Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Pada Mata Pelajaran Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH) di SMK Negeri 1 Padang Muhammad Rois Imanudin; Faiza, Delsina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis wordwall dengan menggunakan aplikasi canva pada mata pelajaran Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) di SMK Negeri 1 Padang yang valid dan praktis. Metode dan model yang digunakan dalam pengembangan yaitu model pengembangan (Four D Models) 4D yang terdiri atas 4 tahap utama yaitu : Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Metode dan model dipilih dapat menciptakan media interaktif sebagai produk akhir. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa validasi yang dilakukan oleh ahli media dan ahli materi dengan total persentase 95% yang menunjukkan kedalam kategori "Sangat Valid". Kemudian hasil uji praktikalitas yang dilakukan kepada peserta didik kelas X Teknik Elektronika di SMK Negeri 1 Padang didapatkan hasil sebesar 86% yang masuk kedalam kategori "Sangat Praktis". Media pembelajaran yang termasuk kedalam kategori "Sangat Valid" dan "Sangat Praktis" digunakan pada mata pelajaran Dasar-dasar Elektronika Khususnya pada materi pembelajaran Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH).
Sistem Kontrol Budidaya Ikan Mas Koki Berbasis Internet of Things (IoT) Fakri, Rangga Zaumil; Faiza, Delsina; Thamrin, Thamrin; Agustiarmi, Winda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya ikan mas koki diminati petani karena nilai estetika dan ekonominya. Tantangan utamanya adalah menjaga kualitas air sesuai standar pH dan suhu. Sistem kontrol berbasis IoT menjadi solusi dengan pemantauan dan pengaturan otomatis kualitas air. Implementasi IoT membantu petani mengukur dan mengontrol pH dan suhu melalui aplikasi Blynk tanpa intervensi manual, serta mengotomatisasi kontrol peralatan seperti pompa dan pengumpan. Selain itu, sistem ini memungkinkan pemantauan jarak jauh, mengurangi penggunaan bahan kimia berlebihan, dan mendukung keberlanjutan budidaya. Penelitian menunjukkan bahwa sistem kontrol IoT meningkatkan efisiensi operasional, keseimbangan ekosistem kolam, serta kualitas dan kuantitas produksi ikan mas koki.
Rancang Bangun Sistem Pengukur Ketinggian Permukaan Air untuk Peringatan Dini Banjir Berbasis Internet of Things Guci, Putra Fajar Adhari; Faiza, Delsina; Almasri, Almasri; Anori, Sartika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan alat pendeteksi banjir berbasis Internet of Things (IoT) guna memberikan peringatan dini kepada masyarakat. Sistem ini menggunakan NodeMCU ESP 8266 yang terhubung dengan sensor ultrasonik untuk mengukur ketinggian permukaan air, serta modul komunikasi untuk mengirimkan data secara real-time ke aplikasi pemantauan. Metode waterfall di gunakan dalam proses pengembangan, meliputi tahap Analisis, Perancangan, Implementasi, Pengujian, dan Pemeliharaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat dapat mendeteksi kenaikan ketinggian permukaan air secara konsisten dan mengirimkan notifikasi peringatan ke aplikasi setelah ambang batas terlampaui. Sistem ini juga mampu beroperasi secara stabil dengan respons cepat, bekerja dengan baik, dan bisa memberi peringatan dini yang fleksibel bagi pengguna tanpa gangguan. Penggunaan alat ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kerugian akibat banjir dengan memberikan waktu yang cukup bagi warga untuk melakukan evakuasi dan persiapan.
Analisis Jaringan Seluler Menggunakan K-Means Clustering untuk Identifikasi Daerah Blank Spot dan Non Blank Spot di Kabupaten Padang Pariaman Alde, Ghenta Alif; Faiza, Delsina; Hadi, Ahmaddul; Resmidarni, Resmidarni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31229

Abstract

Sebaran jaringan seluler di Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan ketimpangan distribusi infrastruktur Base Transceiver Station (BTS), yang menyebabkan munculnya wilayah blank spot atau area tanpa sinyal. K-Means Clustering digunakan untuk mengelompokkan wilayah berdasarkan koordinat BTS guna mengetahui tingkat cakupan jaringan. Sebanyak 180 titik BTS dari provider Telkomsel dan Indosat dianalisis dan dikelompokkan menjadi tiga klaster berdasarkan kepadatan dan distribusi geografis. Klaster 1 mewakili wilayah dengan cakupan tinggi, sementara klaster 3 mengindikasikan wilayah dengan cakupan rendah yang tergolong blank spot, seperti Patamuan dan Sungai Geringging. Visualisasi hasil klasterisasi dilakukan dengan Google Earth Pro untuk menampilkan distribusi sinyal secara spasial dan mengidentifikasi lokasi yang membutuhkan intervensi infrastruktur. Hasil analisis ini memberikan dasar rekomendasi pembangunan BTS baru secara tepat sasaran untuk mendukung pemerataan layanan komunikasi di daerah.
Rancang Bangun Alat Terapi Gerak Tangan Otomatis Untuk Pemulihan Fungsi Motorik Pasca Stroke Ardiansyah Putra Norman; Delsina Faiza; Winda Agustiarmi; Ryan Fikri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 11 (2025): Menulis - November
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i11.707

Abstract

Stroke merupakan kondisi medis yang disebabkan oleh gangguan aliran darah ke otak, dimana pembuluh darah ke otak terganggu yang disebabkan penyempitan pembuluh darah, tersumbatnya pembuluh darah dan ataupun pecahnya pembuluh darah.Menurut world health organization (WHO), stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan dan kematian di seluruh dunia. Kalsifikasi berdasarkan hasil skor tersebut yaitu skor <5 untuk stroke ringan, 5-14 stroke sedang. 14-25 stroke berat, dan > 25 stroke sangat berat.Gangguan motorik yang tampak setelah stroke dapat diperhatikan dari kelemahan otot, kurangnya terkontrolnya gerakan, sampai dengan peningkatan tingkat kekakuan tangan ketika tidak berkontraksi maupun relaksasi. Pemulihan fungsi motorik, khususnya tangan, sangat membantu pasien stroke mendapatkan kembali kemandirian mereka.Metode terapi ROM yang umumnya dilakukan melibatkan interaksi langsung antara pasien dan terapis. namun keterbatasan terapis dan ketidakmerataan fasilitas medis untuk pasien pasca stroke serta tingginya biaya menjadi salah satu faktor yang memperlambat proses rehabilitasi. Teknologi otomatisasi dengan fokus pada pengembangan perangkat terapi yang dapat memberikan latihan gerakan secara otomatis dan berulang serta dapat dilakukan di rumah merupakan solusi dari masalah tersebut. Salah satu keuntungan utama dari alat terapi gerak tangan otomatis adalah kemampuannya untuk memberikan gerakan berulang yang presisi dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat terapi gerak tangan otomatis yang didesain dengan anggaran yang terjangkau.Alat terapi gerak tangan otomatis dirancang untuk membantu pasien melakukan gerakan sederhana, seperti menekuk dan memutar yang terpusat pada pergelangan tangan.
Performance Analysis of an ESP32-Based Integrated Smart Home Access System: A Laboratory Scale Study Fikri, Ryan; Dwinggo Samala, Agariadne; Faiza, Delsina; Almasri, Almasri
Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Vol 13, No 4 (2025): Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/voteteknika.v13i4.136492

Abstract

This study developed and evaluated an integrated Internet of Things (IoT)-based access control system that unifies residential gate operation, garage door automation, and garage lighting within a single platform. Conventional home automation deployments typically address only one function at a time, resulting in fragmented control and limited interaction between subsystems. Compared to prior smart home implementations that focus on single subsystems, the proposed platform jointly manages gate, garage door, and lighting and reports scenario-based reliability metrics. To address this gap, the proposed system used an ESP32 microcontroller as the central controller, ultrasonic distance sensors for vehicle detection, servo motors for mechanical actuation, and a relay module for lighting control. A mobile application built with the Blynk platform provided real-time monitoring and remote control via smartphone. The prototype was tested under three scenarios-manual mobile control, fully automatic sensor-triggered operation, and combined operation-with 20 repeated cycles per scenario. Performance metrics included servo actuation time, communication latency between the mobile application and the ESP32, sensor accuracy, and operational reliability. The gate and garage door achieved opening times of approximately 1.0-1.2 s and 1.5 s, respectively, while end-to-end communication latency remained between 300 ms and 480 ms across all tests. Ultrasonic distance measurements showed a maximum error of 1.8 cm and an average error below 1.2 cm, with no system failures in any scenario. These results demonstrate that the integrated design is technically feasible, reliable, and suitable as a cost-effective foundation for residential access control.  Future work will focus on scaling the prototype toward full-size installations and extending integration with additional smart home services.
Perancangan Sistem Penjadwalan dan Bimbingan Tugas Akhir Menggunakan Algoritma CSP dengan Optimalisasi Algoritma Greedy Nadya Annisa Juventina; Resmi Darni; Delsina Faiza; Agariadne Dwinggo Samala
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3097

Abstract

Penjadwalan bimbingan tugas akhir merupakan aspek penting dalam proses akademik di perguruan tinggi, khususnya di Departemen Teknik Elektronika Universitas Negeri Padang. Namun, sistem penjadwalan yang ada saat ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti bentrokan jadwal dan kurangnya pencatatan yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem penjadwalan bimbingan tugas akhir berbasis website dengan menggunakan algoritma Constraint Satisfaction Problem (CSP) yang dikombinasikan dengan algoritma Greedy. Pendekatan ini bertujuan untuk mengatasi kendala penjadwalan dengan mempertimbangkan berbagai batasan yang ada, sehingga dapat meningkatkan efisiensi penjadwalan, mengurangi kesalahan atau bentrokan jadwal, serta mendukung kelancaran administrasi dalam mengelola proses bimbingan tugas akhir. Metode prototype digunakan dalam pengembangan sistem ini untuk menghasilkan model yang dapat diuji dan disempurnakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan berhasil meningkatkan efisiensi penjadwalan, mengurangi konflik jadwal, dan memperbaiki komunikasi antara dosen dan mahasiswa. Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan fitur pencatatan bimbingan digital yang memungkinkan mahasiswa untuk memantau kemajuan tugas akhir secara lebih terstruktur. Sistem ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengoptimalkan proses bimbingan yang lebih terorganisir di perguruan tinggi.
DESIGN AND DEVELOP OF A MOTORCYCLE IGNITION SYSTEM SIMULATOR TO OVERCOME THE LIMITATIONS OF LEARNING MEDIA AT SMKN 1 KOTO XI TARUSAN Delsina Faiza; Irma Yulia Basri; Iffarial Nanda; Rido Putra; Wiki Lofandri
Journal of Community Service Vol 7 No 2 (2025): JCS, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v7i2.295

Abstract

SMKN 1 Koto XI Tarusan memiliki akreditasi B dan berdasarkan hasil akreditasi yang telah dilakukan ditemukan: (1) Mutu Guru dalam kategori rendah, hal ini terlihat dari kurangnya kesempatan guru dalam melakukan pengembangan diri untuk mengikuti berbagai Workshop (2) Media ajar pada program studi TKR dan TSM dari segi kuantitas dan jenis masih kurang terutama terkait dengan sistem pengapian sepeda motor. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah memberikan pelatihan kepada guru-guru dalam pembuatan media ajar mata diklat produktif. Worskhop yang diberikan melalui program Pengabdian kepada masyarakat (PKM), selain meningkatkan kompetensi guru juga menghasilkan produk media ajar berupa Simulator Sistem Pengapian Sepeda Motor. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi, dan praktek langsung. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini 2 unit Simulator Sistem Pengapian Sepeda Motor. Dampak dari kegiatan ini adalah peningkatan kemampuan guru dalam merancang dan membuat media pembelajaran yang real dan kreatif.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Komponen Elektronika Aktif dan Pasif Menggunakan Articulate Storyline di SMK Negeri 1 Padang Ramdani, M. Syukron; Faiza, Delsina; Hanesman; Efrizon
Journal of Golden Generation Engineering Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Engineering
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggengineering.v2i2.396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline pada materi komponen elektronika aktif dan pasif untuk peserta didik kelas X Teknik Audio Video di SMK Negeri 1 Padang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D, yang meliputi tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli media, dan peserta didik. Instrumen penelitian berupa angket validasi dan angket praktikalitas. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang sangat baik. Validasi oleh ahli materi memperoleh rata-rata persentase sebesar 86,3% dengan kategori sangat valid, sedangkan validasi oleh ahli media memperoleh rata-rata persentase sebesar 88,75% dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas oleh peserta didik menunjukkan rata-rata persentase sebesar 92,93% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline layak dan praktis digunakan sebagai media pendukung pembelajaran komponen elektronika aktif dan pasif di Sekolah Menengah Kejuruan.
“METRIKA”: Electronics Trainer Media for Supporting Learning in the Application of Ohm's Law and Kirchhoff's Law Andrian Nur Sya'ban; Delsina Faiza; Thamrin; Ilmiyati Rahmy Jasril
Journal of Hypermedia & Technology-Enhanced Learning Vol. 2 No. 1 (2024): Virtual Victory
Publisher : Sagamedia Teknologi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58536/j-hytel.v2i1.112

Abstract

The design of Ohm’s Law and Kirchoff’s Law trainers is an innovation aimed at improving the effectiveness process, particularly in the subjects of Ohm’s Law and Kirchoff’s Law. This trainer utilizes an AC-to-DC converter module and a DC-to-DC step-down module as the main power supply. The main structure of the trainer is divided into three key parts: the power supply, circuitry, and measurement tools. Ohm’s Law and Kirchoff’s Law are the focus in selecting the material, as they constitute the fundamental laws in electronics. During practical exercises, students often encounter challenges related to neatness, the structure of the materials, and practical tools. The trainer is expected to overcome these issues by providing a more structured and practical environment. By utilizing this trainer, it is expected that students can more easily comprehend and practically apply the concepts of Ohm’s Law and Kirchoff’s Law. Based on the test results, the trainer can provide measurement results that closely approximate accuracy with minimal differences from manual calculations. This indicates that the trainer will provide a consistent, practical experience in line with fundamental electronic principles. Moreover, the learning process can become more organized and efficient, improving the overall quality of learning in the basic electronic law.