Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KINERJA OPERASIONAL JALAN ARTERI PRIMER BERBASIS TINGKAT PELAYANAN (LOS) DI KOTA MEDAN Tetra Oktaviani; Wirdatun Nafiah Putri; Dina Tri Septiningtiyas; Amrizal Amrizal; Hadianti Muhdinar Pasariibu
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 6 No. 1 (2026): Edisi Mei
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v6i1.3390

Abstract

Jalan Gagak Hitam (Jalan Ngumban Surbakti, Jalan Jendral Besar A. H. Nasution (Medan-Lubuk Pakam), Jalan Pertahanan/Cemara, Jalan Krakatau Ujung, Jalan Letda Sujono, Jalan Asrama, Jalan Pertempuran, dan Jalan Kom. Yos Sudarso (Akses Tol Medan - Belawan) merupakan beberapa ruas jalan dari sistem jaringan jalan arteri primer Kota Medan. Jalan arteri merupakan jalan umum yang berfungsi melayani angkutan utama dengan ciri perjalanan jarak jauh, kecepatan rata-rata tinggi, dan jumlah Jalan masuk dibatasi secara efisien. jalan-jalan tersebut memiliki volume lalu lintas yang lebih tinggi dibanding jalan lain yang ada di Kota Medan dan tentunya menjadikan jalan tersebut sering mengalami penumpukan volume kendaraan di titik tertentu. Tujuan dari penelitian adalah untuk menentukan tingkat pelayanan jalan arteri primer di Kota Medan berdasarkan kinerja lalu lintas, yakni kapasitas jalan, derajat kejenuhan, dan tingkat pelayanan pada jalan arteri primer di Kota Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) Tahun 2023. Dari hasil penelitian dan pengolahan data diperoleh kinerja operasional (LOS) pada Jalan Gagak Hitam (Jalan Ngumban Surbakti kategori F, Jalan Jendral Besar A. H. Nasution (Medan-Lubuk Pakam) kategori F, Jalan Pertahanan/Cemara kategori D, Jalan Krakatau Ujung kategori C, Jalan Letda Sujono kategori F, Jalan Asrama kategori E, Jalan Pertempuran kategori D, dan Jalan Kom. Yos Sudarso (Akses Tol Medan - Belawan) kategori B.
Penataan Pedestrian Berbasis Green Transportation di Politeknik Negeri Medan Wirdatun Nafiah Putri; Kusumadi Kusumadi; Tetra Oktaviani; Muhamad Mabrur; Sheila Hani
Majalah Ilmiah METHODA Vol. 14 No. 3 (2024): Majalah Ilmiah METHODA
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methoda.Vol14No3.pp361-370

Abstract

In the UI Greenmetric assessment, transportation is one of the six categories that are required for a green campus, and one of the indicators is the pedestrian path on campus (TR8). In the transportation category, Medan State Polytechnic obtained a score of 725 or 40.3% of the total maximum value of the transportation category. The nonoptimal score obtained is due to the pedestrian path on campus indicator (TR8) obtaining one point with the availability of pedestrian. The addition of scores is made by pedestrian paths connected to all buildings designed for safety and convenience and in some parts provided with disabled-friendly features. It’s very important to have a pedestrian arrangement, to make Medan State Polytechnic become an environmentally friendly campus, which is the purpose of this research. The arrangement is making a pedestrian path layout that connects to the entire area of the Medan State Polytechnic Building and calculating the minimum width requirements of the pedestrian path, then making a pedestrian path layout. Pedestrian flow surveys were conducted on 5 pedestrians and 2 hallways that were considered representative of the pedestrian paths that available at Medan State Polytechnic. The results of calculations and adjusted by the provisions of the Ministry of Public Works and Public Housing 2023 on Pedestrian Technical Planning, the pedestrian path width requirement is 185 cm.