Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesesuaian Kawasan Permukiman di Kabupaten Sukoharjo Menggunakan Spatial Multi Criteria Analysis Widiastuti, Rastika; Wibowo, Adi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i1.28962

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan peningkatan jumlah penduduk di Surakarta memengaruhi perkembangan kawasan permukiman di Kabupaten Sukoharjo. Ekspansi permukiman yang tidak terkendali berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan. Oleh sebab itu perlu dilakukan analisis kesesuaian lahan untuk perencanaan kawasan permukiman agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian kawasan permukiman dan mengevaluasi peruntukan kawasan permukiman sebagaimana tercantum dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sukoharjo. Analisis dilakukan menggunakan metode Spatial Multi-Criteria Analysis (SMCA) yang mampu menganalisis banyak kriteria/variabel untuk pemilihan lokasi dan pengambilan keputusan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah jarak dari jalan, jarak dari sungai, lokasi kawasan industri, kelerengan, kerawanan banjir, penutup lahan, dan jenis tanah. Hasil penelitian menunjukkan kabupaten Sukoharjo terbagi dalam kategori sesuai, cukup sesuai, kurang sesuai, dan tidak sesuai untuk kawasan permukiman. Sedangkan hasil evaluasi peruntukan permukiman dalam RTRW menunjukkan 63% alokasi kawasan permukiman masuk dalam kategori cukup sesuai, 27% sesuai, dan 10% tidak sesuai. Temuan ini memberikan masukan penting bagi pengelolaan tata ruang yang berkelanjutan di Kabupaten Sukoharjo.
EVALUASI RTRW BERDASARKAN ASPEK RTH DAN KERENTANAN BENCANA (STUDI KASUS: KOTA MAGELANG) Purwaningsih, Yuli; Setiawan, Heri; Wibowo, Adi
J SIG (Jurnal Sains Informasi Geografi) Vol 7, No 2 (2024): Edisi November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/jsig.v7i2.3166

Abstract

Evaluation of city planning based on aspects of Green Open Space (RTH) and disaster vulnerability is an important part of realizing a sustainable city. This research aims to evaluate the conformity of the Spatial Plan (RTRW) of Magelang City based on aspects of Green Open Space (RTH) and disaster vulnerability, as well as provide recommendations for the sustainability of the city in the future. The methods used include analysis of vegetation land cover using Random Forest classification and NDVI from Landsat 9 imagery in 2023 to evaluate RTH, as well as overlaying disaster vulnerability maps of floods and landslides from BNPB with the spatial plan map of RTRW. The results of the study indicate that the area of green open space in Magelang City still meets the minimum standard of 30% of the total area. However, there is a discrepancy in the use of the river border area of the Elo River covering an area of 1.14 hectares due to the presence of buildings standing on the river border. The areas of Wates and Gelangan Villages are prone to flood and landslide disasters with sloping conditions ranging from slightly steep to steep. The recommendations include the development of private green open spaces, drainage system management, not building houses around cliffs and rivers, socialization related to disasters, and emphasizing regulations to not build homes in river borders and not deforesting.
KESESUAIAN KAWASAN PERDAGANGAN KOTA SERANG MENGGUNAKAN METODE SPATIAL MULTICRITERIA EVALUATION Pradono, Kuncoro Adi; Wibowo, Adi; Veronica, Kiki Winda
J SIG (Jurnal Sains Informasi Geografi) Vol 7, No 2 (2024): Edisi November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/jsig.v7i2.3006

Abstract

An open source geographic information system (GIS) can assist stakeholders in assessing the suitability of trade areas to support economic growth and sustainable development. Serang City as the capital of Banten Province from the expansion of West Java Province is a developing area, one of which is a new trade center. The spatial multicriteria evaluation (SMCE) method, one of the features of ILWIS, is used to evaluate the suitability of trade areas in Serang City. The factors considered in evaluating the suitability of trade areas are zonation, accessibility, and visibility. Through the results of SMCE analysis, as much as 16% or about 4000 hectares are suitable for trade areas, most of which are scattered in the city center, while 80% are not suitable if they are intended for trade areas.  Serang and Taktakan sub-districts are the most suitable areas, while Kasemen sub-district is generally unsuitable. This is still in line with the RTRW 2008-2030. The open source-based software in this study effectively performs SMCE analysis. This study is expected to provide a reference for the relevant government, stakeholders and investors to develop a sustainable trade area in Serang City.
ANALISIS SPASIAL TEMPORAL PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN AKIBAT PEMBEBASAN LAHAN PEMBANGUNAN BANDARA INTERNASIONAL KERTAJATI Purwaningsih, Yuli; Wibowo, Adi; Setiawan, Heri
J SIG (Jurnal Sains Informasi Geografi) Vol 7, No 1 (2024): Edisi Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/jsig.v7i1.2690

Abstract

The development of the Kertajati International Airport project in Majalengka Regency, West Java, directly impacts land cover change. The land cover change comes from land acquisition by residents in Kertajati, Bantarjati, Kertasari, Sukamulya, and Sukakerta Villages. This study aims to analyze land cover changes before and after the construction of Kertajati International Airport in each village and analyze the process of residential land acquisition and the airport construction process spatially and temporally. This research uses a spatial-temporal analysis method by comparing land cover before and after the construction of Kertajati International Airport in each village and visual interpretation using Google Earth image data in 2009, 2013, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, 2020, 2021, 2022, and 2023. The results showed that land cover change affected paddy fields, settlements, and moorlands. The most affected paddy fields are in Kertajati and Bantarjati Villages. Then, the most affected residential land is Kertasari Village. Land clearing of residential land was carried out in different years for each village due to the land acquisition process. The construction of Kertajati International Airport was carried out from 2013 to 2018, but after this period, there was still an additional runway in Sukamulya Village. This research proves that Google Earth imagery can help analyze land cover change.
Pengaruh Lereng dalam Penentuan Kesesuaian Permukiman di Bogor Raya Gafuraningtyas, Dewi; Wibowo, Adi
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 21 No. 2 (2023): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v21i2.55825

Abstract

Meningkatnya jumlah penduduk maka mengakibatkan meningkatnya aktivitas antropogenik pada suatu wilayah. Salah satu permasalahan utama yang muncul seiring dengan perubahan aktivitas manusia adalah meningkatnya kebutuhan akan perumahan atau permukiman. Penduduk seringkali membangun tempat tinggal pada lahan yang tidak sesuai akibat semakin sempitnya lahan kosong yang dapat dijadikan area terbangun. Hal ini mengakibatkan maraknya penggunaan lahan di wilayah dengan kemiringan lereng di atas 20% sebagai lokasi untuk tempat tinggal. Bogor raya yang mencakup Kabupaten Bogor dan Kota Bogor merupakan wilayah yang mengalami pesatnya pertumbuhan permukiman dalam beberapa tahun terakhir. Oleh sebab itu, rencana tata ruang menjadi kontrol penting dalam mencegah adanya dampak  negatif dari pertumbuhan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rencana tata ruang pada pola kawasan permukiman terhadap kelerengan. Metode yang digunakan adalah overlay antara data DEMNAS dengan data spasial RTRW. Hasilnya menunjukkan bahwa di Kabupaten Bogor kesesuaian penetapan permukiman dengan kondisi kelerengan <25% mencapai 97,7% sedangkan pada Kota Bogor kesesuaiannya mencapai 99,17%.
CARBON MONOXIDE SPATIAL PATTERN BASED ON VEHICLE VOLUME DISTRIBUTION IN TANGERANG CITY Arfani Priyambodo; Adi Wibowo; M. Dadang Basuki
International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences Vol. 19 No. 1 (2022)
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30536/j.ijreses.2022.v19.a3789

Abstract

Air pollution conditions in urban areas continue to increase due to the volume of vehicles every year. This volume increases sources of pollution such as motor vehicles which account for 60-70% of pollution. This study aims to analyze the distribution of vehicle volume and spatial pattern of CO in Tangerang City and see the relationship. The analysis used is descriptive and statistical spatial analysis. The results showed the distribution of vehicle volume in the morning ranged from <800-1600 vehicles on primary collector roads, while in the afternoon, there were 800 to >2000 vehicles on primary arterial roads. The spatial pattern of CO that formed on primary and collector arterial roads with residential land uses, industrial areas, and warehouses, then the CO concentration tends to be high. Meanwhile, other primary collector roads have low to moderate CO concentrations. The Spearman test and linear regression results showed a significant effect between vehicle volume on the Tangerang City CO pattern, with a strength value of 0.689 and an R Square of 0.476.
Co-Authors Adi Wibowo Adi Wibowo Adi, Luwi Wahyu Aditya Ramadhan Alya Nisrina Zain Alya, Haura Hazema Alyudin, Dyah Rizky Anggara, Rifnaldi Bergas Arfani Priyambodo Arista, Faza Ash Shidiq, Iqbal Putut Asri, Riyadul Ayu Handayani Ayu Handayani Ayu Mardalena Bambang Wahyu Sudarmadji, Bambang Wahyu Brenda Arham Brigita Maria R Brigitta Maria Damar Fauzan Bayuhasta Dedy Swandry Dedy Swandry Banurea Demi Stevany Demi Stevany Ekaputri, Diah Megakesuman Muhidin Eko Kusratmoko Evi Frimawaty Fani Setyawan Fathiyya Ulfa Gafuraningtyas, Dewi Glendy Somae Gusrianda, Ilham Handayani, Ayu Hanidya, Farah Satira Haura Zahro Heri Setiawan Heri setiawan Hermansyah Hermawan Setiawan Hermawan Setiawan I Wayan Gede Krisna Arimjaya Imam, Mahmoud Zubair Indira, Indira Iqbal Putut Ash Shidiq Iqbal Putut Ash Sidiq Jarot M Semedi, Jarot M Junaid, Muhammad Kamarudin, Norizah Kentjana, Nabila Hasna Khairulmaini Osman Salleh Kuncoro Adi Pradono M. Dadang Basuki Marwah Noer MASITA DWI MANDINI MANESSA, MASITA DWI MANDINI Muafiroh, Salsa Muhamad Khairul Rosyidy Musrah, Nur Auliya Nastiti, Afifa Ayu Niken Anissa Putri Noer, Marwah Nur Hikmah Nur, Agus Salim Nurlukman, Candra Perkasa Pamungkas, Fajar Dwi Parluhutan Manurung Pin, Tjiong Giok Prabandari, Amanah Anggun Pradana, Mohammad Raditia Pradono, Kuncoro Adi Prasetya, Ferdian Adhy Purwaningsih, Yuli Putra, I Kadek Yoga Dwi Putri, Nadya Paramitha Rakyan Paksi Nagara Ratna Saraswati Ratna Saraswati, Ratna Renita Purwanti, Renita Rizqi, Bayu Rofiatul Ainiyah Rofiatul Ainiyah, Rofiatul Rosyidy, Muhamad Khairul Rumondor, Brigitta Maria Safira Nur Aisyah Sani, Inuwa Sani Semedi, Jarot Mulyo Septianto Aldiansyah Setyanto, Yogyrema Sobirin Sobirin Sobirin Sobirin Suko Prayitno Adi Sunukanto, V S Supriatna Supriatna Supriatna Supriatna Supriatna Supriatna, Supriatna, Department of Geography, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Indonesia Tampubolon, Stefanus Binoto Taqyudin, Taqyudin Tia Pramudyasari Triarko Nurlambang Veronica, Kiki Winda Yoga Dwi Putra, I Kadek Yulia Indri Astuty Yulia Indri Astuty Yuningsih Yuningsih Yuny Fikriyah Shofy Zahro, Haura