Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Spelling and grammar Pada Guru Sekolah Menengah Atas Se-Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara Trisfayani, Trisfayani; Syahriandi, Syahriandi; Radhiah, Radhiah; Safriandi, Safriandi; Pratiwi, Rani Ardesi; Mahsa, Masithah
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 1, No 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penggunaan aplikasi spelling and grammar pada guru Sekolah Menengah Atas Se-Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Aplikasi Spelling and grammar berfungsi untuk melakukan pengecekan terhadap kesalahaan ejaan dan tata Bahasa dalam dokumen. Selama ini ditemukan banyaknya kendala yang dialami guru dalam proses menulis karya ilmiah. Guru cenderung melakukan kesalahan dalam cara penulisan (spelling) atau pun tata bahasa (grammar) yang terkadang dapat berpengaruh terhadap perbedaan makna yang dihasilkan. Berdasarkan hal tersebut, maka pelatihan ini bertujuan untuk meminimalkan kesalahan yang terjadi dalam tulisan sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas karya ilmiah guru. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Sekolah Menengah Atas Se-Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara, yaitu SMA Negeri 1 Muara Batu, SMKN 1 Muara Batu dan SMA Negeri 2 Kesuma Bangsa. Adapun metode yang digunakan adalah metode ceramah, dialogis, dan praktik. Metode ceramah digunakan untuk menyampaikan teori mengenai penggunaan aplikasi Spelling and grammar. Metode dialogis diterapkan dalam mengatasi permasalahan yang dialami peserta pada saat pelatihan berlangsung. Sedangkan metode praktik dilakukan dengan melibatkan peserta secara langsung untuk menerapkan aplikasi Spelling and grammar dalam karya tulis mereka. Hasil yang dicapai dalam pelatihan adalah para guru mampu menggunakan aplikasi spelling and grammar sehingga menghasilkan karya ilmiah yang lebih berkualitas.
PENGGUNAAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM TUTURAN MAHASISWA UNIVERSITAS MALIKUSSALEH Radhiah, Radhiah; Syahriandi, Syahriandi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.28917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan prinsip kerja sama dalam tuturan mahasiswa Universitas Malikussaleh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif karena data yang dikumpulkan bukanlah berupa angka-angka dan disajikan berupa uraian singkat mengenai hasil analisis. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Malikussaleh di lingkungan kampus. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah prinsip kerja sama dalam tuturan mahasiswa Universitas Malikussaleh. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah rekaman. Peneliti merekam tuturan mahaiswa, lalu mencatatnya dalam bentuk dokumentasi. Analisis data dilakukan setelah dilakukan pengumpulan data sesuai dengan rumusan masalah yang telah ditetapkan. Data yang dianalisis adalah hasil dari metode dokumentasi Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Teknik deskriptif kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan prinsip kerja sama dalam tuturan mahasiswa. Teknik analisis menggunakan langkah-langkah (a) reduksi data, (b) penyajian data, dan (c) penyimpulan. Hasil yang didapatkan adalah tuturan yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Malikussaleh telah menggambarkan prinsip kerja sama dalam maksim kuantitas, maksim kualitas, maksin relevansi, dan maksim cara (pelaksanaan).
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI PADA SMA DI KABUPATEN ACEH UTARA, BIREUN, DAN LHOKSEUMAWE Syahriandi, Syahriandi; Trisfayani, Trisfayani; Radhiah, Radhiah; Safriandi, Safriandi
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v6i2.792

Abstract

Gerakan literasi sekolah sudah dicanangkan sejak tahun 2016. Banyak sekolah yang belum menerapkannya dan merealisasikan gerakan literasi sekolah secara nyata. Bahkan, jika dilihat peringkat literasi Indonesia di dunia pada posisi ke-65. Aceh sendiri pada posisi ke-21 dari 34 provinsi di Indonesia. Mengacu pada permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi gerakan literasi sekolah pada SMA di Kabupaten Aceh Utara, Bireuen, dan Lhokseumawe. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik observasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa implementasi gerakan literasi sekolah di wilayah Kabupaten Aceh Utara, Bireuen, dan Lhokseumawe telah dilaksanakan oleh sekolah-sekolah. Namun, ada beberapa sekolah, khususnya kategori sekolah rendah, yang belum optimal dalam pelaksanaannya. Masih ada indikator-indikator yang belum direalisasikan.
PEMAHAMAN GAYA BELAJAR SISWA BAGI MAHASISWA SEBAGAI LANDASAN DALAM PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN Radhiah Radhiah; Syahriandi Syahriandi; Syardiansah Syardiansah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38234

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal. Pertama, mahasiswa haruslah memahami keterkaitan penggunaan media pembelajaran yang tepat dengan gaya belajar siswa. Kedua, pentingnya memahami gaya belajar siswa dalam penerapan media pembelajaran agar pembelajaran lebih efektif. Ketiga, Mahasiswa masih belum memahami fungsi gaya belajar. Merujuk pada hal tersebut, dilaksanakan pengabdian tentang “pemahaman gaya belajar siswa bagi mahasiswa sebagai landasan dalam penerapan media pembelajaran”. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah metode ceramah berupa penyampaian materi disertai praktek (pelatihan) dan dialog. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi terkait pemahaman gaya bahasa dalam penerapan media pembelajaran disertai dengan praktik (pelatihan) agar mahasiswa dapat langsung memberikan contoh. Metode dialogis diterapkan untuk mengatasi permasalahan yang dialami peserta selama pelatihan. Manfaat dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang fungsi gaya bahasa dalam penerapan media pembelajaran.
Analisis Kesalahan Berbahasa Tataran Fonologi, Gampong Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara lizaryani_25; Syahriandi; Trisfayani
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v9i1.14594

Abstract

Kesalahan berbahasa merupakan keadaan penggunaan bahasa yang menyimpang dari tata bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesalahan berbahasa tataran fonologi pada anak TK Gampong Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, rekam, dan catat. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis tentang kesalahan berbahasa tataran fonologi yang dilakukan pada anak TK Gampong Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, maka dapat disimpulkan bahwa kesalahan berbahasa yang  sering terjadi pada anak TK Gampong Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara adalah berupa penghilangan fonem, penggantian fonem, dan penambahan fonem. Secara keseluruhan penulis menemukan 45 kesalahan berbahasa terutama yang berkaitan dengan tataran fonologi yang masih mengalami sejumlah masalah dalam pengucapan fonem dengan benar. Tiga kategori utama kesalahan berbahasa yang ditemukan adalah penghilangan fonem sejumlah 9 kesalahan, penggantian fonem 24 kesalahan berbahasa, dan penambahan fonem sejumlah 12 kesalahan berbahasa.
ANALISIS CITRAAN DALAM NOVEL AKU TAK MEMBENCI HUJAN KARYA SRI PUJI HARTINI Rauzatul Funna; Syahriandi; Maulidawati
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i1.791

Abstract

This study aims to describe the imagery in the novel Aku Tak Membenci Hujan Karya Sri Puji Hartini. The method used is descriptive qualitatifeith a content analysis approach. The data analyzaed focused on sevaen images, namely visual imagery, auditory imagery, motion imagery, tactile imagery, olfactory imagery, gustatory imagery, and mental/feeling imagery. The results of the study show that in the novel Aku Tak Membenci Hujan Karya Sri Puji Hartini there are 127 images. The imagery is in the from of visual imagery with a total of 61 data, auditory imagery with a total of 20 data, motion imagery with a total of 14 data, tactile imagery with a total of 23 data, gustatory imagery with a total of 2 data, mental/feeling imagery with a total of 10 data. With tihis study, it is hopped that readers can utiliza the good results to deepen their ability to understand the essence of imagery in a literary work, especially novels.
A KETERAMPILAN BERBICARA SISWA DI SD NEGERI 3 LAPANG KECAMATAN LAPANG KABUPATEN ACEH UTARA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Rauzatul Jannah; Trisfayani; Syahriandi
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED) in Press
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i2.852

Abstract

This study aims to describe the speaking skills of fifth-grade students at SD Negeri 3 Lapang, Lapang Substrict, North Aceh Regency in Indonesian language learning. The research used a descriptive quantitative approach with instruments including observation, teacher interviews, and students oral tests. The result oral tests. The results showed that acrss seven speaking aspects, most students were in the high category. Pronunciation: 70% high, intonation: 85%, vocabulary mastery: 65%, material mastery: 80%, speaking fluency: 40%, facial ekpression: 85%, and eye contact: 85%. These findings indicate that students’ speaking skills are generally in the good category.
The Existence of Information Technology Terminology Usage in Indonesian Among University Students Syahriandi Syahriandi; Radhiah Radhiah; Trisfayani Trisfayani; Emilda Emilda
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.681

Abstract

This study aims to describe the existence and usage of Indonesian equivalents for information technology terms among university students. Employing a qualitative descriptive method, the research utilized purposive sampling to select participants. The sample consisted of 31 students from the 2023 cohort of the Indonesian Language Education program. Data were collected through a questionnaire listing commonly used information technology terms, for which students were asked to provide their Indonesian equivalents. The responses were analyzed using simple percentage calculations and then described qualitatively to illustrate the extent of usage of Indonesian terms among the students. The results show that (a) overall, 70% of the students were unaware of the Indonesian equivalents of the terms, and fewer than 50% could provide accurate equivalents for any of the 14 terms presented, and (b) the popularity of foreign information technology terms is one of the factors contributing to students' reluctance to learn or use their Indonesian counterparts.