Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

INNOVATIONS OF INDONESIAN LANGUAGE AND LITERATURE LEARNING IN THE ERA OF SOCIETY 5.0. Emawati, Emawati
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3 No 1 (2020): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v3i1.2173

Abstract

The purpose of this article was to describe in depth some of the innovations Indonesian language and literature learning in the era of society 5.0. Innovation of Indonesian language and literature learning is important to do because it is relevant to the vision of society 5.0, namely, to create learning transformation. In this era of society 5.0, people become controllers of technology and society is required to think critically, constructively and innovatively. Language as a medium for expressing thoughts, ideas, and feelings can form people's behavior. The behavior is expected to contribute to the learning of Indonesian language and literature and is relevant to the needs of society 5.0. To achieve this goal there are several innovations that can be performed, namely the implementation of HOTS (High Order Thinking Skills), renewal of futuristic learning orientation, determination of appropriate learning models, development of teacher and lecturer competencies, provision of infrastructure and futuristic learning resources.Keywords: society 5.0., learning innovation, futuristic
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Plantar Fasciitis di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh Lisa, Lisa Agustina; Emawati, Emawati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.171

Abstract

Plantar fasitis merupakan peradangan pada plantar fascia dimana Fascia plantarisnya mengalami overstretch dan tension yang berlebihan dapat menyebabkan kerobekan pada jaringan fascia plantaris bermanifestasi sebagai nyeri pada bagian bawah tumit. Tujuan untuk mengetahui apakah ultrasound dan terapi latihan dapat mengurangi nyeri dan mengembalikan kemampuan fungsional pada pasien plantar fasciitis. Instrumen penelitian: pengukuran nyeri menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Pengukuran kemampuan fungsional menggunakan foot and Ankle Disabilty Index (FADI) dan uji windlass test. Metode penelitian: ini menggunakan studi kasus dengan cara mengumpulkan data dengan proses fisioterapi dan melakukan penatalaksanaan fisioterapi pada pasien plantar fasciitis. Hasil Setelah dilakukan terapi sebanyak 6 kali didapatkan nyeri tekan berkurang 50%, nyeri gerak berkurang 40%, kemampuan fungsional meningkat 19%. Kesimpulan berdasarkan terapi yang telah dilakukan pada pasien plantar fasciitis dengan menggunakan modalitas ultrasound dan terapi latihan active exercise, hold rilex, stretching tendon Achilles didapatkan hasil mengurangi nyeri dan meningkatkan kemampuan fungsional pasien. Saran sebaiknya gunakan skala FADI dalam peningkatan kemampuan fungsional dalam aktivitas dehari-hari.
Kajian Stilistika pada Buku Antologi Puisi "Kawitan" dan Implikasinya Pada Pembelajaran Sastra di Perguruan Tinggi- Emawati, Emawati; Yuliani, Iluh Eka
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 9 No 2 (2024): Edisi November 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v9i2.2254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apa saja gaya bahasa yang digunakan pada puisi yang terdapat dalam buku antalogi puisi “Kawitan” karya Ni Made Purnama Sari dan implikasi kajian stilistika pada pembelajaran sastra di perguruan tinggi. Kajian stilistika ini meneliti Bagaimana kajian stilistika gaya bahasa puisi pada buku antalogi “Kawitan” karya Ni Made Purnama Sari dan Bagaimana implikasi kajian stilistika gaya bahasa pada pembelajaran sastra di perguruan tinggi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode campuran dengan model concurrent embedded strategy, pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang terintegrasi. Data dikumpulkan melalui Analisa dokumen dan mengisi kuisioner. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari Kumpulan puisi "Kawitan" yang disusun oleh Ni Made Purnama Sari yang terdiri dari 42 puisi dan penulis memilih 5 dari 42 puisi. Populasi pada penelitian ini ialah mahasiswa Program Studi Bahasa Indonesia di Universitas Bina Darma sebanyak 31 orang Mahasiswa. Hasil Penelitian menunjukan bahwasanya penelitian implikasi pembelajaran sastra di perguruan tinggi terkait kajian stilistika gaya bahasa pada kumpulan puisi “Kawitan” ini berhasil. Keberhasilan penelitian ini dapat dilihat dari presentase setelah dilakukannya penelitian hasil pada kedua kuisioner yang menunjukkan peningkatan terkait pemahaman mahasiswa terhadap kajian stilistika analisis gaya bahasa pada kumpulan puisi, peningkatan pada pemahaman konsep-konsep stilistika dan peningkatan pada kesiapan mahasiswa dalam menghadapi analisis puisi dalam konteks pembelajaran sastra berikutnya. Dengan demikian, diharapkan pembelajaran sastra dapat lebih efektif dalam mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam memahami dan menginterpretasikan karya sastra secara mendalam.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI 11 PALEMBANG Emawati, Emawati; Sandi, Arinda Dwi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.12243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 11 Palembang ditinjau dari segi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan asesmen pembelajaran. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yang merupakan wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru mata pelajaran bahasa Indonesia kelas 10 dan kelas 11. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 11 Palembang sudah berjalan dengan baik. Guru-guru di sekolah tersebut telah memahami dengan baik konsep kurikulum merdeka belajar dan mampu merancang pembelajaran yang sesuai prinsip kurikulum merdeka belajar. Selain itu, sekolah juga telah menyediakan sarana dan prasarana yang cukup memadai untuk mendukung penerapan tersebut. Akan tetapi, masih terdapat beberapa aspek yang ditingkatkan, seperti variasi metode pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi. Kata kunci: kurikulum merdeka belajar, pembelajaran bahasa Indonesia
PENERAPAN METODE RESITASI DALAM PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR AKIDAH AKHLAK PADA SISWA DI MAN 2 ACEH BESAR Ferawati, Ferawati; Sulastri, Ema; Emawati, Emawati; Mailisman, Nasrullah
Al-Fathanah Vol 4, No 2, Oktober (2024): Al-Fathanah: Jurnal Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : Al-Fathanah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/al-fathanah.v4i2.2338

Abstract

Metode pembelajaran merupakan suatu proses yang sistematis dan teratur yang dilakukan oleh pendidik dalam penyampaian materi kepada peserta didik. Dengan adanya metode ini, diharapkan proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik. Oleh karena itu, pendidik harus bisa mempelajari metode pembelajaran. Salah satu metode pembelajaran yang digunakan dalam pengajaran Akidah Akhlak adalah metode resitasi. Metode ini diberikan karena dirasakan bahan pelajaran terlalu banyak, sementara waktu untuk belajar sangat sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode resitasi dalam peningkatan motivasi belajar Akidah Akhlak pada siswa di MAN 2 Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menganalisis data melalui proses observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian yang dilakukan yaitu dengan 1 guru Akidah Akhlak dan 5 siswa dari kelas XI IPA1. Penerapan metode resitasi diberikan dengan harapan siswa dapat belajar secara optimal dan siswa memilki hasil belajar yang lebih bagus. Metode resitasi akan membentuk siswa menjadi seorang yang memiliki tanggungjawab yang tinggi dengan melaksanakan tugas-tugas yang diberikan guru secara maksimal dan penuh kedisiplinan. Penerapan resitasi yang diberikan sesuai dengan kemampuan siswa dan juga durasi waktu yang sesuai dengan tugas yang diberikan. Selain itu, ada beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode resitasi dalam peningkatan motivasi belajar Akidah Akhlak pada siswa di MAN 2 Aceh Besar. Faktor pendukungnya mencakup adanya fasilitas internet/sosial media yang memudahkan siswa dan siswa memiliki sarana belajar HP (Handphone) sehingga memudahkan mencari bahan di google dan sebagainya. Di sisi lain, faktor penghambatnya meliputi kurangnya/tidak lengkapnya buku bacaan dan fasilitas di sekolah serta kurangnya motivasi dari siswa.
EDUCATION TO MAINTAIN FRIENDSHIP TO STRENGTHEN THE FOUNDATIONS OF PEACE IN SOCIETY Fadhillah, Muhammad; Emawati, Emawati; Sulastri, Ema; Yusliani, Hamdi; Rosnidarwati, Rosnidarwati
ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah Vol 4, No 1 (2024): Vol 4, No 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/abdimu.v4i1.2101

Abstract

According to Islamic teachings, human beings are connected to each other, and as such, they naturally require the company of other people. Due to their inherent weakness, humans depend on the support of people around them. Thus, it is not unusual to refer to humans as social beings. This is owing to the fact that humans are beings who will always require the company of other people. This suggests that all Muslims have a duty to uphold friendship, whether it is through familial ties (descendants) or brotherly relationships with other Muslims. It is necessary for non-Muslims to uphold the virtue of mutual respect and appreciation, even if they go about it in various ways. It is hard to establish harmony and peace within a society if its people lack affection, as this always results in arguments, animosity, and ultimately, murder. For this reason, shilaturrahim (engaging with others)—both general and specific—are essential to bringing about the world's peace, harmony, and unification of humanity. Keywords: Society, Engagement with others, peace
Negotiation Identity and Religious Expression in Early Childhood: A Case Study of SDITs in Lombok, Indonesia Witriani, Witriani; Triantini, Zusiana; Muhrisun, Muhrisun; Emawati, Emawati
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies Vol 62, No 2 (2024)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.2024.622.277-303

Abstract

In recent years, Integrated Islamic Elementary Schools (Sekolah Dasar Islam Terpadu, SDIT) have witnessed significant expansion, particularly in Indonesia’s urban areas. Targeting urban professionals and the upper-middle class, these institutions present a novel educational model that integrates secular and religious instruction. This movement actively disseminates broader Islamic symbols to the public while conducting specific experiments, such as the Islamization of formal education. Notably, several SDITs, classified as elite elementary schools in Lombok, West Nusa Tenggara, exhibit distinct teaching methodologies and incorporate ideological elements that diverge from those commonly found in public elementary schools, which are often perceived as more inclusive. Employing Michel Foucault’s concept of narrative and his framework of power-knowledge as an analytical lens, this study identifies the integration of these schools’ curricula as a significant marker of the emergence of a “new style of Islam” within Indonesia’s educational landscape. This evolving religious paradigm is characterized by an accelerated incorporation of Islamic symbols and the narratives of Post-Reform Islam, including pedagogical approaches that emphasize the teaching of “kaffah” Islam and the cultivation of religious identity from an early age. Educational institutions interpret this transformation favorably, viewing it as an intersection of economic, ideological, and religious opportunities.[Dalam beberapa dekade terakhir, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) telah mengalami perkembangan signifikan, khususnya di kawasan perkotaan Indonesia. Lembaga pendidikan ini menyasar kalangan pekerja urban dan kelas menengah atas dengan menawarkan pendidikan model baru yang mengintegrasikan pendidikan umum dan agama. Gerakan ini secara aktif memperkenalkan simbol-simbol Islam yang lebih luas kepada masyarakat, sekaligus menawarkan pengalaman khas, seperti islamisasi pendidikan formal. Secara khusus, beberapa SDIT yang dikategorikan sebagai sekolah dasar elit di Lombok, Nusa Tenggara Barat, menerapkan metode pengajaran yang unik dengan memasukkan unsur ideologi yang berbeda dibandingkan dengan sekolah dasar negeri, yang sering dianggap lebih inklusif. Dengan menggunakan konsep narasi Michel Foucault serta kerangka kerja power- knowledge sebagai alat analisis, penelitian ini menemukan bahwa integrasi kurikulum di SDIT merupakan salah satu indikator penting dari munculnya “Islam model baru” dalam lanskap pendidikan di Indonesia. Paradigma keagamaan yang berkembang ini ditandai oleh akselerasi penggunaan simbol- simbol Islam serta narasi Islam Pasca-Reformasi, termasuk pendekatan pedagogis yang menekankan pengajaran Islam “kaffah” serta pembentukan identitas keagamaan sejak usia dini. Institusi pendidikan membaca perubahan ini secara positif, melihatnya sebagai peluang ekonomi, ideologi, dan keagamaan yang menguntungkan.]
MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN DALAM IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Khotimah, Husnul; Emawati, Emawati
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6760

Abstract

Menumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui kegiatan kokurikuler bagi pelajar SMP Negeri 1 Sukamulia sangat dibutuhkan sebagai modal dan bekal dalam hidup bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan pelajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data yang dikumpulkan menggunakan wawancara, dokumentasi dan literasi jurnal terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan penguatan proyek profil pelajar pancasila mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan pelajar SMP Negeri 1 Sukamulia.
Menulis Puisi Tentang Lingkungan Untuk Meningkatkan Kesadaran Ekologis Sejak Dini Yanti, Artini Dewi; Emawati, Emawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 11 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i11.111

Abstract

Permasalahan lingkungan hidup semakin mendesak untuk ditangani, dan penanaman kesadaran ekologis sejak dini menjadi krusial. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ekologis siswa/i SMPN 04 Tanjung Lago melalui penulisan puisi bertema lingkungan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, lokakarya penulisan puisi, pendampingan, dan pameran karya. Hasil yang diharapkan adalah peningkatan pemahaman siswa tentang isu lingkungan, kemampuan mereka dalam berekspresi melalui puisi, serta tumbuhnya rasa tanggung jawab terhadap kelestarian alam. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat menjadi agen perubahan positif dalam menjaga lingkungan di sekitar mereka.
Penggunaan Kalimat Efektif dalam Bukti Pertanggungjawaban Belanja di Dinas Pariwisata Sematera Selatan Widia, Tri; Emawati, Emawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 12 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i12.118

Abstract

Penggunaan bahasa yang efektif memegang peranan penting dalam penyusunan dan penyampaian bukti pertanggungjawaban belanja di Dinas Pariwisata Sumatera Selatan. Dalam era akuntabilitas dan transparansi, Dinas Pariwisata Sumatera Selatan dituntut untuk mampu menyusun laporan keuangan yang informatif, jelas, persuasif dan mudah dipahami. Berdasarkan observasi dan analisis terhadap beberapa contoh bukti pertanggungjawaban belanja, diketahui bahwa meskipun Dinas Pariwisata telah menunjukkan kepatuhan dalam pelaporan, masih perlu adanya peningkatan kualitas penggunaan bahasa, kemampuan komunikasi tertulis, serta penyediaan informasi dalam berbagai bagian dokumen. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu Dinas Pariwisata Sumatera Selatan dalam mengoptimalkan penggunaan kalimat dalam bukti pertanggungjawaban belanja sebagai sarana utama untuk mencapai transparansi dan akuntabilitas.