Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN VIRTUAL REALITY (VR) DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) DAN KRIOTERAPI PADA PELATIHAN DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DAN KANKER LEHER RAHIM (DDKPKLR) Baharuddin, Masrida; Hartono, Rudy; Hasan, Muhammad; Hasyati, Hasyati; Grefti, Grefti
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 2 (2022): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v17i2.3136

Abstract

Tujuan penelitian adalahuntuk membandingkan  pengetahuan dan keterampilan   peserta pelatihan DDKPKLR dengan Metode Pembelajaran (MP) Phantom + Virtual Reality ( VR)    dengan peserta pelatihan  DDKPKLR dengan Metode Pembelajaran (MP)  Phantom. Metode peneltian yang digunakan adalah Kuasi Eksprimen dalam bentuk desain Nonequivalent Control Group Design (Sugiyono et al. 2020) .Populasi penelitian adalah dokter dan bidan  yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi    Pelatihan DDKPKLR. Sampel dalam penelitian ini diperoleh secara sampling random dengan jumlah 63 orang dokter dan bidan yang sementara mengikuti Pelatihan  DDKPKLR.Analisis data  menggunakan  paired t test (sebelum dan sesudah intervensi) masing-masing kelompok. Untuk melihat perbedaan antar kelompok digunakan uji non parametric wilcoxon test.Untuk melihat efektivitas penggunaan VR dilakukan rasio intervensi MP Phantom dibandingkan intervensi MP Phantom + VR.Hasil penelitian; Tingkat pengetahuan  peserta pelatihan  DDKPKLR MP Phantom lebih tinggi dibandingkan dengan peserta pelatihan DDKPKLR  MP Phantom+ VR , sebelum maupun sesudah pelartihan (pre dan  pasca pelatihan).Tingkat keterampilan IVA Test peserta pelatihan  DDKPKLR MP Phantom + VR lebih baik   dibandingkan dengan peserta pelatihan DDKPKLR  MP Phantom.Tingkat keterampilan Krioterapi peserta pelatihan  DDKPKLR MP Phantom + VR lebih baik   dibandingkan dengan peserta pelatihan DDKPKLR  MP Phantom.Pelatihan  DDKPKLR MP Phantom + VR  lebih efektif dibandingkan dengan pelatihan DDKPKLR MP Phantom.Kesimpulan  Metode Pembelajaran dengan Phantom plus Virtual Relaity berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan  Krioterapi  peserta  pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher  Rahim, namun berpengaruh  tidak signifikan terhadap keterampilan IVA Test.Kata Kunci : IVA-Test, Kurioterapi, Phantom, Virtual Reality,Metode Pembelajaran (MP)
Tinjauan Hasil Pemeriksaan Waktu Pembekuan Darah Pada Perokok Aktif Dan Pasif Rudy Hartono; Yaumil Fachni Tandjungbulu; Alfin Resya Virgiawan; Muh. Syahwal Mus
Media Kesehatan Politeknik Makassar Vol 18 No 2 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i2.395

Abstract

Perokok aktif maupun pasif dapat beresiko terjadi pemanjangan pada waktu pembekuan darah disebabkan karena merokok dapat menurunkan ketersediaan Nitric Oxide (NO), sehingga endotel mudah rusak atau mengalami disfungsi endotel yang dapat mengganggu mekanisme kerja dari sistem hemostasis yaitu sistem vaskular, sumbat trombosit, dan faktor koagulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pemeriksaan waktu pembekuan darah pada perokok aktif dan pasif, jenis penelitian merupakan observasi laboratorik dengan pendekatan cross sectional. Total sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 30 sampel, terdapat 15 sampel perokok aktif dan 15 sampel perokok pasif. Penelitian dilakukan di Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada tanggal 7-14 Mei 2023, dengan hasil penelitian didapatkan pada kelompok perokok aktif diperoleh waktu pembekuan darah memanjang pada total keseluruhan jumlah sampel yaitu 15 orang (100%), sedangkan pada kelompok perokok pasif hanya diperoleh 2 orang (13,3%) yang mengalami pemanjangan hasil pemeriksaan waktu pembekuan darah dan 13 orang (86,7%) memiliki hasil pemeriksaan waktu pembekuan darah dalam batas normal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pemanjangan waktu pembekuan darah pada total keseluruhan sampel perokok aktif (100%), sedangkan pada perokok pasif hanya sebesar 13,3%, sehingga dapat disarankan pada masyarakat untuk memahami pentingnya pengetahuan terhadap dampak buruk merokok bagi kesehatan, dan selalu menjaga jarak pada perokok aktif agar tidak terpapar asap rokok yang dihasilkan karena dapat menimbulkan dampak negatif pada kesehatan. Kata Kunci: Perokok Aktif, Perokok Pasif, dan Waktu Pembekuan Darah
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA EDUKASI GIZI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN ASUPAN ZAT BESI SERTA KADAR HEMOGLOBIN PADA MAHASISWA JURUSAN FISIOTERAPI POLTEKKES MAKASSAR Andi Sinar Alam Tamsil; Rudy Hartono; Chaerunnimah Chaerunnimah
Media Kesehatan Politeknik Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.432

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi yang paling sering terjadi dan dapat terjadi pada kelompok usia muda. Pola makan yang tidak seimbang merupakan salah satu penyebab anemia. Pola makan yang tidak seimbang dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan. Dengan pendidikan gizi, remaja dapat mengubah kebiasaan makannya menjadi lebih baik. Studi ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan media sosial Instagram sebagai media edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan gizi, kadar hemoglobin dan asupan zat besi. Desain studi ini adalah quasy experiment dengan pre test post test only design. Populasi mahasiswa tingkat 2 yang berjumlah 25 mahasiswi. Pengetahuan gizi dikumpulkan kuesioner online. Asupan zat besi dikumpulkan dengan recall 24 jam. Kadar Hemoglobin diperiksa dengan digital Easy Touch. Uji statistik dengan Uji Wilcoxon menggunakan program SPSS. Analisis statistik diketahui ada perbedaan skor pengetahuan gizi sebelum dan sesudah pemberian edukasi (P=0,000). Analisis statistik diketahui ada pengaruh peningkatan asupan zat besi sebelum dan sesudah pemberian edukasi (P=0,003). Analisis statistik diketahui tidak ada pengaruh peningkatan kadar Hb sebelum dan sesudah pemberian edukasi (P=0,157). Kesimpulan penelitian adalah ada pengaruh penggunaan media sosial Instagram sebagai edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan gizi dan peningkatan asupan zat besi. Serta tidak ada pengaruh penggunaan media sosial Instagram sebagai edukasi gizi terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada mahasiswa Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dan menambah waktu intervensi yang lebih lama sehingga dapat diperoleh perubahan baik dari segi pengetahuan dan sikap. Kata kunci : Instagram, Hemoglobin, Pengetahuan, Zat Besi
Tinjauan Hasil Pemeriksaan Waktu Pembekuan Darah Pada Perokok Aktif Dan Pasif Rudy Hartono; Yaumil Fachni Tandjungbulu; Alfin Resya Virgiawan; Muh. Syahwal Mus
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 2 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i2.395

Abstract

Perokok aktif maupun pasif dapat beresiko terjadi pemanjangan pada waktu pembekuan darah disebabkan karena merokok dapat menurunkan ketersediaan Nitric Oxide (NO), sehingga endotel mudah rusak atau mengalami disfungsi endotel yang dapat mengganggu mekanisme kerja dari sistem hemostasis yaitu sistem vaskular, sumbat trombosit, dan faktor koagulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pemeriksaan waktu pembekuan darah pada perokok aktif dan pasif, jenis penelitian merupakan observasi laboratorik dengan pendekatan cross sectional. Total sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 30 sampel, terdapat 15 sampel perokok aktif dan 15 sampel perokok pasif. Penelitian dilakukan di Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada tanggal 7-14 Mei 2023, dengan hasil penelitian didapatkan pada kelompok perokok aktif diperoleh waktu pembekuan darah memanjang pada total keseluruhan jumlah sampel yaitu 15 orang (100%), sedangkan pada kelompok perokok pasif hanya diperoleh 2 orang (13,3%) yang mengalami pemanjangan hasil pemeriksaan waktu pembekuan darah dan 13 orang (86,7%) memiliki hasil pemeriksaan waktu pembekuan darah dalam batas normal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pemanjangan waktu pembekuan darah pada total keseluruhan sampel perokok aktif (100%), sedangkan pada perokok pasif hanya sebesar 13,3%, sehingga dapat disarankan pada masyarakat untuk memahami pentingnya pengetahuan terhadap dampak buruk merokok bagi kesehatan, dan selalu menjaga jarak pada perokok aktif agar tidak terpapar asap rokok yang dihasilkan karena dapat menimbulkan dampak negatif pada kesehatan. Kata Kunci: Perokok Aktif, Perokok Pasif, dan Waktu Pembekuan Darah
Incidence of Stunting: Early and Exclusive Breastfeeding in Two-Year-Old Children Hartono, Rudy; Yuridesi Nurani Putri; Sunarto; Sirajuddin; Amir, Aswita; Muhammad Ikhtiar; Horax, Ronny
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 7 No 3 (July 2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.v7i2.1322

Abstract

The condition of toddlers having less length or height based on age as a result of factors such as socio-economic conditions, maternal nutrition during pregnancy, and lack of nutritional intake in the first 1000 days of life is called stunting. Nutritional intake factors include failure to initiate breastfeeding, failure to provide exclusive breast milk, and the early weaning process. The research aims to determine the relationship between a history of early initiation of breastfeeding and exclusive breastfeeding with the incidence of stunting in children under two years aged 6-24 months. The research was conducted in the work area of ​​the Lere Community Health Center, Palu City. This type of research is observation with a case-control approach with chi-square analysis. The sample in this study was 19 stunted and 38 under two years old who were not stunted. Data is presented in table form accompanied by a narrative. The results of the research showed that from 57 samples, the percentage of stunting was 33.3%, those under two years old who received early initiation of breastfeeding was 47.4%, and those who received exclusive breast milk were 56.1%. The statistical test results show a significant relationship between a history of early and exclusive breastfeeding and the incidence of stunting in toddlers aged 6-24 months (p < 0.05) with an OR of 9.143 and 6.873, respectively. It is recommended that pregnant women initiate early breastfeeding immediately after giving birth and commit to providing exclusive breastfeeding to maintain the child's growth and development.
PENDAMPINGAN DARING EKSEGESE ALKITAB UNTUK GURU BIBLICAL STUDIES SEKOLAH DIAN HARAPAN Indrawati, Selvieana; Purba, Jhon Nara; Silitonga, Roedy; Yulianto, Heri; Hartono, Rudy
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2332

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) di sekolah Kristen adalah sebuah kesempatan baik yang Tuhan anugerahkan untuk memperkenalkan kebenaran-Nya kepada siswa melalui pembelajaran Alkitab di kelas. Salah satu metode yang baik untuk mempelajari Alkitab secara utuh dan mendalam adalah menggunakan pendekatan Teologi Alkitabiah (Biblical Theology). Teologi Alkitabiah membangun teologi berdasarkan keterhubungan dan kesatuan kisah-kisah Alkitab sebagai kisahnya Allah yang memperkenalkan siapa Tuhan. Tujuan dari pendekatan dengan metode ini adalah: supaya pembaca Akitab dapat memahami bahwa Alkitab adalah firman Tuhan yang dinyatakan melalui kisah Tuhan yang utuh dan dapat diaplikasikan kebenarannya dalam hidup sehari-hari. Pendekatan teologi Alkitabiah tidak berdiri sendiri. Dalam penerapannya juga akan membutuhkan metode eksegese/ penggalian Alkitab yang baik. Dengan menggunakan pendekatan ini dalam pembelajaran PAK, diharapkan baik guru dan siswa sama-sama dapat mengenal Tuhan secara pribadi melalui kisah Alkitab dan bertumbuh. PKM ini diadakan untuk guru-guru PAK Sekolah Dian Harapan di seluruh Indonesia yang dilaksanakan secara daring sebanyak dua kali, masing-masing berdurasi Sembilan puluh menit. Penerapan pembelajaran PAK teologi Alkitabiah ini terkadang menjadi kendala terutama bagi guru-guru PAK non lulusan seminari dikarenakan proses penggalian menggunakan metode eksegese diperlukan pengetahuan dan keterampilan penggalian Alkitab khusus yang biasanya dipelajari di seminari. Dalam PKM ini, ditawarkan bantuan bagi guru-guru non lulusan seminari tersebut dengan pendampingan proses eksegese Alkitab menggunakan metode scaffolding dari Vygotsky oleh dosen-dosen teologi yang menguasai metode eksegese yang baik. Proses pendampingan ini berjalan dengan baik dan guru-guru non lulusan seminari sangat terbantu menjadi lebih baik dalam melakukan eksegese untuk persiapan mengajar.
Belajar dari Kepemimpinan Daud, Berdasarkan Analisa SWOT Thamrin, Gandadinata; Yulianto, Heri; Hartono, Rudy
YADA : Jurnal Teologi Biblika dan Reformasi Vol. 2 No. 2 (2024): YADA: Jurnal Teologi Biblika dan Reformasi
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Providensia Adonay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penulisan jurnal ini untuk melihat kepemimpinan Daud dengan metode manajemen strategi analisa SWOT (strengths, weaknesses, opportunities dan threats) dalam perjalanan hidupnya sebelum dan sesudah menjadi raja Israel. Apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan Daud dari segi internal dan bagaimana Daud menyelesaikan persoalannya bagi peluang dan ancaman yang dihadapinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan studi pustaka dimana hipotesis yang diharapkan adalah kekuatan Daud pada penyertaan Tuhan dalam hidupnya, walau banyak kelemahan, Daud menekankan penyerahan dirinya untuk taat kepada Tuhan dalam menghadapi tantangan dan ancaman yang ada. Hasil dari penulisan artikel ini dharapkan dapat berguna bagi pemimpin gereja, pengajar, kaum awam dan pembaca siapapun yang melihat contoh kehidupan Daud sebagai refleksi hidup.
Peningkatan Profesionalisme Kader Posyandu Terhadap Pengukuran BB, PB/TB, dan Perhitungan Umur Yang Akurat Untuk Mendeteksi Stunting di Kabupaten Bone Rudy Hartono; Mira Andini; Aswita Amir; Besse Uswatun Hasanah; Dwi Sartika
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 4 No 2 (2023): Media Implementasi Riset Kesehatan (Desember)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v4i2.244

Abstract

Posyandu mempunyai peran penting sebagai salah satu kegiatan sosial bagi ibu-ibu untuk memantau tumbuh kembang anak. Pemantauan pertumbuhan anak melalui penimbangan balita yang dilakukan secara berkala pada setiap bulannya akan dicatat pada sistem Kartu Menuju Sehat (KMS). Hambatan kemajuan pertumbuhan berat badan anak dapat segera terlihat pada kurva pertumbuhan hasil pengukuran periodik yang tertera dan dicatat pada KMS tersebut. Naik turunnya jumlah anak balita yang mengalami hambatan pertumbuhan dapat segera terlihat dalam jangka waktu pendek (bulan) dan dapat segera diteliti lebih jauh penyebabnya, dan secepat mungkin dapat dibuat rancangan untuk diambil tindakan penanggulangan. Rumusan masalah pengabdian masayarakat ini adalah bagaimana meningkatkan keterampilan kader posyandu terhadap pengukuran data BB, PB/TB dan perhitungan umur berdasarkan presisi dan akurasi dalam rangka peningkatan kualitas screening stunting. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah berupa Team based learning (TBL) dan Pendampingan Kader pada saat pelaksanaan kegiatan. Penerimaan materi yang diberikan kepada para peserta dapat dikatakan baik karena terjadi peningkatan pengetahuan tentang pengukuran antropometri secara akurat dan presisi di Desa Poleonro Kabupaten Bone. Kata kunci: screening, stunting, pengabdian, masyarakat, pengukuran
PENGETAHUAN IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 6-59 BULAN DI DESA BAJU BODOA KABUPATEN MAROS: Mother’s Knowledge and The Prevalence of Stunting on Toddler Ages 6-59 Months In The Baju Bodoa Village Maros Regency Sunarto; Nadimin; Hartono, Rudy; Annisa, Aulia
Media Gizi Pangan Vol 32 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Media Gizi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mgp.v32i1.1475

Abstract

Stunting adalah kondisi kekurangan gizi kronis yang terjadi selama masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian stunting adalah tingkat pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di Desa Baju Bodoa Kabupaten Maros. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional pada 39 sampel ibu yang memiliki balita berusia 6-59 bulan. Data yang dikumpulkan meliputi data karakteristik responden dan pengetahuan ibu menggunakan kuesioner dengan teknik wawancara serta data status gizi balita terkait kondisi stunting dikumpulkan melalui pengukuran panjang atau tinggi badan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji chi-square menunjukkan nilai p=0,000 (p<α=0,05) dengan nilai Creamer’s V 0,762. Berdasarkan analisis hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di Desa Baju Bodoa Kabupaten Maros.
Implementasi Penatalaksanaan Gizi Pada Pasien Anak Dengan Diagnosa Epilepsi General Onset Motorik Tonik Etiologi Cerebral Palsy Tipe Diskinetik Disertai Pem Berat Tipe Marasmus Fase Rehabilitasi di Ruangan Bugenvile RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah Endriani, Ni Made Dwi; Fanny, Lydia; Hartono, Rudy
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v14i3.4253

Abstract

Epilepsy is defined as a brain disorder characterized by a tendency to cause continuous epileptic seizures with neurobiological, cognitive, psychological, and social consequences (1). The prevalence of epilepsy cases in Indonesia is 8.2 per 1,000 population with an incidence rate of 50 per 100,000 population. It is estimated that there are 1.8 million epilepsy patients who need treatment (2). The purpose of carrying out this case study is to implement diet management for patients with General Epilepsy Motor Onset Tonic Etiology Cerebral Palsy Type Diskinetic Type Accompanied by Weight Loss Type Marasmus Rehabilitation Phase in the Mother and Child VIP Room at RSUP Prof. I.G.N.G Ngoerah. This case study was carried out in the mother and child VIP room of Prof. I.G.N.G Ngoerah on April 8 - April 12, 2025. With a descriptive observational approach through Nutrition Care Process (NCP) including screening, assessment, diagnosis, intervention, monitoring and evaluation. Patients are at high risk of malnutrition with laboratory values related to nutrition not at normal limits and adequate patient intake. The patient was given a nutritional intervention in the form of a child's diet of 2560 kcal liquid food with gradual administration starting from 40% (1024 kcal) on the first day then increasing 55% (1400 kcal) on the second day, 75% (1920 kcal) on the third day and 80% (2048 kcal) on the fourth and fifth day by being given soft food and milk as a distraction. After monitoring and evaluation, there is an increase in intake, laboratory tests related to nutrition, and the patient's physical condition according to the planned target. With the improvement of the patient's condition, continuous monitoring is continued to support the nutritional and clinical recovery of the patient.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adriyani Adam Agust Dwi Djajanti Agustian Ipa Agustian Ipa Agustian Ipa Agustina Ningsi Alfin Resya Virgiawan Andi Sinar Alam Tamsil Andi Syam Haeru Andini, Mira Annisa, Aulia Arief Hargono Armadiah, Nur Asikin, Hijrah Asmiati Asmiati Asrina, Rina Aswita Amir Aswita Amir Aurilya, Tasya Baharuddin, Masrida Besse Uswatun Hasanah Chaerunnimah . Corie Indria Prasasti Dwi Ayu Lestari Dwi Sartika Endriani, Ni Made Dwi Eric Jobiliong Grefti, Grefti Hasanah, Besse Hasanah, Besse Uswatun Heri Yulianto, Heri Herji Hikmawati Mas&#039;ud Horax, Ronny Husnal Ula Indrawati, Selvieana Juwita Vera Lestari Kamiksius, Okta Kirani B Kristina Sriwahyuningsih Kuncoro, Eko Prasetya Kunto Nurcahyoko, Kunto Kurnia, Galuh Mega Ledya Tri Anggaeni Lydia Fanny Manasa, Pratiwi Safitri Martoyo, Ihan Mira Andini Muchtar, Nur Laila Muh. Syahwal Mus Muhajirin Tahir Muhammad Hasan Muhammad Ikhtiar Musyayyib, Rahmatullah Nabilah Rihadatul Aisy Nadimin Nadimin Nolly Pialewi Nuratira Rasyid Pakhri, Asmaruddin Pakhri, Asmaruddin Pebriyanto, Yohanes Abxy Philbert, Charles Pradipta Annurwanda, Pradipta Purba, Jhon Nara Putri, Amelia Meike Putri, Citi R. Rusli Rafika Rafika Rahman Rahman Raymundus Chaliks Retno Adriyani Ridha Sufiani Ismail Roedy Silitonga Rusdiaman Rusdiaman Rusli Rusli Rusmin Rusmin Sainal Edi Kamal Setiawan Sutanto Sijabat, Daniel Hefen Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Sri Ulandari Sri Wahyuni Subriah Subriah Sukmawati Sukmawati SUNARTO Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Suriani Rauf Tamsil, Andi Sinar Alam Tasya Aurilya Thamrin, Gandadinata Thresia Dewi Kartini Thresia Dewi Kartini Berek Ukur Sembiring Wahyuni Sulistiawati wahyuni sulistiawati Wilda Prihatiningtyas Wiryanto Dewobroto Yaumil Fachni Tandjungbulu Yaumil Fachni Tandjungbulu Yuridesi Nurani Putri Zizka Zizka Zulfiah Zulfiah Zulfian Armah