Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN KRITERIA PERSAMAAN PADA POKOKNYA DALAM SENGKETA MEREK J.CASANOVA (Studi Putusan Nomor 968/K/Pdt.Sus/HKI/2016) Cindy Tri Putri; Endang Purwaningsih
Jurnal ADIL Vol 10, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ajl.v10i2.1223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang terkait dengan pengaturan kriteria persamaan pada pokoknya dalam Undang-Undang Merek dan penerapan kriteria persamaan pada pokoknya dalam kasus sengketa merek J.CASANOVA. Suatu penamaan merek harus didaftarkan dengan iktikad baik, karena sangat penting dalam persaingan bisnis dan reputasi. Merek juga harus memiliki daya pembeda. Penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan pendekatan case study. Berdasarkan hasil riset,  penerapan kriteria persamaan pada pokoknya dapat dibuktikan didalam Putusan pada tingkat Kasasi tentang adanya persamaan bunyi dan persamaan pada kata yaitu kata “J.CASANOVA” dan “CASANOVA”. Pertimbangan Hakim dalam menyelesaikan kasus sengketa merek antara merek terkenal J.CASANOVA dengan merek CASANOVA pada Putusan Nomor 968/K/Pdt.Sus/HKI/2016 sudah tepat penerapan hukumnya karena telah terbukti bahwa merek “CASANOVA” telah beriktikad tidak baik dalam mendaftarkan mereknya yang mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek terkenal yaitu J.CASANOVA
Kesdaran Hukum Terhadap Kepemilikan Merek Terdaftar Pada Pengrajin Batik Pekalongan Jawa Tengah Endang Purwaningsih
Jurnal ADIL Vol 5, No 2 (2014): ADIL : Jurnal Hukum Desember 2014
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.984 KB) | DOI: 10.33476/ajl.v5i2.285

Abstract

Terhadap  warga  pengrajin  batik  Pekalongan  yang  masih  tradisional  baik dari  manajemen  maupun  kepemilikan  hak  kekayaan  intelektualnya,  perlu dilakukan  sosialisasi  atau  pun  pelatihan  yang  relevan.  Rendahnya  kesadaran hukum  dapat  disebabkan  oleh  kurangnya  sosialisasi  hukum,  kurangnya  akses masyarakat tentang informasi hukum dan budaya masyarakat itu sendiri. Untuk itu diperlukan  upaya  untuk  membuka  wawasan  pengetahuan  hukum  warga masyarakat    agar  lebih  memahami  akan  hukumnya  sendiri,  upaya  hukum  yang dapat  dilakukan  apabila  terjadi  sengketa,  maupun  untuk  tujuan  peningkatan kesadaran hukum akan pentingnya merek terdaftar dan penguasaan materi hukum transaksi.  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  normatif  dengan  pendekatan sosiologis  dan  memanfaatkan  data  sekunder  beserta  data  primer.  Subyek penelitian  adalah  masyarakat  pengrajin  batik  di  Pekalongan  Jawa  Tengah  pada home industry maupun skala industri kecil dan menengah.  Subyek penelitian ini dipilih karena selain Pekalongan terkenal dengan Kota  Batik, juga beberapa area di    Pekalongan    merupakan  sentra  industri  batik usaha  kecil  dan  menengah  yang jumlahnya  banyak  dan  terkumpul  dalam  satu  area  industri,  atau  dikenal  desa Batik/Desa  Wisata  Batik/Kampung  Wisata  Batik,  dipilih  daerah  Pesindon  dan Kauman serta didukung pengamatan daerah Buaran dan Pekajangan.
KAJIAN TERHADAP POTENSI ANAK JALANAN DAN MASYARAKAT PEDONGKELAN PULOGADUNG JAKARTA TIMUR DALAM RANGKA PENINGKATAN MUTU KEHIDUPAN DAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT (Suatu Penelitian Pemberdayaan) Endang Purwaningsih
Jurnal ADIL Vol 4, No 1 (2013): ADIL : Jurnal Hukum Vol. 4 No.1
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.385 KB) | DOI: 10.33476/ajl.v4i1.30

Abstract

AbstractStreet children and community members of Pedongkelan—Pulogadung—have been showing poor moral, social, and legal awareness in their daily lives. It therefore requires in-depth study and sustainable follow-up measures in a bid to alleviate poverty, empower the street children’s potentials, and tackle all sorts of other related problems, which originate in their poor economic capacity referring to their low sense of achievement, poor skills, and poor knowledge. The underlying issues on this matter lie in how to formulate strategies to address community empowerment in a bid to improve quality life of the street children and other community members where they live in Pedongkelan and how to orchestrate the roles of the academic people and the respective bureaucrats to join forces with their respective constituents. This research uses a normative method, with sociological approach, to endorse the proposed PRA (Participatory Rural Appraisal) implementation. The findings suggest (1) that the most appropriate empowerment programs for the street children and other community members in Pedongkelan are through the implementation of science and technology programs, the implementation of character building programs, the implementation of potential economic building programs on the religious basis, the implementation of economic stability programs, and the promotion of legal awareness programs. In doing so, it is important to make opportunities available, conduct serious and sustainable sectorial programs, design specific programs to curb the number of street children, poor people, and thugs or criminals, implement integrated and gradual programs, have psychosocial approach for target groups, and improve the target group’s productive skills and their skills in giving added value to their products. All of these should be supported by (2) the government’s role, academic people, and related institutions. Above all, coordination among and participation of these related parties are of the utmost importance.Keywords : street children’s potency, quality life, legal awarenessAbstrakTingkat kesadaran moral sosial dan kesadaran hukum sama sekali tidak terwujud dalam kehidupan keseharian anak jalanan dan warga masyarakat Pedongkelan. Diperlukan kajian yang sangat mendalam dan tindakan yang berkesinambungan dalam rangka mengentaskan kemiskinan, memberdayakan potensi anak jalanan dan segudang permasalahan yang melingkupi kehidupan mereka, yang sebenarnya berpangkal tolak dari ketidakmampuan secara ekonomi dan kekerdilan mental, moral, skill serta ilmu pengetahuan yang mereka miliki. Permasalahan serius pada masyarakat Pedongkelan berkenaan dengan anak-anak jalanan dan lingkungan masyarakatnya adalah bagaimana pemberdayaan masyarakat yang tepat bagi penanganan anak-anak jalanan dan lingkungan masyarakatnya tersebut dan Bagaimana peran akademisi dan birokrat dapat terkait dan menyatu dengan partisipasi masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan penelitian normatif, dengan pendekatan sosiologis, untuk mendukung usulan penerapan Participatory Rural Appraisal (PRA). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan: (1) Program pemberdayaan yang tepat bagi anak jalanan dan warga Pedongkelan Pulogadung secara garis besar melalui penerapan program ipteks dan character building, penerapan program sinergi religi dan pengenalan potensi ekonomi, penerapan program pemantapan ekonomi dan sadar hukum. Upaya yang perlu dilakukan adalah memberi perhatian dengan membuka peluang, Melakukan program Sektoral secara serius dan berkesinambungan, Program pembangunan yang benar-benar dapat mengurangi jumlah anak jalanan dan penduduk miskin, upaya penanggulangan premanisme dan kejahatan, Pelaksanaan program secara terpadu dan bertahap, pendekatan psikososial dengan kelompok sasaran, upaya meningkatkan kemampuan berproduksi dan menciptakan nilai tambah, didukung (2) Peran Pemerintah, Akademisi dan lembaga terkait sangat penting yakni pelaksanaan koordinasi dan partisipasi aktif semua pihak, antar lembaga dan masyarakat.Kata kunci: potensi anak jalanan, mutu kehidupan, kesadaran hukum 
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KEKAYAAN INTELEKTUAL WARISAN BANGSA Endang Purwaningsih
Masalah-Masalah Hukum Masalah-Masalah Hukum Jilid 41, Nomor 1, Tahun 2012
Publisher : Faculty of Law, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.737 KB) | DOI: 10.14710/mmh.41.1.2012.42-49

Abstract

This article based on  research is to analyze the needs for community empowerment through sustainable participation approach concerning the protection of traditional knowledge and folklore. This folklore  essentially meets the requirements to be copyrighted;  the fact that it is a communal heritage property which has been passed on for generations and the creator is therefore not identified, cannot fulfill the requirement of originality and individuality.  The traditional knowledge that based on technology, yet it is not patentable invention, the fact that is not fulfill patentable requirement especially the novelty. Thus, traditional knowledge and folklore must be protected as 'sui generis' legal protection. Community empowerment program and community  legal awareness program should be done continually as well as progressing 'promote and protect' culture. The findings of this research suggest that indigenous people makers  need such supports as trainings, government's endorsement and incentives, capital provision schemes, as well as marketing and legal assistance. The findings also recommend that partnership between the traditional knowledge or folklore makers/indigenous people and the government be intensified to promote the product, not only locally, and nationally, but also internationally. This should involve the NGO, campus, the government, and related consultants to jointly protect this product and to help promote it in bigger scope.Keywords: community participation, promote and protect, traditional knowledge, folklore
Variasi Morfologi dan Jenis Inang dari Cyclodontostomum purvisi (Adam, 1933) (Nematoda: Strongyloidea) di Indonesia Endang Purwaningsih
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 8, No 3 (2003): October 2003
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v8i3.2851

Abstract

Cyclodontostomum purvisi  (Adam, 1933) is a nematode infects small mammals belongs to family Muridae  (Rattus spp and Maxomys spp)  in  Kalimantan, Sulawesi and Java. There are some morphological variation on those nematode such as the number of corona radiata elements and head orientation (the angle between cephalic collar and sagital body axis). The angle is stronger in the specimens from Kalimantan and decreasing in the specimens in Sulawesi and Java. R. exulans  from Kalimantan and R. tanezumi from Sulawesi are the new host record for  C. purvisi in Indonesia.
Peningkatan Kepuasan Kerja Perawat Melalui Kebijakan dan Motivasi Endang Purwaningsih; Krisna Yetti; Dian Ayubi
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 12 No 3 (2008): November
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v12i3.215

Abstract

AbstrakKebijakan, supervisi dan motivasi adalah sebagian dari faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja perawat. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional untuk mengetahui hubungan kebijakan, supervisi, dan motivasi dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di salah satu rumah sakit di Jawa Timur. Penentuan sampel yaitu total populasi sejumlah 146 perawat. Berdasarkan hasil uji univariat didapatkan sebagian besar perawat mempunyai persepsi tidak baik tentang kebijakan, supervisi, dan mempunyai persepsi baik tentang motivasi, dan puas dalam pekerjaannya. Hasil regresi logistik didapatkan motivasi merupakan variabel yang paling berhubungan dengan kepuasan kerja perawat (OR 11,688; p= 0,000). Hal ini menunjukkan bahwa perawat yang mendapat motivasi akan puas 12 kali dibandingkan perawat yang tidak mendapatkan motivasi oleh manajer keperawatan, sedangkan kebijakan merupakan variabel kedua yang berhungan dengan kepuasan kerja (OR 2,436;p=0,017). Peneliti menyimpulkan bahwa motivasi dan kebijakan merupakan variabel yang dapat menjelaskan kepuasan kerja. Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang telah ditetapkan secara periodik dan ada sosialisasi apabila ada kebijakan baru. AbstractRegulation, supervision system, and motivation are several factors which affected nurse’s satisfaction. This study used cross sectional design to identify the relationship between regulation, supervision system, and motivation with the work satisfaction of the associate nurse at one of the hospitals in East Java. The sample taken was the total population of was 146 nurses. Based on univariate analysis, it was known that most of the nurses had positive perception toward the regulation, supervision system, and motivation; more over they were also satisfied with their work. The regression logistic result showed that motivation was the most related variable with the work satisfaction of the nurses (OR 11.688; p= 0.000). This condition showed that the nurse who got motivation to work would gain 12 times of satisfaction level compared with the nurse who was not motivated by the nurse manager. Meanwhile, regulation was the second highlyrelated variable with the work satisfaction (OR 2.436; p= 0.017). The researcher concluded that motivation and regulation were the variables which could explain the work satisfaction. Based on this research, it was recommended to conduct the evaluation toward the current regulation periodically and socialize for the new regulation.
LARVA CACING BERKEPALA DURI Monoliformis dubius (ACANTHOCEPHALA: MONOLIFORMODAE) PADA KECOA, Periplaneta ameticana DI PERMUKIMAN KODYA BOGOR Endang Purwaningsih
BERITA BIOLOGI Vol 4, No 2&3 (1998)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v4i2&3.2123

Abstract

-
PARASIT PADA TIKUS RUMAH DI PEMUKlMAN KODYA BOGOR Endang Purwaningsih; H B Munaf; Sri Hartini
ZOO INDONESIA No 16 (1992): Zoo Indonesia No 16
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v0i16.2403

Abstract

Abstrak
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR FISIKA MELALUI VIDEO PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Yolanda Dwi Vivian Karawahenni; Endang Purwaningsih; Sandhi Setya Praptama; I Putu Yogi Setia Permana
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 8, No 2 (2021): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v8i2.15023

Abstract

AbstractThe research is aimed to analyze learning motivation in Physics through learning video during the pandemic of Covid-19. The subject of this research is vocational high school student at class X in Pasuruan, East Java. The instrument is a motivation questionnaire that contains 4 aspects which are attention, relevance, confidence, and satisfaction. Data were analyzed by descriptive statistics, paired t-test, and classified into categories. The result showed that the value of significance is sig. 0,002 <0,05 which means, there is a different learning motivation before and after using learning video during the pandemic. The result was obtained by enhancement of average motivation score though satisfaction aspect was dropped. This means that learning video can be used as learning media to increase learning motivation during this pandemic.Keywords: Motivation, Physics, Online learning, Learning Video, Pandemic Covid-19AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis motivasi belajar fisika pada masa pandemi Covid-19 melalui pemanfaatan video pembelajaran. Penelitian deskriptif kuantitatif ini berfokus pada kelas X SMK di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur sebagai sampel penelitian. Penelitian ini menggunakan angket motivasi dengan 4 aspek yang terdiri dari attention, relevance, confidence, dan satisfaction. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif, dikategorikan, dan dianalisis menggunakan paired t test. Hasil analisis menunjukkan nilai sig. 0,002 < 0,05 yang berati ada perbedaan motivasi belajar peserta didik pada masa pandemi Covid-19 sebelum dan sesudah penggunaan video pembelajaran yang dapat dilihat melalui peningkatan rata-rata skor motivasi peserta didik meskipun aspek satisfaction mengalami penurunan. Hal ini berarti bahwa video pembelajaran dapat digunakan sebagai media peningkatan motivasi belajar pada masa pandemi Covid-19.Kata kunci: Motivasi, Fisika, Pembelajaran daring, Video pembelajaran, Pandemi Covid-19
GAMBARAN PENGETAHUAN MENGGOSOK GIGI PADA SISWA KELAS VIII SMP ISLAM AN-NAWAH DESA BATUKERBUY KECAMATAN PASEAN KABUPATEN PAMEKASAN Kinzoku Nur Alif; Endang Purwaningsih; Soesilaningtyas Soesilaningtyas
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkgm.v3i2.821

Abstract

ABSTRAK GAMBARAN PENGETAHUAN MENGGOSOK GIGI PADA SISWA KELAS VIII SMP ISLAM AN-NAWAH DESA BATUKERBUY KECAMATAN PASEAN KABUPATEN PAMEKASAN Proporsi perilaku menggosok gigi setiap hari yaitu 94,7% dan 2,8% sudah menggosok gigi dua kali sehari, yakni pagi dan malam secara benar, upaya pemeliharaan kebersihan dan pencegahan penyakit gigi dan mulut yaitu dengan cara menghindari atau sekurang kurangnya memperkecil terjadinya pembentukan debris, plak dan kalkulus. Masalah penelitian ini adalah tingginya angka OHI-S pada siswa kelas VIII SMP Islam An-Nawah Desa Batukerbuy Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan tentang menggosok gigi pada siswa kelas VIII SMP Islam An-Nawah Desa Batukerbuy Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan. Jenis penelitian deskriptif dengan jumlah responden 30 siswa. Metode penelitian dengan pengisian lembar kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan cara merekap hasil data yang telah dikumpulkan dan di sajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang menggosok gigi dalam kategori buruk. Kata kunci : Gambaran Pengetahuan, OHI-S, Menggosok Gigi, Siswa. ABSTRACT DESCRIPTION OF THE KNOWLEDGE OF BRUSHING TOOTH IN CLASS VIII STUDENTS OF AN-NAWAH ISLAMIC SMP, BATUKERBUY VILLAGE, PASEAN DISTRICT PAMEKASAN The proportion of daily brushing behavior is 94.7% and 2.8% have brushed their teeth twice a day, namely in the morning and evening correctly, efforts to maintain cleanliness and prevent dental and oral diseases are by avoiding or at least minimizing the occurrence of debris formation. , plaque and calculus. The problem of this research is the high number of OHI-S in class VIII students of SMP Islam An-Nawah, Batukerbuy Village, Pasean District, Pamekasan Regency. The purpose of the study was to determine the knowledge about brushing teeth in eighth grade students of SMP Islam An-Nawah, Batukerbuy Village, Pasean District, Pamekasan Regency. Types of research is descriptive with the number of respondents 30 students. The method is by filling out a questionnaire sheet. The analysis technique used is to recap the results of the data that has been collected and presented in tabular form The results showed that students' knowledge about brushing their teeth was in the bad category. Keywords: Knowledge Description, OHI-S, Brushing Teeth, Students.