Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Implementasi Smart Market Education: Kolaborasi Teknik Mesin, Bahasa Inggris, Teknologi Pembelajaran, dan Kimia Terapan untuk Penguatan Pasar Kamu sebagai Destinasi Eduwisata Ratna Sari Dewi; Epi Supriyani Siregar; Mawardi Mawardi; Fider Lumban batu; Fatin Nadifa Tarigan; Misdawati Misdawati
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i4.1168

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat Pasar Kamu, Pantai Labu, sebagai destinasi eduwisata melalui implementasi Smart Market Education yang mengintegrasikan disiplin Teknik Mesin, Bahasa Inggris, Teknologi Pembelajaran, dan Kimia Terapan. Pendekatan multidisipliner ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pedagang, kualitas fasilitas pasar, keamanan pangan, serta pengalaman edukatif bagi pengunjung. Metode kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, penyusunan materi sosialisasi, pelaksanaan workshop interaktif, evaluasi, serta pendampingan berkelanjutan. Persiapan meliputi survei lapangan untuk memetakan kondisi pasar dan kebutuhan pedagang. Materi sosialisasi disusun berbasis praktik dengan menggabungkan empat disiplin ilmu, termasuk pelatihan komunikasi bahasa Inggris, demonstrasi alat mekanis sederhana, penggunaan media digital edukatif berbasis QR Code dan video, serta praktik keamanan pangan dan sanitasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan pedagang dalam berkomunikasi dengan wisatawan, penerapan pengelolaan kios yang lebih profesional, penggunaan media edukatif oleh pengunjung, serta praktik sanitasi dan penyimpanan pangan yang lebih aman. Observasi dan evaluasi menunjukkan bahwa pengunjung memperoleh pengalaman belajar yang interaktif dan informatif, sementara pedagang melaporkan peningkatan interaksi dengan pengunjung dan potensi peningkatan omzet. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi ilmu multidisipliner dapat mentransformasi pasar tradisional menjadi ruang edukatif dan destinasi wisata yang berdaya saing. Rekomendasi kegiatan lanjutan mencakup pelatihan berkelanjutan bagi pedagang, pengembangan media edukatif, peningkatan fasilitas mekanis, serta monitoring implementasi Smart Market Education secara konsisten.
Pemberdayaan Kelompok Tani melalui Edukasi Manajemen Agribisnis, Literasi Keuangan, Perlindungan Hukum, dan Komunikasi Bahasa Inggris di Era Digital Yusri Yusri; Frederick Rudy Sentosa Rajagukguk; Jenda Ingan Mahuli; EIli Afrida; Doni Efrizah; Mohd. Idris Dalimunthe; Fider Lumban Batu
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1355

Abstract

Pemberdayaan kelompok tani menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di era digital yang ditandai dengan perubahan sistem ekonomi dan teknologi yang sangat cepat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani melalui edukasi manajemen agribisnis, literasi keuangan, perlindungan hukum, dan komunikasi bahasa Inggris dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi sektor pertanian. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif edukatif melalui pelatihan dan pendampingan yang dilakukan secara daring dan interaktif. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan usaha tani berbasis agribisnis, pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha, pemahaman dasar hukum pertanian, serta pengenalan istilah bahasa Inggris dalam konteks agribisnis global. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola usaha pertanian secara lebih profesional, terstruktur, dan berorientasi pasar. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya literasi keuangan dan perlindungan hukum dalam menjaga keberlanjutan usaha tani. Selain itu, kemampuan komunikasi bahasa Inggris dasar mulai berkembang sebagai bekal menghadapi pasar global. Metode pelatihan berbasis partisipatif dinilai efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan kelompok tani yang berkelanjutan dalam mendukung transformasi pertanian modern di era digital.