Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Siswi SMA Sutomo 2 Medan Terhadap Vaksinasi HPV Lawrencia Halim, Cynthia; Kartarino, Djamin; Fadillah, Qori
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62122

Abstract

Kanker serviks merupakan masalah kesehatan utama pada perempuan dengan Human Papilloma Virus (HPV) sebagai penyebab utamanya. Vaksinasi HPV terbukti efektif hingga 100% dalam mencegah kanker serviks akibat HPV tipe 16/18, namun tingkat pengetahuan remaja mengenai HPV dan vaksinasi masih rendah. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMA Sutomo 2 Medan terhadap vaksinasi HPV. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 60 siswi yang memenuhi kriteria inklusi, diperoleh melalui metode sensus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis Google Form dan dianalisis secara univariat dengan SPSS versi 27. Hasil menunjukkan mayoritas siswi memiliki pengetahuan kategori sedang (51,7%), sedangkan 31,7% memiliki pengetahuan tinggi dan 16,7% rendah. Sikap terhadap vaksinasi HPV cenderung positif, dengan 43,3% responden sangat setuju bahwa vaksin penting dilakukan. Meski demikian, hanya 10% siswi yang telah divaksinasi, sementara 57,4% siswi yang belum divaksin menyatakan niat untuk menerima vaksin. Temuan ini menunjukkan adanya peluang peningkatan cakupan vaksinasi melalui edukasi yang lebih intensif, penyediaan informasi yang mudah diakses, serta dukungan kebijakan untuk memperluas akses vaksinasi.
Hubungan Tingkat Stress Dengan Intensitas Dismenore Pada Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Prima Indonesia Christian, Hans; Kartarino, Djamin; Fadillah, Qori
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62260

Abstract

Dismenore merupakan gangguan ginekologis yang sering dialami oleh wanita usia reproduktif dan dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan intensitas dismenore pada mahasiswi Program Studi Akuntansi Universitas Prima Indonesia. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres dan Visual Analogue Scale (VAS) untuk menilai intensitas dismenore. Sebanyak 68 responden berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa sembilan item pada PSS-10 dinyatakan valid, sedangkan reliabilitas memiliki nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,816, menunjukkan konsistensi yang kuat. Uji korelasi Spearman menghasilkan nilai r = 0,423 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara tingkat stres dan intensitas dismenore. Hal ini berarti semakin tinggi tingkat stres yang dialami mahasiswi, semakin berat pula nyeri haid yang dirasakan. Penelitian ini menegaskan pentingnya manajemen stres di kalangan mahasiswi untuk mengurangi risiko peningkatan dismenore serta meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas akademik mereka.
Uji Efektifitas Antibakteri Sabun Cair Dari Estrak Daun Jarum Tujuh Bilah (Pereskia Bleo) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia Hanifa Driantsani, Qonita; Fadillah, Qori; Wahyuni , Sri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i10.50115

Abstract

Kebersihan kulit sangat penting untuk mencegah infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme, terutama bakteri seperti Staphylococcus aureus. Kulit berfungsi sebagai pelindung tubuh dan dapat menjadi pintu masuk bagi bakteri penyebab penyakit. Penggunaan sabun, khususnya sabun cair dan sabun antibakteri, semakin populer di masyarakat karena efektif dalam membersihkan kulit dan mencegah infeksi. Namun, ada kecenderungan untuk mencari alternatif bahan alami sebagai pengganti produk berbahan kimia sintetik. Salah satu tanaman yang memiliki potensi antibakteri adalah Daun Jarum Tujuh Bilah (Pereskia bleo). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi manfaat ekstrak etanol dari daun tersebut melalui skrining fitokimia dan uji aktivitas antibakteri, sejalan dengan tren pengobatan tradisional yang semakin diminati sebagai solusi alami. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai potensi Daun Jarum Tujuh Bilah (Pereskia bleo) sebagai antibakteri alami untuk mendukung kesehatan kulit.
Uji Efektivitas Sediaan Sampo Ekstrak Daun Jarum Tujuh Bilah (Pereskia Bleo) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida Albicans Al-Faris, Muhammad Aji; Fadillah, Qori; Nasution, Sri Wahyuni; Sirait, Kristina
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i11.52293

Abstract

Ketombe adalah suatu kondisi yang tidak normal pada kulit kepala yang disebabkan oleh infeksi jamur Candida albicans. Daun Jarum Tujuh Bilah (Pereskia bleo) sebagai bahan alami, mengandung senyawa antijamur seperti flavonoid, fenol, tanin dan steroid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan formulasi sampo antijamur dengan menggunakan ekstrak etanol daun jarum tujuh bilah (Pereskia bleo). Penelitian diawali dengan membuat ekstrak daun jarum tujuh bilah yang diperoleh dengan metode maserasi. Kemudian ekstrak diformulasikan menjadi sediaan sampo dalam tiga variasi konsentrasi, yaitu 5%, 15%, dan 20%. Sediaan dievaluasi homogenitas dan viskositas serta pengaruh konsentrasi ekstrak etanol pada aktivitas antijamur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun jarm tujuh bilah(Pereskian bleo) dapat di formulasikan dalam sediaan sampo antiketombe yang homogen, berwarna hijau tua, dan memiliki viskositas >2000 cps. Aktivitas antijamur diuji menggunakan metode difusi cakram dengan mengamati daerah hambatan pertumbuhan jamur yang menunjukkan bahwa konsentrasi 5% dan kontrol (+) Ketoconazole memberikan diameter zona hambat tertinggi menunjukkan respons yang kuat dalam menghambat pertumbuhan mikroba.
Hubungan Kadar Gula Darah Terhadap Gambaran Funduskopi Pasien Retinopati Diabetik Operable Dan Non Operable Di Rumah Sakit Prima Vision Tahun 2023-2025 Rahmah, Ratu Aulia; Fadillah, Qori; Pratama, Irza Haicha
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62423

Abstract

This study aims to determine the effect of Channa striata extract on Malondialdehyde (MDA) levels and the histopathological features of the heart in liver cirrhosis model rats. This experimental research used a randomized post-test only control group design with male Wistar rats (Rattus norvegicus) as test subjects. Liver cirrhosis was induced using carbon tetrachloride (CCl₄) for six weeks. The rats were divided into control and treatment groups, each receiving different doses of Channa striata extract. The observed parameters included cardiac MDA levels as an indicator of oxidative stress and histopathological changes in heart tissue examined using hematoxylin-eosin (HE) staining. The results showed that Channa striata extract significantly reduced MDA levels compared to the control group and improved the histological structure of the heart in cirrhosis model rats. These findings indicate that Channa striata possesses hepatocardioprotective potential through antioxidant mechanisms that can reduce tissue damage caused by oxidative stress.
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Demensia Pada Lansia Di Uptd Lanjut Usia Binjai Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024 Nurhayanti, Nurhayanti; Fadillah, Qori; Pratama, Irza Haicha
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62493

Abstract

Dementia is one of the major health problems in the elderly, characterized by progressive cognitive decline that affects daily functioning and quality of life. Physical activity plays a protective role against dementia by increasing cerebral blood flow, improving neuronal function, and reducing cognitive degeneration. The Elderly Social Services Unit (UPTD Lanjut Usia) in Binjai accommodates elderly people with various characteristics, making it a representative setting to examine the relationship between physical activity and dementia. This study aimed to determine the association between physical activity and dementia among elderly residents of UPTD Lanjut Usia Binjai, North Sumatra Province, in 2024. This was an analytical quantitative study with a cross-sectional design. A total of 133 elderly respondents were included using total sampling. Physical activity levels were measured using the Physical Activity Scale for the Elderly (PASE), while cognitive status was assessed with the Mini-Mental State Examination (MMSE). Data analysis was performed using univariate methods for frequency distribution and bivariate analysis with the Spearman Rank test, with a significance level of p < 0.05. The findings showed that the majority of respondents had low physical activity levels (70.7%), while 21.1% had moderate activity and only 8.3% had high activity levels. Regarding cognitive status, 50.4% of respondents experienced definite dementia, 31.6% probable dementia, and only 18.0% remained cognitively normal. The Spearman Rank test revealed a significant association between physical activity and dementia (p = 0.000). There is a significant relationship between physical activity and dementia among the elderly at UPTD Lanjut Usia Binjai. Elderly individuals with lower levels of physical activity were more likely to experience dementia compared to those with moderate or high physical activity.