Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ANALYSIS OF TOURIST SATISFACTION WITH ATTRACTIONS AND SERVICES IN TOURISM VILLAGES IN NAGARI SUNGAI BATANG, AGAM REGENCY ibnu, ibnu kuntara; Agustar, Asdi; Fitriana, Widya
INDONESIAN GOVERNANCE JOURNAL : KAJIAN POLITIK-PEMERINTAHAN Vol 7 No 2
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/igj.v7i2.143

Abstract

This research aims to obtain information and insights regarding tourists’ perceptions of the attractiveness of Sungai Batang Tourism Village, which encourage them to visit and return. Additionally, the study seeks to assess tourist satisfaction levels based on four key tourism product attributes: attractions, amenities, accessibility, and ancillary services.The research employs a quantitative method with a survey approach. Data were collected through questionnaires distributed to tourists visiting the village, with a sample size of 50 respondents. The analyzed variables include the quality of tourist attractions, facilities, services, and the overall tourist experience.The results indicate that overall tourist satisfaction is in the "good" category. However, several aspects require improvement, particularly in terms of supporting facilities and the availability of tourism information. These findings provide important implications for the management of Sungai Batang Tourism Village to enhance the quality of services and attractions offered, in order to strengthen the village’s appeal and encourage increased tourist visits in the future.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Tanaman Karet Rakyat di Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan Citra, Ayu Rahmah; Syarfi, Ira Wahyuni; Fitriana, Widya
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v7i1.595

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan dengan mendeskripsikan profil perkebunan karet rakyat serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi tanaman karet rakyat. Penelitian menggunakan metode survei pada 100 petani sampel. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk tujuan pertama, dan analisis kuantitatif regresi non linear, fungsi Cobb-Douglas untuk tujuan ke dua.  Hasil penelitian menemukan bahwa teknik budidaya karet rakyat di Kecamatan Karang Dapo, pada kegiatan penanaman, penyulaman, pengendalian hama dan penyakit tanaman, panen dan pasca panen sudah sesuai dengan pedoman dari Direktorat Jenderal Perkebunan, namun pada kegiatan frekuensi penyiangan dan dosis pemupukan belum sesuai dengan anjuran. Selain itu penelitian menunjukkan bahwa  penggunaan bibit, tenaga kerja, penggunaan pupuk Urea berpengaruh signifikan terhadap produksi karet di Kecamatan Karang Dapo, sedangkan penggunaan pupuk TSP dan pupuk KCL tidak berpengaruh terhadap produksi karet di Kecamatan Karang Dapo.  
Pendidikan Karakter di Era Global: Refleksi terhadap Surah Luqman Ayat 12–19 Rabbani, Jundyah Zahrah; A'yuni, Intan Qurrota; Fitriana, Widya; Sabilillah, Syahidah; Nurrohim, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30165

Abstract

Globalisasi membawa tantangan serius terhadap pembentukan karakter generasi muda, di tengah derasnya arus informasi dan gaya hidup modern yang cenderung mengabaikan nilai-nilai moral dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter dalam Surah Luqman ayat 12–19 dan merefleksikan relevansinya dalam pendidikan Islam masa kini. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis lima artikel ilmiah yang relevan dari tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa Surah Luqman ayat 12–19 memuat nilai-nilai pendidikan yang komprehensif, meliputi pendidikan aqidah, ibadah, akhlak, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut mencerminkan pendekatan integral dalam membentuk karakter Muslim yang religius, berakhlak mulia, serta mampu berinteraksi sosial secara etis. Penelitian ini menegaskan bahwa nilai-nilai Qur’ani dari Surah Luqman sangat relevan untuk dijadikan dasar penguatan pendidikan karakter di tengah tantangan globalisasi yang kompleks. Kajian ini diharapkan menjadi kontribusi bagi pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang aplikatif dan kontekstual.
Pemberdayaan Masyarakat Untuk Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga:  Kasus Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Di Kota Padang Devi Irmayeni; Asdi Agustar; Widya Fitriana
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/mw09mj65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  Menganalisis proses pemberdayaan masyarakat yang dilakukan melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kota Padang dan Menganalisa dampak program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kota Padang. Analisis yang digunakan adalah aeskriptif kualitatif dengan membandingkan kondisi yang ada dilapangan saat penelitian dengan lieteratur serta kebijakan yang releva. Hasil penelitian menunjukan bahwa Proses pemberdayaan masyarakat melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kota Padang dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai aktor utama. Tahapan pemberdayaan dimulai dengan perencanaan kegiatan, yang melibatkan identifikasi kebutuhan kelompok dan penyusunan rencana secara bersama-sama dengan anggota KWT. Selanjutnya, tahap pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan dan bimbingan teknis yang mencakup pengelolaan pekarangan, pembibitan, pengelolaan hasil panen, serta penerapan praktik pertanian ramah lingkungan. Pendampingan rutin dari pihak terkait juga menjadi bagian penting dalam proses ini untuk memberikan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi, baik teknis maupun nonteknis. Evaluasi berkala dilakukan untuk menilai pencapaian program dan memastikan keberlanjutan kegiatan. Proses ini secara keseluruhan berhasil meningkatkan kapasitas anggota KWT dalam mengelola pekarangan sebagai sumber pangan dan ekonomi keluarga. Dampak pemberdayaan masyarakat melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kota Padang berpengaruh secara signifikan dalam berbagai aspek. Meskipun demikian, kendala seperti keterbatasan lahan, ketidaksesuaian bantuan dengan kebutuhan spesifik kelompok, dan kurangnya akses ke pasar untuk hasil panen masih memerlukan perhatian lebih untuk memastikan keberlanjutan program
PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP WISATA PANTAI TIRAM DI NAGARI TAPAKIH KECAMATAN ULAKAN TAPAKIH KABUPATEN PADANG PARIAMAN, SUMATERA BARAT INDONESIA Septian, Shandy; Hasnah, Hasnah; Fitriana, Widya
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1397

Abstract

The perception of tourists can reflect the level of satisfaction with facilities, cleanliness, accessibility, and services for sustainability and a more effective promotion strategy to increase the number of tourist visits, especially at Tiram Beach. The purpose of this study is to (a) describe the condition of tourism at Tiram Beach and (b) analyze tourists' perceptions of tourism at Tiram Beach Nagari Tapakih, Ulakan Tapakih District, Padang Pariaman Regency, West Sumatra Indonesia. This research uses qualitative and quantitative approaches with survey methods with the 4A concept (attraction, amenity, accessibility, ancillary) to find specifically and realistically people's perceptions of Tiram Beach. The condition of Tiram Beach tourism shows that this beach has natural scenery and a calm atmosphere, away from noise. There are infrastructure facilities such as parking facilities, places of worship, restaurants, and location plans. In addition, Tiram Beach is easily accessible because it is not too far from Padang City or Pariaman City. The perception of tourists towards Tiram Beach is in the positive category as seen from the 4A of attraction with a score of 3,644, accessibility with a score of 4,840, amenity with a score of 10,640, and ancillary with a score of 3,576. Recommendations that can be given to improve the quality of Tiram Beach Tourism can be done by optimizing tourist facilities and improving the quality of 4A Services that are more attractive, comfortable, and sustainable for tourists and provide economic benefits for the local community.
Model Sistem Ketahanan Pangan Rumah Tangga Pedesaan Berbasis Inclusive Closed Loop Fitriana, Widya; Martius, Endry; Analia, Devi; Agustar, Asdi; Wahyuni Syarfi, Ira; Gracia Jorie, Donna; Aprilia, Dina
Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Vol. 7 No. 1 (2024): March
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jace.v7i1.743

Abstract

Pencapaian surplus pangan ternyata tidak otomatis mewujudkan pemenuhan hak pangan bergizi bagi masyarakat. Meningkatnya prevalensi ketidakcukupan pangan pada daerah surplus pangan mengindikasikan bahwa ketahanan pangan merupakan sistem yang kompleks, tidak hanya mencakup produksi, melainkan juga aspek distribusi, pengolahan, dan konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi format bisnis sistem pangan rumah tangga pedesaan; (2) merumuskan model sistem ketahanan pangan berbasis inclusive closed loop. Penelitian dilakukan di Kabupaten Padang Pariaman sebagai daerah surplus pangan namun juga mengalami peningkatan prevalensi ketidakcukupan pangan tahun 2022-2023. Penelitian menggunakan pendekatan Rapid Rural Appraisal (RRA) melalui komunikasi langsung secara intensif dengan key informan dari petani, masyarakat, pemerintah, swasta, Gapoktan, dan lembaga keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pangan rumah tangga memiliki tiga format bisnis yakni: (1) sistim pangan dengan proses bisnis privat yang beroperasi melalui mekanisme pasar, (2) sistim pangan dengan proses bisnis publik yang berbasis intervensi pemerintah, dan (3) sistim pangan sebagai bisnis masyarakat lokal yang berbasis pada hubungan resiprositas sosial. Ketiga sistem pangan ini eksis di masyarakat dan tidak terpisah secara ekslusif. Ketiga tipe sistem pangan ini melibatkan kemitraan multi aktor yakni petani, pemerintah, perusahaan, koperasi, dan lembaga pembiayaan. Petani sebagai faktor pengungkit utama peningkatan produktifitas. Pemerintah sebagai regulator terkait subsidi, kompensasi, insentif dan penyediaan infrastruktur. Perusahaan sebagai pendamping paraktek pertanian terbaik, Koperasi sebagai lembaga pemberdayaan petani, meningkatkan effisiensi usaha tani dan posisi tawar petani, serta lembaga keuangan sebagai penyedia bantuan modal. Kemitraan multi aktor dari hulu ke hilir yang saling terintegrasi berbasis inclusive closed loop  dapat memperkuat sistem ketahanan pangan daerah.
Utilizing social network analysis for the advancement of rural tourism Huda, Alfian; Fitriana, Widya; Azriani, Zednita
Journal of Applied Sciences in Travel and Hospitality Vol. 8 No. 1 (2025): JASTH: Journal of Applied Sciences in Travel and Hospitality
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jasth.v8i1.96-109

Abstract

Implementing Community-Based Tourism (CBT) can create employment opportunities and enhance regional competitiveness. Economic, social, and environmental conflicts sometimes follow the success of CBT. Social networks can drive the success of CBT, reduce conflict, and promote tourism sustainability. This study aims to analyze social networks to strengthen rural tourism. The research was carried out in the Carocok Tourism destination, a leading Pesisir Selatan Regency tourism destination—data collection through observation and FGD with five experts. Primary data were collected from 39 business units that were selected purposively. The variables observed were tourism asset ownership, asset control, capacity, and benefits. The data was analyzed using the Social network analysis (SNA) approach with Nvivo 12 plus and Gephi 0.9.5 software. The study's findings show that the social network pattern in the Carocok mirrors a triple helix model. This model involves three key stakeholders: the government, the community, and the private sector. Tourism management resembles community-based tourism as it emphasizes the community as the primary stakeholder, with the community owning 89.27% of tourism assets, a more significant share than the government and private ownership. While the community broadly owns these assets, there is still room for more robust control and improvement in the capacity of tourism labor. Conflicts were found in rural tourism activities, such as developing tourism infrastructure that impacted the ecological damage of coastal areas, privatization of public spaces, inconsistencies in tourism product tariffs, illegal levies, and misunderstandings of governance between the government and local communities. Some of the problems are related to the lack of control and capacity owned by the community in the tourism sector. The government and the private sector play significant roles in enhancing capacity building and fostering entrepreneurship. Developing tourism will require media and academic collaboration to improve tourism in the future.
Strategi Pemasaran pada Usaha Kopi Solok Cap Bintang di Nagari Panyakalan Kecamatan Kubung Kabupaten Solok Putri, Dinda Kusuma; Fitriana, Widya; Hendri, Muhammad
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 3 (2023): December
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v5i3.477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan usaha Kopi Solok Cap Bintang (2) Mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal yang terdapat pada usaha Kopi Solok Cap Bintang (3) Merumuskan strategi pemasaran untuk usaha Kopi Solok Cap Bintang. Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Panyakalan, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Penelitian ini menggunakan metode analisis deksriptif. Analisis data pada penelitian ini bersifat kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan matriks IFE, EFE, SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ini memiliki posisi internal dan eskternal yang kuat dilihat dari nilai matriks IFE yaitu 2,856 dan nilai matriks EFE yaitu 3,015. Artinya bahwa usaha ini mampu menggunakan keunggulannya untuk menangkap peluang serta mampu merespon ancaman dengan baik. Ada delapan alternatif strategi pemasaran yang dihasilkan berdasarkan analisis SWOT yaitu (1) Mempertahankan kualitas dan variasi produk (2) Memperluas jaringan pasar (3) Melengkapi atribut pada kemasan atau label (4) Menjalin hubungan baik dan kerjasama dengan pemerintah atau dinas terkait (5) Menyediakan metode pembayaran digital untuk memudahkan transaksi (6) Mempertahankan ciri khas produk (7) Menjalin kerjasama dengan pemasok untuk mendapatkan bahan baku yang berkualitas (8) Meningkatkan promosi melalui media online dan offline. Sedangkan strategi prioritas utama berdasarkan analisis QSPM yaitu strategi ke-2. Kesimpulannya untuk mendorong pengembangan usaha, perlu prioritas strategi memperluas jaringan pasar. Untuk itu disarankan kepada usaha untuk membuat kerjasama dengan pengecer yang berada di daerah lain dan menggiatkan kembali pemasaran secara online.
Strategi Pemasaran Pada Industri Kopi (Studi Kasus pada Usaha Kopi Saiyo di Kota Padang Panjang) Fadhilah Angeni, Dhiya; sayuti, Yusmarni; Fitriana, Widya
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 7 No. 3 (2025): December
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v7i3.802

Abstract

Usaha Kopi Saiyo, produsen kopi bubuk tertua di Kota Padang Panjang, menghadapi masalah pemasaran karena belum optimalnya promosi digital. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pemasaran yang efektif dengan menganalisis faktor internal dan eksternal. Metode studi kasus digunakan, melibatkan analisis Matriks IFE, EFE, IE, SWOT, dan QSPM. Hasil analisis menunjukkan nilai IFE 2,96 dan EFE 3,13, menempatkan Kopi Saiyo pada posisi sel II (grow and build). Berdasarkan Matriks SWOT, dirumuskan lima strategi alternatif: (1) memaksimalkan e-commerce; (2) mengoptimalkan teknologi untuk manajemen keuangan; (3) meningkatkan kapasitas produksi; (4) membuat gerai baru; dan (5) mengembangkan varian produk. Melalui Matriks QSPM, strategi terbaik dengan nilai tertinggi (6,29) adalah pengembangan produk alternatif dengan menciptakan varian baru Kopi Saiyo. Strategi ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan daya saing dan jangkauan pasar Kopi Saiyo.
Pola Operasi Penggilingan Padi Pasca Program Revitalisasi PPK Sumatera Barat Jorie, Donna Gracia; Fitriana, Widya; Martius, Endry
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.376-381

Abstract

The Revitalization of Small Rice Mills (PPK) is a strategic program of the West Sumatra Provincial Government aimed at improving the efficiency of the rice supply chain and strengthening farmers’ bargaining position. This study aims to describe the operational patterns of rice milling following the implementation of the PPK Revitalization Program. The research employed a survey within a case study design using a qualitative descriptive approach involving two farmer groups in Tanah Datar Regency and Pesisir Selatan Regency. The results show two emerging operational patterns: (1) a Vertical and Horizontal Integration Operational Pattern in farmer-group-owned PPK (Tanjung Mutiara Farmer Group), where upstream-to-downstream activities are integrated within the farmer group along with cooperation across business units; and (2) a Limited Vertical Integration Operational Pattern in PPK owned by individual farmer group members (Karakek Indah Farmer Group), where integration occurs because one stage of production is linked to the farmer group with limited authority. The PPK revitalization program has led to changes in stakeholder involvement, a shift in product form from unhusked paddy to rice, and expanded marketing areas reaching other provinces.