p-Index From 2021 - 2026
9.368
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam) Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Profetika JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi AL-Hikmah: Jurnal Studi Agama-agama Islamika Inside: Jurnal Keislaman dan Humaniora Jurnal Studi Al-Qur'an Al-Hikmah TAHKIM TSAQAFAH Jurnal Yudisial Nizham Journal of Islamic Studies Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Madinah: Jurnal Studi Islam Potret Pemikiran Refleksi Pembelajaran Inovatif Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Mazahibuna: Jurnal Perbandingan Mazhab Holistic Al-Hadis : Jurnal Studi Hadis, Keindonesiaan, dan Integrasi Keilmuan The International Journal of Pegon Islam Nusantara Civilization Santri: Journal of Pesantren and Fiqh Sosial Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia ISLAM NUSANTARA: Journal for the Study of Islamic History and Culture Jurnal Pemikiran Islam (JPI) Jurnal Komunikasi Islam Hunafa: Jurnal Studia Islamika Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Journal of Islamic Education and Innovation (JIEI) Al Hurriyah : Jurnal Hukum Islam At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Millah: Journal of Religious Studies al-Mawarid Jurnal Syariah dan Hukum (JSYH) Peradaban Journal of Religion and Society QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Islamika Inside: Jurnal Keislaman dan Humaniora Musala : Jurnal Pesantren dan Kebudayaan Islam Nusantara El Dusturie: Jurnal Hukum dan Perundang-undangan Indonesian Journal of Interdisciplinary Islamic Studies (IJIIS) Qonuni: Jurnal Hukum dan Pengkajian Islam MASADIR: Jurnal Hukum Islam As-Salam: Journal Islamic Social Sciences And Humanities Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial Munazzama Journal of Islamic Management and Pilgrimage SiRad: Pelita Wawasan Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory KOLABORASI: Journal of Multidisciplinary ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab Profetika: Jurnal Studi Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Prinsip Persamaan dalam Al-Qur’an dan Implikasinya terhadap Hak Asasi Manusia Whidy Anastasya; Dzulkifli Hadi Imawan
Getpress Management Journals Vol 3 No 2 (2025): As-Salam: Journal Islamic Social Sciences and Humanities
Publisher : Yayasan Salam Cerdas Al-Fattah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66867/as.v3i2.84

Abstract

This research focuses on the concept of equality rights in the perspective of human rights as reflected in the Qur'an. The essence of this research is to examine the importance of the principle of equality in building a plural and civilized social life. This research uses a qualitative method with a library research approach, which relies on analyzing Qur'anic verses related to the issue of equality and human dignity. The results show that Islam, as reflected in the Qur'an, does not differentiate between men and women in terms of human rights. Both sexes are positioned equally as servants of God who have the same honor, responsibilities, and rights in spiritual, social, and moral dimensions. This finding confirms that the Qur'an upholds the principles of justice and equality as the main foundation in respecting human rights.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMENUHAN NAFKAH ANAK MURTAD PASCA PERCERAIAN: Kajian Putusan 428/Pdt.G/2021/PA.Sgta Muhammad Ariful Fahmi; Dzulkifli Hadi Imawan
Jurnal Yudisial Vol. 17 No. 2 (2024): Child Protection
Publisher : Komisi Yudisial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29123/jy.v17i2.618

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemenuhan nafkah anak murtad pasca perceraian orang tuanya pada Putusan Nomor 428/Pdt.G/2021/PA.Sgta. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis masalah perlindungan hukum terhadap pemenuhan nafkah anak murtad pasca terjadinya perceraian orang tuanya dalam tinjauan hukum positif dan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif, yaitu penelitian terhadap bahanbahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan dengan cara studi kepustakaan (library research), dengan merujuk kepada dokumen-dokumen atau literatur yang terkait dengan perkara nafkah anak dan putusan yang dibahas. Selanjutnya bahan-bahan tersebut diolah dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis hakim dalam Putusan Nomor 428/Pdt.G/2021/PA.Sgta dalam pertimbangannya telah mendasarkan pada prinsip kepentingan terbaik bagi anak (the best interest of the child), hukum positif, dan hukum Islam dengan menghukum ayah kandung untuk memberikan nafkah kepada anak-anaknya meskipun anak-anak tersebut sudah berpindah agama (murtad). Putusan ini juga memberikan perlindungan hukum bagi anak murtad pasca terjadinya perceraian, karena telah memberikan kepastian hukum untuk terpenuhinya hak-hak anak berupa nafkah bagi mereka sampai dewasa, atau dapat mengurus diri sendiri dan mandiri, atau sekurang-kurangnya anak tersebut telah berusia 21 tahun, atau jika anak tersebut telah menikah.
RELASI POLITIK KERAJAAN ACEH DARUSSALAM DAN DAULAH TURKI UTSMANI DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI NUSANTARA Rizky Firnanda; Dzulkifli Hadi Imawan
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 1 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i1.829

Abstract

Studi ini menjelaskan relasi politik antara Kerajaan Aceh Darussalam dan Daulah Turki Utsmani serta pengaruhnya terhadap pengembangan pendidikan agama Islam di Nusantara pada abad ke-16 hingga ke-17. Urgensi kajian ini terletak pada kedekatan ideologis dan religius antara kedua kekuatan Islam tersebut, yang mendorong terbentuknya hubungan diplomatik, militer, dan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, memanfaatkan sumber primer dan sekunder berupa manuskrip, arsip sejarah, serta literatur ilmiah kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara Aceh dan Turki Utsmani tidak hanya bersifat simbolik, tetapi memberikan dampak konkret dalam penyebaran dan penguatan pendidikan Islam di wilayah Nusantara. Bantuan berupa pengiriman senjata, ahli militer, dan ulama memperkuat posisi Aceh sebagai pusat ilmu keislaman. Pengaruh mazhab Hanafi turut membentuk sistem pendidikan dan hukum Islam di Aceh, membuka jalur intelektual dan budaya yang memperkaya tradisi keislaman lokal. Dengan demikian, relasi politik ini berkontribusi besar dalam membentuk fondasi pendidikan agama Islam yang berkelanjutan di Asia Tenggara.
Rekonstruksi Etika Digital: Integrasi Teori Computer-Mediated-Communication (CMC) dan Prinsip Komunikasi Qur’ani Muhammad Taqi Abdurrahman; Dzulkifli Hadi Imawan
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 16 No. 1 (2026): June
Publisher : Departement of Islami Comuunication and Broadcasting, Faculty of Da'wah and Communication, State Islamic University of Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2026.16.1.1-27

Abstract

Digital disruption has shifted human interaction patterns toward a Network Society, where digital space is not merely a transmission medium, but a new living space that redefines identity and authority. However, this phenomenon is accompanied by ethical crises such as post-truth, disinformation, and cyberbullying. Western communication theories rooted in Computer-Mediated-Communication (CMC) have successfully diagnosed the psychological mechanisms behind these phenomena descriptively, yet they have not provided a prescriptive normative framework for user behavior. This study aims to bridge this gap by reconstructing digital ethics through the harmonization of Western psychological analysis and Islamic theology. This study employs a qualitative approach using the library research method. The results indicate that psychological vulnerabilities in the digital space can be addressed through the implementation of Quranic communication principles. It is concluded that the integration of these two perspectives establishes a robust digital ethics, wherein digital activity is no longer viewed as a value-free space, but as a theological mandate (amanah) demanding validity, propriety (adab), and social responsibility.
Nusantara dan Mekah Abad ke 19 Achmad Habibul Alim Mappiasse; Dzulkifli Hadi Imawan
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 17, No 1 (2023): MULTIDIMENTIONAL DA'WAH
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jhjd.v17i1.2759

Abstract

Tulisan ini membahas tentang latar belakang sejarah dalam konteks dua wilayah di abad ke 19 yang secara geografis dan politik berbeda, tetapi dari segi agama sangat erat kaitannya. Yang pertama adalah Kepulauan Indonesia di mana umat Islam merupakan jumlah terbesar jemaah haji internasional. Yang kedua adalah Hijaz tempat umat Islam Indonesia menunaikan ibadah haji, belajar dan dalam beberapa kasus menetap. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitik, yaitu model penelitian yang berusaha mendeskripsikan, mencatat, menganalisis dan menginterpretasikan kondisi yang ada sehingga diharapkan dapat memberikan gambaran tentang Nusantara dan Mekkah abad ke 19. Data menunjukkan bahwa meskipun pemerintah kolonial berusaha menakut-nakuti, membatasi, dan mencegah orang pergi haji ke Mekkah, jumlah jemaah haji justru meningkat drastis pada abad ke 19. Banyak jamaah haji memperpanjang masa tinggal mereka di Mekah atau menetap di sana secara permanen dengan tujuan mempelajari Islam.