Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Terapi Menggambar Terhadap Tingkat Stres Pada Anak Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2022 F. Tampubolon, Lindawati; Ginting , Agustaria; Cyntia Natio , Bella
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9607

Abstract

Stres hospitalisasi merupakan suatu reaksi yang dialami anak karena situasi dan lingkungan asing selama proses perawatan dan pengobatan di Rumah Sakit. Apabila stres hospitalisasi tidak ditangani dengan baik akibatnya sering menimbulkan efek negatif yang sangat berbahaya bagi perkembangan, kesehatan fisik serta psikologis. Stres anak berkepanjangan dapat menimbulkan gangguan baik mental maupun trauma. Tujuan penelitian Pengaruh Terapi Menggambar Terhadap Tingkat Stres Pada Anak di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. desain Penelitian menggunakan eksperimental dengan metode one group pretest - post test, populasi 40 orang, teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan Jumlah sampel 18 responden, data di ambil secara langsung menggunakan kuesioner HARS sebelum dan sesudah perlakuan terapi menggambar. Hasil penelitian ditemukan skor pretest stres dengan mean = 12.00 dan standar deviasi = 4.087, sedangkan posttest stres =7.56 dan standar deviasi =1.723. Berdasarkan hasil uji statistik paired T-test sebelum dan sesudah intervensi terapi menggambar didapatkan nilai p=0.001<0,05, artinya bahwa ada pengaruh terapi menggambar terhadap tingkat stres pada anak di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2022. Diharapkan kepada Rumah sakit Santa Elisabeth Medan dapat mempertimbangkan memberikan sarana bermain khususnya terapi menggambar di ruangan rawat inap anak untuk menurunkan tingkat stres hospitalisasi anak.   
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PASIEN TBC DALAM MENGKONSUMSI OBAT OAT DI RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH BATAM KOTA TAHUN 2022 Helinida Saragih; Imelda Derang; Lindawati Tampubolon; Lisna Santika Sembiring
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 6: Februari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TBC adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman Tuberkulosis (Mycobacterium Tuberculosis). Waktu pengobatan Tuberculosis yang lama, minum obat secara teratur tiap hari dan efek samping dari obat anti tuberkulosis merupakan salah satu faktor ketidakpatuhan. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan dukungan dari keluarga dan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisa Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pengobatan Klien Tuberkulosis Di Ruma Sakit Santa Elisabeth Batam Kota. Jenis rancangan skripsi ini adalah non-eksperimen dengan menggunakan desain penelitian korelasi metode pendekatan Cross Sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 79 dengan tehnik pengambilan sampling menggunakan rumus vincent. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga dan Morinsky Medication Adherence Scale (MMAS) untuk mengukur Tingkat Kepatuhan. Dukungan keluarga pada Pasien TBC berada dalam kategori Cukup sejumlah 58 responden (73,4%), kepatuhan pasien TBC dalam mengkonsumsi obat OAT berada pada kategori Tidak Patuh sejumlah 49 responden (62,0%). p value (0,008) < α (0,05), terdapat hubungan antara Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pengobatan Klien Tuberkulosis.
PERSEPSI PASIEN TERHADAP LAYANAN KEPERAWATAN DI IGD RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH LUBUK BAJA BATAM 2023 Lindawati F. Tampubolon; Ernita Rante Rupang; Friska Ginting; Ratna Karunia Sari
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 6: Februari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persepsi pasien berperan penting dalam menilai suatu mutu pelayanan kesehatan karena berdasarkan persepsi yang baik dari pasien terhadap mutu pelayanan kesehatan yang diterimanya maka akan dapat mempengaruhi tingkat kepuasan pasien serta menumbuhkan citra yang baik pada pelayanan kesehatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pasien terhadap layanan keperawatan di Igd rumah sakit santa elisabeth lubuk baja batam tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dan teknik pengambilan sampling yaitu acctidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian : persepsi pasien mengenai Assurance (jaminan) di rumah sakit santa Elisabeth lubuk baja berada di dalam kategori kurang baik (78.5%), Tangibles (kenyataan) kategori kurang baik (76.1%). Empathy (empati) kategori kurang baik (71.4%) ,Responsivenes(tanggung jawab) kategori kurang baik sebanyak (76.1%), Reability (keandalan) kategori kurang baik (71.4%), dan Persepsi pasien terhadap layanan keperawatan di igd di rumah sakit santa Elisabeth lubuk baja secara umum berada di dalam kategori baik (61,9%). Penulis berasumsi bahwa kurangnya komunikasi perawat dengan pasien meyebabkan persepsi pasien terhadap layanan atau tindakan keperawatan menjadi kurang baik karena sebagian besar pasien merasa belum sepenuhnya menerima lima elemen tersebut. Bagi pelayan kesehatan agar komunikasi efektif lebih di tingkatkan dalam pelayanan, sehingga meningkatkan nilai dari pelayanan tersebut.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN KEPATUHAN PENGISIAN EARLY WARNING SCORING SYSTEM (EWSS) DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH BATAM KOTA TAHUN 2022 Jagentar Pane; Rotua Elvina Pakpahan; Lindawati F. Tampubolon; Erbin Landong Sirait
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 6: Februari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: One strategy to reduce cardiac arrest deaths is to implement an Early Warning Score System (EWSS). EWSS is a method of early detection of decreased physiological condition of patients with six parameters, namely systolic blood pressure, pulse, breathing, body temperature, oxygen saturation, and awareness level based on the results of the score assessment assessment so that interventions can be carried out in accordance with the results of the study. Research Objectives: This study aims to determine the Relationship between Nurse Knowledge and Compliance with the Early Warning Scoring System (EWSS) in the Inpatient Room of Santa Elisabeth Hospital, Batam City in 2022. Method: This study is a correlation study with cross-sectional design. The population in this study was all nurses in the treatment room of Santa Elisabeth Hospital Batam City, as many as 91 people. Sampling using non probability method with puposive sampling technique. The sample in the study was 73 nurses. The analysis was performed by univariate and bivariate methods using the computerized sistem program. Result: H's knowledge of nurses who are in accordance with the filling of the Early Warning Score System (EWSS) at Santa Elisabeth Hospital Batam Kota was measured using the Pearson correlation test, and the results of the correlation coefficient (r) between nurse knowledge and compliance with the filling system were obtained The Early Warning Score (EWSS) is 0.919 and an interpretation value with a strong relationship is obtained. The results of the analysis of the two variables have a significance value of P = <0.001. Conclusion: Based on the results of the study, it can be concluded that there is a meaningful relationship between the relationship between nurse knowledge and EWSS filling compliance in the sense that the better the knowledge the nurse has, the more obedient it will be in filling out the Early Warning Score System (EWSS) at Santa Elisabeth Hospital in Batam City.
DESCRIPTION OF FAMILY SUPPORT FOR CHRONIC KIDNEY FAILURE PATIENTS AT HAJI ADAM MALIK GENERAL HOSPITAL MEDAN Julia Ringgas Fransiska Siregar; Tampubolon, Lindawati Farida; Sembiring, Friska
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 8 No 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v8i2.8647

Abstract

Chronic Kidney Failure (CKF) is a common health issue found in every community and has become a global concern, including in Indonesia. One aspect of this issue is the increasing number of cases requiring therapy 2-3 times a week. Family support can positively impact the survival of patients, with families accepting their members in any condition. The aim of this study is to understand the overview of family support for chronic kidney failure patients at Haji Adam Malik General Hospital, Medan, in 2023. This research uses a descriptive design with a population of 403 individuals. The instrument used is a family support questionnaire. The sampling technique used is purposive sampling, totaling 67 samples. The results showed that family support for chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Haji Adam Malik General Hospital, Medan, is considered good by 57 respondents (85.1%). The majority of respondents are male, with 43 respondents (64.2%), and the average duration of hemodialysis is 45.47 months. Most respondents have a high school education, with 27 respondents (40.3%), and the majority are married, with 52 respondents (77.6%). The conclusion of this study is that the overview of family support for chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Haji Adam Malik General Hospital, Medan, is considered good by 57 respondents (85.1%). It is recommended that family visits to patients undergoing hemodialysis therapy be conducted regularly.
Pengaruh Pemberian Informasi Prosedur Pemasangan Infus Terhadap Penurunan Kecemasan Orangtua pada Anaknya Di RS Santa Elisabeth Batam Nainggolan, Ayu Rohani; Tampubolon , Lindawati Farida; Ginting , Agustaria
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol : 3 No : 1 (2024 ) : Periode Januari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v3i1.3554

Abstract

Tindakan pemasangan infus merupakan prosedur yang menimbulkan kecemasan dan ketakutan serta rasa tidak nyaman bagi anak karena nyeri yang dirasakan akibatnya orang tua merasa cemas jika prosedur pemasangan infus yang dilakukan akan memberikan efek yang membuat anak merasa semakin sakit atau nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian informasi prosedur pemasangan infus terhadap penurunan kecemasan orangtua pada anaknya. Hasil wawancara yang dilakukan pada 25 orangtua di Rumah Sakit Santa Elisabeth Lubuk Baja Batam didapatkan data 4 orang tua memiliki tingkat kecemasan ringan (16%), 18 orang tua memiliki tingkat kecemasan sedang (72%), dan 3 orang tua dengan tingkat kecemasan berat (12%) dikarenakan kurangnya pengetahuan orangtua mengenai prosedur pemasangan infus. Metode penelitian menggunakan Pra-eksperimental berdesain one group pretest-posttest group. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling sebanyak 30 responden. Alat ukur menggunakan kuesioner yang diberikan kepada responden pada tahap pretest dan postest. Hasil penelitian dari 30 responden didapatkan rerata kecemasan orangtua sebelum pemberian informasi prosedur pemasangan infus pada anak adalah 36.00 (95% CI= 34.84-37.16), dengan standar deviasi 3.118. Sedangkan rerata nilai kecemasan orangtua sesudah pemberian informasi pemasangan infus adalah 23.67 (95% CI= 22.56-24.78) dengan standar deviasi 2.975. Hasil ujistatistik uji t berpasangan/ uji t dependen, diperoleh p value=0.001, (?< 0,005) yang artinya secara statistik menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pemberian informasi prosedur pemasangan infus terhadap penurunan kecemasan orangtua pada anaknya. Diharapkan perawat untuk memberikan informasi prosedur pemasangan infus pada orangtua anak yang akan dilakukan pemasangan infus sehingga mereka mengetahui prosedur yang akan diberikan kepada anaknya dan menurunkan kecemasan yang dialami.
The Knowledge of Hypertension Patients about Stroke Risk and Treatment at Santa Elisabeth Hospital Medan Lindawati F. Tampubolon; Lilis Novitarum; Vina Yolanda Sigalingging; Sukemi Saragih
Jurnal Ventilator Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v3i4.2120

Abstract

Hypertension substantially increases the risk of developing secondary conditions, including stroke, renal disease, coronary heart disease, and heart failure. Early management is therefore essential to prevent complications and adverse outcomes. Evidence indicates that untreated hypertension contributes to approximately 60% of stroke cases. Public knowledge regarding hypertension-related complications remains limited, and many individuals are unable to identify early signs of stroke the most common complication associated with hypertension. This study aimed to assess the knowledge of hypertensive patients regarding stroke risk and management at Santa Elisabeth Hospital Medan in 2024. A descriptive research design was employed. The sample consisted of 67 hypertensive patients attending the outpatient clinic, selected through purposive sampling. Data were presented using frequency distribution tables. The findings revealed that 52.2% of respondents demonstrated poor knowledge, 32.8% had moderate knowledge, and only 14.9% showed good knowledge regarding stroke risk and management. These results underscore the need for patients to adopt healthier lifestyles and for the hospital to strengthen educational efforts by providing more engaging and interactive learning materials for patients and their families.
Co-Authors Agustaria Ginting Agustaria Ginting Amnita Anda Yanti Ginting Amnita Ginting Ance M. Siallagan Ance M. Siallagan Ance M. Siallagan Angenia Itoniat Zega Annastasya Paulina Br. Ginting Aprillia Deliani Simanjuntak Barus, Mardiati Br. Citra Kartika Waruwu Clarita Famatirani Margareta El. Hia Cyntia Natio , Bella Damanik, Elsarika Darmauli Sidabalok david, bertamba Derang , Imelda Derang, Imelda Deskrisman Stefan Mendrofa Desta Lenta Indah Putri Zebua Elselina Saragih Enjel Fbryan Sijabat Erbin Landong Sirait Ernita Rante Rupang Ernita Rante Rupang Eva Lolyta Br. Hutahaean Evlin Nurani Zalukhu Florensia Ermasta Saragi Turnip Friska Ginting Ginting , Agustaria Ginting, Agustaria Ginting, Amnita Ginting, Amnita Andayani Ginting, Friska Ginting, Friska Sri Handayani Harefa, Salvia Elvaretta Harianja, Ester Saripati Helinida Saragih Ice Septriani Saragih Ice Septriani Saragih Imelda Derang Imelda Derang Indra H. Perangin-angin Indra Hizkia P Irennius Girsang, Vierto Jagentar P Pane Jagentar Pane Julia Ringgas Fransiska Siregar Juliana Ratna Sari Sembiring Karo Mestiana Karo, Mestiana Br. Katarina Desy Arliana Simatupang Lilis Novitarum Lilis Novitarum Lisna Santika Sembiring Mardiati Br Barus Mawati Manalu Mei Misriani Hutapea Mestiana Br. Karo Monika Lasniwati Nadeak Nainggolan, Ayu Rohani Nainggolan, Jeremia Natalia Natalia Nestariang Laia Nestariang Laia Novitarum, Lilis Perangin-angin, Indra Hizkia Pomarida Simbolon Pricillia Zebua Pujiastuti, Maria Ratna Karunia Sari Reza Novita Yanti Simanjuntak Rina Amorita Manurung Rotua Elvina Pakpahan Rotua Elvina Pakpahan Sahetapy, Meirlin Salsabila, Unik Hanifah Samfriati Sinurat Samfriati Sinurat Saragih , Helinida Saragih, Helinida Saragih, Ice Septriani Saragih, Raymondus Sembiring, Friska Siallagan, Erpina Sigalingging, Vina Yolanda Sari Silalahi, Susta Maria Simanullang, Murni Sari Dewi Simorangkir, Lindawati Sinurat, Samfriati Sinurat, Samfriati Sinurat Siti Maimunah Sitinjak, Nelly Verawati Sri Martini Sri Ningsih Sitorus Sukemi Saragih Tambunan, Formaida Titin Novalina Siregar Tumangggor, Lili Suryani Tumanggor, Lili Suryani Verawati Sitinjak, Nelly Vierto Vina Yolanda S. Sigalingging Vina Yolanda Sari Sigalingging Vina Yolanda Sigalingging Yeri nibenia zega Zebua, Lely Yusniar Ziliwu, Hendrianus ziliwu, Vina YS Sigalingging