Claim Missing Document
Check
Articles

Media Literacy and Fake News: Bangladesh Perspective Muzykant, Valerii L; Hossain, Barek; Muqsith, Munadhil abdul; Fatima, Mobassera Jahan
Jurnal Cita Hukum Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jch.v10i2.25921

Abstract

Social media have become an integral element of modern life. Internet accessibility has boosted the public's engagement in computer-controlled official and informal activities. However, many information sources contain unsupported, inaccurate, and erroneous material. In this circumstance, media literacy is a significant phenomenon in developing and non-developing nations. Due to the misuse of social media and lack of media literacy in Bangladesh, some unexpected communal acts of violence happened during the past decade. This study intends to emphasize, from a Bangladeshi viewpoint, the significance of media literacy in reducing rumors, misinformation, disinformation, and fake news. Using descriptive research methodologies, more than forty secondary data sources from Bengali, English, Russian, Indonesian, and Turkish literature, such as research papers, reports, news stories, publications, books, and theses, have been examined. In order to combat misinformation, rumors, fake news, and yellow journalism in developing nations like Bangladesh, where literacy rates are still low, it is imperative to increase media literacy levels. In this regard, governments and non-governmental groups should work collaboratively to fix the deficiencies in this process.
Connective Action dan Hashtag activism di Twitter/X Case Studi: Pemilihan Presiden 2024 Pendekatan Social Network Analyst Nugraha, Mohd Yudhistira Septian; Fitria Ayuningtyas; Munadhil Abdul Muqsith
PERSPEKTIF Vol. 13 No. 3 (2024): PERSPEKTIF July
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v13i3.11033

Abstract

This article discusses the use of hashtags on the social media platform Twitter in the context of the 2024 Presidential and Vice Presidential election. Hashtags function as a flexible communication tool that facilitates the search for large collections of posts. Utilizing the theory of Connective Action, this research explores public participation in the production and distribution of shared ideas on social media collectively without formal organization. This study examines the use of the hashtags #AniesMuhaimin2024, #GanjarMahfud2024, and #PrabowoGibran2024 by supporters of the 2024 presidential and vice-presidential candidates. The aim is to identify the formation of connective action and observe the interaction patterns among supporters through related hashtags. The method used is Social Network Analysis (SNA), with data collection using scraping and the tweet harvest library via Google Collaboratory. The communication network visualization is carried out using Gephi software. The analysis results show that the hashtag #AniesMuhaimin2024 has 2136 nodes, 2437 edges, an Average Degree of 1.141, and an Average Path Length of 3.268, indicating interconnectedness in information dissemination. The hashtag #GanjarMahfud2024 has 1714 nodes, 2199 edges, an Average Degree of 1.123, and an Average Path Length of 3.355, indicating a fairly good level of interconnectedness among supporters. Meanwhile, the hashtag #PrabowoGibran2024 has 891 nodes, 977 edges, an Average Degree of 1.113, and an Average Path Length of 3.294, showing interconnectedness among supporters This research concludes that through the use of hashtags, supporters of each candidate can express their support and connect on relevant topics on Twitter. The presidential and Vice Presidential Candidates pairs in 2024, and connect on topics through the use of hashtags.
Framework Media di Dunia Muqsith, Munadhil Abdul
BULETIN ADALAH Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v5i3.17929

Abstract

The intellectual struggle that is presented in various print and electronic mass media is the impact of the freedom to obtain and disseminate information. The mass media that used to be only in the form of print media has now turned into online media which makes it easier for anyone to access it. No wonder most people say that technology has become the prima donna for modern human civilization in the 21st century. Keywords: Framework; Media; Technology
Meredefinisikan Penyiaran Muqsith, Munadhil Abdul
BULETIN ADALAH Vol. 3 No. 1 (2019): Keadilan Hukum & Pemerintahan
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v3i1.17930

Abstract

Dunia penyiaran ke depan akan terus berubah seiring berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi. Sifat-sifat teknologi telekomunikasi konvensional yang bersifat massif sekarang sudah mampu digabungkan dengan teknologi komputer yang bersifat interaktif. Sistem analog yang telah bertahan sekian puluh tahun akan segera tergantikan oleh sistem digital, dan implementasinya segera memunculkan fenomena baru: konvergensi. Sederhananya, konvergensi adalah bergabungnya media telekomunikasi tradisional dengan internet sekaligus. Bersamaan dengan berlangsungnya konvergensi dibidang telematika, akan terjadi peralihan sistem penyiaran analog ke sistem penyiaran digital. Televisi digital (DTV / Digital Television) menggunakan modulasi digital dan kompresi untuk menyebarluaskan video, audio, dan signal data ke pesawat televisi. Begitu juga halnya dengan Radio Streaming, yang dampak penyebarannya akan lebih luas lagi dan batasan frekuensinya pun tidak terbatas.
Perkembangan Digital Media di Dunia Muqsith, Munadhil Abdul
BULETIN ADALAH Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v5i1.17931

Abstract

Every day, the amount of traffic on the internet grows. This is due to the fact that internet network backbone providers are becoming more promising as ISPs pursue backbones that are directly connected to countries whose network access goes directly to various countries. This paper investigates the rapid growth of digital developments in today's modern era. As a result of this need, other underground cable facilities that cross the ocean and connect regions have been built.Keywords: Internet; Media; DigitalĀ 
Teknologi Media Baru: Perubahan Analog Menuju Digital Muqsith, Munadhil Abdul
BULETIN ADALAH Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v5i2.17932

Abstract

The current of globalization that flows rapidly to all corners of the world is caused by the development of information and communication technology (ICT), thereby erasing boundaries between countries including distance and time. This paper wants to discuss the change from analog to digital, which of course has a significant impact on human life.Keywords: Analog; Digital; Technology
TikTok Shop sebagai Bentuk Realitas Konstruksi Sosial Teknologi Media Baru Akbar, Rais; Muqsith, Munadhil Abdul; Ayuningtyas, Fitria
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 7, No 1 (2024): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jehss.v7i1.2301

Abstract

TikTok Shop merupakan sebuah fitur yang dikeluarkan oleh media sosial TikTok yang memberikan fasilitas jual-beli untuk penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami TikTok Shop sebagai fenomena media baru dalam konteks konstruksi sosial dengan menerapkan Teori Social Construction of Technology (SCOT). Metode penelitian kualitatif digunakan untuk menggali persepsi, interpretasi, dan pengalaman para pengguna TikTok Shop, sementara studi kepustakaan dilakukan untuk merinci perkembangan dan karakteristik media sosial tersebut. Dalam kerangka SCOT, penelitian ini akan menyoroti bagaimana TikTok Shop dibentuk, diterima, dan diadopsi oleh komunitas pengguna teknologi yang mempengaruhi konstruksi sosialnya. Analisis mendalam melalui sumber literatur dengan mengaitkan Teori SCOT untuk memperkuat pemahaman terhadap proses konstruksi sosial dalam pengembangan dan penyebaran TikTok Shop.Temuan penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan baru mengenai peran SCOT dalam menganalisis dan memahami konstruksi sosial TikTok Shop sebagai bagian dari fenomena media sosial. Penelitian ini tidak hanya akan memberikan sumbangan bagi pemahaman teoretis SCOT, tetapi juga dapat membantu pengembangan strategi pemasaran, kebijakan, dan pengembangan produk di era media sosial yang terus berkembang. Melalui penelitian ini menemukan bahwa TikTok Shop merupakan suatu inovasi dari perkembangan teknologi yang mempengaruhi kehidupan manusia dan bahkan dapat mengubah dunia e-commerce di Indonesia.
Analisis Struktur Jaringan Komunikasi Boikot Pizza Hut di Twitter Menggunakan Pendekatan Social Network Analysis (SNA) Rheswary, Adienda; Muqsit, Munadhil Abdul; Tayibnapis, Radita Gora
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i10.50114

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Social Network Analysis (SNA) untuk menganalisis struktur jaringan komunikasi dalam aksi boikot Pizza Hut di Twitter. Data dikumpulkan dari 1 September hingga 30 November 2023, dengan temuan yang menunjukkan bahwa Twitter berfungsi sebagai platform utama untuk penyebaran informasi dan pengorganisasian aksi boikot tersebut. SNA digunakan untuk mengidentifikasi struktur sosial dan posisi aktor utama dalam penyebaran informasi di media sosial ini. Hasil analisis menunjukkan adanya modularitas yang tinggi dalam jaringan komunikasi, yang ditandai dengan terbentuknya banyak kelompok atau cluster. Sentralitas aktor dalam jaringan juga terdistribusi dengan merata. Penyebaran word cloud terkait Boikot Pizza Hut tampak dimobilisasi oleh beberapa akun yang menjadi pusat retweet. Studi ini memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika jaringan komunikasi di media sosial. Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti partisipasi dan aktivitas pengguna yang terbatas, serta jumlah data yang bisa diambil. Penelitian ini juga mengukur nilai modularity untuk mengidentifikasi kelompok-kelompok yang terbentuk dalam jaringan. Penelitian lanjutan disarankan untuk lebih mendalami konten tweet dan interaksi antar akun guna memahami dinamika jaringan secara lebih mendalam, serta menganalisis sentimen pengguna terkait topik ini untuk mengembangkan strategi komunikasi yang lebih efektif di media sosial.
Pengembangan Konsep Diri Positif dan Berpikir Kreatif Bagi Siswa Madrasah Ibtidaiyah Riayatul Athfal Yayasan Citra Bangsa, Krukut, Depok. Kuswanti, Ana; Abdul Muqsith , Munadhil; Ghozali Moenawar , Mohamad; Ridwan , Ridwan
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i1.4150

Abstract

Konsep diri positif harus terus dikembangkan terutama di dunia pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi seiring kemampuan berpikir kreatif menjadi penting dalam lingkungan kerja kontemporer. Sementara fenomena yang terjadi pada sekolah tingkat Dasar (Madrasah Ibtidaiyah), belum secara sistematis mengintegrasikan pengembangan konsep diri dan kemampuan berpikir kreatif dalam kurikulum dan metode pembelajaran. Masalah di sekolah dasar adalah pembelajaran yang belum mengoptimalkan kreativitas siswa dan banyak siswa yang belum mengenal potensinya. Mereka cenderung belum mampu berpikir logis terhadap peristiwa nyata dan konsep diri mereka belum berkembang dengan baik, sehingga kesulitan dalam berargumentasi dan memecahkan masalah. Berdasarkan realitas tersebut, maka penting dilakukan konsep diri yang positif dan berpikir kreatif bagi siswa di Madrasah Ibtidaiyah Riayatul Athfal (MI.RA) Yayasan Citra Bangsa. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini (PKM) untuk mengembangkan konsep diri positif dan berpikir kreatif bagi siswa di Madrasah Ibtidaiyah Riayatul Athfal (MI.RA) Yayasan Citra Bangsa, Kelurahan Krukut, Depok. Kegiatan PKM dilakukan dengan cara siswa diberikan materi dan tugas membuat sebuah karya, sebagai wujud dalam mengembangkan kreativitas dan konsep diri yang positif bagi siswa. Hasilnya dengan pemberian wawasan melalui pengaplikasian dan aktualisasi diri dalam bentuk yang terstruktur bagi siswa, menciptakan sebuah karya dari kreatif thingking, dan juga dari hasil konsep diri yang positif, mampu menghasilkan sebuah karya yang bernilai. Implementasi sebuah kreativitas memiliki relevansinya dengan konsep diri. Konsep diri merupakan evaluasi diri tentang kelayakan pribadi yang terlihat dalam sikap dan karakter. Guru telah memahami cara meningkatkan konsep diri dan kreativitas anak agar perkembangan mereka optimal, dengan mempertimbangkan pengaruh lingkungan, keluarga, sekolah, dan masyarakat. Siswa terpacu lebih giat lagi untuk berkreativitas dan senantiasa memiliki konsep diri yang positif.
LIVE STREAMING FOR YOUR LIFE: HOW THE DAGO ELOS COMMUNITY USES INSTAGRAM TO BROADCAST THEIR PROTEST FOR LAND RIGHTS Efendi, Muklis; Pratiwi, Aprilianti; Muqsith, Munadhil Abdul; Ayuningtyas, Fitria; Waluyo, Lukman Saleh
ASPIRATION Journal Vol. 6 No. 1 (2025): July Edition of ASPIRATION Journal
Publisher : ASPIKOM Jabodetabek Region

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56353/aspiration.v6i1.92

Abstract

Urban land conflicts are still a complex and complicated issue in Indonesia. One of the phenomenal urban land conflicts in Indonesia is the conflict between the residents of Dago Elos, Bandung and the Muller Family and PT Dago Intigraha. The conflict began with a claim made by the Muller brothers in 2016 to a 6.3-hectare piece of land that has long been inhabited by hundreds of residents. The purpose of this study is to analyze the use of Instagram Live as a new alternative media in the resistance of Dago Elos residents in Bandung, West Java. The concept used is alternative media. The method in this study is qualitative with digital observation data collection techniques with thematic analysis techniques. The results of the study found that Dago Elos residents use the live streaming feature on Instagram as a medium to voice dissatisfaction and fight for justice by Dago Elos residents. The live streaming is presented not only documenting the repressive actions of the authorities, but also creating a space for citizens to express their collective identity and challenge the dominant narrative. However, there are challenges in using this live streaming in the act of resistance, namely the lack of interaction in the comment column. Through this research, it can be recommended the need to socialize before taking action, namely by disseminating information about the action plan through social media platforms, community groups and the WhatssApp application.
Co-Authors Aida Vitayala S Hubeis Aida Vitayala S Hubeis Akbar, Rais Amalia, Winda Amaliyah Izzul Islam Amiruddin Saleh Ana Kuswanti Anna Gustina Zainal Anter Venus Aryshinta, Aura Aditra Ayuningsih, Fitriya Ayuningtyas, Fitria Bachri, Achmad Syahrully Barek Hossain Charisma Dina Wulandari Dedy Putra Widi Utama Dian Tri Hapsari Dwi Fajar Saputra Efendi, Muklis Elmira Avzalova Fahmi Azhari Siregar Fatima, Mobassera Jahan Firmansyah Fitria Ayuningtyas Fitria Ayuningtyas Fitria Ayuningtyas Fitria Ayuningtyas Ghozali Moenawar , Mohamad Gine Putri Pertiwi Gun Gun Heryanto Herien Puspitawati Hermina Simanihuruk Heryana, Ade Hossain, Barek Ida Ayu Shinta Indah Permata Iin Yumiyanti* Ilham Sukmono Kusumajanti Mobassera Jahan Fatima Mohamad Fikri Sulthan Mohamad Fikri Sulthan Muzykant, Valerii L Muzykant, Valerii Leodonovic Muzykant, Valerii Leonidovich Muzzamil, Zafira Andini Nugraha, Mohd Yudhistira Septian Nuril Ashivah Misbah Nurkhalila Fajrini Pratiwi, Aprilianti Pratomo, Rizky Ridho Putra Pratama Pratama Putri Ramadaniar Radita Gora Radita Gora Radita Gora Tayibnafis Radita Gora Tayibnapis Radita Gora Tayibnapis Radita Gora Tayinapis ramadaniar, putri Ramdani Bur Refly Setiawan Reza Akbar Rheswary, Adienda Ridwan , Ridwan Ridwan Ridwan Rizky Ridho Pratomo Rizky Ridho Pratomo Rizky Ridho Pratomo S Bekti Istiyanto Satriyani Komariyah, Fadjrin Selly Oktarina Sembada, Windhiadi Yoga Sinaga, Saidun Siti Indarini Nur Faizah Stanislav Vladimirov Mladenov Sulis, Sulis sulis, sulis sulis Tarsani, Oni Taufik Muharfan Tayibnafis, Radita Gora Tayibnapis, Radita Gora Tri Dian Hapsari Tripa Ramadhan Tsabdany Tzarauliarany Anagusti Utama, Dedy Putra Widi Valerii L Muzykant Valerii L Muzykant Valerii L. Muzykant Valerii Leonidovich Muzykant Valerii Leonidovich Muzykant Vladimirov Mladenov, Stanislav Waluyo, Lukman Saleh Winda Amalia Wulandari, Charisma Dina Yulia, Irla Zaky Al Hamzah