Claim Missing Document
Check
Articles

Penilaian Jakarta sebagai Healthy City berbasis Spasial dengan Spatial Multi-Criteria Analysis (SMCA) Pradana, Mohammad Raditia; Pradono, Kuncoro Adi; Prasetya, Ferdian Adhy; Wibowo, Adi
Media Komunikasi Geografi Vol. 25 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v25i2.78081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesehatan kota Jakarta dalam konteks Kota Sehat menggunakan Spatial Multi-Criteria Analysis (SMCA). Data spasial dari berbagai sumber, termasuk infrastruktur lingkungan dan layanan kesehatan, digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi kesehatan masyarakat di area perkotaan. Metode SMCA memungkinkan penilaian komprehensif terhadap kesehatan kota dengan mengintegrasikan berbagai indikator kesehatan dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jakarta memiliki potensi sebagai kota yang mempromosikan kesehatan, meskipun terdapat variasi nilai asesmen di berbagai wilayah. Analisis spasial mengungkapkan kompleksitas hubungan antara faktor kesehatan dan infrastruktur kota, menyoroti pentingnya integrasi perencanaan fisik dengan kesejahteraan sosial. Penelitian ini juga menghadapi keterbatasan dalam ketersediaan data detail dan kompleksitas analisis spasial. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang tantangan dalam mencapai kesehatan kota yang berkelanjutan dan menekankan perlunya pendekatan interdisipliner dalam pembuatan kebijakan untuk mendukung kesehatan masyarakat dan lingkungan perkotaan.
Evaluasi Kesesuaian Kawasan Perdagangan dan Jasa Menggunakan Spatial Multi Criteria Evaluation (SMCE) di Kota Bandar Lampung Hanidya, Farah Satira; Indira, Indira; Musrah, Nur Auliya; Wibowo, Adi
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 2 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v22i2.55678

Abstract

Bandar Lampung merupakan wilayah strategis untuk dikembangkan menjadi kawasan perdagangan dan jasa, dimana arahan pola ruangnya telah dilaksanakan. Timpangnya kondisi eksisting dan ideal suatu kawasan menjadi masalah umum yang ditemukan, sehingga perlu dilakukan kajian mengenai evaluasi kesesuaian kawasan perdagangan dan jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian serta alternatif kawasan perdagangan dan jasa di Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah SMCE dengan teknik weighted overlay menggunakan empat variabel, yaitu jarak dari jalan, jarak dari permukiman, lereng dan jarak dari sungai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesesuaian kawasan perdagangan dan jasa di Kota Bandar Lampung dari model SMCE yaitu seluas 6.040,83 Ha atau 33,89% dari total wilayah Kota Bandar Lampung. Kemudian diperoleh alternatif kawasan perdagangan dan jasa seluas 2.451,91 ha atau 13,76% di utara dan pusat Kota Bandar Lampung. Wilayah yang memenuhi kriteria antara lain dekat dengan akses jalan dan permukiman, berada pada wilayah yang datar, serta jauh dari sungai.
Asesmen Provinsi DKI Jakarta sebagai Green City dengan Spatial Multi-Criteria Analysis (SMCA) Pradana, Mohammad Raditia; Wibowo, Adi
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v12i3.77742

Abstract

This research is motivated by the high pressure of urbanization in DKI Jakarta, which has led to a reduction in green open spaces and an increase in air pollution, worsening the quality of the urban environment. These challenges hinder Jakarta's efforts to become a green city, which requires balancing development and environmental preservation. This study aims to analyze Jakarta's suitability as a green city based on urban environmental criteria using a Spatial Multi-Criteria Analysis (SMCA) approach. Using spatial data such as existing green areas, paddy fields, green open spaces, and bike lanes, as well as Landsat 8 satellite imagery, data rasterization and criteria weighting were conducted to produce an SMCA model. The results indicate that most areas in Jakarta show good suitability for a green city, although the measured greenness intensity, indicated by NDVI, tends to be low. A positive correlation between suitability and NDVI shows that areas with higher suitability tend to have greener and denser vegetation. The identification of three areas with the highest suitability provides guidance for decision-makers in optimizing green open space development. These findings can be used to formulate more effective strategies to enhance urban environmental quality and realize the green city concept in Jakarta through a combination of spatial analysis and appropriate policies.
POLA SPASIAL PERUMAHAN SUBSIDI DI WILAYAH BODETABEK Adi, Luwi Wahyu; Wibowo, Adi
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v13i2.45913

Abstract

The development of cities and regions is linked to housing development. The triggering factor is the increasing need for housing due to population growth. The Indonesian government has implemented the obligation to fulfill housing needs, one of which is through housing subsidies. However, the housing sector is one of the most complex sectors because it involves many stakeholders. Solving housing problems is also not easy to do. Moreover, the housing is located in an area with high population density and is a buffer for the capital such as Bodetabek. This research aims to find out what the spatial pattern of subsidized housing in the Bodetabek area looks like. Some of the methods used to determine the spatial pattern of subsidized housing are kernel density, density-base clustering and average nearest neighbor analysis. The results have shown that subsidized housing forms a density distribution pattern in the Bodetabek area. The distribution pattern has been divided into 5 classes, namely very low, low, medium, high and very high. In general, subsidized housing in Bodetabek has fallen into the clustering category. In addition, subsidized housing has been divided into 5 (five) large clusters. The clusters are Rajeg Cluster, Tigaraksa-Cisoka-Solear Cluster, Ciseeng-Ciampea-Kemang-Rancabungur Cluster, Cileungsi-Klapanunggal-Cibarusah-Serang Baru Cluster and Cibitung-Karang Bahagia-North Tambun Cluster. These patterns can be used as a database for development planning in the Bodetabek area. The development planning adjusts the segment of beneficiaries of subsidized housing, namely low-income communities.
Analisis Spasial Sebaran Sekolah di Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat Handayani, Ayu; Wibowo, Adi
Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol. 24 No. 1 (2024): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/spatial.241.007

Abstract

Schools are one of the facilities that are needed by the community in a residential area. Even distribution of educational facilities is a benchmark for achieving one of the goals of educational planning. This study aims to determine the distribution of elementary and junior high schools in Warungkondang District, Cianjur Regency and the pattern of school distribution using the descriptive method of NNA analysis.(Nearest Neighbor Analysis) andthe coordinates of the school location are sourced from Google Earth. The results of this study indicate that the distribution of elementary and junior high schools in the Warungkondang sub-district is quite even, the schools that are most widely spread are in Jambudipa Village while the village with no school units is in Bunisari Village and the pattern of school distribution is carried out in 32 locations of Public/Private Elementary and Middle Schools including uniform pattern category (spread).This means that most of the schools are located in densely populated areas in the east and the distribution of these schools is usually located near or along the road network.
Analisis Perubahan Tutupan Lahan Pertanian dan Perkebunan di Bendungan Gondang, Kabupaten Karanganyar menggunakan Google Earth Purwanti, Renita; Setyanto, Yogyrema; Wibowo, Adi
Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol. 24 No. 1 (2024): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/spatial.241.02

Abstract

The construction of a dam generally aims to mitigate against floods, management of water availability, irrigation for agriculture, and also one of the tourism attractions. The construction of the dam has implications for land use change around the dam area which causes changes in land cover. The Gondang Dam is one of the government programs that began to be built in 2014 where the rehabilitation of the irrigation channels was completed in 2019 and has reached the maximum storage capacity in 2020. This study aims to analyze changes in agricultural and plantation land cover before and after the Gondang Dam was built using Imagery Satellites sourced from Google Earth are multitemporal with acquisition years 2013 and 2022. Land cover data was obtained through the on screen digitization method by producing 12 land cover classes and analyzed using the overlay method using a Geographic Information System (GIS). The overall accuracy test results for land cover data for 2013 and 2022 are 94.33% and 96.83%, respectively. The biggest change in land cover occurred in the plantation land cover class which experienced a decrease in area of 29.72 Ha
Integrative policy development for agricultural priority areas: Balancing land suitability and commodity preferences Putri, Nadya Paramitha; Frimawaty, Evi; Wibowo, Adi
Holistic: Journal of Tropical Agriculture Sciences Vol. 2 No. 2: January (2025)
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/hjtas.v2i2.2025.1287

Abstract

Background: Indonesia has the potential of natural resources to support agriculture. However, there are still some areas that have not optimized natural resources. People focus on planting commodity crops without considering the physical conditions of the environment and socio-culture. This research aims to develop policy directions for agricultural priority areas that consider the physical conditions of the environment and their suitability for farmers' commodity preferences. Methods: This study uses a quantitative approach with a combined method to determine agricultural priority areas. It integrates ZAE analysis, land carrying capacity, and farmers' commodity preferences. Findings: The results showed that the commodities preferred by farmers were cocoa, corn, and upland rice. The preference for these commodities has a significant correlation, especially with the source of income and the size of cultivated land. There is a 51% mismatch of existing agricultural land with the ZAE while in general agriculture in Nangapanda is in accordance with the carrying capacity of the land because it is at a high level of carrying capacity. Conclusion: Based on the agricultural priority areas formed, agriculture in Nangapanda can utilize dry land mainly for plantations with the direction of the main commodities tailored to the physical conditions of the land and the preferences of farmers namely cocoa, cashew, cloves, nutmeg, pepper. Novelty/Originality of this article: The novelty of this research lies in the integrative approach in formulating agricultural priority area policies that combine the suitability of physical environmental conditions and farmers' commodity preferences, which has not been widely applied in similar studies.
SMCE MODEL FOR COMMERCIAL AREAS SUITABILITY IN SERANG CITY Muafiroh, Salsa; Wibowo, Adi
Jurnal Geografi Lingkungan Tropik (Journal of Geography of Tropical Environments) Vol. 6, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Commercial areas refer to specific zones designated for business activities, such as trade, retail, and industry, which play a critical role in supporting regional economic development. In the case of Serang City, the government has planned its development as a hub for commerce and industry. However, selecting an optimal location for commercial areas involves addressing challenges related to multiple criteria and alternative options, each with varying advantages and trade-offs, which often complicates the decision-making process. This research aims to analyze spatial modeling using simulations based on the Spatial Multi-Criteria Evaluation (SMCE) method, supported by ILWIS software to determine the most suitable locations. The results indicate that simulations A, B, C, and D effectively identify areas suitable for commercial development. Among these, simulation C, which emphasizes carrying capacity and land use variables, proved most accurate, identifying a potential area of 7,042.02 hectares across Serang and Cipokjaya Regencies. The study concludes that the SMCE method offers a robust framework for developing simulation models that assist in policy decision-making. Future research is recommended to incorporate additional parameters to enhance the precision and comprehensiveness of determining the best commercial locations
Analisis Spasial-Temporal Kerugian Perumahan Akibat Likuifaksi (Studi Kasus Gempa Palu Tahun 2018 di Balaroa, Petobo, dan Jono Oge) Junaid, Muhammad; Adi Wibowo
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol. 26 No. 1 (2025): JURNAL GEOLOGI DAN SUMBERDAYA MINERAL
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33332/jgsm.geologi.v26i1.887

Abstract

Gempa Palu tahun 2018 menyebabkan kerusakan parah pada wilayah metropolitan yang padat penduduk, karena ukurannya yang merusak dan tingginya kerentanan lokasi ini terhadap gangguan seismik. Fenomena ini telah banyak diteliti, dan para peneliti secara umum sepakat bahwa solusi perumahan yang tangguh dan integrasi teknologi geospasial mutakhir ke dalam pekerjaan manajemen bencana sangat penting. Tujuan Penelitian ini adalah memperkirakan jumlah penduduk terken dampak likuifaksi dengan data Google Earth. Metode yang digunakan adalah OBIA (Object Base Interpretation Analysis) yaitu mendeteksi bangunan rumah yang ada sebelum hilang akibat likuifaksi, kemudian menghitung jumlah penduduk dari jumlah bangunan yang hilang. Hasil temuan penelitian ini mengungkapkan kerugian perumahan yang signifikan di ketiga wilayah karena likuifaksi. Ketiga wilayah itu adalah Balaroa, Petobo dan Jono Oge. Petobo adalah wilayah yang mengalami perpindahan penduduk yang sangat mencolok. Hasil penelitian dapat memberikan uraian terperinci secara spasial tentang dampak likuifaksi pada area permukiman agar selanjutnya lingkungan perkotaan dapat beradaptasi terhadap peristiwa seismik. Hasil penelitian ini juga menujukkan bahwa perlu adanya integrasi langkah-langkah perencanaan perkotaan yang komprehensif. Sebagai kesimpulan, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya strategi jangka pendek dan jangka panjang dalam manajemen bencana dan perencanaan perkotaan, yang menganjurkan pendekatan kolaboratif untuk membangun lanskap perkotaan yang tangguh, terutama di daerah yang rawan gempa bumi. Arah penelitian di masa mendatang disarankan, fokus pada penilaian kualitatif dan pengembangan kebijakan untuk meningkatkan infrastruktur yang tahan gempa. Kata kunci: Data Google Earth, dampak likuifaksi, analisis spasial, kehilangan rumah, perpindahan penduduk
Analisis Spasial-Temporal Kerugian Perumahan Akibat Likuifaksi (Studi Kasus Gempa Palu Tahun 2018 di Balaroa, Petobo, dan Jono Oge) Junaid, Muhammad; Adi Wibowo
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol. 26 No. 1 (2025): JURNAL GEOLOGI DAN SUMBERDAYA MINERAL
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33332/jgsm.geologi.v26i1.887

Abstract

Gempa Palu tahun 2018 menyebabkan kerusakan parah pada wilayah metropolitan yang padat penduduk, karena ukurannya yang merusak dan tingginya kerentanan lokasi ini terhadap gangguan seismik. Fenomena ini telah banyak diteliti, dan para peneliti secara umum sepakat bahwa solusi perumahan yang tangguh dan integrasi teknologi geospasial mutakhir ke dalam pekerjaan manajemen bencana sangat penting. Tujuan Penelitian ini adalah memperkirakan jumlah penduduk terken dampak likuifaksi dengan data Google Earth. Metode yang digunakan adalah OBIA (Object Base Interpretation Analysis) yaitu mendeteksi bangunan rumah yang ada sebelum hilang akibat likuifaksi, kemudian menghitung jumlah penduduk dari jumlah bangunan yang hilang. Hasil temuan penelitian ini mengungkapkan kerugian perumahan yang signifikan di ketiga wilayah karena likuifaksi. Ketiga wilayah itu adalah Balaroa, Petobo dan Jono Oge. Petobo adalah wilayah yang mengalami perpindahan penduduk yang sangat mencolok. Hasil penelitian dapat memberikan uraian terperinci secara spasial tentang dampak likuifaksi pada area permukiman agar selanjutnya lingkungan perkotaan dapat beradaptasi terhadap peristiwa seismik. Hasil penelitian ini juga menujukkan bahwa perlu adanya integrasi langkah-langkah perencanaan perkotaan yang komprehensif. Sebagai kesimpulan, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya strategi jangka pendek dan jangka panjang dalam manajemen bencana dan perencanaan perkotaan, yang menganjurkan pendekatan kolaboratif untuk membangun lanskap perkotaan yang tangguh, terutama di daerah yang rawan gempa bumi. Arah penelitian di masa mendatang disarankan, fokus pada penilaian kualitatif dan pengembangan kebijakan untuk meningkatkan infrastruktur yang tahan gempa. Kata kunci: Data Google Earth, dampak likuifaksi, analisis spasial, kehilangan rumah, perpindahan penduduk
Co-Authors Adi Wibowo Adi, Luwi Wahyu Aditya Ramadhan Alya Nisrina Zain Alya, Haura Hazema Alyudin, Dyah Rizky Anggara, Rifnaldi Bergas Arista, Faza Ash Shidiq, Iqbal Putut Asri, Riyadul Ayu Handayani Ayu Handayani Ayu Mardalena Bambang Wahyu Sudarmadji, Bambang Wahyu Brenda Arham Brigita Maria R Brigitta Maria Damar Fauzan Bayuhasta Dedy Swandry Dedy Swandry Banurea Demi Stevany Demi Stevany Ekaputri, Diah Megakesuman Muhidin Eko Kusratmoko Evi Frimawaty Fani Setyawan Fathiyya Ulfa Gafuraningtyas, Dewi Glendy Somae Gusrianda, Ilham Handayani, Ayu Hanidya, Farah Satira Haura Zahro Heri Setiawan Hermawan Setiawan Hermawan Setiawan I Wayan Gede Krisna Arimjaya Imam, Mahmoud Zubair Indira, Indira Iqbal Putut Ash Shidiq Jarot M Semedi, Jarot M Junaid, Muhammad Kamarudin, Norizah Kentjana, Nabila Hasna Khairulmaini Osman Salleh Kuncoro Adi Pradono Marwah Noer MASITA DWI MANDINI MANESSA, MASITA DWI MANDINI Muafiroh, Salsa Muhamad Khairul Rosyidy Musrah, Nur Auliya Nastiti, Afifa Ayu Niken Anissa Putri Noer, Marwah Nur Hikmah Nur, Agus Salim Nurlukman, Candra Perkasa Pamungkas, Fajar Dwi Parluhutan Manurung Pin, Tjiong Giok Prabandari, Amanah Anggun Pradana, Mohammad Raditia Pradono, Kuncoro Adi Prasetya, Ferdian Adhy Purwaningsih, Yuli Putra, I Kadek Yoga Dwi Putri, Nadya Paramitha Rakyan Paksi Nagara Ratna Saraswati Ratna Saraswati, Ratna Renita Purwanti, Renita Rizqi, Bayu Rofiatul Ainiyah Rofiatul Ainiyah, Rofiatul Rumondor, Brigitta Maria Safira Nur Aisyah Sani, Inuwa Sani Semedi, Jarot Mulyo Septianto Aldiansyah Setyanto, Yogyrema Sobirin Sobirin Sobirin Sobirin Suko Prayitno Adi Sunukanto, V S Supriatna Supriatna Supriatna Supriatna Supriatna, Supriatna, Department of Geography, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Indonesia Tampubolon, Stefanus Binoto Taqyudin, Taqyudin Tia Pramudyasari Triarko Nurlambang Yoga Dwi Putra, I Kadek Yulia Indri Astuty Yulia Indri Astuty Yuningsih Yuningsih Yuny Fikriyah Shofy Zahro, Haura