This Author published in this journals
All Journal JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health (JIHOH) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal Of Vocational Health Studies Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Kesehatan Global Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan kesehatan Indonesia Lontara: Journal of Health Science and Technology Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal EduHealth Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Epidemiological Journal of Indonesia Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone Lontara Journal Of Health Science And Technology Jurnal Abdimas Kesehatan Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Job Insecurity dan Stres Kerja dengan Turnover Intention pada Karyawan Sari Rahayu Siahaan; Decy Situngkir; Mayumi Nitami; Mugi Wahidin
Lontara Journal of Health Science and Technology Vol 3 No 2 (2022): Ilmu dan Teknologi Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lontarariset.v3i2.304

Abstract

Turnover intention is the attitude employees looking for other jobs by leaving company, causes are job insecurity and work stress. Hay Group Survey Result World 2010-2018, turnover increase was 12.9% in 2014. At PT. DNR Corporation West Jakarta in 2020 employee turnover 19 people (15.77%) and 2021 as 19 people (28.62%), meaning that employee turnover is high above 10% per year and 10 employees survey study intend to find other work 79%. Purpose to determine relationship between job insecurity and job stress with turnover intention. Research method is quantitative and cross sectional design. Location at PT. DNR Corporation West Jakarta, November 2021-August 2022. Population 96 employees and 10 employees has been survey study, so 96-10= 86 samples using total sampling. Research instrument by questionnaire with theoretical modifications Halimah et al.,(2016) namely thinking about leaving, looking for alternative, intentions to leave. Data analysis are univariate and bivariate with chi-square test. Result showed employees who turnover intention 54.7%. Employees who feel job insecurity 55.8%. Employees who experience job stress 60.5%. In conclusion, there is no significant job insecurity (p-value = 0.323) and turnover intention, there is a significant job stress (p-value = 0.002) and turnover intention.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri usia 13-19 tahun di Poli PKPR Puskesmas Kecamatan Kembangan Nirmala, Risantri; Kusumaningtiar, Devi Angeliana; Situngkir, Decy; Nitami, Mayumi
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.374

Abstract

Latar Belakang : Anemia adalah suatu keadaan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari normal yang berbeda menurut kelompok umur, jenis kelamin dan kondisi fisiologis. Anemia terjadi karena berbagai sebab, seperti defisiensi zat gizi, perdarahan, dan penyakit infeksi.Tujuan Penelitian : Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri usia 13-19 tahun di Poli PKPR Puskesmas Kecamatan Kembangan Tahun 2021. Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan rancangan penelitian case control. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri yang melakukan pemeriksaan hemoglobin pada bulan Agustus 2021 sebanyak 112 orang. Teknik pengambilan sampel ini adalah purposive sampling dan uji statistik menggunakan Uji Chi Square.Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini sebagian besar responden yang tidak anemia sebanyak 84 orang (75%), lama menstruasi tidak normal sebanyak 57 orang (67,9%), siklus menstruasi tidak normal sebanyak 57 orang (67,9%), dan tidak patuh konsumsi tablet tambah darah sebanyak 74 orang (88,1%). Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa nilai signifikan p < 0,05.Kesimpulan :. Ada hubungan antara lama menstruasi, siklus menstruasi, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di Puskesmas Kecamatan Kembangan.
Beban Kerja Dan Hubungan Kerja Berkaitan Dengan Stres Kerja Pada Pekerja Lapangan Perusahaan Bongkar Muat Kapal Laut di PT. X Lawalata, Omri Ebo Junior; Ayu, Ira Marti; Handayani, Putri; Handayani, Rini; Situngkir, Decy
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 8 No. 1 (2024): VOLUME 8 - NO.1 - MARET 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v8i1.31906

Abstract

Stres berkaitan pekerjaan masih menjadi masalah bagi pekerja di dunia. Hasil studi pendahuluan menunjukan 60% mengalami stres sedang (moderate), dan 20% pekerja mengalami stres ringan (mild). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada pekerja lapangan perusahaan bongkar muat kapal laut PT. X tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan besar sampel 75 buruh pekerja lapangan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-September 2023. Hasil univariat menunjukkan Proporsi tertinggi adalah pekerja lapangan yang mengalami stres kerja tinggi (38,7%), beban kerja tinggi (68,3%), hubungan kerja kurang baik (56,0%), hubungan organisasi kurang baik (52,0%). Hasil uji bivariat menemukan terdapat hubungan antara beban kerja (PR=1,94, 95%CI=1.17-3.23), hubungan kerja (PR=1,17, 95%CI=1.20-2.42) dengan stres kerja pada pekerja lapangan perusahaan bongkar muat kapal laut PT. X tahun 2023. Oleh karena itu diperlu adanya pembentukan divisi atau subdinas yang bertugas dan bertanggung jawab terkait dengan aspek kesehatan dan keselamatan kerja (K3) sehingga dapat menilai dan melakukan langkah pencegahan terkait masalah atau isu K3 seperti stres kerja pada pekerja lapangan di PT.X Kata Kunci: Stres Kerja, Beban Kerja, Hubungan Kerja, Perubahan Organisasi
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas pada Pengendara Sepeda Motor di Daerah Mimika, Papua, Tahun 2022 Indasari, Riska; Ayu, Ira Marti; Situngkir, Decy; Nitami, Mayumi
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 8 No. 2 (2024): VOLUME 8 - NOMOR 2 - SEPTEMBER 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v8i2.32422

Abstract

The most traffic accidents in the Mimika Resort Papua Region in 2020-2022 were for motorbike users compared to cars. Accident data from the Mimika Resort Papua Regional Traffic Unit found 124 traffic accidents in 2020, 137 incidents in 2021, and 169 incidents in 2022. This research aims to determine the factors related to traffic accidents among motorbike drivers in Papua Mimika Resort in 2022. This research was conducted in December 2022-August 2023. This research used an analytical cross-sectional design with a sample size of 152 motorbike drivers. Sampling used simple random sampling. The independent variables are driver condition, health problems, vehicle condition, road conditions, and environmental conditions, and the dependent variable is traffic accidents. Data will be analyzed using univariate and bivariate analysis using the chi-square test. Univariate results showed that the highest proportion was seriously injured victims (42.1%), driver conditions were at risk (86.8%), health problems were at risk (50.7%), vehicle conditions were not at risk (83.6%), road conditions not at risk (57.9%) and environmental conditions are not at risk (87.5%). Bivariate results show that there is a relationship between health problems and the incidence of traffic accidents (PR= 2.59; 95%CI: 1.29-5.21), while the variable that is not related is the condition of the driver (PR= 1.51; 95 %CI: 0.51-4.50), vehicle condition (PR= 1.36;95%CI: 0.66-2.79), road condition (PR= 1.46;95%CI: 0.80 -2.66), and environmental conditions (PR= 0.96; 95%CI: 0.38-2.44). The police should always provide education to the public about the dangers of driving while under the influence of excessive alcohol in traffic accidents.
Penyuluhan Dampak Sampah Terbuka Bagi Kesehatan Situngkir, Decy; Nitami, Mayumi
Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 1 (2023) : Juni
Publisher : FKM UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/shihatuna.v3i1.12730

Abstract

One of waste management is not to leave the trash open. Itcan cause health problems for us. This counseling aims to provide an understanding of the impact of open waste on health. Counseling is carried out face-to-face while still implementing health protocols, for ± 50 minutes. The extension media uses power points and posters. Before and after the counseling, an initial test and a final test were carried out through a questionnaire to determine the knowledge of the residents of RW 08. As a result, participants knew the types of diseases from waste left open (from 83% to 100%), knew the impact of open waste on the environment (from 90% to 100%). 97%), direct impact if waste is left open (from 37% to 100%), indirect impact if waste is left open (from 70% to 100%), how to properly sort waste (from 75% to 96%), knowing classification of plastic and cans waste (from 70% to 93%), knowing behaviors that can cause disease due to open waste (from 93% to 100%), knowing the benefits of protecting the environment from open waste (from 90% to 100%), knowing management good waste so as not to pollute and damage the environment (from 100% to 100%). Based on this, it is concluded that there is an increase in their knowledge about the impact of open waste on health
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RISIKO STRES KERJA PADA PEKERJA TEKNIS DI PT.X JAKARTA TAHUN 2024 Hayati, Misbahul; Nitami, Mayumi; Utami, Desyawati; Situngkir, Decy; Mustikawati, Intan Silviana
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 9, No 2 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v9i2.48173

Abstract

Stres kerja terjadi saat pekerja merasakan gangguan baik secara fisik maupun psikis dalam menghadapi tugas-tugas dan tidak mampu mengatasinya. Hal ini dapat dipicu oleh beban kerja yang berlebihan dan kurangnya waktu istirahat yang memengaruhi kesehatan fisik, psikologis, dan perilaku individu tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan skor stres kerja menurut usia, pendidikan, status pernikahan, masa kerja, dan shift kerja pada pekerja teknis di PT.X Jakarta tahun 2024. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain cross sectional dan besar sampel berjumlah 40 responden. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Data akan dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji T dan uji Anova. Instrumen yang digunakan untuk mengukur stres kerja adalah SDS (Stress Diagnosis Survey) yang diadopsi dari Permenaker No. 5 Tahun 2018. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata skor sebesar 109,9 dengan nilai minimum 71 dan maksimum 147. Terdapat perbedaan stres kerja antara shift kerja pagi, siang dan mala dengan p-value 0,000 dan skor tertinggi pada shift siang 122,44. Sedangkan tidak terdapat perbedaan stres kerja menurut usia dengan p-value 0,595, pendidikan dengan p-value 0,428, status pernikahan dengan p-value 0,138, dan masa kerja dengan p-value 0,200. Dari hasil tersebut, diharapkan perusahaan dapat menyelenggarakan pemeriksaan pajanan faktor psikologi secara berkala, sehingga dapat melakukan pengendalian risiko serta dapat memantau kesehatan psikis pekerja. Kata Kunci: Pekerja Teknis, Shift Kerja, Stres Kerja
GAMBARAN PERSONAL HIGIENE DAN HIGIENE SANITASI PENGOLAHAN DEPOT AIR MINUM ISI ULANG (DAMIU) X DI DESA KARANG SATRIA KECAMATAN TAMBUN UTARA, KABUPATEN BEKASI TAHUN 2022 Nitami, Mayumi; Situngkir, Decy; Veronika, Erna
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v10i1.984

Abstract

Air merupakan unsur yang sangat penting bagi kehidupan semua makhluk hidup yang pada dasarnya membutuhkan lebih banyak air untuk melakukan aktivitasnya seperti memasak, mandi dan mencuci. Selain itu juga untuk memenuhi kebutuhan cairan yang setiap orang memiliki takaran yang bervariasi. Khususnya pada orang dewasa, mengkonsumsi air minum yang disarankan yaitu sekitar 8 gelas dengan ukuran 230 ml/hari atau setara dengan 2 liter/harinya. Permasalahan dalam penelitian masih kurangnya pengetahuan dan perhatian pelaku usaha DAMIU tentang higiene sanitasi air minum. Berdasarkan data Dinas Kabupaten Bekasi tahun 2018 dan data Puskesmas Karang Satria Tambun Utara Kabupaten Bekasi tahun 2021 yang menyebutkan bahwa masih terdapat Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) yang mengandung coliform. Penelitian ini bersifat semi kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dengan informan, observasi lapangan dan telaah dokumen untuk memperoleh informasi Sanitary Hygiene di Sistem Pengolahan DAMIU. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2022 sampai dengan bulan November 2022. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah penjamah DAMIU, dan proses pengolahan air di DAMIU. Hasil yang diperoleh masih ditemukan bahwa penjamah dan proses pengolahan air minum isi ulang masih belum memenuhi persyaratan dan dapat dikategorikan belum cukup baik karena belum sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2014
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN FARMASI RAWAT JALAN DI RSUD KEMBANGAN TAHUN 2024 Yunita Rosalina Br Lumban Gaol; Ahmad Irfandi; Decy Situngkir
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v7i3.5561

Abstract

Waktu tunggu pelayanan yang lama merupakan permasalahan di beberapa fasilitas kesehatan sehingga menyebabkan keluhan pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan waktu tunggu pelayanan farmasi rawat jalan di RSUD Kembangan Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 110 sampel yang dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian diketahui rata-rata waktu tunggu resep obat jadi 40 menit dan obat racikan 71 menit. Berdasarkan hasil analisis bivariat tidak ada hubungan antara jenis resep obat (p-value = 0,070), jumlah item obat (p-value = 1,000) dan status pembayaran pasien (p-value = 1,000) dengan waktu tunggu pelayanan farmasi rawat jalan di RSUD Kembangan. Dari penelitian ini diketahui waktu tunggu resep di instalasi farmasi RSUD Kembangan tidak sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan RI, sehingga peneliti menyarankan untuk meningkatkan pelayanannya dengan menambah sumber daya manusia dan melakukan modifikasi SIMRS.
GAMBARAN TINGKAT RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) DENGAN METODE REBA PADA PEKERJA OPERATOR DEPARTEMEN V-BELT Damayanti, Hazfrina; Handayani, Rini; Situngkir, Decy; Wijayanto, Satriya
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 8, No 3 (2024): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v8i3.26331

Abstract

PT XXY merupakan manufaktur otomotif yang memproduksi Plastic, Conveyor Belt, dan V-Belt. Studi pendahulu dengan kuesioner Nodric Body Map menunjukkan 40% operator departemen v-belt berisiko tinggi mengalami gangguan muskuloskeletal. Aktivitas berisiko tinggi melibatkan mencungkil belt dengan alat bantu besi pada mesin oil press dan memindahkan belt ke hanger. Kebaruan penelitian dengan menggunakan metode REBA, yang belum banyak dilakukan sebelumnya khususnya dalam konteks industri otomotif pada pekerja operator V-Belt. Tujuan penelitian untuk menganalisis tingkat risiko MSDs dengan metode REBA pada pekerja operator departemen V-belt.  Metode penelitian yaitu kuantitatif secara cross sectional. Populasi penelitian yaitu 15 pekerja dengan sampel 9 pekerja operator departemen v-belt. Hasil penelitian menunjukkan pekerja operator v-belt pada aktivitas proses mencungkil belt menggunakan alat bantu besi berada pada tingkat risiko MSDs tinggi 5 orang (55,6%), sangat tinggi 3 orang (33,3%), dan sedang 1 orang (11,1%) sedangkan aktivitas memindahkan belt ke hanger yaitu sedang 6 orang (66,7%) dan tinggi 3 orang (33,3%). Kesimpulan menyatakan bahwa masih tingginya tingkat risiko MSDs pada pekerja operator mesin oil press departemen v-belt sehingga perlu adanya perubahan atau modifikasi yang harus segera dilakukan untuk mengurangi risiko cedera.
Hubungan Instruksi Kerja dengan Unsafe Action pada Pekerja Ketinggian di Proyek Konstruksi Pembangunan SMK-SMAK Bogor Tahun 2023 Raihan Muhammad Dzulkarnaen; Decy Situngkir; Ira Marti Ayu; Putri Handayani; Mayumi Nitami
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v3i2.3285

Abstract

Work instructions are work procedures that are arranged sequentially to facilitate work related to work tools, mechanical hazards, physical hazards, chemical hazards and biological hazards. This research aims to determine the relationship between work instructions and unsafe actions among high-rise workers in the Bogor SMK-SMAK construction project in 2023. This research method uses an analytical cross sectional research design with the population size of this study being 62 workers with a sample size of 59 construction workers. Sampling used non-probability techniques using purposive sampling techniques with univariate and bivariate data analysis using the chi-square test. This research was conducted in May – December 2023. Univariate results showed that the highest proportion of workers had good work instructions, namely 32 respondents (54.2%). The results of statistical tests show that there is a relationship between work instructions (p-value 0.017) and unsafe actions among high-altitude workers. This research concludes that the more workers comply with work instructions, the safer their work behavior will be and vice versa.