Claim Missing Document
Check
Articles

Automatic Light Control System for Bathroom Using Arduino Uno Kusuma, Ripo Winda; Faiza, Delsina; Thamrin; Anori, Sartika
Journal of Hypermedia & Technology-Enhanced Learning Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Hypermedia & Technology-Enhanced Learning—Tech Harmony
Publisher : Sagamedia Teknologi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58536/j-hytel.v2i3.134

Abstract

This study aims to design and develop an Arduino Uno microcontroller-based automated system for controlling lighting and ventilation to minimize energy waste associated with user inattention in deactivating electronic devices. Using a Passive Infrared Receiver (PIR) sensor, the system detects human presence within a room and automatically activates or deactivates lighting and fans, optimizing energy consumption in real-time. The methodology follows the Research and Development (R&D) framework, encompassing four stages: (1) requirement analysis to identify key system functionalities and component specifications, (2) system design using flowcharts and block diagrams to outline hardware-software integration, (3) hardware assembly involving Arduino Uno, PIR sensors, and relay modules, and (4) functional testing for validating system accuracy in real-world conditions, specifically in human detection range and energy efficiency. The results indicate that the proposed system achieves an 8-meter detection range with high accuracy, aligning well with existing technologies in energy management for enclosed spaces. Compared to similar systems that utilize alternative microcontrollers or sensors, the Arduino Uno-based approach offers a cost-effective solution with comparable detection reliability and reduced energy waste, suitable for both residential and small commercial applications. The system’s capability to consistently reduce electricity consumption highlights its practical application in energy-saving initiatives, particularly within the context of increasing global energy demands. This research demonstrates that automated systems using accessible microcontroller technology like Arduino Uno can provide a significant impact in the field of energy-efficient automation.
Development of Digital Circuits Learning Media Using Articulate Storyline with the 4D Model Ansori, M. Zikrul; Faiza, Delsina; Thamrin; Efrizon
Journal of Hypermedia & Technology-Enhanced Learning Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Hypermedia & Technology-Enhanced Learning—Tech Harmony
Publisher : Sagamedia Teknologi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58536/j-hytel.v2i3.145

Abstract

Education plays a vital role in developing students' potential. With the advancement of Information and Communication Technology (ICT), innovations in education have evolved, particularly in creating more effective, inspiring, and motivating media, methods, and learning strategies. This research aims to develop a learning media using Articulate Storyline for the "Digital Circuits" material, targeting 11th-grade students in the Industrial Electronics Engineering program at SMK Negeri 1 Padang. The Research and Development (R&D) method used the 4-D development model: Define, Design, Develop, and Disseminate. Validation by two material experts resulted in a score of 91.67%, categorized as "Very Valid," while media validation achieved an average score of 94.16%, also rated as "Very Valid." A practicality test with 15 students indicated a practicality rate of 87.90%, categorized as "Very Practical." These results suggest that the developed learning media is feasible for use in the classroom and effective in enhancing students' learning experiences.
Rancang Bangun Sistem Irigasi Persawahan Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT) Aldi Asra; Delsina Faiza
Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Vol 12, No 3 (2024): Vol. 12, No 3, September 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/voteteknika.v12i3.130197

Abstract

Irigasi adalah usaha untuk mengalirkan air dengan membangun bangunan dan saluran yang dibutuhkan, untuk keperluan pertanian, mengatur distribusi air di sawah atau ladang, serta membuang air yang tidak dibutuhkan. Hasil survei yang dilakukan terhadap masyarakat di Nagari Salimpaung Kab. Tanah Datar, bahwasanya walaupun sudah ada pembagian waktu penggunaan aliran irigasi tetapi beberapa masyarakat masih melakukan kecurangan dalam penggunaan irigasi yang memicu adanya keributan antar masyarakat. Kemajuan teknologi telah membuka peluang baru dalam pengembangan sistem irigasi otomatis yang membuat para petani dapat mengatur irigasi sesuai kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah alat sistem irigasi otomatis yang dapat membuka dan menutup palang irigasi menggunakan ESP32  yang mampu mengontrol motor servo menggunakan aplikasi Blynk. Metode yang digunakan adalah metode waterfall yang terdiri dari tahapan Analysis, Design,  Implementation,  Testing dan Maintenance. Hasil penelitian menunjukkan dihasilkan sebuah alat sistem irigasi otomatis dan sebuah software dengan memanfaatkan Internet of Things sebagai media pengontrol.Kata kunci : Internet of Things, Blynk, Irigasi, ESP32, Waterfall. Irrigation is an effort to drain water by building buildings and channels needed, for agricultural purposes, regulating the distribution of water in rice fields or fields, and removing water that is not needed. The results of a survey conducted on the community in Nagari Salimpaung Kab. Tanah Datar, that although there is already a division of time for using irrigation flow, some people still cheat in the use of irrigation which triggers a commotion between communities. Technological advances have opened up new opportunities in the development of automatic irrigation systems that allow farmers to manage irrigation as needed. This research aims to produce an automatic irrigation system tool that can open and close irrigation bars using ESP32 which is able to control servo motors using the Blynk application. The method used is the waterfall method which consists of the stages of Analysis, Design, Implementation, Testing and Maintenance. The results showed that an automatic irrigation system tool and a software were produced by utilizing the Internet of Things as a controlling medium.Keywords: Internet of Things, Blynk, Irigasi, ESP32, Waterfall 
RANCANG BANGUN SIMULATOR SISTEM PENERANGAN SEPEDA MOTOR DALAM MENGATASI KETERBATASAN MEDIA PEMBELAJARAN DI PESISIR SELATAN Delsina Faiza; Basri, Irma Yulia; Nasir, M.; Nanda, Iffarial; Putra, Rido
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v9i1.8599

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, ditemukan beberapa permasalahan utama. Pertama, mutu kompetensi guru rendah disebabkan terbatasnya kesempatan mengikuti pelatihan atau pengembangan diri. Kedua, media ajar program keahlian Teknik Kendaraan Ringan dan Teknik Sepeda Motor kurang, baik dari segi kuantitas maupun jenis, khususnya sistem penerangan sepeda motor. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan melibatkan 15 guru sebagai peserta, bertujuan meningkatkan kompetensi guru pada sistem penerangan sepeda motor dan menghasilkan produk media ajar berupa simulator di SMKN 1 Koto XI Tarusan. Metode pelatihan meliputi ceramah, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kompetensi guru sebesar 39,52%. Nilai rata-rata pre-test sebesar 58,13 meningkat menjadi 80,87 pada posttest. Selain itu, standar deviasi juga menunjukkan peningkatan, dari 6,07 pada pre-test menjadi 7,55 pada posttest. Kegiatan ini menghasilkan luaran 3 unit simulator sistem penerangan sepeda motor. Diharapkan pelatihan ini mendukung keberlanjutan program serupa di masa depan dengan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan.
ALAT PENDETEKSI GEMPA BUMI TERINTEGRASI INTERNET OF THINGS (IOT) BERBASIS TELEGRAM Fauzi Rianto; Delsina Faiza
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Maret (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa Bumi merupakan bencana alam yang terjadi akibat adanya getaran dan guncangan dibawah permukaan bumi karena tumbukan antar lempeng bumi. Gempa bumi sulit diprediksi kapan akan terjadi. Oleh karena itu perlu suatu alat untuk memonitoring kejadian gempa bumi yang biasanya sering berulang dan sulit diprediksi kapan terjadi maka alangkah baiknya ada alat yang dapat mendeteksi gempa secara real time. Oleh karena itu Alat Pendeteksi Gempa Bumi Terintegrasi Internet of Things (IoT) Berbasis Telegram, diharapkan dapat mengantisipasi dan menekan jatuhnya korban jiwa akibat gempa bumi, hal ini sangat diperlukan oleh penduduk baik yang berada di daerah rawan gempa bumi maupun daerah yang jarang terjadi gempa bumi serta dapat dikembangkan agar masyarakat waspada terhadap gempa bumi dan menyadari bahaya gempa bumi serta memberikan kenyamanan pada semua orang yang berada didaerah tersebut. Metode yang digunakan adalah Assembling Methode. Hasil dari pembuatan alat ini adalah Alat Pendeteksi Gempa Bumi Terintegrasi Internet of Things Berbasis Telegram yang digunakan masyarakat sebagai langkah awal dalam mengantisipasi gempa bumi dan menekan korban jiwa dan pembuatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva Pada Mata Pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika Nabila, Hasanah; Faiza, Delsina; Anori, Sartika; Agustiarmi, Winda
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Agustus-September
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i2.60

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan pemahaman siswa terhadap materi abstrak pada mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika (DLE) di SMK Negeri 2 Payakumbuh, akibat keterbatasan media pembelajaran yang digunakan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Canva yang valid dan praktis untuk mendukung pembelajaran DLE, khususnya pada elemen ke-10 tentang Mesin-mesin Listrik, Elektronika, dan Instrumentasi. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Media divalidasi oleh ahli materi dan ahli media, serta diuji praktikalitas oleh 10 siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria “sangat layak” dengan total rata-rata persentase dari keseluruhan aspek adalah 87,86% oleh ahli materi dan 91,43% oleh ahli media. Uji praktikalitas oleh peserta didik memperoleh nilai 93,71%, menunjukkan media sangat praktis dan layak digunakan dalam pembelajaran. Kesimpulannya, media pembelajaran interaktif berbasis Canva ini efektif membantu guru menyampaikan materi secara menarik dan mudah dipahami, serta meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap dalam proses belajar.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Pada Mata Pelajaran Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH) di SMK Negeri 1 Padang Muhammad Rois Imanudin; Faiza, Delsina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis wordwall dengan menggunakan aplikasi canva pada mata pelajaran Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) di SMK Negeri 1 Padang yang valid dan praktis. Metode dan model yang digunakan dalam pengembangan yaitu model pengembangan (Four D Models) 4D yang terdiri atas 4 tahap utama yaitu : Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Metode dan model dipilih dapat menciptakan media interaktif sebagai produk akhir. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa validasi yang dilakukan oleh ahli media dan ahli materi dengan total persentase 95% yang menunjukkan kedalam kategori "Sangat Valid". Kemudian hasil uji praktikalitas yang dilakukan kepada peserta didik kelas X Teknik Elektronika di SMK Negeri 1 Padang didapatkan hasil sebesar 86% yang masuk kedalam kategori "Sangat Praktis". Media pembelajaran yang termasuk kedalam kategori "Sangat Valid" dan "Sangat Praktis" digunakan pada mata pelajaran Dasar-dasar Elektronika Khususnya pada materi pembelajaran Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH).
Sistem Kontrol Budidaya Ikan Mas Koki Berbasis Internet of Things (IoT) Fakri, Rangga Zaumil; Faiza, Delsina; Thamrin, Thamrin; Agustiarmi, Winda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya ikan mas koki diminati petani karena nilai estetika dan ekonominya. Tantangan utamanya adalah menjaga kualitas air sesuai standar pH dan suhu. Sistem kontrol berbasis IoT menjadi solusi dengan pemantauan dan pengaturan otomatis kualitas air. Implementasi IoT membantu petani mengukur dan mengontrol pH dan suhu melalui aplikasi Blynk tanpa intervensi manual, serta mengotomatisasi kontrol peralatan seperti pompa dan pengumpan. Selain itu, sistem ini memungkinkan pemantauan jarak jauh, mengurangi penggunaan bahan kimia berlebihan, dan mendukung keberlanjutan budidaya. Penelitian menunjukkan bahwa sistem kontrol IoT meningkatkan efisiensi operasional, keseimbangan ekosistem kolam, serta kualitas dan kuantitas produksi ikan mas koki.
Rancang Bangun Sistem Pengukur Ketinggian Permukaan Air untuk Peringatan Dini Banjir Berbasis Internet of Things Guci, Putra Fajar Adhari; Faiza, Delsina; Almasri, Almasri; Anori, Sartika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan alat pendeteksi banjir berbasis Internet of Things (IoT) guna memberikan peringatan dini kepada masyarakat. Sistem ini menggunakan NodeMCU ESP 8266 yang terhubung dengan sensor ultrasonik untuk mengukur ketinggian permukaan air, serta modul komunikasi untuk mengirimkan data secara real-time ke aplikasi pemantauan. Metode waterfall di gunakan dalam proses pengembangan, meliputi tahap Analisis, Perancangan, Implementasi, Pengujian, dan Pemeliharaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat dapat mendeteksi kenaikan ketinggian permukaan air secara konsisten dan mengirimkan notifikasi peringatan ke aplikasi setelah ambang batas terlampaui. Sistem ini juga mampu beroperasi secara stabil dengan respons cepat, bekerja dengan baik, dan bisa memberi peringatan dini yang fleksibel bagi pengguna tanpa gangguan. Penggunaan alat ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kerugian akibat banjir dengan memberikan waktu yang cukup bagi warga untuk melakukan evakuasi dan persiapan.
Analisis Jaringan Seluler Menggunakan K-Means Clustering untuk Identifikasi Daerah Blank Spot dan Non Blank Spot di Kabupaten Padang Pariaman Alde, Ghenta Alif; Faiza, Delsina; Hadi, Ahmaddul; Resmidarni, Resmidarni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31229

Abstract

Sebaran jaringan seluler di Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan ketimpangan distribusi infrastruktur Base Transceiver Station (BTS), yang menyebabkan munculnya wilayah blank spot atau area tanpa sinyal. K-Means Clustering digunakan untuk mengelompokkan wilayah berdasarkan koordinat BTS guna mengetahui tingkat cakupan jaringan. Sebanyak 180 titik BTS dari provider Telkomsel dan Indosat dianalisis dan dikelompokkan menjadi tiga klaster berdasarkan kepadatan dan distribusi geografis. Klaster 1 mewakili wilayah dengan cakupan tinggi, sementara klaster 3 mengindikasikan wilayah dengan cakupan rendah yang tergolong blank spot, seperti Patamuan dan Sungai Geringging. Visualisasi hasil klasterisasi dilakukan dengan Google Earth Pro untuk menampilkan distribusi sinyal secara spasial dan mengidentifikasi lokasi yang membutuhkan intervensi infrastruktur. Hasil analisis ini memberikan dasar rekomendasi pembangunan BTS baru secara tepat sasaran untuk mendukung pemerataan layanan komunikasi di daerah.