Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Bibliometrik Tren Topik Penelitian pada Artikel Ilmiah Dosen Fakultas Rumpun Kesehatan Universitas Padjadjaran Tahun 2016 – 2020 Marni, Ziani; Erwina, Wina; Rohman, Asep Saeful
Jurnal FPPTI Vol. 2, No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59239/jfppti.v2i1.28

Abstract

Knowledge mapping in the field of health science is very important to do because it helps the lives of many people. The large number of scientific articles published by Universitas Padjadjaran lecturers in the health sector has not been accompanied by mapping of research topic trends. The aim of this research is to determine trends in research topics in scientific articles by lecturers at the Faculty of Health, Universitas Padjadjaran and to determine the position of research topics that have been conducted on health topics in the world and in Indonesia. The research method used is the bibliometric method with a quantitative approach using Co-word analysis based on the presence of keywords available in each scientific article. The research results show that the trend of research topics in scientific articles by health faculty lecturers in 2016-2020 is Children, Knowledge, and Breast cancer. The research focus of health faculty lecturers in 2016-2019 was on the health of children, women or mothers, and adolescent health, then the research focus shifted in 2019-2020, namely regarding the Covid-19 virus. A small number of research topic trends carried out by health faculty lecturers are in line with world and Indonesian health topics according to the World Health Organization. Trends in research topics and research topics that are still little discussed can become references and recommendations for further research in the health sector.
Studi Bibliometrik dengan VOSviewer terhadap Publikasi Ilmiah mengenai Situs Astana Gede Kawali Putra Perkasa, Varrel Brilian; Erwina, Wina; Kusnandar, Kusnandar
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i9.439

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemetaan bibliometrik publikasi ilmiah Situs Astana Gede Kawali tahun 1993 – 2022 menggunakan software VOSviewer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi publikasi ilmiah yang terindeks google scholar mengenai Situs Astana Gede Kawali berdasarkan tahun; peta perkembangan publikasi ilmiah Situs Astana Gede Kawali berdasarkan Co-Word; serta peta perkembangan publikasi ilmiah Situs Astana Gede Kawali berdasarkan Co-Authorship. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis bibliometrik menggunakan Co-Word dan Co-Authorship. Basis data yang digunakan sebagai bahan penelitian adalah publikasi ilmiah yang terindeks google scholar berjumlah 98 publikasi dengan beberapa kata kunci pencarian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan publikasi yang signifikan pada enam tahun terakhir ditahun 2017 – 2022 sebesar 72.4%. Selain itu, kata kunci yang sering muncul dalam judul dan abstrak publikasi ilmiah adalah Kawali dan Ciamis. Adapun penulis yang paling produktif dalam mempublikasi artikel ilmiah mengenai Situs Astana Gede Kawali adalah Aan Suryana dan Yeni Wijayanti
Literasi media ibu rumah tangga di Panghegar Permai rt 02 / rw 03 kecamatan Panyileukan kota Bandung Insanu, Teguh Muhamad; Erwina, Wina; CMS, Samson
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 11 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i11.459

Abstract

Literasi media dapat menjadi sebuah kemampuan dalam mengakses, mengevaluasi, dan mengkomunikasikan kembali pesan media . Pesan media kini dapat ditemukan dan ditulis secara mudah oleh para pengguna media. Literasi media ini dapat menjadi alat ukur kesiapan pengguna media dalam mengakses, mengevaluasi, dan mengkomunikasikan kembali pesan media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan literasi media berdasarkan teori literasi media dari European commision. Fokus dan tujuan dari penelitian ini untuk mengukur tingkat kemampuan literasi media, technical skills, critical understanding, dan communication abilities ibu rumah tangga di masa pandemik covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deksriptif dengan teknik pengumpulan menggunakan data kuisioner dan studi kepustakaan. Populasi penelitian ini terdapat 42 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini juga menggunakan analisis univariat dengan variabel indenpenden. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat kemampuan literasi media ibu rumah tangga di Panghegar Permai Rt02/Rw03 Kecamatan Panyileukan Kota Bandung di masa pandemik covid-19 berada dalam kategori baik.
Rancang bangun Model Diseminasi Informasi pada Tradisi Suraan di Kampung Cireundeu Cimahi Selatan untuk mendukung literasi Budaya Hariyani, Indah; Erwina, Wina; Kusnandar, Kusnandar
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i1.674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancang bangun infografis tradisi suraan di kampung cireundeu cimahi selatan untuk mendukung literasi budaya. Metode yang digunakan adalah metode action riset atau penelitian tindakan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, formulir google serta melalui studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat beberapa rangkaian upacara adat pada tradisi suraan, tradisi bubur sura, upacara tutup taun ngemban taun dan tradisi mawakeun. Rancangan pesan infografis ini dilakukan diskusi dengan para Tokoh Adat di Kampung Cireundeu selama 3 kali pertemuan. Rancangan infografis ini terbagi menjadi beberapa tahap, pertama pembuatan materi infografis, kedua pembuatan konsep papan infografis, ketiga pembuatan kode barcode dan keempat konsep media penyajian papan infografis. Dari hasil survei evaluasi rancangan infografis dengan jumlah 15 responden dapat disimpulkan bahwa infografis Tradisi Suraan yang telah dirancang. Sehingga infografis tersebut dapat bermanfaat menambah wawasan dan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan literasi budaya.
IMPLEMENTASI & PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) KANEKES BADUY BERBASIS MANUSKRIP TATAMBA: IMPLEMENTASI & PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) KANEKES BADUY BERBASIS MANUSKRIP TATAMBA Nani Sumarlina, Elis Suryani; Ahmad Darsa, Undang; Erwina, Wina
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Juni 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i2.236

Abstract

Di era milenial yang serba modern ini, kearifan lokal budaya tinggalan karuhun orang Sunda yang terpendam dalam manuskrip, selayaknya digali, dikaji, dan dikembangkan secara berkesinambungan. Sebagai dokumen budaya, manuskrip memberikan informasi beragam pengetahuan yang masih relevan untuk diimplementasikan dan dimanfaatkan saat ini. Salah satunya teks manuskrip Tatamba, yang berisi seluk beluk Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan pengobatan tradisional, yang masih diimplementasikan terutama di masyarakat adat Kanekes Baduy, yang pada saat Pandemi Covid-19 hampir tidak ada yang terkena wabah tersebut. Hal ini dimungkinkan, karena mereka memanfaatkan TOGA dalam kesehariannya. Tanaman obat keluarga merupakan tanaman hasil budidaya yang berkhasiat sebagai obat, yang bisa ditanam di pekarangan rumah, kebun atau ladang, yang terdiri atas enam kelompok, yakni tanaman liar, umbi-umbian, tanaman pagar hidup, tanaman hias merambat, tanaman hias perdu, dan tanaman pohon peneduh. TOGA yang ditemukan di masyarakat adat Baduy dideskripsi, diinventarisasi, dibandingkan dengan Teks Naskah Tatamba melalui metode deskriptif analisis komparatif, melibatkan metode kajian kualitatif, melalui kajian filologis, yang meliputi kajian kodikologis dan tekstologis, serta kajian budaya secara umum secara multidisiplin. Hasil yang dicapai, selain terkumpulnya berbagai jenis TOGA, yang berguna bagi masyarakat, juga agar masyarakat dapat memanfaatkan TOGA lebih efektif dalam mengobati berbagai penyakit, melalui jenis, fungsi, dosis, cara pengolahan, dan tindak pengobatan yang benar.
The Relevance of the Tatamba Mantra Manuscript and Family Medicinal Plants (TOGA) in the Baduy Indigenous Community Elis Suryani Nani Sumarlina; Rangga Saptya Mohamad Permana; Undang Ahmad Darsa; Wina Erwina; Abdul Rasyad
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 10 No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v10i2.25774

Abstract

Sundanese manuscripts are still relatively unknown in today's society. Perhaps it is regarded a new science with no benefit to scientific development. In truth, manuscripts and writings as subjects of philological study have been known in Alexandria from the third century BC, according to a character named Erasthothenes. Manuscripts as cultural documents and literary references for other sciences must be made aware of their existence in the current millennium, as many manuscripts' contents remain unknown. One of them is Family Medicinal Plants (TOGA), which is revealed in the manuscript text of the Tatamba mantra and is used by the Baduy indigenous community to boost endurance and immunity. The Tatamba manuscript's significance to Baduy TOGA must be maximized in order to determine the kind, function, dose, processing technique, and therapy actions, as well as the usage of TOGA for health maintenance based on the Tatamba manuscript. Descriptive research, comparative analysis, and text criticism study methodologies, as well as codicology and textology, pharmacology, health communication, and transdisciplinary cultural studies, were investigated. TOGA in the Tatamba mantra manuscript is relevant to the lives of the Baduy indigenous community because it is supported by the ngukus tradition, which is a ngajampé ceremony'reciting mantras' to pray for the safety, health, and welfare of the Baduy indigenous community, which is performed once a year when the ngalaksa tradition is carried out. This topic is relevant not only to philology, but also to other multidisciplinary fields such as agriculture, pharmacy, medicine, cultural communication, anthropology, and public health.
The Integration of the Requirements and Characters of the Pupuh in the Wawacan Panji Wulung Manuscript Elis Suryani Nani Sumarlina; Rangga Saptya Mohamad Permana; Undang Ahmad Darsa; Abdul Rasyad; Wina Erwina
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 11 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v11i1.28065

Abstract

Manuscripts, as a legacy and cultural inheritance of predecessors, are vital cultural documents for the advancement of a society's culture. Consequently, manuscripts must not be undervalued. This is comprehensible, as their existence can still be realized in the Generation Z age. The important and interesting manuscripts studied in this article are manuscripts in the Sundanese literature category in the form of Wawacan, which is closely related to pupuh. Wawacan has an influence on the Sundanese literary treasury. The purpose of this study is to explain the definition, position and classification, as well as the requirements and character of pupuh in an effort to support understanding of the ins and outs of WPW. This article's examination of the literary elements aims to offer an overview, context, and elucidation of the Wawacan Panji Wulung text, which was widely esteemed and utilized as an educational reference, culminating in six print editions during its era. This article is part of qualitative research, employing descriptive analysis methodologies through sociological literary approaches, hermeneutics, which are intrinsically linked to philological studies, both codicologically and textologically, as well as cultural studies in general. The study's results demonstrate the interconnection between the requirements and characteristics of the pupuh, together with the complexities of Wawacan Panji Wulung. This page serves as a reference for literacy across several scientific disciplines in a multidisciplinary context.
Analisis bibliometrik tren penelitian strategi pemasaran perpustakaan tahun 2005 – 2025 Nurcahyani, Desi; Erwina, Wina; CMS, Samson
Libraria: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : FPPTI Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66162/lib.v14i2.465

Abstract

This study aims to analyze the development of research on library marketing strategies from 2004 to 2024 using a bibliometric approach. A quantitative descriptive bibliometric method was employed, with data retrieved from the Scopus database using the keywords "marketing strategy" and "library", resulting in a total of 250 documents. The data were analyzed and visualized using Biblioshiny and VOSviewer. The findings reveal significant fluctuations in publication trends over the past two decades, with notable peaks in 2013 and 2019, and sharp declines in 2020 and 2024. The average citations per year have shown an upward trend since 2022, reaching a peak of 2.2 in 2024. Emerald Emerging Markets Case Studies emerged as the most prolific journal, publishing 102 documents. Quoquab F was identified as the most productive author, with five publications and a fractionalized score of 1.67. The most influential publication, with 55 citations, was authored by Gül Bayraktaroğlu and Özge Özgen, titled “Integrating the Kano model, AHP and planning matrix: QFD application in library services.” Keyword analysis revealed frequent use of terms such as “marketing,” “library marketing,” “strategic marketing,” and “digital marketing,” reflecting the central focus of the research landscape. Institutionally and geographically, Universiti Teknologi Malaysia led in publication output with 14 articles, while the United States and India were identified as the most significant contributing countries. Keywords: bibliometric analysis; marketing strategy; library.
Decision-Making in the Digitalization of Library Reference Services through Social Media: A Case Study of the National Library of Indonesia Prabowo, Destiya Puji; Maryani, Eni; Bajari, Atwar; Erwina, Wina
Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/jaets.v7i1.8703

Abstract

The digitalization of library reference services through social media remains under-researched, particularly regarding how socio-technical factors and institutional policy processes intersect in national libraries. This study addresses this gap by examining the case of the National Library of Indonesia (Perpusnas), where virtual reference services (VRS) have evolved amid infrastructural reforms and the COVID-19 pandemic. Adopting a qualitative case study within a constructivist paradigm, the research combines semi-structured interviews with librarians and managers (n=5) and a Social Network Analysis (SNA) of @perpusnas1 interactions on X (formerly Twitter) during 2023. The analytical framework integrates the Policy Cycle with the Social Construction of Technology (SCOT), enabling a multi-layered exploration of agenda-setting, policy formulation, interpretive flexibility, and network structures. Findings show that VRS development was shaped by problem recognition (inefficiencies in email services), adaptive policy formulation (iterative SOP revisions and platform selection), and improvisational implementation constrained by staff capacity and infrastructure. SCOT analysis revealed competing interpretations of social media—promotion, reference tool, or user shortcut—eventually stabilised through closure. SNA results confirmed a centralised hub-and-spoke model dominated by @perpusnas1, enhancing responsiveness but limiting distributed participation. This study contributes theoretically by linking SCOT, policy process models, and SNA in library science; practically by highlighting training, evaluation, and integration needs for managers; and for policy by illustrating adaptive pathways to digitalisation in developing-country contexts.
Toponimi dan Julukan dalam Place Branding Kabupaten Garut Wahyuningtyas, Laras Annisa; Priyatna, Centurion Chandratama; Erwina, Wina
SAWERIGADING Vol 31, No 2 (2025): Sawerigading, Edisi Desember 2025
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v31i2.1609

Abstract

This study analyzes the place branding strategy of Garut Regency, focusing on toponymy dynamics, historical nicknames, and the role of Penta-helix collaboration in addressing identity fragmentation and brand credibility gaps. Using a qualitative interpretive case study design, the research explores how stakeholders negotiate meanings within complex social contexts. Data were collected through in-depth interviews with 14 key informants representing Government, Academia, Business, Community, and Media, supported by documentation studies. Analysis followed Miles and Huberman’s interactive model. The findings show that multiple nicknames such as “Kota Intan,” “Swiss van Java,” and “Joyful Garut” create contrasting perceptions, with some viewing them as cultural richness and others as confusing identity signals. A notable credibility gap also emerges between brand promises and on-the-ground realities. Penta-helix synergy remains limited due to top-down initiatives that lack grounding in local values. The study recommends positively reinterpreting toponymy and strengthening an integrated, collaborative governance ecosystem. AbstrakPenelitian ini menganalisis strategi place branding Kabupaten Garut dengan menyoroti dinamika toponimi, julukan historis, serta peran kolaborasi Penta-helix dalam mengatasi fragmentasi identitas dan kesenjangan kredibilitas merek. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus interpretif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 14 informan dari unsur Pemerintah, Akademisi, Bisnis, Komunitas, dan Media, serta studi dokumentasi. Analisis mengikuti model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beragam julukan seperti “Kota Intan,” “Swiss van Java,” dan “Joyful Garut” memunculkan makna yang dipersepsikan berbeda, sebagian dianggap sebagai kekayaan budaya, namun juga memicu kebingungan identitas. Kesenjangan antara janji merek dan kondisi faktual turut memperlemah kredibilitas. Kolaborasi Penta-helix belum optimal karena inisiatif cenderung top-down dan kurang berbasis nilai lokal. Studi ini merekomendasikan reinterpretasi positif toponimi serta penguatan tata kelola kolaboratif yang lebih terpadu.
Co-Authors Abdul Rasyad Aditya, Mario Osann Alfahrul Bachrudin Bachtiar Alvin, Alvin Iqbal Baihaqi Andafi, Abima Surya Andri Yanto Annisa, Annisa Apriyanti Ardhian, Reza Ardyansyah, Muhamad Rakha Armada Rizki Asep Saeful Rohman Asep Saeful Rohman Atwar Bajari Cahyo Trianggoro, Cahyo Centurion Chandratama Priyatna, Centurion Chandratama Chyntia Kartika Sari, Chyntia Kartika CMS , Samson Dian Sinaga Dian Sinaga Effendy, Meuthia Salsya Elfitri Kurnia Erza Elis Suryani Nani Sumarlina Elisa Susanti Elnovani Lusiana Erza, Elfitri Kurnia Evi Nursanti Rukmana Fara Feranisa Fauziyah, Helen Nur feranisa, fara Fitri Perdana, Fitri Hamami, Tantyo Hariyani, Indah Helzi Anugra, Helzi Henny Sri Mulyani Rohayati Hidayat, Rizki Ismail Hilwah Hafidzah Muthmainnah Indah Hariyani Insanu, Teguh Muhamad Insi, Naafa Naafiatul Isni Puspitadewi Isni Puspitadewi Iwan Koswara Khoirunissa, Neyla Raihan Kirana, Dea Amanda Elta Kusnandar kusnandar kusnandar Lutfi Khoerunnisa Marni, Ziani Maryani, Eni Mutiara Susanti Solehat Naafa Naafiatul Insi Nani Sumarlina, Elis Suryani Ninis Agustini Damayani Novani, Laeli Nuning Kurniasih Nuning Kurniasih Nurcahyani, Desi Pawit M Yusup Pawit M. Yusup, Pawit M. Prabowo, Destiya Puji Prijana Prijana Putra Perkasa, Varrel Brilian Putri, Lutvi Meidina Putri, Sukma Kurnia Putriany Nurzulvaeza Nurzulvaeza Rahma , Silkvi Kheir Ramadani, Tri Asti Sukma Rangga Saptya Mohamad Permana Reihan Deski Putra Rizki Nurislaminingsih, Rizki Saleha Rodiah Samson CMS Sandy, Gitania Aulia Santi Susanti Santi Susanti, Santi Siregar, Repli Sodikin, Yulianti Sri - Rakhmiyati Sukaesih Sukaesih, Sukaesih Sukaesih, - Susie Perbawasari Suwandi Sumartias Tamiati, Fani Yasta Viora Tantyo Hamami Teguh Muhamad Insanu Tine Silvana Rachmawati Tine Silvana Rachmawati Undang Ahmad Darsa Undang Ahmad Darsa Varrel Brilian Putra Perkasa Wahyuningtyas, Laras Annisa Wawat Setiawati Yanti Setianti Yulianti - Yulianti Yulianti Yunus Winoto Yusuf, Alifa Ufaira