This Author published in this journals
All Journal JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health (JIHOH) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal Of Vocational Health Studies Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Kesehatan Global Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan kesehatan Indonesia Lontara: Journal of Health Science and Technology Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal EduHealth Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Amanah Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Epidemiological Journal of Indonesia Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone Lontara Journal Of Health Science And Technology Jurnal Abdimas Kesehatan Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG KONSUMSI TABLET FE SEBELUM DAN SESUDAH PENDIDIKAN KESEHATAN Vica Nurdiniah; Ira Marti Ayu; Mayumi Nitami; Decy Situngkir
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/rn1w0v54

Abstract

Anaemia in pregnant women is still a problem despite the government's efforts to provide at least 90 iron tablets during pregnancy. Data from DKI Jakarta shows that the coverage of iron tablets reached 99% in 2021. Kalideres Community Health Center is one of the Community Health Centers in DKI Jakarta, and the percentage of anemia incidence among pregnant women was about 11.08%. This figure was the highest in West Jakarta. The preliminary study showed that 80% of mothers had low knowledge, and around 60% had a negative attitude towards anemia and fe tablets. Health education must be conducted to improve pregnant women's knowledge and attitude toward anemia and Fe tablets. This study used an experimental study design with a one-group pre-test and post-test design. This research was conducted from March 2023 to July 2023. The total sample consisted of 54 pregnant women in the first trimester. The sampling was using a purposive sampling technique. Data was analyzed using univariate and bivariate analysis with dependent/paired t-tests. Univariate results showed that the mean knowledge before and after health education was 3.59 and 12.65, while the mean attitude before and after health education was 39.38 and 56.56. Bivariate analysis showed a significant difference between the knowledge and attitude of pregnant women before and after health education in the Kalideres District Health Centre in 2023. To obtain the information while waiting their turn for obstetric examinations, Community health centers need to provide information exposure to pregnant women on anemia and Fe tablets using print media so that pregnant women can obtain.
Analisis Penyebab Tenaga Kesehatan Terpapar Coronavirus Disease 19 (Covid-19) Di RS X Tahun 2020 Setyarini Dwi Ratna; Decy Situngkir; Putri Handayani; Cut Alia Keumala Muda; Ahmad Irfandi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 14 No 4 (2022): JIKM Vol. 14, Edisi 4, November 2022
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v14i4.247

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Tenaga kesehatan merupakan setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan yang memiliki pengetahuan dan/atau ketrampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan. Peran dan kerja nyata tenaga kesehatan dari berbagai jenis profesi sebagai garda terdepan dalam upaya penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sangat krusial untuk mempercepat penanganan pandemi ini. Memberikan pelayan kepada pasien, terutama kepada pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) menyebabkan tenaga kesehatan rentan untuk terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran penyebab paparan covid-19 pada tenaga kesehatan. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang dengan rincian 4 orang informan utama, 1 orang informan kunci dan 1 orang informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan telaah dokumen. Hasil: Ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan peraturan yang berlaku, tetapi ditemukan pengunaan masker N95 dengan sistem UV, tenaga kesehatan bekerja melebihi jam kerjanya dan tidak dapat beristirahat diantara jam kerja dikarenakan penggunaan APD. RS X telah memberikan pendidikan dan pelatihan kepada tenaga kesehatan, tetapi belum menyeluruh dikarenakan jam pelaksanaan dilakukan di jam kerja. Namun, pengawasan penggunaan APD dan pemantauan proaktif deteksi dini di RS X sudah dilakukan sesuai dengan peraturan yang ada. Kesimpulan: Pada penggunaan masker N95 dengan sistem UV, sebaiknya digunakan dengan maksimal pemakaian 8 jam. Lembar checklist pemenuhan AP Ddiperlukan untuk memantau ketersediaan APD disetiap unit, manajemen rumah sakit dianjurkan dapat mengantur jam kerja dengan menerapkan waktu kerja lebih pendek seperti dengan menerapkan 4 shift kerja setiap harinya. Kata Kunci: Tenaga kesehatan, Covid-19, Penyebab, APD, Pengawasan Abstract Background: Health workers are people who perpetuate themselves in the health sector who have knowledge and/or skills through education in the health sector. The real role and work of health workers from various types of professions as the front line in efforts to deal with Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) is very crucial and needed to accelerate the handling of this pandemic. Providing services to patients, especially to patients with Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) causes health workers to be vulnerable to being exposed to Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Methods: This research is descriptive with a qualitative approach. This study's participants comprised six people with details of 4 main informants, one key informant and one supporting informant. Observation, interview and document review methods carried out data collection. Results: Availability of Personal Protective Equipment (PPE) under applicable regulations, but it was found that using N95 masks with UV systems, health workers worked beyond their working hours and could not rest between working hours due to the use of PPE. Hospital X has provided education and training to health workers, but it needs to be more comprehensive because the hours of implementation are carried out during working hours. However, monitoring the use of PPE and proactive monitoring of early detection at Hospital X have been carried out under existing regulations. Conclusion: An N95 mask with a UV system should be used for a maximum of 8 hours. The PPE fulfilment checklist sheet is needed to monitor the availability of PPE in each unit; it is recommended that hospital management arrange working hours by implementing shorter working hours, such as four work shifts every day. Keywords : Health workers, Covid-19, Causes, PPE, Supervision
PENYEBAB KUALITAS TIDUR BURUK PADA PEKERJA YANG BEKERJA DARI RUMAH DI JABODETABEK TAHUN 2021 Situngkir, Decy; Ayu, Ira Marti; Putri, Eka Cempaka; Rusdy, Mirta Dwi Rahmah
Jumantik Vol 9 No 1 (2022): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v9i1.3839

Abstract

Kualitas tidur yang buruk pada pekerja dapat menyebabkan kinerja berkurang, tidak konsentrasi, gangguan kesehatan baik fisik dan mental serta menurunkan kualitas hidup Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi kualitas tidur pekerja Work From Home, yang dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2021. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang. Sampel pada penelitian sebanyak 87 responden yang diambil dengan Teknik sampling purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner melalui google form yang terkait variabel terkait yaitu usia, jenis kelamin, stres, kelelahan, konsumsi kafein, kebiasaan olahraga, kebiasaan merokok, riwayat penyakit dan screen time. Analisa bivariat dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa usia (p : 0,017; POR : 1,357 ) , kelelahan (p : 0,002; POR : 1,500), dan konsumsi kafein (p : 0,048; POR : 1,409) merupakan penyebab kualitas tidur yang buruk pada pekerja yang bekerja dari rumah. raga. Disarankan agar instansi perlu meninjau prosedur kerja, mengadakan pelatihan mengenai kelelahan, senam online bersama, penerapan peregangan, 20-20-20 dan juga aktivitas berkedip pada mata agar tidak menjadi kering.