Claim Missing Document
Check
Articles

Eksplorasi Daya Saing Lulusan SMK Kompetensi Keahlian Teknik Pengelasan Kelas Industri PT. INKA Melalui Sertifikasi Welder (Studi Kasus di SMK Negeri 1 Bendo) Andrian Wisnu Bramantiya; Didik Nurhadi; Widiyanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.794

Abstract

Pendidikan vokasi, terutama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), memegang peranan penting dalam menyiapkan tenaga kerja untuk pasar industri. Namun, masih terdapat kesenjangan antara kualifikasi pendidikan dan kebutuhan lapangan kerja, menyebabkan tingginya tingkat pengangguran di kalangan lulusan SMK. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi daya saing lulusan SMK kelas industri PT. INKA melalui sertifikasi welder, dengan fokus pada SMK Negeri 1 Bendo Magetan. Melalui pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi proses sertifikasi, keterserapan lulusan di industri, daya saing lulusan, dan dampak program kelas industri PT. INKA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program sertifikasi welder di SMK Negeri 1 Bendo melibatkan proses evaluasi komprehensif, sementara lulusan kelas industri PT. INKA mendapat penerimaan positif di industri, mencerminkan kesesuaian dengan tuntutan pasar kerja. Daya saing lulusan juga terbukti melalui prestasi dan pengakuan industri terhadap kualitas lulusan, sementara dampak program ini meluas hingga ke peningkatan reputasi SMK dan kontribusi terhadap pertumbuhan industri secara keseluruhan. Kesimpulannya, program kelas industri PT. INKA dengan sertifikasi welder memberikan manfaat yang signifikan bagi lulusan, SMK, dan industri, serta menawarkan solusi untuk meningkatkan kesiapan kerja lulusan SMK
Integration Of Independent Curriculum Competencies In Craft Learning Content In Junior High School Rizki Alfiatuzzakiyah; Widiyanti; Didik Nurhadi; Achmadromadin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.852

Abstract

The Independent Curriculum is a curriculum that emphasizes the development of holistic competencies, creativity, and entrepreneurship of students to face the challenges of complex times more effectively. In secondary education, the application of the independent curriculum is able to have a significant impact on learning objectives, including the craft subject on the topic of processing. The research method used is qualitative by applying interview data collection, observation and field documentation studies. The results of the study found that the implementation of the independent curriculum at Nurul Huda Porong Sidoarjo Junior High School was carried out in stages from grade 7, with teachers who had received training to develop their own learning tools. The learning process for food processing crafts is interactive and fun, despite the lack of equipment and practice rooms. The integration of Independent curriculum in food processing craft in junior high schools produces students who are competent and knowledgeable in the culinary world.
Development of E-Modules with Sigil Software in Basic Women's Fashion Subjects Based on Entrepreneurship Nur Ainiyah; Widiyanti; Didik Nurhadi; Achmad Romadin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1001

Abstract

Currently digital modules (E-modules) are a solution for learning in the digital era. The aim of this research is to create an e-module that can provide knowledge and experience in fashion business management, and make basic women's fashion, analyze the feasibility level of e-module development and analyze the level of student response to the development product, namely an entrepreneurship-based basic women's fashion e-module. The method in this research is research and development, with the ADDIE development model. The product of this development is an entrepreneurship-based basic women's fashion e-module created with Sigil software, with data collection techniques, namely: unstructured interviews and closed questionnaires. The results of the trial on students obtained a response of 81%, in the very good category, namely students liked the layout of the e-module and the material presented was very relevant to their needs. And students feel satisfied and interested in studying the e-module. The result of the development is an e-module for making basic level women's clothing combined with entrepreneurial knowledge in the fashion sector. From the results of data analysis, it is concluded that this e-module can be used in madrasah aliyah plus fashion skills.
Peran Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) terhadap Ketercapaian 4C Skills (Critical Thinking, Creative Thinking, Collaboration, and Communication) Siswa SMK Muhammad Idris Effendi; Hakkun Elmunsyah; Widiyanti Widiyanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam meningkatkan ketercapaian keterampilan abad ke-21 (4C Skills), yaitu Critical Thinking, Creative Thinking, Collaboration, dan Communication, pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) yang melibatkan analisis komprehensif terhadap berbagai studi yang relevan dalam 10 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TPACK dalam pembelajaran berbasis proyek, desain kreatif, dan model pembelajaran kooperatif secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, berpikir kreatif, kolaborasi, dan komunikasi siswa. Faktor utama keberhasilan penerapan TPACK meliputi integrasi teknologi dengan pedagogi dan konten yang dirancang untuk mendorong keterlibatan siswa dalam pembelajaran yang mendalam dan relevan. Studi ini menyimpulkan bahwa TPACK adalah kerangka konseptual yang efektif untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 siswa, dengan implikasi praktis bagi guru dan pemangku kepentingan dalam mendesain program pembelajaran yang inovatif.
Dangir-Tech: Inovasi Mekanisasi Pertanian untuk Meningkatkan Efisiensi Petani Jagung pada Proses Pendangiran Widiyanti Widiyanti; Mardji Mardji; Erwin Komara Mindarta; Muhammad Idris Effendi; Fahru Riza; Lailatul Nurjanah
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 2 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i2.7134

Abstract

The issue of manual tillage still practiced by maize farmers in Wonosari Village results in low work efficiency and high occupational health risks. This community service project aims to introduce appropriate technology in the form of the Dangir-Tech machine as a mechanized solution for soil cultivation. The implementation involved site surveys, equipment design and development, operational training, and ongoing evaluation. Results indicate that Dangir-Tech improved work efficiency by over 40%, reduced physical fatigue, and was well-received by farmers. Satisfaction evaluation showed that more than 90% of respondents were in the satisfied to highly satisfied categories. The application of this technology successfully fostered healthier and more productive farming practices. These findings highlight the importance of farmer-oriented local innovations in promoting agricultural modernization in rural areas.
Inovasi Teknologi Dimsum Steamer sebagai Sarana Peningkatan Kemandirian Warga Binaan Lapas Ngajum Nunung Nurjanah; Titi Mutiara Kiranawati; Cassandra Permata Nusa; Widiyanti Widiyanti; Muhammad Idris Effendi; Ardiana Auliya Zahroh
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 2 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i2.7426

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kuliner dan kemandirian ekonomi warga binaan Lapas Ngajum melalui pelatihan berbasis teknologi tepat guna. Inovasi yang ditawarkan berupa Dimsum Steamer berbahan stainless steel yang efisien, aman, dan mudah dioperasikan. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, pelatihan teori dan praktik, serta evaluasi partisipatif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta dalam produksi dimsum dan pemanfaatan alat. Evaluasi juga menunjukkan respon positif terhadap kebermanfaatan teknologi dan keterlaksanaan program. Program ini berkontribusi pada penguatan Bimbingan Kerja (Bimker) dan kesiapan reintegrasi sosial warga binaan. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara teknologi tepat guna dan pelatihan vokasional dalam mendukung rehabilitasi narapidana.
Transformasi Literasi Digital Guru Sekolah Dasar melalui Program Upskilling Penggunaan Canva for Education dan Gemini AI Widiyanti Widiyanti; Nunung Nurjanah; Lismi Animatul Chisbiyah; Muhammad Idris Effendi; Septa Eka Nurianto Putra; Pinky Kusuma Ningtyas
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7557

Abstract

This community engagement program was implemented to enhance the digital literacy of elementary school teachers at SDN Wonosari 2, Pagu Subdistrict, Kediri Regency through training on Canva for Education and Gemini AI. The program addressed critical issues such as low digital literacy, limited use of digital learning media, and the absence of a digital mindset among teachers. The implementation included hands-on training over two days and intensive mentoring for two weeks, accompanied by pre- and post-tests, product observations, and satisfaction questionnaires. The results demonstrated significant improvements in teachers’ technical skills, a more open attitude toward technology integration, and the formation of internal digital collaboration groups. This program proved to be relevant and practical in bridging the digital literacy gap among elementary teachers and has strong potential to be replicated as a sustainable community service model for other primary schools facing similar challenges.
Sistem Manajemen Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan: Studi di SMK Kartanegara Wates Kediri Mega Pramudya Wardani; Widiyanti Widiyanti; Yoto Yoto; Muhammad Idris Effendi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2280

Abstract

Sistem Manajemen Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan merupakan sebuah platform yang dirancang untuk mengelola, mengukur, dan meningkatkan kompetensi individu di bidang teknik kendaraan ringan. Sistem ini bertujuan untuk mempermudah proses identifikasi kebutuhan pelatihan, penilaian kompetensi, serta pemetaan kemampuan sesuai standar industri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan peneliti sebagai instrumen kunci dan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tahap pengumpulan, reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi metode dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan data kompetensi, mempercepat proses penilaian, dan memberikan rekomendasi pelatihan yang relevan. Dengan demikian, sistem ini menjadi solusi strategis untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang teknik kendaraan ringan secara berkelanjutan.
The Role of Internship Experience, Soft Skills, and Self-Efficacy in Enhancing Vocational Readiness: A Systematic Literature Review Erika Marety Megasari; Yoto Yoto; Widiyanti Widiyanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3032

Abstract

This study presents a Systematic Literature Review (SLR) examining the combined influence of internship experiences, soft skills, and self-efficacy on vocational readiness in vocational education and training (TVET) contexts. Drawing upon 25 peer-reviewed articles published between 2019 and 2025, the review highlights the interconnected nature of these three factors in shaping students’ preparedness for the labor market. The findings reveal that internships play a crucial role in bridging the gap between school-based learning and industry requirements, equipping students with practical competencies and professional exposure. Soft skills, including communication, teamwork, problem-solving, and adaptability, are identified as essential for employability and workplace integration. Self-efficacy emerges as a psychological foundation that fosters motivation, resilience, and confidence, enabling students to succeed in both academic and professional settings. Importantly, the review underscores the synergistic relationship between these three dimensions, suggesting that integrative approaches are most effective in promoting holistic vocational readiness. Practical implications include the need for curriculum design that embeds structured internships, systematic soft skills training, and targeted interventions to enhance self-efficacy. The study also identifies limitations in research scope and proposes future studies that employ cross-cultural perspectives and longitudinal designs.
Pengaruh Media Pembelajaran Youtube dan Instagram Terhadap Pemahaman Anatomi Siswa SMK Keperawatan Dimoderasi Tingkat Partisipasinya Devi Maha Perdana; Didik Nurhadi; Widiyanti Widiyanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial Youtube dan Instagram sebagai media pembelajaran terhadap pemahaman anatomi siswa SMKN 1 Rejotangan di Tulungagung, dengan mempertimbangkan tingkat partisipasi siswa sebagai variabel moderator. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya pemanfaatan media sosial dalam pendidikan, khususnya pada mata pelajaran yang menuntut visualisasi mendalam seperti anatomi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 267 siswa kelas X–XII yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner Google Form untuk mengukur intensitas penggunaan Youtube dan Instagram, tingkat partisipasi siswa, serta pemahaman anatomi. Analisis data dilakukan dengan teknik Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS), meliputi uji validitas, reliabilitas, serta pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Youtube dan Instagram berpengaruh positif signifikan terhadap pemahaman anatomi siswa. Selain itu, tingkat partisipasi siswa terbukti memoderasi hubungan antara penggunaan media sosial dan pemahaman anatomi. Siswa dengan partisipasi tinggi memperoleh pemahaman lebih baik dibandingkan siswa dengan partisipasi rendah. Nilai R-square menunjukkan bahwa variabel penggunaan Youtube dan Instagram mampu menjelaskan 61% variasi pemahaman anatomi, sedangkan tingkat partisipasi menjelaskan 31,3% variasi dalam keterlibatan siswa. Simpulannya, integrasi Youtube dan Instagram dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran anatomi, terutama jika didukung partisipasi aktif siswa.