Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Tekno Ekonomi dan Pengembangan Ecoprint (Pendekatan Blue Ocean Strategy Pada Ecoprint Tapak Patera) Cahyaningsih, Pipit Rospita; Widi, Riantin Hikmah; Mutolib, Abdul
Jurnal Agristan Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v6i1.10457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tekno ekonomi dan merumuskan strategi alternatif pada pengembangan usaha ecoprint Tapak Patera. Pendekatan penelitian menggunakan studi kasus dengan campuran ( mix-method ), yaitu penggabungan metode kuantitatif dan kualitatif. Teknik penentuan responden menggunakan purposive . Penelitian ini dilakukan di Desa Linggajati, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Alat analisis yang digunakan yaitu Tekno Ekonomi, analisis SWOT dan Blue Ocean Strategy . Hasil analisis tekno ekonomi secara teknis pembuatan ecoprint masih menggunakan teknologi sederhana serta bahan baku yang mudah diperoleh. Secara ekonomi ecoprint Tapak Patera memiliki harga pokok produksi sebesar Rp139.797/kain untuk bahan kain primis dan Rp122.359/kain untuk kain rayon. Secara umum pendapatan yang diperoleh Tapak Patera pada tahun 2023 yaitu untuk ecoprint kain primis sebesar Rp4.045.373/tahun sedangkan untuk ecoprint kain rayon sebesar Rp1.820.076/tahun. Jadi secara ekonomi usaha Tapak Patera ini menguntungkan dan layak untuk dikembangkan karena R/C Ratio 1. Adapun alternatif strategi berdasarkan pendekatan Blue Ocean Strategy yaitu pengadaan diskon produk, wisata edukasi pembuatan ecoprint , pemasaran online dan promosi menarik.
HUBUNGAN ANTARA PERAN PENYULUH DENGAN EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PENYULUHAN PADA PROGRAM PENGEMBANGAN KOMODITAS UNGGULAN BELIMBING MADU DI KECAMATAN LANGENSARI KOTA BANJAR Nurmawati, Ella; Widi, Riantin Hikmah; Noormansyah, Zulfikar; Febrianti, Tintin
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6 No 2 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i2.3425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyuluh, efektivitas pelaksanaan penyuluhan serta menganalisis hubungan peran penyuluh dengan efektivitas pelaksanaan penyuluhan pada program pengembangan komoditas unggulan belimbing madu. Metode penelitian menggunakan metode survey. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive di Kecamatan Langensari Kota Banjar. Penentuan sampel dari masing-masing desa digunakan metode proportional random sampling untuk mengumpulkan 64 petani belimbing madu.. Data dianalisis dengan menggunakan uji Koefisien Konkordans Kendal-W dan uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh dengan efektivitas pelaksanaan penyuluhan pada program pengembangan komoditas unggulan belimbing madu sebesar 84,75 persen termasuk kategori sangat tinggi. Efektivitas pelaksanaan penyuluhan program pengembangan komoditas unggulan belimbing madu sebesar 83,33 persen termasuk kategori tinggi, dan terdapat hubungan yang positif atau signifikan antara peran penyuluh dengan efektivitas pelaksanaan penyuluhan pada program pengembangan komoditas unggulan belimbing madu di Kecamatan Langensari Kota Banjar
Innovative Agricultural Financing Models to Enhance Farmers’ Access to Sustainable Credit and Investment Widi, Riantin Hikmah; Suprapto, Agus; Ellyta
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 5 (2025): JIMKES Edisi September 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i5.3387

Abstract

Farmers’ access to sustainable finance remains a persistent structural barrier to agribusiness development in many developing countries. In Indonesia, conventional credit schemes often fail to align with the seasonal nature and risk profile of agriculture, limiting productivity and financial inclusion among smallholder farmers. This study aims to evaluate innovative financing models that can improve access to credit and sustainable investment in three agrarian regions: Kulon Progo, Jember, and Tanah Datar. Using a qualitative multiple case study approach, the research examines the design and implementation of value chain financing, blended finance mechanisms, and digital lending platforms within varying local agricultural contexts. The findings reveal that value chain financing in Kulon Progo significantly reduced non-performing loan rates to 1.2%; digital lending in Jember reached over 3,200 young farmers; and blended finance in Tanah Datar contributed to a 26% increase in household income. These results highlight the importance of coordination among agribusiness actors, financial institutions, and enabling policy frameworks. The study contributes practical insights for policymakers by identifying key success factors such as adaptive regulation, improved digital infrastructure, and institutional partnerships needed to scale inclusive financing models and enhance the resilience of Indonesia’s smallholder farmers.
Utilization of Integrated Digital Cashier for Business Sustainability in Kampung Nila, Kawali Village, Ciamis Regency Octaviana Helbawanti; Abdul Mutolib; Riantin Hikmah Widi; Lidya Nur Amalia; Ati Rosliyati; Candra Nuraini
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 7 No. 1 (2026): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v7i1.7507

Abstract

ABSTRACT The Bojongsari Fish Processing and Marketing Group (Poklahsar) in Kampung Nila encountered primary challenges in managing the inventory of perishable fishery products and in financial management, which still relied on manual record-keeping. Manual systems were at risk of data loss, inaccurate calculations, and a lack of transparency, which negatively impacted the group’s accountability and business sustainability. The community service activity aimed to strengthen business governance and ensure the group’s business sustainability through inventory management, sales, and simple financial record-keeping; practical skills in basic financial reporting; and operating an integrated digital cash register. The outreach methods used in the activity included presentations on inventory and financial management; practical demonstrations of digital cash register applications; interactive discussions on operational procedures and coordination of price and stock changes; and an assessment of interest in transitioning from manual to digital record-keeping. The implementation of integrated digital cash registers enabled partners to acquire technical skills in inventory management, transaction record-keeping, and the preparation of simplified financial reports. Service delivery improved and the group's financial transparency became easily accessible. The implementation of digital cash registers fostered a collective awareness of the importance of financial and inventory management for the sustainability of community-based businesses. Partners adopted digital cash registers for daily sales activities in Kampung Nila as well as for product exhibitions outside of Kampung Nila. As a result, digital cash registers were accessible to all product sales channels in Kampung Nila Keywords: Kampung Nila, Inventory Management, Digital Cash Registers, Community Empowerment, Simple Financial Reporting
PENGARUH MINAT DAN MOTIVASI PETERNAK TERHADAP KEBERLANJUTAN USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH DI KABUPATEN TASIKMALAYA Dewi Rahayu; Abdul Mutolib; Riantin Hikmah Widi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan jumlah peternak sapi perah diduga merupakan fenomena yang berkaitan dengan minat dan motivasi peternak dalam mempertahankan usahanya. Keberlanjutan usaha peternakan sapi perah di Kabupaten Tasikmalaya perlu diperhatikan agar dapat terus bertahan dan berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat peternak, motivasi peternak, keberlanjutan usaha peternakan sapi perah dan pengaruh minat dan motivasi peternak terhadap keberlanjutan usaha peternakan sapi perah di Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Jumlah sampel pada penelitian ini 70 orang peternak sapi perah yang masih aktif berusaha dengan teknik two stage random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan deskriptif kuantitatif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa minat peternak berada pada kategori tinggi dengan skor 2.036,  motivasi peternak berada pada kategori tinggi dengan skor 2.053 dimana motivasi intrinsik termasuk kategori tinggi dengan skor 1.236 dan motivasi ekstrinsik berada pada kategori sedang dengan skor 817. Keberlanjutan usaha peternakan sapi perah berada pada kategori sedang dengan skor 3.526. Hasil Uji F menunjukan bahwa minat dan motivasi berpengaruh signifikan secara simultan terhadap keberlanjutan usaha peternakan sapi perah di Kabupaten Tasikmalaya. Hasil Uji t menunjukan motivasi berpengaruh signifikan secara parsial sedangkan minat berpengaruh tidak signifikan pada tingkat kepercayaan 95% terhadap keberlanjutan usaha peternakan sapi perah di Kabupaten Tasikmalaya. Kata Kunci : Minat, Motivasi, Keberlanjutan usaha, Peternakan Sapi Perah