Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Bio-Lectura

ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SAINS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA TERHADAP COVID-19 BERDASARKAN MATERI YANG RELEVAN DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI Rhavy Ferdyan; Fitri Arsih
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v8i2.7626

Abstract

Pendidikan sangat berperan penting dalam memfasilitasi siswa dalam memahami konsep dari peristiwa yang belakangan muncul seperti pandemi COVID-19. Peran pendidikan secara penuh adalah dalam menuntun siswa untuk mendapatkan informasi mengenai COVID-19 salah satunya melalui pembelajaran biologi yang memiliki materi relevan dengan COVID-19. Ketersediaan informasi mengenai COVID-19 dan cara menyikapinya ditentukan oleh kemampuan literasi sains dan keterampilan berpikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat tingkat kemampuan literasi sains dan keterampilan berpikir kritis siwa mengenai COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di SMAN 16 Padang. Hasil peneltian menunjukkan kemampuan literasi sains siswa terhadap COVID-19 berdasarkan materi biologi yang relevan adalah 57,4 dengan kriteria sedang. Sedangkan tingkat keterampilan berpikir kritis siswa terhadap COVID-19 adalah 60.8% dengan kriteria rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya materi pembelajaran yang mengarahkan dan melatih siswa untuk meningkatkan kemampuan literasi sains dan keterampilan berpikir kritis, karena kedua kemampuan tersebut sangat dibutuhkan dalam menjaga keselamatan diri menghadapi pandemi. Sangat diperlukan sebuah rancangan untuk mengembangkan materi pembelajaran biologi untuk meningkatkan kedua kemampuan tersebut.
ANALISIS ETNOSAINS TRADISI RANTAU LARANGAN KAMPUNG TANDIKAT SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Rikizaputra Rikizaputra; Lufri Lufri; Syamsurizal Syamsurizal; Fitri Arsih; Mega Elvianasti
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v9i1.9592

Abstract

Keberadaan lingungan sekitar merupakan sumber belajar yang tidak bisa dipisahkan dari pembelajaran IPA khususnya Biologi. Tardisi rantau larangan Tandikat merupakan wujud kearifan masyarakat setempat mengelola keseimbangan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan merekonstruksi pengetahuan ilmiah (scientific knowledge) dar tradisi rantau larangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Sumber data yang digunakan yakni tokoh masyarakat, tokoh adat dan masyarakat setempat yang dipilih secara purposive. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi rantau larangan masyarakat merupakan bagian dalam sistem pengelolaan sumber daya perairan sungai di kampung Tandikat. Adanya larangan kepada masyarakat untuk tidak menagmbil ikan dan biota sungai lainnya pada rentang waktu tertentu atau 1 tahun. Dilarang menebang pohon pohon besar yang tumbuh di bantaran sungai. Dilarang menyentrum dan meracun ikan pada saat membuka larangan. Penerapan aturan ini memiliki nilai konservasi lingkungan untuk menjaga keseimbangan ekosistem sungai. Terdapat potensi sumber belajar IPA Biologi pada tradisi rantau larangan, yaitu pada konsep pelestarian ekosistem dan pencemaran lingkungan.