p-Index From 2021 - 2026
10.048
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Indonesian Journal of Geography Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Jurnal Ilmu Lingkungan Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Tunas Geografi Media Komunikasi Geografi Majalah Geografi Indonesia JTSL (Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan) Jurnal Tata Kota dan Daerah Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota MAJALAH ILMIAH GLOBE EnviroScienteae Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan Journal of Regional and Rural Development Planning JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi IJEMS (Indonesian Journal of Environmental Management and Sustainability) Jurnal Geografi International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences (IJReSES) J SIG (Jurnal Sains Informasi Geografi) Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Journal of Community Based Environmental Engineering and Management Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Indonesian Journal of Earth Sciences Jurnal Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Asian Journal Collaboration of Social Environment and Education Holistic: Journal of Tropical Agriculture Sciences Jurnal Geografi LIngkungan Tropik (Journal of Geography of Tropical Environments) Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral (Journal of Geology and Mineral Resources) BUMI: International Journal of Environmental Reviews GeoEco Jurnal Geosains Terapan The International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences (IJReSES)
Claim Missing Document
Check
Articles

The Spasial Temporal Penggunaan Lahan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Menggunakan Google Earth Data Gusrianda, Ilham; Wibowo, Adi
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v12i01.69660

Abstract

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin bukan hanya mengakomodasi penerbangan domestik, melainkan juga penerbangan internasional, menjadikannya akses utama bagi penumpang dari dan ke destinasi internasional. Situasi ini membuka potensi peningkatan signifikan dalam pergerakan penumpang dan aktivitas wisatawan internasional di bandara ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik perubahan penggunaan lahan secara spasial temporal di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Deteksi perubahan penggunaan lahan dilakukan dengan menganalisis tiga peta penggunaan lahan dari tahun 2003, 2010, dan 2023 menggunakan data citra dari Google Earth Imagery. Pendekatan spasial-temporal ini memungkinkan untuk memahami evolusi dan transformasi lahan di sekitar Bandara Sultan Hasanuddin selama periode waktu yang diteliti. Pendekatan Digitizing High-Resolution in Google Earth menggunakan metode digitasi on screen dilakukan untuk mendapatkan 6 kelas penggunaan lahan yaitu bangunan, lahan terbuka, lintasan pacu (runway), parkir pesawat (apron), vegetasi, dan badan air. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan luas bangunan (+5,81 Ha), landasan pacu (runway) seluas +17,42 Ha, parkir pesawat (apron) seluas +28,90 Ha, dan vegetasi (+33,11 Ha), sementara lahan terbuka (-80,65 Ha) dan badan air (-4,58 Ha) mengalami penurunan luasan.
Identifikasi Kesesuaian Lahan untuk Kawasan Industri di Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dengan Spatial Multi Criteria Analysis (SMCA) Rumondor, Brigitta Maria; Wibowo, Adi
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v12i01.69936

Abstract

Kabupaten Bekasi ialah wilayah yang sangat penting bagi terselenggaranya pertumbuhan industri berkelanjutan di Indonesia. Sesuai Instruksi Presiden No. 13 Tahun 1974 terkait Pembangunan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi), Kabupaten Bekasi mempunyai peranan penting sebagai kawasan pelindung ibu kota negara dalam hal pertumbuhan industri. Kecamatan Sukawangi ialah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Bekasi yang terkenal dengan kawasan industrinya. Tujuan dari penelitian ini ialah guna mengetahui keadaan keseimbangan kawasan industri di Kabupaten Sukawangi. Penelitian ini memakai metodologi deskriptif dengan penerapan teknik analisis overlay memakai software ArcGIS 10.8. Analisis keselarasan dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa karakteristik medan, antara lain lereng, jaringan jalan, dan jaringan sungai. Hasil temuan memperlihatkan klasifikasi kesesuaian lahan layak untuk keperluan industri, yakni seluas 2.738,02 hektar. Lahan dengan kategori Cukup Sesuai seluas 197,74 Ha, sedangkan Lahan Kurang sesuai seluas 3.819,26 Ha dan untuk kategori tidak sesuai  seluas 37,97 Ha. Hasil evaluasi KPI berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bekasi disimpulkan bahwa, wilayah yang tidak sesuai KPI di Kecamatan Sukawangi lebih besar dibanding wilayah yang sesuai dengan KPI. Dengan hasil pada penelitian ini, diharapkan bagi Pemerintah maupun pihak terkait dalam pengembangan Kawasan Industri dapat lebih memperhatikan Kesesuaian wilayah untuk peruntukan industri melalui kebijakan yang tepat, agar tidak memberikan dampak negatif bagi keberlanjutan lingkungan sekitar.
Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Dengan Metode Klasifikasi Terbimbing Menggunakan Data Google Earth Noer, Marwah; Wibowo, Adi
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v12i01.69945

Abstract

Identifikasi perubahan tutupan lahan merupakan hal yang penting dilakukan  sebagai salah satu bahan analisa maupun evaluasi dalam perencanaan pembangunan di berbagai sektor. Seiring dengan berkembangnya teknologi penginderaan jauh, perubahan tutupan lahan dari tahun ke tahun dapat diidentifikasi dengan lebih mudah dan cepat namun juga cukup akurat. Google Earth merupakan salah satu sumber citra satelit yang mudah didapatkan oleh semua kalangan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi data Google Earth dalam mengidentifikasi perubahan tutupan lahan dan memberikan informasi terkait perubahan tutupan lahan tahun 2011, 2017 dan 2022 di sekitar Waduk Brigif Jakarta Selatan. Tutupan lahan pada setiap tahun dianalisa menggunakan metode klasifikasi terbimbing dan diverifikasi dengan koofisien kappa. Hasilnya dapat terlihat bahwa Data Google Earth merupakan data yang memiliki potensi dan berguna untuk mengidentifikasi tutupan lahan multi-temporal, hal ini dibuktikan dengan nilai indeks kappa yang baik. Terjadi perubahan tutupan lahan didaerah penelitian dan dapat diidentifikasi dengan jelas.
Pembuatan Peta Kemiringan Lereng untuk Analisis Kesesuaian Kawasan Permukiman di Kabupaten Purbalingga Prabandari, Amanah Anggun; Wibowo , Adi
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v12i02.70078

Abstract

Permukiman merupakan jenis penggunaan lahan yang paling dominan dan dinamis karena didalamnya memuat segala bentuk aktivitas manusia. Untuk membatasi perkembangan kawasan permukiman agar sesuai dengan peruntukannya dapat digunakan analisis kesesuaian lahan seperti metode Spatial Multi Criteria Analysis (SMCA). Salah satu variabel yang digunakan dalam metode SMCA adalah peta kemiringan lereng. Peta kemiringan lereng dapat diperoleh melalui pengolahan data DEM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesesuaian kawasan permukiman di Kabupaten Purbalingga berdasarkan variabel kemiringan lereng yang selanjutnya digunakan untuk mengevaluasi peruntukan kawasan permukiman pada RTRW Kabupaten Purbalingga. Kemiringan lereng di Kabupaten Purbalingga dibagi dalam 5 kelas lereng yaitu 0-8% (datar), 8-15% (landai), 15-25% (agak curam), 25-45 % (curam) dan >45% (sangat curam) dengan persentase luas lereng  masing-masing kelas berturut-turut 26,37%, 24,84%, 20,68%, 16,61% dan 11,51%. Total luas wilayah yang dapat dikembangkan sebagai kawasan permukiman di Kabupaten Purbalingga sebesar 57.826,25 Ha atau 71,89% dari total luas wilayah. Hasil evaluasi RTRW Kabupaten Purbalingga berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan kawasan permukiman menunjukkan bahwa hampir seluruh alokasi pola ruang kawasan permukiman berada pada kategori dapat dikembangkan sebagai kawasan permukiman meskipun terdapat sebagian kecil yang berada pada kelas sangat tidak sesuai terutama dibagian utara wilayah Kabupaten Purbalingga.
SPATIAL PATTERN OF URBAN HEAT SIGNATURE AND ITS IMPACT ON PAMOYANAN VILLAGE, CIANJUR DISTRICT Sunukanto, V S; Semedi, Jarot Mulyo; Ash Shidiq, Iqbal Putut; Kamarudin, Norizah; Wibowo, Adi
Jurnal Geografi Lingkungan Tropik (Journal of Geography of Tropical Environments) Vol. 6, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to the World Bank's Climate Change Knowledge Portal in 2020, the increase in annual temperature in Indonesia, which tends to rise by 0.3°C, is consistent with the Urban Heat phenomenon. Population growth and shifting land cover contribute to annual temperature fluctuations by reducing the amount of vegetated land. The increase in temperature in the urban environment has particular impacts on the community in terms of environmental changes. The term "Urban Heat Signature" refers to land cover in a localized urban environment with natural consequences due to solar radiation and high-low temperature values. This study was conducted in Pamoyanan Village, Cianjur District, by analyzing Land Surface Temperature images derived from Landsat OLI TIRS images, collecting air temperature measurements, and spreading field surveys about human perceptions. According to the processing results, the maximum temperature is greater than 30°C. The air temperature ranges from a maximum of 34.8°C in open land to a minimum of 27.4°C in medium vegetation. If this is the case, then the perception of human temperature significantly impacts comfort and the growing tendency for people to sweat in society.
IDENTIFICATION OF PHYSICAL AND SOCIAL POTENTIAL FOR ECOTOURISM DEVELOPMENT IN NEGLASARI VILLAGE, SUKABUMI REGENCY USING REMOTE SENSING AND GEOGRAPHICAL INFORMATION SYSTEMS Pin, Tjiong Giok; Wibowo, Adi; Alya, Haura Hazema; Nastiti, Afifa Ayu
Jurnal Geografi Lingkungan Tropik (Journal of Geography of Tropical Environments) Vol. 8, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identification of physical and social potential needs to be done so that it can be developed as an ecotourism object that has a role in improving the economy of a region. Physical and social potential data can be obtained and interpreted from satellite imagery using remote sensing which is then verified through surveys and direct measurements in the field using GPS and digital maps. Data analysis was performed using the overlay method in GIS. Remote sensing methods using satellite imagery have proven to be superior for obtaining information on an area effectively and sustainably. Landsat imagery 8 and 9 are used to periodically monitor changes in the physical condition of the Neglasari Village area so that they can be used for analysis of the carrying capacity of the environment for ecotourism. The use of the NDVI, NDBI and NDWI algorithms produces suitability for developing ecotourism objects. Attractive and interesting physical and social potential to be developed as an ecotourism object are river channels, hilltops, camping grounds, and agricultural land. All these interesting objects have the potential to support sustainable ecotourism in Neglasari Village.
Analisis Bencana Longsor akibat Gempa bumi Cianjur 2022 dengan DInSAR Brenda Arham; Adi Wibowo
Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan) Vol. 8 No. 2 (2024): Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangu
Publisher : P4W IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jp2wd.2024.8.2.104-115

Abstract

Indonesia is a country with a high potential for disasters such as earthquakes, which usually cause changes in the shape/position of the earth's surface (deformation). The Cianjur area has a seismic vulnerability level value based on maximum ground acceleration, maximum intensity and earthquake return period. On Monday, November 21, 2022 at 13.21 WIB there was an earthquake with a magnitude of 5.6 M in the Cianjur area of West Java based on BMKG data, until November 22, 2022 there were 140 aftershocks with magnitudes of 1.2-4.2 and an average depth of approximately 10 km. As a result, causing subsidence, the purpose of this study is to determine the magnitude of subsidence in landslides due to the 2022 Cianjur earthquake using the DInSAR method. Vertical land subsidence (displacement data) due to the earthquake from DInSAR observations on displacement data, which ranged up to -101mm vertically with two soil types andosol and cambisol Overlay analysis of soil type and displacement data showed the highest area of displacement, found a match based on information circulating that Cugenang Sub-district is the most severely affected area (the existence of a new fault "Cugenang").
Pengaruh Kelerengan terhadap Perkembangan Lahan Terbangun di Kabupaten Serang, Provinsi Banten Nagara, Rakyan Paksi; Wibowo, Adi
Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan) Vol. 8 No. 2 (2024): Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangu
Publisher : P4W IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jp2wd.2024.8.2.116-131

Abstract

The flow of urbanization is unstoppable as the population grows, which is followed by an increase in the need for built-up land such as housing, commercial centers, public services, industry. Meanwhile, each land has different characteristics to support these human activities. In land suitability studies, the slope is an important factor and is always involved. This study aims to determine the influence of slope on the development of built-up land in Serang Regency, as one of the areas with a high population growth rate and a variety of regional morphologies. Land cover/land use change analysis was used to determine the spatial distribution of additional built-up land in the period 2019-2023 and 2023-2031. 87% of the additional built-up land in 2019-2023 is located in areas with slopes of 2-15%. Then based on the Serang Regency Regional Spatial Plan 2011-2031, as much as 84% of the additional built-up land is in areas with slopes of 2-15%. This shows that the slope aspect has had a significant influence on the development of Serang Regency, where more than 80% of the additional built-up land has been located in zones that are safe from land slide.
MONITORING 10 TAHUN PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DI SEKITAR BANDAR UDARA KOMODO MENGGUNAKAN CITRA GOOGLE EARTH Prabandari, Amanah Anggun
JURNAL GEOGRAFI Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/geografi/vol13-iss1/3819

Abstract

Labuan Bajo merupakan satu dari lima Destinasi Super Prioritas (DSP). Salah satu program pengembangan DSP adlah pengembangan infrastruktur seperti bandara. Pengembangan infrastruktur dapat berdampak pada perubahan penggunaan lahan disekitarnya. Penelitian ini memanfaatkan Citra Google Earth untuk analisis spasial temporal perubahan tutupan lahan di sekitar Bandar Udara Komodo berdasarkan 3 tahun data yaitu Citra Google Earth tahun 2013, 2018 dan 2023. Klasifikasi tutupan lahan diperoleh berdasarkan interpretasi visual untuk membagi kelas tutupan lahan menjadi 4 kelas yaitu lahan terbangun, non lahan terbangun, terminal bandara dan runway. Dalam kurun waktu 10 tahun (2013-2023) lahan terbangun yang dibatasi pada Area of Interest (AoI) meningkat sebesar 103,67 Ha sementara kelas non lahan terbangun berkurang seluas 111,01 Ha. Sementara itu perkembangan pembangunan Bandar Udara Komodo juga terlihat pada Citra Google Earth seperti terminal bandara yang semakin besar dan runway yang semakin panjang. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan alternatif metode bagi pemangku kepentingan di Kabupaten Manggarai Barat dalam memonitoring perubahan penggunaan lahan agar tetap sejalan dengan alokasi atau peruntukan ruangnya.
MENDETEKSI PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN SECARA SPASIAL DAN TEMPORAL DI BANDARA INTERNASIONAL YOGYAKARTA PADA CITRA GOOGLE EARTH ning, Yuningsih
JURNAL GEOGRAFI Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/geografi/vol13-iss1/3878

Abstract

Construction of the New Yogyakarta Kulon Progo International Airport (YIA) is one of the national development goals, especially in the aviation industry. A large Yogyakarta International Airport (YIA) construction project uses community-owned land. This research aims to determine and analyze the spatiotemporal characteristics of changes in land use in the new airport area of ​​Yogyakarta International Airport based on Google Earth Imagery of Kulon Progo Regency in 2017, 2020, and 2023. Changes in land use at the new airport of Yogyakarta International Airport show that from 2017 to 2023, land use has changed rapidly. Changes in land use in residential areas were -189 houses, population was -756 people, vegetation was -19.73 ha, and open land was -282.59 Ha, reduced due to the construction of the New Yogyakarta International Airport with significant transformation. Keywords: spatial-temporal, land use change, airport YIA, Google Earth Data
Co-Authors Abdullahi, Aisha Adi Wibowo Adi Wibowo Adi, Luwi Wahyu Aditya Ramadhan Alya Nisrina Zain Alya, Haura Hazema Alyudin, Dyah Rizky Anggara, Rifnaldi Bergas Arfani Priyambodo Arfani Priyambodo Arif Wicaksono Arista, Faza Ash Shidiq, Iqbal Putut Asri, Riyadul Astrid Damayanti Ayu Handayani Ayu Handayani Ayu Mardalena Bambang Wahyu Sudarmadji, Bambang Wahyu Brenda Arham Brigita Maria R Brigitta Maria Damar Fauzan Bayuhasta Dedy Swandry Dedy Swandry Banurea Demi Stevany Demi Stevany Ekaputri, Diah Megakesuman Muhidin Eko Kusratmoko Evi Frimawaty Fani Setyawan Fathiyya Ulfa Gafuraningtyas, Dewi Girlly Marchlina Listyono Glendy Somae Gusrianda, Ilham Handayani, Ayu Hanidya, Farah Satira Hassan, Aliyu Sulaiman Dan Haura Zahro Heri setiawan Heri Setiawan Hermansyah Hermawan Setiawan Hermawan Setiawan Hernina, Revi I Wayan Gede Krisna Arimjaya Imam, Mahmoud Zubair Indira, Indira Iqbal Putut Ash Sidiq Jarot M Semedi, Jarot M Junaid, Muhammad Kamarudin, Norizah Kentjana, Nabila Hasna Khairulmaini Osman Salleh Kuncoro Adi Pradono M. Dadang Basuki Marwah Noer MASITA DWI MANDINI MANESSA, MASITA DWI MANDINI Muafiroh, Salsa Muhamad Khairul Rosyidy Musrah, Nur Auliya Nastiti, Afifa Ayu Niken Anissa Putri Noer, Marwah Nur Hikmah Nur, Agus Salim Nurlukman, Candra Perkasa Pamungkas, Fajar Dwi Parluhutan Manurung Pin, Tjiong Giok Prabandari, Amanah Anggun Pradana, Mohammad Raditia Pradono, Kuncoro Adi Prasetya, Ferdian Adhy Purwaningsih, Yuli Putra, I Kadek Yoga Dwi Putri, Nadya Paramitha Rakyan Paksi Nagara Ratna Saraswati Ratna Saraswati, Ratna Renita Purwanti, Renita Rizqi, Bayu Rofiatul Ainiyah Rofiatul Ainiyah, Rofiatul Rosyidy, Muhamad Khairul Rumondor, Brigitta Maria Safira Nur Aisyah Sani, Inuwa Sani Sani, Sani Inuwa Semedi, Jarot Mulyo Septianto Aldiansyah Setyanto, Yogyrema Sobirin Sobirin Sobirin Sobirin Suko Prayitno Adi Sunukanto, V S Supriatna Supriatna Supriatna Supriatna Supriatna Supriatna, Supriatna, Department of Geography, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Indonesia Surajo, Salamatu Tampubolon, Stefanus Binoto Taqyudin, Taqyudin Tia Pramudyasari Tika, Nurhasanah Triarko Nurlambang Umar, Karimatu Veronica, Kiki Winda Yoga Dwi Putra, I Kadek Yulia Indri Astuty Yulia Indri Astuty Yuningsih Yuningsih Yuny Fikriyah Shofy Zahro, Haura