Claim Missing Document
Check
Articles

Inovasi Teknologi Dimsum Steamer sebagai Sarana Peningkatan Kemandirian Warga Binaan Lapas Ngajum Nunung Nurjanah; Titi Mutiara Kiranawati; Cassandra Permata Nusa; Widiyanti Widiyanti; Muhammad Idris Effendi; Ardiana Auliya Zahroh
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 2 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i2.7426

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kuliner dan kemandirian ekonomi warga binaan Lapas Ngajum melalui pelatihan berbasis teknologi tepat guna. Inovasi yang ditawarkan berupa Dimsum Steamer berbahan stainless steel yang efisien, aman, dan mudah dioperasikan. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, pelatihan teori dan praktik, serta evaluasi partisipatif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta dalam produksi dimsum dan pemanfaatan alat. Evaluasi juga menunjukkan respon positif terhadap kebermanfaatan teknologi dan keterlaksanaan program. Program ini berkontribusi pada penguatan Bimbingan Kerja (Bimker) dan kesiapan reintegrasi sosial warga binaan. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara teknologi tepat guna dan pelatihan vokasional dalam mendukung rehabilitasi narapidana.
Implementasi Project Based-Learning (PjBL) dalam Meningkatkan Kemampuan Adaptasi Siswa SMK Kompetensi Tata Rias Noviana Feronica; Didik Nurhadi; Nunung Nurjanah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan adaptasi siswa pada kompetensi Tata Rias di SMK Negeri 8 Surabaya. Kemampuan adaptasi menjadi keterampilan penting dalam industri kecantikan yang dinamis, di mana siswa dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan tren, kebutuhan klien, serta teknologi yang terus berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Subjek penelitian adalah 46 siswa kelas XII yang dipilih secara purposive. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner PjBL dan kemampuan adaptasi yang telah divalidasi oleh ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL berpengaruh signifikan terhadap kemampuan adaptasi siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam proyek pembelajaran mampu meningkatkan keterampilan sosial, kolaboratif, dan kemampuan menghadapi tantangan dunia nyata. Oleh karena itu, penerapan PjBL dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk kesiapan siswa menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang tata rias.
Kelayakan Instrumen Tes Tata Boga bagi Guru Kejuruan: Analisis Validitas dan Reliabilitas Nunung Nurjanah; Dedi Prestiadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3052

Abstract

Instrumen penilaian memiliki peran penting dalam pendidikan kejuruan, khususnya bidang tata boga yang menuntut penguasaan teori dan praktik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan instrumen tes tata boga yang digunakan dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bidang kuliner. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 75 peserta PPG. Analisis dilakukan terhadap validitas butir, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, serta efektivitas distraktor menggunakan uji korelasi Pearson dan Cronbach’s Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% dari 63 butir soal memenuhi kriteria valid dengan nilai validitas berkisar 0,20–0,62, dan reliabilitas instrumen tinggi (α = 0,84). Tingkat kesukaran berada pada kategori mudah–sedang, sedangkan daya beda rata-rata 0,42 menunjukkan kemampuan instrumen dalam membedakan peserta berkemampuan tinggi dan rendah. Sebagian besar distraktor berfungsi baik, meskipun masih ditemukan butir yang memerlukan revisi, terutama pada aspek pengecoh yang tidak bekerja optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa instrumen tes tata boga layak digunakan sebagai alat evaluasi kompetensi guru kejuruan, meskipun penyempurnaan tetap diperlukan untuk meningkatkan ketepatan pengukuran. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan instrumen asesmen yang lebih valid dan reliabel dalam pendidikan kejuruan serta menjadi acuan bagi lembaga PPG dalam meningkatkan mutu evaluasi pembelajaran.
Transformasi Pengalaman Belajar Peserta Didik Akuntansi melalui Praktik Kerja Lapangan di Dunia Usaha dan Industri Marina Candraningsih; Nunung Nurjanah; Widiyanti Widiyanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi pengalaman belajar peserta didik pada Program Keahlian Akuntansi Keuangan dan Lembaga melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia usaha dan industri (DUDI). Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggali pengalaman nyata peserta didik dalam mengaitkan teori akuntansi yang dipelajari di sekolah dengan penerapan di lingkungan kerja sesungguhnya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap peserta didik, guru pembimbing, serta pembimbing lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan PKL tidak hanya memperkaya pengetahuan dan keterampilan teknis akuntansi, tetapi juga mengubah cara berpikir peserta didik dalam memahami tanggung jawab profesional, etika kerja, dan kemampuan adaptasi di lingkungan industri. Transformasi tersebut tampak pada proses refleksi dan pembentukan sikap kerja yang lebih mandiri, disiplin, serta berorientasi pada kualitas hasil kerja. Temuan ini memperkuat relevansi teori Experiential Learning dari Kolb yang menekankan pentingnya pengalaman langsung sebagai sumber utama pembelajaran. Dengan demikian, PKL berperan penting sebagai jembatan antara pembelajaran sekolah dan kebutuhan dunia kerja, serta menjadi strategi efektif dalam pengembangan karakter dan kompetensi vokasional peserta didik akuntansi
Pengembangan Media Video Pembelajaran Praktik Dessert Pineapple Flambe Bagi Siswa Program Keahlian Kuliner SMK Salimatun Salimatun; Nunung Nurjanah; Didik Nurhadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai kelayakan media video pembelajaran praktik pembuatan Pineapple Flambé bagi siswa kelas XI Program Keahlian Kuliner di SMKN 3 Blitar. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan angket, dengan analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif untuk menggambarkan tingkat kelayakan dan efektivitas media. Hasil validasi menunjukkan bahwa media video pembelajaran memperoleh nilai rata-rata dari ahli materi sebesar 94%, ahli media 93%, dan ahli bahasa 96%, seluruhnya termasuk kategori “sangat layak.” Uji coba terbatas pada 10 siswa menghasilkan skor rata-rata 95,00%, sedangkan uji coba lapangan pada 35 siswa meningkat menjadi 95,83%. Hasil ini menunjukkan bahwa video pembelajaran dinilai menarik, mudah dipahami, dan membantu siswa dalam memahami langkah-langkah pembuatan Pineapple Flambé secara visual dan mandiri. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, media video pembelajaran dinyatakan valid, praktis, dan efektif sebagai media alternatif dalam pembelajaran praktik kuliner di sekolah kejuruan. Disarankan agar guru memanfaatkan video ini sebagai pendukung pembelajaran praktik, dan sekolah mengembangkan media serupa untuk kompetensi kuliner lainnya.
Penguatan Personal Branding Barista Bagi Siswa SMK Program Keahlian Kuliner: Sebuah Rapid Literature Review (RLR) Tomi Hendrayana; Nunung Nurjanah; Widiyanti Widiyanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3225

Abstract

Penguatan personal branding barista selama masa Praktik Kerja Lapangan (PKL) menjadi kebutuhan strategis dalam menyongsong perkembangan industri kopi Indonesia. Penelitian ini melakukan Rapid Literature Review (RLR) untuk menganalisis strategi penguatan personal branding barista peserta didik program keahlian kuliner SMK selama PKL. Metode penelitian mengikuti protokol tinjauan literatur terstruktur dengan pencarian pada database Scopus, Google Scholar, dan SINTA menggunakan kata kunci terpilih. Dari 28 artikel yang memenuhi kriteria inklusi (2019-2024), hasil penelitian mengidentifikasi tiga strategi utama: (1) integrasi kompetensi teknis (hard skills) dengan kemampuan komunikasi naratif dan konstruksi identitas profesional; (2) optimalisasi PKL sebagai ekosistem pembelajaran melalui pendekatan reflective practice dan structured mentoring; serta (3) implementasi strategi integratif berupa digital storytelling, modul personal branding, dan kolaborasi triadik. Simpulan penelitian menekankan pentingnya pendekatan sistematis dalam merekonseptualisasi PKL sebagai media pengembangan identitas profesional. Diusulkan model implementasi kontekstual bagi SMKN 1 Nglegok yang meliputi personal branding roadmap, industry partnership forum, digital portfolio system, dan alumni coaching clinic. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pendidikan vokasi dan peningkatan employability lulusan di industri kopi
Peran Bursa Kerja Khusus SMK dalam Meningkatkan Keterserapan Lulusan di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 Sri Sumiati; Yoto Yoto; Nunung Nurjanah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran Bursa Kerja Khusus (BKK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam meningkatkan keterserapan lulusan di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Melalui metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini mengumpulkan dan menelaah berbagai hasil studi yang relevan dari jurnal nasional dan internasional yang terbit antara tahun 2015 hingga 2025. Analisis dilakukan dengan meninjau kontribusi BKK terhadap peningkatan kompetensi siswa, kerja sama dengan dunia industri, serta inovasi dalam layanan penempatan kerja berbasis digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa BKK berperan strategis sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, terutama dalam membangun sinergi dengan industri untuk menyediakan pelatihan berbasis kebutuhan pasar. Namun, efektivitas BKK masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan akses informasi, kurangnya adaptasi terhadap teknologi digital, serta rendahnya integrasi program BKK dengan sistem pendidikan berbasis kompetensi abad ke-21. Dalam konteks Society 5.0, peran BKK perlu diperluas menjadi pusat pengembangan karier yang adaptif terhadap transformasi digital, dengan menekankan pentingnya literasi teknologi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis bagi lulusan SMK. Dengan demikian, optimalisasi fungsi BKK menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing lulusan SMK agar mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berbasis inovasi dan teknologi.
Gender Equality In Civic Education Textbook Nurjanah, Nunung -; Abdulkarim, Aim; Komalasari, Kokom; Bestari, Prayoga
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 16, No 2 (2023): PALASTREN
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v16i2.19089

Abstract

Textbooks have an important role to promoting gender equality. Apart from being a source of learning that transmits knowledge, textbooks also form students' values, worldviews and gender roles. This research aims to find out whether the Civic Education textbooks used in the high school in this study have a gender equality perspective. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Collecting data in this research using interview techniques, documentation studies, and literature studies. The data analysis using triangulation. Respondents in this study were Civic Education teachers and class XI students at SMA Negeri 1 Kandanghaur and SMA Negeri 1 Sindang. The results of the study showed that the Civic Education textbooks paid little attention to gender equality which appeared on the cover which did not show equal gender representation; textbook materials and illustrations that have not paid attention to gender equality. Based on the results of this research, it is recommended to integrate gender equality into Civic Education textbooks both in terms of content and illustrations, so that the role of Civic Education as democratic education upholds human rights, including the right to be treated equally without discrimination on any basis, including on the basis of gender can be realized.
Kesesuaian Kompetensi Profesional Guru Kecantikan Sekolah Menengah Kejuruan dengan Standar Industri di Malang: Studi Kualitatif Mutiara Arafa Camila; Nunung Nurjanah; Didik Nurhadi
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2041

Abstract

The rapid development of the beauty industry requires vocational education institutions, particularly Beauty Vocational High Schools, to produce graduates who are not only technically skilled but also adaptable to the dynamics of the job market. However, many vocational school graduates are considered unprepared for work, raising questions about the relevance of the curriculum, teacher competence, and alignment with industry needs. This study aims to evaluate the curriculum standards of Beauty Vocational High Schools in Malang Raya, assess teachers' professional competencies, and explore industry expectations for vocational graduates. The results indicate that the curriculum remains focused on basic techniques and has not incorporated modern makeup trends, small business management, and the use of digital media. Teachers' competencies are also suboptimal due to limited industry training, resulting in teaching methods that are conventional and lack contextual relevance. The industry expects graduates who are ready to work, communicative, and able to promote services independently. The gap between school learning and field practice underscores the need for closer collaboration between schools and the workplace. The implications of these findings emphasize the importance of curriculum updates, enhancing teacher capacity through industry training, and strengthening Teaching Factories to improve graduate competitiveness.
Development of Teaching Materials Based on Digital Pocket Book Chapter on Cake Decorating for Students of Vocational School of Culinary Art Teti Setiawati; Aditia Gustiana Gunawan; Wiwik Wahyuni; Nunung Nurjanah; Resta Rendriana
Journal of Vocational Education Studies Vol. 9 No. 1 (2026): Vol 9 No 1
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/joves.v9i1.14639

Abstract

Digital learning tools in vocational education, especially in culinary arts is relatively limited. Cake decorating is one of the crucial topics that requires engaging and accessible materials to provide students’ independence yet often underrepresented. The purpose of research and development is to produce teaching material products based on digital pocket book chapter material for cake decorating materials for class XII vocational students of culinary skills and determine the feasibility and practicality of teaching materials. The development of teaching materials uses the four-D model which consists of define, design, develop, disseminate. Research data collection in the form of validation questionnaires and trial questionnaires. The validation results showed that the teaching materials were feasible with the acquisition of material expert scores of 118 with a percentage of 78% in the fairly feasible category, media experts 109 with a percentage of 97% in the feasible category, information technology experts 70 with a percentage of 92% in the feasible category, linguists 48 with a percentage of 100% in the feasible category, small-scale trials 790 with a percentage of 82% in the feasible category, large group trials 1,200 with a percentage of 88% in the feasible category, and practicality tests 795 with a percentage of 83% in the practical category. The findings conclude that the digital pocket book chapter material for cake decorating materials is suitable and effective teaching resource for Grade XII vocational students in the Culinary Skills Program.
Co-Authors Aditia Gustiana Gunawan Aftina Ni`'Ma Rosyada Aim Abdulkarim Almasyhuri Almasyhuri Anandita R Indarwan Ardiana Auliya Zahroh Asem Sunandar Aya Yuriestia Arifin Baiq Maria Ulfa Cassandra Permata Nusa Cassandra Permata Nusa Chudori, Zulfiqo Ilham Dasim Budimansyah, Prayoga Bestari, Redi Yamanto, Dasim Budimansyah, Dedi Prestiadi Deya Anniza'ul Azizah Dhea Arin Maulida Diah Rahayu Fitriati Dian Sundari Diani Magasida Didik Dwi Prasetya Didik Nurhadi Dila Nur Muthia Fitriani Dina Fitriana Dini Fitriani Divan Robi Pangestu Djum Djum Noor Benty Dova Briyanda Effrila Dianitasari Eka Nur Insani Elisa Setyawati Ema Sahara Ervina Aulia Erwin Affandi Fani Oktarianti Putri Rahayu Fithriyah Mutammimah Fitrah Ernawati Imam Alfianto Irsyad Andhika Ariadi Ismanda Gita Issutarti Issutarti Juniarli Mangule Kokom Komalasari Lilla Mulyani Lismi Animatul Chisbiyah Lutfi Subekti Marina Candraningsih Massitta Massitta Melina Kurnia Sari Muhammad Idris Effendi Muhammad Idris Effendi Muhammad Ilman Nur Sasongko Muhammad Ja’far Shodiq Mutiara Arafa Camila Mutiara Prihatini Nadila Istiqomah Nelis Imanningsih Nisa Rizki Nurfita Noviana Feronica Nurul Rahmadlani Oksa Wellen Padilah , Syifa Nur Pinky Kusuma Ningtyas Putri Jayanti Raden Bambang Sumarsono Rama Helmi Rianto Resta Rendriana Ria Cahya Mustika Rina Rifqie Mariana Rutinaias Haholongan Salimatun Salimatun Septa Eka Nurianto Putra Siti Mutmainnah Sri Ayu Kurnia Sri Sumiati Suryana Purawisastra Syaad Patmanthara Teti Setiawati Thomas Suseco Tita Puspita Sari Titi Mutiara Kiranawati Titi Mutiara Kiranawati Tomi Hendrayana Tri Wahyu Hardaningrum Ummi Rohajatien Venny Anggraeni Wanda Azzahra Nasution Waras Waras Widiyanti Wiwik Wahyuni Yana Andayani yeti, yeti Yetti Setyorini Yetti Setyorini Yon Ade Lose Yoto Yoto Yoto Yoto