Claim Missing Document
Check
Articles

Habitat and Distribution of Desmopuntius gemellus (Kottelat, 1998) at Palm Oil Plantation Canal Near Pidada River, Tulang Bawang, Lampung Ferry Tito Wijaya; Indra Gumay Yudha; Rara Diantari
AQUASAINS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aqs.v10i1.p973-978

Abstract

Desmopuntius gemellus is a native species of peat swamp waters in Southeast Asia. This fish is economically important value for the local community, for example as consumption fish and as bait to catch carnivorous fish. Until now there has been no management effort to protect the sustainability of the fish. Ecobiology studies are needed as initial information in managing this fish. Samples were collected from primary and secondary canal stations at the palm oil plantation in Penawartama District, Tulang Bawang Regency during October 2019 to January 2020. A total of 1,088 fish samples were collected by using lift net, with the most distribution in the secondary canal. Main component analysis shows that secondary canal stations are more characterized by temperature parameters. And the primary canal is characterized by depth, brightness, current, and dissolved oxygen.
PENURUNAN FOSFAT PADA SISTEM RESIRKULASI DENGAN PENAMBAHAN FILTER YANG BERBEDA Nainna Anjanni Ade Lestari; Rara Diantari; Eko Efendi
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.81 KB)

Abstract

Peningkatan sisa pakan dan buangan metabolit yang terakumulasi dapat menyebabkan peningkatan fosfat sehingga kualitas air menjadi rendah yaitu menurunnya kadar oksigen terlarut pada perairan. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut yaitu mengaplikasikan sistem resirkulasi dengan penambahan filter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan fosfat pada sistem resirkulasi dengan penambahan filter yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan bulan September 2013 di Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Hewan uji yang digunakan sebagai penghasil fosfat yaitu lele sangkuriang (Clarias gariepnus) berukuran 3-5 cm/ekor dengan padat tebar 200 ekor/m2 dan dipelihara selama 60 hari. Desain penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan yaitu kolam tanpa filter (kontrol), kolam dengan filter zeolit, kolam dengan filter arang dan kolam dengan filter pecahan karang dimana setiap perlakuan diberikan tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan filter yang berbeda menyebabkan terjadinya penurunan fosfat yang berbeda nyata (P>0,05). Penurunan fosfat tertinggi terjadi pada jenis media filter arang yaitu sebanyak 0,02675 mg/l, sedangkan penurunan fosfat terendah terjadi pada jenis media filter zeolit yaitu sebanyak 0,021 mg/l
PENGARUH SUHU TERHADAP PERKEMBANGAN TELUR DAN LARVA IKAN TAMBAKAN (Helostoma temminckii) Indah Wahyuningtias; Rara Diantari; Otong Zenal Arifin
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.06 KB)

Abstract

Ikan tambakan merupakan salah satu komoditas air tawar yang cukup digemari oleh masyarakat. Namun, pemeliharaan ikan tambakan dalam waah terkontrol belum banyak dilakukan sehingga informasi mengenai suhu optimum inkubasi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan suhu inkubasi terhadap perkembangan embrio, lama waktu penetasan, hatching rate dan survival rate, penggunaan kuning telur, dan abnormalitas larva ikan tambakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-September 2015 di Instalasi Plasma Nutfah Perikanan Air Tawar Cijeruk, BPPBAT Bogor, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan (kontrol (24-260C), suhu 26-280C, suhu 29-310C dan suhu 32-340C) dan 3 kali ulangan. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan perbedaan suhu inkubasi berpengaruh terhadap perkembangan embrio, lama waktu penetasan, hatching rate dan survival rate, laju penyerapan dan lama waktu penyerapan kuning telur, serta tidak berpengaruh terhadap nilai abnormalitas larva ikan tambakan. Perlakuan terbaik untuk perkembangan embrio adalah pada suhu 26-280C, untuk lama waktu penetasan pada suhu 29-310C, untuk hatching rate pada suhu 26-280C, untuk survival rate pada perlakuan kontrol (24-260C), dan untuk laju penyerapan kuning telur, dan lama waktu penyerapan kuning telur pada suhu pada suhu 26-280C.
TREATMENT OF VIBRIOSIS DISEASE (Vibrio harveyi) IN VANAME SHRIMP (Litopenaeus vannamei, Boone 1931) USING Avicennia alba LEAVES EXTRACT Dian Rusadi; Wardiyanto Wardiyanto; Rara Diantari
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.864 KB) | DOI: 10.23960/jrtbp.v8i1.p909-916

Abstract

Avicennia alba is a mangrove plant that often ued by coastal society as a traditional medecine, it is potential to be dveloped as the sources of pharmaceutical. The aim of the research is to examine the effect of Avicennia alba leaves extract various concentrations to Vibrio harveyi infection on vaname shrimp. The addition of the extract is thought to be used as an antibacterial so that it can give effect to the attack of V. harveyi in vaname shrimp. Vaname shrimps (total of 120 shrimps) with a weight of 10±2g/ind were injected intramuscularly with V. harveyi bacteria in 107 CFU/ml density. After the occurrences of clinical symptoms, the shrimps were immersed into A. alba leaves extract with concentration 0 ppm, 150 ppm, 250 ppm, and 350 ppm for 21 days. The results showed that the addition leaves extract can increase shrimp’s survival rate as much as 46.67% and increase the shrimp’s ability to prevent (RPS) V. harveyi infection untill of 70±15%. The mean time of death (MTD) was 106±18.33 hours, it caused there ar active compounds contained such as saponin, tannin, and steroid be suspected antibacterial so that they can protect shrimp from the effect of Vibrio infection damage. Giving a concentration of 250 ppm Avicennia alba leaves extract can treat vaname shrimp which was attacked by V. harveyi better than other treatments.
KAJIAN BIOLOGI IKAN TEMBAKANG (Helostoma temminckii) DI RAWA BAWANG JUYEUW KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT Johanes Tarigan; Rara Diantari; Eko Efendi
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.821 KB)

Abstract

Kajian perikanan pada tembakang (Helostoma temminckii) di Rawa Bawang Juyeuw Kabupaten Tulang Bawang Barat dilakukan untuk mempelajari potensi biologinya. Kajian ini diperlukan sebagai data dasar domestikasi tembakang sebagai ikan budidaya dan konservasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu terbaik untuk penangkapan tembakang ukuran benih sampai dewasa adalah pada Maret sampai April dengan menggunakan jaring tancap yang tidak mematikan tembakang. Morfologi tembakang pada ukuran yang berbeda menunjukkan stok yang belum tereksploitasi dan layak dijadikan plasma nutfah perikanan tangkap dan budidaya yang berkelanjutan. Pada ukuran benih sampai dewasa isi pencernaan tembakang didominasi oleh plankton sebagai makanan utamanya. Masyarakat lokal disarankan untuk menjadikan tembakang sebagai alternatif sumber protein hewani selain ikan eksotis yang mulai banyak berkembang di Rawa Juyeuw.
KAJIAN ISI LAMBUNG DAN PERTUMBUHAN IKAN LAIS (Cryptopterus lais) DI WAY KIRI, TULANG BAWANG BARAT, LAMPUNG Putri Priyan Dwitasari; Qadar Hasani; Rara Diantari
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.948 KB)

Abstract

Sungai Way Kiri memiliki spesies ikan yang beragam salah satunya adalah ikanlais (Cryptopterus lais). Populasi ikan Lais di Sungai Way Kiri terus mengalamipenurunan, hal ini disebabkan adanya penangkapan secara berlebih yang dilakukan oleh para nelayan. Salah satu cara untuk mengatasi agar populasi ikan ini tetap terjaga adalah dengan melakukan upaya domestikasi, sebelum melakukan domestikasi ada beberapa kajian yang harus dilakukan diantaranya adalah kajian isi lambung (gut content analysis). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pertumbuhan dan kebiasaan makan ( gut content analysis ) ikan lais di Sungai Way Kiri.Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-September 2015. Data yang di analisis dengan menggunakan Index of Preponderance (IP). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ikan Lais adalah ikan Karnivora dengan kisaran nilai IP 26 % - 65 %, pola pertumbuhan ikan lais di Way Kiri pada bulan Juni dan Juli memiliki pola pertumbuhan alometri negatif sedangkan pola pertumbuhan ikan lais pada bulan Agustus dan September memiliki pola pertumbuhan alometri positif. 
KAJIAN ISI LAMBUNG DAN PERTUMBUHAN IKAN TEMBAKANG (Helostoma temminckii) DI RAWA BAWANG LATAK, TULANG BAWANG, LAMPUNG Supra Jaya Perdana; Rara Diantari; Limin Santoso
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.173 KB)

Abstract

Rawa Bawang Latak merupakan salah satu bagian dari daerah aliran sungai Tulang Bawang yang keragaman spesies ikannya sangat tinggi. Salah satu spesies ikan yang banyak ditemukan di Rawa Bawang Latak adalah ikan tembakang (Helostoma temminckii). Populasi ikan tembakang di Rawa Bawang Latak terus mengalami penurunan, hal ini dikarenakan adanya penangkapan secara berlebih yang dilakukan oleh para nelayan. Salah satu cara untuk mengatasi agar populasi ikan ini tetap terjaga adalah dengan melakukan upaya domestikasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pertumbuhan dan kebiasaan makan (gut content analysis) ikan tembakang di Rawa Bawang Latak. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil  100 ekor sampel ikan di tiap bulannya selama  4 bulan yaitu dari bulan Oktober 2013 hingga Januari 2014. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan tembakang di Rawa Bawang Latak memiliki pola pertumbuhan allometrik positif pada bulan Oktober, November, dan Januari, sedangkan pada bulan Desember ikan tembakang di Rawa Bawang Latak memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif. Ikan tembakang di Rawa Bawang Latak merupakan ikan pemakan plankton. Jenis plankton yang paling banyak ditemui di lambung ikan tembakang adalah Haematococcus sp.
Pollution Status of Raman River, Metro City Based on the Macrozoobenthos Community Rena Yolanda; Henni Wijayanti Maharani; Rara Diantari; Indra Gumay Yudha
AQUASAINS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aqs.v10i1.p1041-1048

Abstract

Raman River is located in Purwoasri Village, North Metro District, Metro City. People use this river for various purposes, namely irrigation for rice fields , fisheries, transportation, tourism, and other uses. The increasing use of rivers by the community might caused a negative impact to the waters quality and affect the organisms living there, such as macrozobenthos. The purpose of this study was to analyze the pollution status of the Raman River waters based on the macrozoobenthos community structure. Sampling was done from April to Mei 2020. The research location was determined using a survey method and the sampling was carried out by purposive sampling. The data obtained were analyzed using Abudance-Biomass Comparison (ABC) method. The analysis showed that Raman River is moderately contaminated.Keywords: macrozoobenthos, Raman River, pollution stastus 
Penyuluhan tentang Wisata Berbasis Konservasi di sekitar Teluk Kiluan, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus Rara Diantari; Abdullah Aman Damai; Darma Yuliana; Deny Sapto Chondro Utomo
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.7232

Abstract

Teluk Kiluan merupakan sebuah teluk dengan potensi wisata bahari. Panorama eksotik dari teluk ini merupakan jalur lintasan lumba-lumba, mulai dari gugusan cengkalik kearah selatan sampai ke cuku kementara. Di perairan teluk Kiluan dapat dijumpai beberapa spesies mamalia laut seperti lumba lumba hidung botol, lumba lumba paruh panjang dan paus pilot sehingga wilayah ini menjadi tempat untuk menikmati kegiatan wisata Dolphin tour. Pengunjung juga dapat melakukan kegiatan wisata memancing, snorkling, diving, wisata pantai, fotografi, berkemah, wisata petualangan, berenang, wisata pendidikan konservasi, wisata alam dan wisata budaya/ atraksi budaya. Teluk Kiluan mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata yang pengelolaannya berbasis masyarakat setempat sejak tahun 2005. Berdasarkan Keputusan Menteri kelautan dan perikanan RI Nomor 49/Kepmen-KP/2019, perairan teluk Kiluan dan sekitarnya telah ditetapkan melalui sebagai Kawasan Konservasi Perairan Daerah untuk dikelola sebagai Taman Wisata Perairan. Permasalahan yang ditemukan dalam pengembangan wisata pantai Sebalang salah satunya rendahnya pemahaman pelaku wisata di Pantai Sebalang terkait pengelolaan wisata berbasis konservasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang potensi dan ancaman sumberdaya alam yang tersedia dan pengelolaan wisata berbasis konservasi. Setelah dilaksanakan kegiatan penelitian, pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan berbasis konservasi meningkat dari 29% menjadi 90%
PEMAHAMAN MASYARAKAT DESA TARAHAN KECAMATAN KATIBUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TENTANG SAMPAH LAUT (MARINE DEBRIS) Henni Wijayanti Maharani; Darma Yuliana; Rara Diantari; Nidya Kartini
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i1.5785

Abstract

Desa Tarahan Kecamatan Katibung merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Lampung Selatan yang memiliki luas wilayah ± 40.20 Ha. Desa ini berada di Kawasan yang cukup unik karena merupakan perpaduan fungsi sebagai kawasan konservasi, wisata yan dinamakan Pantai Sembalang dan industri. Meningkatnya aktivitas antropogenik di kawasan tersebut menyebabkan besarnya tekanan yang diterima, termasuk pada daerah pantai. Salah satu masalah yang signifikan penyebab degradasi lingkungan adalah sampah, termasuk sampah laut (marine debris). Tujuan dari pengabdian ini untuk melihat pemahaman masyarakat terhadap sampah laut, di sekitar kawasan Pantai Sembalang. Kegiatan dilakukan dalam dua tahap untuk mengobservasi sampah laut dan pemahaman masyarakat. Asil yan didapat dari kegiatan ini adalah jenis sampah yang mendominasi berbahan dasar plastik karena berada di wilayah kegiatan pariwisata dan terdapat variasi pemahaman yang ada pada responden tentang marine debris dan memiliki pemahaman yang tinggi tentang sikap menjaga lingkungan
Co-Authors Abdullah Aman Damai Abdullah Aman Damai Afrianti, Nur Afni Agus Setyawan Aprillya, Dyah Puspita Aris Candra Prihantoro Belly Maishela Berta Putri Bintang Ubamnata C. U, Deny Sapto Caesario, Rachmad Damaiati, Putri Damayanti, Inggar Danalau, Hanggum Waka Darma Yuliana David Julian Delis, Putu Chintia Delis, Putu Cinthia Deny Sapto Chondro Utomo Dian Rusadi Doni Nurdiansah Duryat, Duryat Dwi Arum Mufidah Eko Efendi Elisdiana, Yeni Esti Harpeni Esti Harpeni Fadhilah Amalia Fitri Fajri Muharram Farida, Eka Nur Febriani, Sefia Ferry Tito Wijaya Henni Wijayanti Henni Wijayanti Maharani Henni Wijayanti Maharani Henni Wijayanti Maharani Wijayanti Maharani Herman Yulianto Indah Pratiwi Juliana SY Indah Wahyuningtias Indra Gumay Yudha Indra Gumay Yudha Johanes Tarigan Julian, David Kuswanta Futas Hidayat Limin Santoso Manullang, Mitri Merli Meytia Eka Safitri Moh. Muhaemin Muhamad Gilang Arindra Putra Muhammad Reza Nainna Anjanni Ade Lestari Nidya KARTINI Nilawati, Nindia Ciandra Otong Zenal Arifin Penmau, Defrilasio Eldes Pratiwi, Leoni Dian Putra, Muhamad Gilang Arindra Putri Priyan Dwitasari Putriani, Rizha Bery Qadar Hasani Qadar Hasani Rachmad Caesario Ramdhani, Muhammad Rizal Rena Yolanda Rico Wahyu Prabowo Rina Hesti Utami Riyoma, Arico Rodiani, Rodiani Rodiyah - Saleh, Yuliana Sheptiane, Ivena Putri Siti Hudaidah Sonavel, Novando Putra Sri Waluyo Suparmono - Suparmono Suparmono Supra Jaya Perdana Susanti, Oktora Wardana, Jaya Wardiyanto Wardiyanto Wardiyanto Wardiyanto, Wardiyanto Wibowo, Annisa Winda Hartono Yudha Trinoegraha Adiputra Yudha, Rio Anggria Yuliana, Darma Yuliana, Darma Yusup, Maulid Wahid