Filtrat Tomat
EVALUASI SISTEM PENGELOLAAN LIMBAH CAIR DI RUMAH SAKIT PARU SURABAYA Elis Sugihartini; Ferry Kriswandana; Hadi Suryono
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 11, No 3 (2013): Gema Kesehatan Lingkungan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v11i3.216

Abstract

Hospital activities could be potentially reduces the quality of the environment and publichealth, especially from the medical home activities. One of this activity produces liquid wastethat are harmful to the hospital environment and the surrounding community if the disposal isnot treated before discharge into the water streams, thus it is important to monitoring andhandling in the hospital environment.This research is a descriptive study with the aim to describe the existing condition ofthe Waste Management System on Pulmonary Hospital at Surabaya. This research is useful tothe Hospital in order to improve their tunnel and immediately running the IPAL to reduce thelevels of pollutants and becomes the safe environment.The results of this study showed that the effluent liquid waste on Pulmonary Hospital atSurabaya has not been in compliance with the State Environmental Ministerial Decree ofRepublic Indonesia No : MEP - 58/MENLH/XIII/1995 because in the results of laboratoryexaminations was conducted on May 11, 2013 as the parameters of BOD, COD, TSS, and MPN,the coli bacteria/100 obtain a percentage of 134 ml mg/I, 237 mg/I, 20 mg/I and 9 x 10-8MPN/100 ml which is not considered feasible due to exceeding quality standards for liquidwaste Constanta to be dispose in water streams. Problems that exist in pulmonary hospitalsnowadays is the liquid waste treatment system due to discharge of liquid waste generated fromvarious sources is not running yet and it does not meet the capacity of the existing IPAL,irregularities found in the existing management system in a pulmonary hospital Surabaya, afterinvestigators traced by researchers there are some pipelines that leak or loss of liquid wastethat directly flows in drainage tunnels, and the sump apparently are not water resistant, and itcaused the water seep or seep into the ground.It is advisable for the pulmonary hospital at Surabaya to improve the liquid wastesystems, from the source to the hospitals liquid waste treatment such as repairing tunnels andfixing the sump. And the most important thing is to immediately run the existing IPAL inpulmonary hospital Surabaya so that the disposal of liquid waste can be reducing the levels ofpollutants and does not pollute or adversely affects the hospital environment or the localcommunity.Keywords: Liquid waste management systems, hospital liquid waste,PENDAHULUANLatar BelakangHospital liquid waste impacts.
GAMBARAN PERILAKU PEDAGANG SAYURAN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI PASAR KEPUTRAN UTARA SURABAYA TAHUN 2020 Nandya Rachmayanti; Imam Thohari; Hadi Suryono
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 19, No 2 (2021): GEMA Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v19i2.1541

Abstract

Pasar Keputran Utara adalah pasar induk sayur-mayur terbesar di Surabaya yang menimbulkan beberapa permasalahan diantaranya yaitu kurangnya fasilitas tempat penampungan sampah, kurangnya kepedulian pedagang terhadap kebersihan lingkungan dan penumpukan sampah di sekitar kios/los menimbulkan bau yang tidak sedap, gangguan estetika, dan banyak lalat yang hinggap. Perlu adanya perbaikan perilaku pedagang guna terciptanya lingkungan pasar yang sehat dan pengukuran kepadatan lalat guna mengetahui tingkat kedapatan serta mencegah penularan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku pedagang sayuran dalam pengelolaan sampah di Pasar Keputran Utara Surabaya tahun 2020.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, kuesioner dan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 196 pedagang sayuran dan diambil sampel sebanyak pedagang sayuran. Penelitian akan dilakukan di Pasar Keputran Utara Surabaya dengan variabel perilaku pedagang sayuran yang memiliki kategori baik cukup kurang dan pengukuran tingkat kepadatan lalat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku mendapatkan kategori cukup sebesar 46 orang (70%) dan kategori kurang sebesar 20 orang (30%).  Hasil variabel pengukuran tingkat kepadatan lalat yang dikutip dari penelitian terdahulu yaitu 25,2 ekor/blockgrill dengan kategori sangat tinggi.Disimpulkan dari hasil diatas bahwa perilaku yang kurang disebabkan oleh kurangnya fasilitas sarana prasana dalam pengelolaan sampah dan TPS yang kurang memadai. Disarankan kepada pedagang untuk menyediakan sarana tempat sampah di setiap los/kios agar tidak terjadi penumpukan sampah yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan vektor penyakit.
MANAJEMEN PENGENDALIAN RISIKO PADA BAGIAN PRODUKSI DI PABRIK GULA KEDAWOENG KABUPATEN PASURUAN TAHUN 2020 Nisrina Nuha Sholiha; Hadi Suryono; Marlik .
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 19, No 1 (2021): GEMA Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v19i1.1379

Abstract

Pabrik Gula Kedawoeng Pasuruan adalah agrobisnis perkebunan dengan produk utama core bussinesgula. Penggunaan mesin dan peralatan kerja dalam aktivitas produksi ini dapat menyebabkan adanya kebisingan pada kegiatan produksi yang dihasilkan dari pengoperasian mesin vakum pan dan gerinda berdasarkan dari hasil pengolahan data sekunder. Untuk itu perlu adanya pengelolaan manajemen risiko kesehatan dan keselamatan kerja yang baik mengacu pada pengendalian risiko untuk mencapai zero accident.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.Pengumpulan data dilakukan dengan mengolah data sekunder di Pabrik Gula Kedawoeng tahun 2020 meliputi pengukuran lingkungan fisik kerja.Objek penelitian sebanyak 179 orang pekerja area produksi.Data dianalisis menggunakan matriks AS / NZ 4360: 2004.         Hasil penelitian berupa analisis dan penilaian iklim kerja di 5 area produksi terdapat 4 (empat) risiko dengan kategori rendah (Low) dan 1 (satu) risiko dengan kategori tinggi (High), pada intensitas pencahayaan terdapat 2 (dua) risiko dengan kategori rendah (Low) dan 3 (tiga) risiko kategori sedang (Medium), pada kebisingan kegiatan Maintenance terdapat 2 (dua) risiko dengan kategori rendah (Low) dan 3 (tiga) risiko dengan kategori sedang (Medium), dan pada tingkat kebisingan kegiatan produksi terdapat  1 (satu) risiko dengan kategori sedang (Medium) dan 4 (risiko) dengan kategori sangat tinggi (Very High).Perlu adanya pengendalian risiko pada area produksi dengan risiko kategori tinggi (High).Salah satunya dengan memperbaiki manajemen P2K3 dalam hal mengurangi tingkat risiko kecelakaan kerja yang ada di pabrik tersebut.
PENGARUH UMUR, MASA KERJA, DAN PEMAKAIAN APT TERHADAP AMBANG PENDENGARAN TENAGA KERJA KONSTRUKSI KAPAL Alda Chelsia R; Hadi Suryono; Demes Nurmayanti
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 17, No 1 (2019): GEMA Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v17i1.1050

Abstract

Pendengaran tenaga kerja dapat terganggu akibat yang ditimbulkan dari suara-suara bising yang ada disuatu mesin perusahaan atau aktivitas pekerjaan perusahaan. Umur, masa kerja dan pemaiakan alat pelindiung pendengaran dapat mempengaruhi efektivitas pendengaran tenaga kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh umur, masa kerja dan pemakaian alat pelindung telinga tenaga kerja pada bagian Konstruksi.Jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan chi square. Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah faktor-faktor risiko intensitas kebisingan, karakteristik individu berupa umur, masa kerja dan pemakaian APT terhadap efek pendengaran tenaga kerja.Hasil uji intensitas kebisingan, umur, dan pemakaian APT dengan mendapatkan hasil nilai p 0,05 menunjukkan tidak ada pengaruh terhadap ambang pendengaran. Sedangkan uji masa kerja dengan mendapatkan hasil nilai p = 0,03 ( 0,05) menunjukkan adanya pengaruh terhadap ambang pendengaran.Saran yang dapat diampaikan pada perusahaan agar melakukan manajemen terhadap pengendalian kebisingan baik melalui administrative maupun teknis. Kata Kunci : Intensitas Kebisingan, Pemakaian APT, Ambang Pendengaran
MANAJEMEN PENGATURAN RUANG PENYIMPANAN DINGIN DAN KELUHAN COLD STRESS PADA PERUSAHAAN ES KRIM SURABAYA TAHUN 2017 Feby Indah Kurnia; Hadi Suryono; Koerniasari .
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 15, No 3 (2017): Gema Kesehatan Lingkungan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v15i3.692

Abstract

Cold Storage merupakan suatu ruang pendingin yang menampung benda­benda yang akan mengalami proses pendinginan. Cold storage Salah Satu Perusahaan Es Krim di Surabaya memiliki suhu -26°C sampai dengan -20°C. Paparan suhu dingin pada karyawan dapat menyebabkan penyakit akibat kerja seperti chillblain, immersion foot, trench foot, frostnip, frostbite, hipotermia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui manajemen ruang penyimpanan dingin (cold storage) dan keluhan cold stress.Penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan subyek penelitian yaitu populasi tenaga kerja di ruang cold storage sebanyak 45 orang dan obyek penelitian manajemen ruang cold storage dan keluhan karyawan. Sampel yang diambil sebanyak 40 yang terdiri dari karyawan dengan teknik pengambilan sampel secara acak sederhana (simple random sampling). Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner checklist, wawancara dan pengukuran.Hasil penelitian yang telah diperoleh yaitu beberapa faktor pemaparan suhu dingin pada salah satu perusahaan es krim di Surabaya antara lain: (1)Fungsi Manajemen meliputi penerapan fungsi perencanaan 75%, pengorganisasian 75%, pelaksanaan 100%, dan pengawasan 80% (2)Keluhan Cold Stress yang meliputi beberapa keluhan yaitu: Menggigil 20,5%, Hidung Berair 17%, Mati rasa 25,9%, Otot Kaku 22,3%, dan Keluhan lain 9,8%. (3)Pengendalian Paparan Suhu Dingin yang diterapkan pengendalian teknis 72,2%, administrasi 60%, Alat Pelindung Diri (APD) 92%.Secara umum dapat disimpulkan manajemen pengaturan ruang penyimpanan dingin 81% dikategorikan baik, keluhan yang dialami responden keluhan sedang sebanyak 2-3 keluhan sebesar 61,4%, pengendalian yang diterapkan 81,2% dikategorikan baik. Berdasarkan kekurangan yang ada perlu adanya penyediaan sepatu boots bagi karyawan bagian lain, pelatihan bagi karyawan, dan ruang penghangat tubuh.Kata Kunci : Manajemen Ruang Cold Storage, Keluhan Cold stress, Pengendalian Paparan Suhu Dingin
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM OPEN DEFECATION FREE (ODF) DI WILAYAH KOTA SURABAYA Intan Putri Rachmawati; Khambali .; Hadi Suryono
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 18, No 2 (2020): GEMA Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v18i2.1095

Abstract

ABSTRACT The city of Surabaya has 60 villages that have been verified as Open Defecation Free (ODF) from 154 villages with 867,009 households, and there are 94 villages that are still defecated around 14,900 households. In the implementation of the ODF program there are several problems so that indicators of the success of the ODF program are not achieved. The purpose of this study is to evaluate the implementation of the ODF program in the Surabaya City Region.This type of research is a survey using an explanatory squared mixed metods design. The research sample was 65 people, namely health workers, community leaders and the community. The variables in this study are the causal factors and the implementation of the ODF program. Data collection is done by questionnaires and interviews. Data analysis used inferential statistical analysis with Spearman rank correlation test.The results of the study indicate that the implementation of the ODF program is not in accordance with the plan and lacks supervision of the target. Based on hypothesis testing using the Spearman rank test, that all independent variables are significantly associated with the implementation of ODF programs. The dominant factor in implementing the ODF program is education because the correlation value is 0.769 with a strong level of relationship.The implementation of the ODF program is in the less category so that it is necessary to periodically monitor targets and technical guidance activities related to the implementation of the ODF program to increase knowledge, the role of health workers and the role of community leaders, as well as further research with representative samples.Keywords: Implementation, Open Defecation Free (ODF)
Co-Authors Ade Darmawan Ananta Afriyani Noviyana Ahmad Daudsyah Imami Aisyah Putri Tauladani Alda Chelsia R Ali, Isman Norianza Alifatun Khunafa' Ari Dian Octavia Aries Prasetyo Astrid Retno Hapsari Astuti Setiyani Athaya Rahma Dewi Athaya Rahma Dewi Auly, Ahdina Khoirunnisa’ul Bambang Hadi Sugito Budi Yulianto Cahyaning, Nimas Elok Cahyo Widoko Laksono Cecep Dani Sucipto Chairudina, Erin Dania Oktafia, Dhiya Darjati Darjati Darjati Darjati, Darjati Dedi Kurniawan Demes Nurmayanti Dendy Setiady Desysaputri, Vera Devita Rahmah Pratiwi Dewi Rohmatun Nabila Dhira Mufaizah Dwi Erlina Fristianti Dzahabiyyah Dwi Putri Ridayanti Elis Sugihartini Endarini, Lully Hani Evi Yunita N Fadillah Rachmadtina Farah Shabrina Febrianna, Fatima Intan Feby Indah Kurnia Ferry Kriswandana Fitri Rokhma Lia Fitria Alfiatus Solikhah Hermiyanti, Pratiwi Imam Thohari Imam Thohari Imami, Ahmad Daudsyah Indah Lestari, Indah Ineke Puspitasari Intan Putri Rachmawati Ira Puspita Sari Irwan Sulistio Isfentiani, Dina Iva Rustanti Eri Wardojo Jayawarsa, A.A. Ketut Julia, Firsa Juliana Christyaningsih Kautsar, Annisa Rizki Khambali, Khambali Kiaonarni OW Koerniasari . Laila Fauziah Ramadhani Lailatur Rahmah Maulidah Laksono, Cahyo Widoko Lembunai Tat Alberta Lembunai Tat Alberta, Lembunai Tat Mahawiraja Setiawan Mahfita Oktafiani Mairina, Ike Mamik . Margono Margono Marlik Merina Dea Haruni Mujayanto Mutiarawati, Diah Titik N. S. Widodo Nabilah Zahidah Nandya Rachmayanti Narwati Narwati Narwati Narwati Narwati Ngadino Ngadino, Ngadino Ngadino, Ngadino Nia Nur Azizah Nisrina Nuha Sholiha nur haidah Nur Hatijah Octavia, Ari Dian Pengge, Nuning Marina Prasetiyo, Adrian Hilmy Puspitadewi, Teresia Retna Putri Arida Ipmawati, Putri Arida Putu Sudira Rachmaniyah Rahayuningsih, Christ Kartika Ramadhani, Laila Fauziah Retno Sasongkowati Rizkhe Safina Rizkhe Safina Rizky Nabilah S Rokhmalia, Fitri RR. Ella Evrita Hestiandari Rusmiati Rusmiati Rusmiati Rusmiati Rusmiati Sahri . Sari, Ernita Setiawan Setiawan Setiawan . Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan Setiyadi, Fadjar Shelly Rahmanike Putri Shufo Shidiq Arinanto Siagian, Hotmaida Siti Alfiah Siti Surasri Sri Anggraeni Sri Widodo Suharno Suliati Sulistio, Irwan Sumasto, Hery Thohari, Imam Tri Oktaviana, Rosalia Tri Suhartiwi, Yuli Triyuslina, Cintia Tsaabitah Hapsari Ulfatun Nushush Umar Faruk Uswatun Hasanah Uswatun Hasanah Vera Desysaputri Winarko winarko, winarko Winarko, Winarko Wisnu Istanto Yudhit Tri Chrisyanti Yusianti Silviani Zulia Hanin Nugraini