Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Diglosia

Analisis Keterampilan Mengajar Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Daring pada Siswa Sekolah Dasar Hani Subakti; Eka Silvi Handayani
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.608 KB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis keterampilan mengajar guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia secara daring pada siswa sekolah dasar kelas tinggi di SDN 001 Samarinda Utara tahun pembelajaran 2019/2020. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keterampilan dasar mengajar guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia secara daring dimasa pandemi covid-19. Penelitian dilatarbelakangi bahwa di SDN 001 Samarinda Utara peserta didik masih beradaptasi dengan sistem pembelajaran daring. Subjek dalam penelitian adalah siswa, guru kelas, dan kepala sekolah. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dalam penelitian ini yang digunakan oleh peneliti menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan membuka pembelajaran secara daring dengan mengucapkan salam dan berdoa sedangkan kalau pada saat menutup pembelajaran yaitu dengan berdoa relatif sama dengan pembelajaran tatap muka. Keterampilan bertanya pada materi bahasa Indonesia ada siswa yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru, ada pula siswa yang tidak bisa menjawab. Keterampilan menjelaskan guru kelas pada materi bahasa Indonesia yaitu ada siswa yang kurang paham dengan penjelasan yang diberikan oleh gurunya dan ada pula yang langsung paham. Keterampilan memberikan penguatan dan pemahaman dilakukan oleh guru kepada peserta didik. Keterampilan mengadakan variasi dilakukan oleh guru dengan menyediakan media pembelajaran. Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil ada siswa mengalami kesuliatan pada saat dibentuk kelompok dan ada pula yang tidak. Keterampilan mengelola kelas secara daring dilakukan guru dengan baik. Akhirnya pada pembelajaran daring masih ditemukan kendala dan kesulitan di mana kesulitan itu yang menjadi perhatian bagi guru dan siswa karena masih ditemukan siswa yang belum memiliki telepon genggam berbasis android untuk melakukan pembelajaran daring.Kata Kunci: analisis, mengajar guru, bahasa Indonesia, daring This research analyzes teachers' teaching skills in online Indonesian language learning in high school students at SDN 001 Samarinda Utara for the 2019/2020 study year. The purpose of this research is to find out the basic skills of teaching teachers in learning Indonesian language online during the covid-19 pandemic. The research is backgrounded that at SDN 001 Samarinda Utara students are still adapting to the online learning system. The subjects in the study were students, classroom teachers, and principals. The methods of data collection in this study are interviews and documentation. Test the validity of the data in this study used by researchers using source triangulation. The results of this study show that the skill of opening learning online by saying greetings and praying while closing the learning is relatively the same as face-to-face learning. The skill of asking indonesian language materials there are students who can answer the questions given by the teacher, some students can not answer. The skill of explaining the classroom teacher in Indonesian language material is that there are students who do not understand the explanation given by the teacher and some who immediately understand. Skills provide reinforcement and understanding done by teachers to students. The skill of conducting variations is done by teachers by providing learning media. The skills of guiding small group discussions there are students experiencing difficulty at the time the group is formed and some are not. The skills of managing classes online are done by teachers well. Finally in online learning there are still obstacles and difficulties where the difficulty is a concern for teachers and students because there are still students who do not have an android-based mobile phone to do online learning.Keywords: analysis, teaching teachers, Indonesian, online 
Analisis Kendala Guru dalam Mengajar Bahasa Indonesia Kelas Rendah Sekolah Dasar di Samarinda Hani Subakti
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.657 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya kendala yang terjadi pada kegiatan proses pembelajaran baik secara daring maupun secara luring di SD Negeri 010 Samarinda Utara. Tujuan utama dalam penelitian ini untuk menganalisis kendala guru dalam mengajar pembelajaran bahasa Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar wawancara guru, lembar wawancara siswa, lembar wawancara orang tua, dan dokumentasi menggunakan gawai. Jenis triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber. Subjek penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 12 narasumber yaitu 1 guru kelas 1B, 6 siswa kelas 1B, dan 5 orang tua siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan di SD Negeri 010 Samarinda Utara tentang kendala guru dalam mengajar bahasa Indonesia siswa kelas 1B ditemukan bahwa guru mengalami kendala pada saat proses mengajar yaitu (1) daya serap siswa sangat berbeda-beda dalam menerima pembelajaran dasar bahasa Indonesia di sekolah dan masih ditemukannya siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca dan menulis. (2) Media pembelajaran merupakan alat komunikasi yang sangat penting bagi siswa dan guru dalam proses belajar mengajar, sementara itu sebagian siswa masih mengalami kesulitan jaringan dan kuota internet orang tua yang terbatas. (3) Ketidakdisiplinan siswa dalam mengumpulkan tugas membuat guru mengalami kesulitan dalam memeriksa tugas dan memberikan nilai. Namun kendala-kendala ini tidak menurunkan semangat belajar siswa kelas 1B di SD Negeri 010 Samarinda Utara. Guru selalu mengajak orang tua dan siswa agar tetap berusaha mengoptimalkan proses kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia secara aktif dan efektif.Kata kunci: kendala guru, mengajar, bahasa Indonesia This research is motivated by the obstacles that occur in the learning process activities both online and offline at SD Negeri 010 North Samarinda. The main objective of this study is to analyze the teacher's obstacles in teaching Indonesian language learning. This research method uses a qualitative descriptive method. Data collection techniques were carried out by interviews and documentation. The instruments used in this study were teacher interview sheets, student interview sheets, parent interview sheets, and documentation using gadgets. The type of triangulation used is source triangulation. The research subjects were determined by purposive sampling technique with a total of 12 sources, namely 1 teacher in class 1B, 6 students in class 1B, and 5 students' parents. Data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of research conducted at SD Negeri 010 Samarinda Utara regarding teacher obstacles in teaching Indonesian to grade 1B students found that teachers experienced problems during the teaching process, namely (1) students' absorption capacity was very different in receiving basic Indonesian language learning at school and still found students who have difficulty in reading and writing. (2) Learning media is a very important communication tool for students and teachers in the teaching and learning process, meanwhile some students still experience network difficulties and parents' limited internet quota. (3) Students' indiscipline in collecting assignments makes teachers have difficulty checking assignments and giving grades. However, these obstacles did not reduce the enthusiasm for learning for grade 1B students at SD Negeri 010 North Samarinda. The teacher always invites parents and students to keep trying to optimize the process of active and effective Indonesian language learning activities.Keywords: teacher barriers, teaching, Indonesian language