Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

STUDI KOMPARATIF INKUIRI TERBIMBING DAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL KOGNITIF PESERTA DIDIK Rahmi, Ayu; Fitriani, Henni; Mellyzar, Mellyzar; Mauliani, Cut Nurisna
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v6i1.5496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan model inkuiri terbimbing dengan model discovery learning terhadap hasil belajar kognitif peserta didik pada materi ikatan kimia di kelas X SMK Negeri 1 Gandapura. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu postest-only design. Sampel penelitian merupakan peserta didik kelas X TKR 1 dan X TKR 2. Teknik pengumpulan data menggunakan rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja peserta didik, angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengujian hipotesis pada setiap variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung ttabel, yaitu 6,6731,701 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis kerja (Ha) diterima. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan antara model inkuiri terbimbing dan discovery learning terhadap hasil belajar kognitif peserta didik pada materi ikatan kimia di Kelas X SMK Negeri 1 Gandapura. Kata Kunci: Inkuiri Terbimbing, Discovery Learning, Ikatan Kimia
EDUKASI PEMBUATAN BIO HAND SANITIZER NANOPOLIMER INFUSA BERBAHAN PIPER BETLE UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19 Muliaman, Agus; Zahara, Syarifah Rita; Fitriani, Henni
Jurnal Vokasi Vol 6, No 2 (2022): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v6i2.3057

Abstract

Kesehatan adalah salah satu faktor yang sangat berharga didalam hidup. Mulai tahun 2019 dunia dikejutkan dengan suatu permasahan dalam bidang kesehatan yaitu virus COVID-19. Pada pertengahan tahun 2020 pemerintah menerapkan kebijakan New Normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Berdasarkan hasil survei dan wawancara dengan Perwakilan Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsuddhuha, kami mendapatkan informasi bahwa dayah ini telah menerapkan kebijakan new normal sehingga kegiatan pembelajaran dilakukan di dayah. Melalui analisis kebutuhan didapat beberapa masalah yaitu : 1) Kurangnya sumber daya dalam hal penyediaan hand sanitizer di Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsuddhuha, 2)Minimnya pengetahuan mengenai konsep virus covid 19 dan cara penyegahan yang tepat, 3) Minimnya keterampilan dalam pembuatan hand sanitizer yang murah, praktis dan ramah lingkungan. Berdasarkan analisis sebelumnya maka tujuan pengabdian ini ialah : 1) Membuat hand sanitizer alami berbahan Piper Betle yang aman, praktis, ekonomis dan ramah lingkungan 2) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam membuat hand sanitizer alami.   Untuk mengatasi masalah ini dibutuhkan solusi dengan memberikan pelatihan berupa edukasi pembuatan Bio Hands Sanitizer Nanopolimer Infusa Berbahan Piper Betle Untuk Mencegah penyebaran Covid-19. Bio Hands Sanitizer berbahan Piper Betle ini dibuat ramah lingkungan serta aman digunakan dalam jangka panjang tanpa menimbulkan iritasi atau kekeringan kulit karena berbahan alami. Kegiatan ini telah terlaksana dengan baik,  maka didapat hasil antara lain ; (1) Pengetahuan santri (santri) mengenai corona dan bio handsanitizer nanopolimer dari Piper Betle meningkat (2) Santri (santri) termotivasi dan antusias untuk mempraktikkan di rumah masing-masing.. Berdasarkan hasil angket santri pelatihan pada aspek kepuasan mendapatkan rata-rata nilai sebesar 92,3 (sangat tinggi), aspek ketertarikan rata-rata nilai yang didapat sebesar 88,5 (tinggi), aspek motivasi mendapatkan rata-rata nilai sebesar 95,6 (sangat tinggi), aspek pengembangan diri rata-rata nilai yang didapat sebesar 85,8 (tinggi).
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemanfaatan Eco-Enzyme Sebagai Katalis Ekonomi Sirkular Dalam Mendukung SDGs Fitriani, Henni; Fatmi, Nuraini; Nazaruddin, Nazaruddin; Nazwa, Mas Mudah; Harahap, Ayu Rizkiah
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.7784

Abstract

Kegiatan pemberdayaan perempuan melalui pemanfaatan limbah organik menjadi Ecoenzyme telah dilaksanakan bersama LBK Keumalahayati di Desa Blang Cruem, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Program ini merupakan implementasi pengabdian berbasis potensi lokal yang bertujuan mengatasi permasalahan mitra terkait keterbatasan pengetahuan, keterampilan, dan rendahnya kesadaran ekologis dalam pengelolaan limbah rumah tangga. Aktivitas yang dilakukan meliputi Focus Group Discussion (FGD) persiapan, sosialisasi mengenai ecoenzyme dan ekonomi sirkular, workshop praktik pembuatan ecoenzyme, pendampingan fermentasi, serta evaluasi capaian kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat keberhasilan kegiatan berada pada kisaran 80–90% yakni tahap sosialisasi, 85% peserta memahami konsep ecoenzyme dan prinsip ekonomi sirkular; workshop mencapai 80% dengan penguasaan keterampilan teknis pembuatan; pendampingan fermentasi berhasil menghasilkan lebih dari 90 botol produk ecoenzyme; serta evaluasi menunjukkan peningkatan kesadaran ekologis dan motivasi kewirausahaan. Dapat disimpulkan bahwa program ini efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran ekonomi-sosial masyarakat, memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, memberdayakan perempuan, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat komunitas.
Krisus Carica Papaya: Katalisator Kreativitas Ibu Rumah Tangga Untuk Kemandirian Ekonomi Berkelanjutan Dalam Mendukung Pencapaian SDGs Fakhrah, Fakhrah; Fitriani, Henni; Unaida, Ratna; Nufus, Hayatun; Yanti, Selly; Jumiati, Jumiati
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.7756

Abstract

Kegiatan pemberdayaan ibu rumah tangga melalui pengolahan pepaya muda menjadi KRISUS: Carica Papaya telah dilaksanakan di Desa Paloh Gadeng Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Program ini merupakan salah satu implementasi pengabdian berbasis potensi lokal yang bertujuan mengatasi permasalahan mitra terkait keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam diversifikasi pangan serta rendahnya nilai jual pepaya muda. Aktivitas yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi diversifikasi pangan lokal, workshop pengolahan pepaya menjadi keripik usus, pendampingan praktik produksi, serta evaluasi kewirausahaan. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat keberhasilan kegiatan berada pada kisaran 85–95%. Pada tahap sosialisasi, 95% peserta memahami konsep diversifikasi pangan lokal dan inovasi KRISUS; workshop mencapai 85% dengan penguasaan keterampilan teknis; pendampingan praktik 87% dengan keberhasilan menghasilkan produk KRISUS siap konsumsi; serta evaluasi 87% menunjukkan peningkatan kesadaran kewirausahaan dan komitmen memulai usaha mandiri. Dapat disimpulkan bahwa program KRISUS Carica Papaya efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kewirausahaan, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi ibu rumah tangga berbasis potensi lokal.
Sosialisasi Persamaan Gas Ideal melalui Demonstrasi Pengaruh Suhu terhadap Volume Udara bagi Mahasiswa Pendidikan Nuraini Fatmi; Henni Fitriani; Muttakin; Fakhrah
PUSAKA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): JUNE 2026
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/pusaka.v3i1.856

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa Pendidikan terhadap persamaan gas ideal melalui demonstrasi sederhana tentang pengaruh perubahan suhu terhadap volume udara dalam botol tertutup. Sebanyak 32 mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan ini, yang mencakup penjelasan konseptual, demonstrasi eksperimen, dan diskusi interaktif dengan menggunakan botol plastik elastis dan freezer sebagai media pembelajaran. Efektivitas kegiatan dievaluasi melalui penilaian pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa skor rata-rata meningkat dari 58,12 pada pre-test menjadi 85,94 pada post-test, yang merepresentasikan peningkatan sebesar 47,9% dengan skor N-Gain 0,66 pada kategori sedang hingga tinggi. Selama demonstrasi, mahasiswa mengamati bahwa botol menyusut ketika ditempatkan di dalam freezer akibat penurunan tekanan udara di dalam botol dan kembali ke bentuk semula ketika dibawa ke suhu ruang. Pengamatan langsung ini membantu mahasiswa memahami hubungan antara suhu dan perilaku gas sesuai dengan Hukum Charles dan Persamaan Gas Ideal. Umpan balik peserta juga menunjukkan respons positif terhadap kegiatan ini. Sekitar 93,8% mahasiswa menyatakan bahwa demonstrasi tersebut meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep termodinamika, sementara 96,9% melaporkan meningkatnya minat terhadap pembelajaran sains melalui eksperimen. Penggunaan bahan yang sederhana dan mudah diperoleh terbukti efektif dalam membuat konsep abstrak menjadi lebih konkret dan mudah dipahami. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman konseptual mahasiswa terhadap persamaan gas ideal dan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis eksperimen sederhana dapat menjadi strategi yang efektif untuk mengajarkan konsep abstrak dalam pendidikan sains.
Smart Food Test: Praktikum Sederhana Uji Zat Makanan untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa SMA Fakhrah Fakhrah; Ayu Rahmi; Fitriani, Henni; Unaida, Ratna; Fatmi, Nuraini; Nufus, Hayatun
Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni: Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahte
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/dinsos.v3i2.3311

Abstract

This Community Service (PkM) activity aims to improve high school students' science process skills through simple food substance testing practicums based on direct experiments. The problems faced by partners are students' low understanding of the concept of food substances and the less than optimal implementation of Biochemistry practicums in schools due to limited laboratory facilities. The method of implementing the activity uses a participatory, educational, and learning-by-doing approach which is implemented through the preparation stage, material socialization, practicum, mentoring discussions of practicum results, and activity evaluation. The practicum was carried out by testing carbohydrate and protein content using simple materials that are easily obtained in the surrounding environment. The activity evaluation was carried out through pretests and posttests of science process skills and participant response questionnaires. The results of the activity showed an increase in students' science process skills after participating in the practicum, especially in understanding the concept of food substances, making observations, analyzing experimental results, and drawing scientific conclusions. In addition, the participant response to the activity was in the very good category because the practicum activity was considered interesting, interactive, and able to increase student interest and learning activity. Through this activity, students gained direct experience in applying scientific methods so they were able to improve critical thinking, communication, collaboration, and problem-solving skills. Thus, simple experimental-based food substance testing practicums are effectively used as an effort to improve science process skills and the quality of Biochemistry learning in high school.
APPLICATION OF DIGITAL PEER TEACHING-LEARNING MEDIA BASED ON ETHNOPEDOLOGY TOWARDS LEARNING INDEPENDENCE Nuraini Fatmi; Henni Fitriani
SUJANA: Education and Learning Review Vol. 3 Issue 4 (2024)
Publisher : JF Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/sujana.v3i4.652

Abstract

This research aims to determine how Ethno pedagogy-based digital peer teaching media is applied to students' learning independence. The problem lies in the low ability of teachers to utilize digital-based technology facilities. The method used is quantitative. The research design used was a One-Group Posttest Design, an experiment with only one group without a comparison group. The experimental design used was a one-shot case study. In applying this method, the research only used one class by giving a questionnaire at the end of the activity, thus allowing an assessment of the results after the treatment was applied. The research results stated that the total average score for all aspects of student learning independence was 11.4, with a percentage of 76.67%. These results indicate that most students have good learning independence in studying physics using an ethnopedagogical approach. However, the self-evaluation aspect is an area that requires more attention because there are still students who need more confidence in assessing their learning progress.
STUDENTS' PERSPECTIVES ON ECO-ENZYME-BASED SUSTAINABLE LIFESTYLE INTEGRATION Henni Fitriani; Nuraini Fatmi; Harizki Ananda Putra
SUJANA: Education and Learning Review Vol. 3 Issue 3 (2024)
Publisher : JF Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/sujana.v3i3.654

Abstract

This study aims to evaluate the understanding of students of State High School 3 Lhokseumawe about the concept of coenzyme and how they integrate sustainable practices through the Pancasila Student Profile Strengthening Project. The methodology used is a quantitative descriptive survey with a questionnaire that includes various indicators, such as understanding the concept of coenzyme, participation in the project, and motivation to apply coenzyme in daily life. The data obtained were analyzed using descriptive statistical methods. Each question item is analyzed to produce an average score and a percentage representing the respondent's level of understanding, participation, and perception. The average score of each indicator is calculated to determine students' level of understanding, perception, and motivation. The average score is compared with the assessment criteria to interpret the survey results. The results showed that student's level of understanding was relatively high (84%), and their perception of the use of coenzymes was positive (82%). The Pancasila Student Profile Strengthening Project is considered effective in increasing education about organic waste management (86%), but active participation in the project is still moderate (76%). Students' awareness of the importance of reducing organic waste after P5 activities was reflected in the motivation value of 4.0 (80%) and the impact of the Pancasila Student Profile Strengthening Project on environmental awareness (90%). Respondents are also aware of integrating Pancasila Student Profile values in this project (84%). These results indicate that the Pancasila Student Profile Strengthening Project effectively supports understanding and awareness of sustainable lifestyles. This study shows that overall, students have a positive perspective on the integration of sustainable lifestyles through the use of coenzymes.
Pelatihan Pembuatan LKPD untuk Mengembangkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dalam Materi Aljabar Rohantizani Rohantizani; Nuraina Nuraina; Henni Fitriani; Nuraini Fatmi; Suwanto Suwanto
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika abad ke-21. Kompetensi ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menyelesaikan soal, tetapi juga mencakup kemampuan memahami masalah, merancang strategi penyelesaian, melaksanakan strategi secara sistematis, serta melakukan refleksi dan evaluasi terhadap hasil yang diperoleh. Namun, berbagai hasil penelitian terkini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, khususnya pada materi aljabar, masih berada pada kategori rendah hingga sedang. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut adalah penggunaan bahan ajar yang belum dirancang untuk menstimulasi proses berpikir tingkat tinggi siswa. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang digunakan di sekolah umumnya masih bersifat prosedural dan berorientasi pada latihan rutin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang LKPD berbasis pemecahan masalah matematis pada materi aljabar. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, penyampaian materi konseptual, praktik penyusunan LKPD, pendampingan, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun LKPD yang kontekstual, sistematis, dan berorientasi pada proses berpikir siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran matematika serta pengembangan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa secara berkelanjutan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING Sri Setiawaty; Mellyzar; Sirry Alvina; Henni Fitriani; Nuraini Fatmi; Mutia Fonna
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v14i2.563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pembelajaran dengan metode praktikum berbasis inkuiri terbimbing terhadap peningkatan keterampilan proses sains siswa pada materi asam, basa dan garam. Penelitian ini merupakan penelitian causal comparative dan menggunakan beberapa tahapan yaitu tahap observasi, tahap mengajukan pertanyaan/masalah, tahap merumuskan hipotesis, tahap mengumpulkan data, tahap menganalisis data dan tahap membuat kesimpulan. Penelitian dilaksanakan di kelas VII SMPN 6 Banda Aceh pada semester ganjil. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pretest dan posttest melalui tes hasil belajar IPA untuk keterampilan proses sains, lembar observasi aktivitas guru dan siswa untuk keterlaksanaan pembelajaran, serta angket respon guru dan siswa untuk mengetahui tanggapan terhadap pembelajaran yang dilakukan. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa kelas eksperimen menunjukkan peningkatan keterampilan proses sains siswa untuk materi asam, basa dan garam dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata N-Gain untuk indikator keterampilan proses sains pada kelas eksperimen yaitu: pengamatan = 0,71; klasifikasi = 0,71; perencanaan percobaan = 0,40; penggunaan alat dan bahan = 0,42; komunikasi = 0,46; dan penerapan konsep = 0,25, sedangkan untuk kelas kontrol yaitu: pengamatan = 0,56; klasifikasi = 0,44; perencanaan percobaan = 0,33; penggunaan alat dan bahan = 0,42; komunikasi = 0,27; dan penerapan konsep = 0,01.