p-Index From 2021 - 2026
6.657
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health (JIHOH) Journal Of Vocational Health Studies Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Jurnal Kreativitas PKM Journal of Midwifery and Nursing PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kesehatan Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADU Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Riset Informasi Kesehatan JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan MOTORIK Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Jurnal Abdimas Kesehatan Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik Wanita dengan Penderita Kista Ovarium Deybi Julianti Napitu; Rini Handayani; Ira Marti Ayu; Mayumi Nitami
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 3 No. 4 (2025): Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran,
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v3i4.5509

Abstract

Ovarian cysts are one of the reproductive organ diseases in women. This study aims to determine the characteristics of women with ovarian cysts at Hospital X in Jakarta from 2022 to June 2025. This research uses a case series study design with a sample size of 70 women diagnosed with ovarian cysts. The sampling technique used is total sampling. Data will be analyzed using univariate analysis. This study will be conducted from May to August 2025. The univariate results show that the highest proportion of respondents is aged 20-49 years (70.0%), with a classification of neoplastic cysts (100.0%), respondents with the highest education level being high school/vocational school (65.7%), the highest parity category being multipara (77.1%), the category of women with irregular menstrual cycles being (75.5%), and the highest employment category being working women (64.5%). Additionally, women using hormonal contraceptives (71.4%) and those with a family history of ovarian cysts (71.4%) were noted. The highest menarche age category was among women who experienced menarche at <12 years (62.9%) and women who are obese (61.4%). Based on the results of this study, it is hoped that women will undergo screening for the early detection of ovarian cyst disease
Hubungan Antara Status Merokok dan Penggunaan Masker Terhadap Keluhan ISPA pada Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan Tanjung Priok Tahun 2024 Luh Ayu Krisdayanti; Ahmad Irfandi; Veza Azteria; Rini Handayani; Ira Marti Ayu
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.855

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) samapi kini tetap jadi persoalan Kesehatan di negara berkembang termasuk Indonesia. Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) ialah sebuah kelompok yang berisiko terkena ISPA karena tingginya paparan terhadap udara yang berpolusi dan perilaku Kesehatan yang kurang baik seperti merokok aktif. Penelitian ini tujuannya guna menganalisa hubungan antara status merokok dan pemakaian masker terhadap keluhan ISPA pada tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok tahun 2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross sectional dan besar sample sebanyak 83 orang. Data yang disatukan ialah data primer memakai kuesioner. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan April s.d. Juli 2024. Kajian ini memakai analisa univariat dan bivariat. Adapun hasil dari analisa univariat menunjukan jumlah tenaga kerja bongkar muat yang mengalami keluhan ISPA adalah sebanyak 49 pekerja (59%). Tenaga kerja dengan status merokok sebanyak 49 pekerja (59%). Tenaga kerja dengan penggunaan masker tidak menggunakan secara baik sebanyak 41 pekerja (49,4%). Sedangkan hasil analisis bivariat menunjukan, terdapat hubungan antara status merokok dengan keluhan ISPA pada tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan tanjung priok tahun 2024 (p-value: 0,001) dan ada hubungan antara penggunaan masker terhadap keluhan ISPA pada tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan Tanjung Priok tahun 2024 (p-value:0,005). Disarankan agar pengusaha Bersama dengan stake holder terkait melaksanakan program-program edukasi terkait penyakit ISPA dan penyakit-penyakit lainnya yang sering dialami oleh TKBM, Frekuensi pelaksanaan edukasi agar lebih ditingkatkan sehingga pengetahuan TKBM akan terus terjaga dan diharapkan bisa mengubah sikap/perilaku yang negative
Edukasi Mengenal Bahaya Jajan Sembarangan pada Anak SD Negeri Kecamatan Palmerah Nitami, Mayumi; Situngkir, Decy; Ayu, Ira Marti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i10.22613

Abstract

ABSTRAK Kecamatan Pal Merah merupakan salah satu wilayah yang padat penduduk, terutama di daeras sekitar Sekolah Dasar (SD). Seperti halnya daerah lainnya, di sekitar wilayah ini, terdapat banyak pedagang makanan jajanan yang berjualan kepada anak-anak SD. Meskipun makanan jajanan merupakan salah satu sumber kegembiraan bagi anak-anak, sayangnya, masalah hygiene dan sanitasi menjadi perhatian serius yang harus diatasi. Berdasarkan hasil observasi besar potensi bahaya kesehatan yang terkait dengan kebersihan makanan jajanan di sekitar SD, yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan pencernaan, infeksi bakteri, dan masalah kesehatan lainnya. Tujuan dari proposal kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya hygiene dan sanitasi dalam penyediaan makanan jajanan anak SD di sekitar Kecamatan Pal Merah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini di laksanakan pada hari Kamis tanggal 30 Januari 2024 Pukul 10.00 di Sekolah sampai dengan selesai. Dengan tema “Edukasi Mengenal Bahaya Jajan Sembarangan Pada Anak SD Di Puskesmas Kecamatan Palmerah Tahun 2023”. Kegiatan intervensi ini pun dilakukan dengan metode bercerita dengan alat praga dan video animasi singkat untuk menjelaskan bagaimana makanan jajanan bisa tercemar dan yang diharapkan dapat menarik serta memberikan pemahaman ke siswa dengan suka cita. Kegiatan terlaksana dengan baik, siswa sangat antusias dengan alat praga yang digunakan serta banyak pertanyaan yang dilontarkan memberikan satu nilai baik untuk kegiatan ini. Kata Kunci: Higiene, Sanitasi, Jajanan Anak Sekolah, Palmerah  ABSTRACT Pal Merah District was one of the densely populated areas, especially around elementary schools (SD). Similar to other regions, there were many street food vendors selling snacks to elementary school children. Although street food was a source of joy for children, unfortunately, hygiene and sanitation issues became a serious concern that needed to be addressed. Based on observations, there was a high potential risk of health problems related to the cleanliness of street food around elementary schools, which could cause digestive disorders, bacterial infections, and other health issues. The objective of this community service proposal was to increase understanding and awareness of the importance of hygiene and sanitation in the provision of children’s street food around Pal Merah District. This community service activity was carried out on Thursday, January 30, 2024, at 10:00 AM at the elementary school until completion. The theme of the activity was “Education on Recognizing the Dangers of Eating Carelessly for Elementary School Children at Pal Merah District Health Center in 2023.” The intervention was conducted through storytelling using teaching aids and a short animation video to explain how street food could become contaminated. This method was expected to attract attention and provide students with understanding in an enjoyable way. The activity was successfully implemented. The students were very enthusiastic about the teaching aids used, and many questions were raised, which gave a positive value to this activity. Keywords: Hygiene, Sanitation, School Children Snacks, Pal Merah
Penyuluhan Tanggap Darurat Kebakaran pada Siswa/i Kelas XI IPS SMA N 5 Depok Decy Situngkir; Eka Cempaka Putri; Ira Marti Ayu; Cut Alia Keumala Muda; Ning Setianti
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i2.1667

Abstract

Kebakaran dapat terjadi dimana saja termasuk di sekolah. Kebakaran merupakan suatu proses dimana api tidak terkendali terjadi, menghasilkan reaksi oksidasi-reduksi dan terus-menerus menghasilkan panas. Tingginya aktivitas belajar mengajar maka membutuhkan sarana dan prasarana seperti LCD, komputer, kertas, lemari, meja, kursi, white board. Hal ini dapat memicu terjadinya kebakaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai tanggap bencana kebakaran dengan penyuluhan. Penyuluhan mengenai kebakaran, pencegahan dan tanggap kebakaran yang disampaikan melalui presentasi power point dengan durasi sekitar 20 menit. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa/i mengenai tanggap kebakaran sehingga disarankan agar sekolah melakukan sosialisasi kebakaran secara berkelanjutan. Topik ini juga dapat ditambahkan pada mata pelajaran geografi mengenai mitigasi bencana.
GAMBARAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT X. BEKASI TAHUN 2022 Adella Dwi Ayu Ningsih; Ira Marti Ayu; Putri Handayani; Devi Angeliana Kusumaningtiar; Ahmad Irfandi
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 18 No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v18i2.933

Abstract

The implementation of a culture of patient safety is crucial in hospitals so that patients do not experience unwanted or unexpected hazards during hospitalization. Hospital X. Bekasi has a quality unit, but incident reporting at Hospital X. Bekasi is not going well. This illustrates the implementation of a patient safety culture that is not running well. This study aims to look at the culture of patient safety among nurses in RSX. The year 2022 is seen in the 12 dimensions of the culture of patient safety, according to the Association for Health Care and Research Quality (AHRQ). This research uses a cross-sectional design. The population in this study is the nurse who directly serves the patient. A large sample in this study of 90 nurses was taken with total sampling techniques. The instrument used in this study is the Hospital Survey on Patient Safety Culture (HSOPSC), which has 12 dimensions. The results showed average positive responses from 12 dimensions of patient safety culture (62.5%), Higher Expectations and Action in Promoting Patient Safety (53.3%), Learning for Organizational Continuous Improvement (64.8%), Unit Collaboration (57.5%), Open Communication (61.1), Feedback and Communication on Errors (63.2%), Non-Positive Response (79.6%), Staffing (69.4%), Management Support Dimension for Patient Security (92.2%), Inter-Units Cooperation (64.4%), Overall Perception of Patients Safety (50.2%), Incident Reporting Frequency (50.7%) and Incident Reports Frequencies (50.7%). Hospital X. Bekasi is expected to continue and maintain patient safety programs, evaluate the number of existing staff, improve incident reporting motivation, and conduct comprehensive and periodic patient safety culture measurements.
ISPA Pada Balita Di Desa Samba Danum UPTD Puskesmas Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah Fransisco, Indra; Kusumaningtiar, Devi Angeliana; Ayu, Ira Marti; Irfandi, Ahmad
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 4 (2021): JIKM Vol. 13, Edisi 4, November 2021
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v13i4.251

Abstract

Abstrak Latar Belakang:Acute Respiratory Infections (ARI) arise due to infection with agents with human to human transmission and symptoms can appear in a short time. Menurut hasil laporan bulanan yang didapatkan dari Puskesmas Tumbang Samba jumlah penderita ISPA pada 2 bulan terakhir mengalami peningkatan dari 22,6% menjadi 30,1%. Berdasarkan kasus yang terjadi pada balita di Puskesmas Tumbang Samba jumlah kunjungan rata-rata pasien ISPA sebanyak 276 balita setiap tahun. Studi ini dilakukan untuk menilai faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian penyakit ISPA pada balita di Desa Samba Danum Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah Tahun 2021. Metode: Studi cross sectional dilakukan pada Desember 2020 sampai Januari 2021 dengan sampel 165 responden yang dipilih secara puposive sampling. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan variabel umur, status gizi, status imunisasi dan ISPA. Data dianalisis bivariat dengan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian ini menemukan sebanyak 91 balita (55.2%) mengalami ISPA. Proporsi tertinggi ditemukan pada umur balita (21.8%), balita gizi baik (67.9%), imunisasi tidak lengkap (66,1%). Hasil Chi Square menunjukan terdapat hubungan antara umur dan status imunisasi dengan kejadian ISPA, sedangkan status gizi tidak terdapat hubungan dengan kejadian ISPA. Kata kunci: Kejadian ISPA, Umur, Status Gizi, Status Imunisasi Abstract Background: Acute Respiratory Infection or ARI is a respiratory tract disease caused by infectious agent, and is transmitted from human to human with symptoms usually appearing quickly. According to the results of monthly reports obtained from the Tumbang Samba Public Health Center, the number of patients with ARI in the last 2 months has increased from 22.6% to 30.1%. Based on cases that occurred in toddlers at the Tumbang Samba Health Center, the average number of visits for ARI patients was 276 toddlers every year. This study was conducted to assessed related factors associated with the incidence of ARI in children under five in Samba Danum Village, the Working Area of the UPTD Puskesmas Tumbang Samba, Central Katingan District in 2021. Method:The cross sectional study was conducted from December 2020 to January 2021 with a sample of 165 respondents who were selected by purposive sampling. Questionnaires were used to collect variables of age, nutritional status, immunization status and ARI. Data were analyzed bivariate with Chi Square test. Result:The results of this study found that 91 children under five (55.2%) had ARI. The highest proportion was found at the age of toddlers (21.8%), well-nourished children (67.9%), incomplete immunization (66.1%). Chi Square results show that there is a relationship between age and immunization status with the incidence of ARI, while nutritional status has no relationship with the incidence of ARI. Keywords: ARI, age, nutritional status, immunization status
Faktor yang Berhubungan dengan Penerimaan Vaksin HPV Sangadji, Namira Wadjir; Ayu, Ira Marti; Veronika, Erna
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i01.888

Abstract

ABSTRACT Background of Study: Cervical cancer prevention will be more effective if accompanied by specific protective measures such as HPV immunization. A preliminary study conducted on May 28, 2022, on ten seventh grade students of Ma'Arif Sukaraja Junior High School found that 30% of parents refused the vaccine due to concerns related to its permissibility. The aim of this study was to identify factors associated with HPV vaccine acceptance by parents at Ma'Arif Sukaraja Junior High School in 2022. Methods: The research design used was analytic observational with a cross-sectional design. The population in this study consisted of all parents of Ma'Arif Sukaraja Junior High School students, totaling 58 people. The study used the total sampling method with all 58 individuals as samples. Data collection was done by distributing questionnaires to students, which were then taken home to be filled in by their parents. Results: About 46.66% of parents refused the HPV vaccine, with the most common reason for refusal being distrust of the vaccine (42.66%). The chi-square test showed a significant association between poor parental knowledge of HPV vaccine (PR: 3.04; p value: 0.01) and history of cancer infection (PR: 0.02; p value: 0.01). Logistic regression analysis showed that the factor that most influenced HPV vaccine acceptance at Ma'Arif Sukaraja Junior High School in 2022 was poor parental knowledge about the HPV vaccine (PR: 12.98; p value: 0.01). Conclusion: The most influential variable in HPV vaccine acceptance at Ma'Arif Sukaraja Junior High School in 2022 is poor parental knowledge about the HPV vaccine. Keywords: HPV, Vaccine Acceptance, Parents
PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 PADA MASYARAKAT DI PERUMAHAN X, KABUPATEN TANGERANG Novita, Olga; Ayu, Ira Marti; Heryana, Ade; Febriyanty, Deasy
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.435

Abstract

Penularan COVID-19 masih ditemukan di masyarakat. Hal ini berkaitan dengan masih kurangnya perilaku pencegahan. Data dari Ketua Rukun Tetangga (RT) menunjukkan sejak awal pandemi hingga Juli 2021 terdapat 15 kasus COVID-19 yang terjadi pada masyarakat di perumahan ini. Studi pendahuluan yang telah menunjukkan bahwa sebanyak 13 warga dari 25 warga (52%) memiliki perilaku pencegahan COVID-19 yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 di Perumahan X, Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 70 warga. Teknik pengambilan sampel ialah purposive sampling dengan analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil univariat menunjukkan proporsi tertinggi yaitu perilaku pencegahan baik (52,9%), kerentanan yang dirasakan berupa persepsi rentan (57,1%)., keparahan yang dirasakan berupa persepsi parah (65,7%), manfaat yang dirasakan berupa persepsi bermanfaat (80%), hambatan yang dirasakan berupa persepsi hambatan kurang baik (65,7%). Hasil bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara kerentanan yang dirasakan (PR=1,41, CI 95%=0,86-2,31), keparahan yang dirasakan (PR=1,24, CI 95%= 0,76-2,04), manfaat yang dirasakan (PR=1,50, CI 95%=0,91-2,45), dan hambatan yang dirasakan (PR=1,20, CI 95%=0,68-2,09) dengan perilaku pencegahan COVID-19. Sebaiknya masyarakat setempat tetap menerapkan protokol kesehatan dan sebisa mungkin tidak menghabiskan waktu terlalu lama di ruang publik. Kata kunci : Hambatan yang dirasakan, keparahan yang dirasakan, kerentanan yang dirasakan, manfaat yang dirasakan, perilaku pencegahan COVID-19
Edukasi Keluhan Muskuloskeletal pada Pegawai Labkesda Kota Tangerang Situngkir, Decy; Wahyuddin, Wahyuddin; Ayu, Ira Marti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.23537

Abstract

ABSTRACT Laboratories, as healthcare facilities that conduct clinical, environmental, biomedical, and other types of testing, pose hazards and risks that can impact the health and safety of workers. Laboratory staff are often involved in activities such as pipetting and using computers, which can cause injuries due to repetitive movements. Working at a bench or in front of a microscope without considering body posture can cause back strain. Standing and sitting in static postures and performing repetitive movements have been shown to cause various musculoskeletal problems. This education aims to increase the understanding of employees at the Tangerang City Health Laboratory. This activity was carried out using an educational approach, with a duration of ± 50 minutes. The community service activity was held at the Tangerang City Regional Health Laboratory (Labkesda) on November 28, 2024, starting at 1:30 p.m. to 3:00 p.m. with a total of 12 laboratory technicians participating. The counseling used PowerPoint presentations on musculoskeletal complaints and stretching to prevent musculoskeletal complaints. Before and after the session, pre- and post-tests were conducted via Google Forms to measure the employees' understanding of musculoskeletal complaints.  The results showed an increase in the understanding of Labkesda City of Tangerang employees regarding musculoskeletal complaints, their causes, prevention, and risk mitigation through stretching.  The educational activity ran smoothly and successfully. The Labkesda employees were very enthusiastic about asking questions and suggested continuing the collaboration in ergonomic and occupational safety and health (OSH) education activities for laboratory staff at Labkesda Kota Tangerang. Keywords: Complaints, Musculoskeletal, Counseling, Powerpoint.  ABSTRAK Laboratorium sebagai tempat pelayanan kesehatan yang melakukan pemeriksaan klinik, lingkungan, biomedik dan sebagainya, terdapat bahaya dan risiko yang berdampak pada kesehatan dan keselamatan pekerja. Petugas laboratorium sering terlibat dalam tindakan seperti pemipetan dan penggunaan komputer yang dapat mengakibatkan cedera akibat gerakan berulang. Bekerja di bangku atau di depan mikroskop tanpa mempertimbangkan postur tubuh dapat menyebabkan ketegangan punggung. Berdiri dan duduk dalam postur statis dan melakukan gerakan berulang-ulang telah terbukti menyebabkan berbagai masalah muskuloskeletal. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pegawai di Labkesda Kota Tangerang. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan penyuluhan, dengan durasi ± 50 menit. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangerang, pada tanggal 28 November 2024, yang dimulai pada pukul 13.30 WIB sampai dengan jam 15.00 WIB dengan total peserta 12 laboran. Penyuluhan menggunakan media penyuluhan menggunakan power point mengenai keluhan musculoskeletal dan peregangan untuk mencegah keluhan musculoskeletal. Sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan tes awal dan tes akhir melalui google form untuk mengukur pemahaman pegawai mengenai keluhan muskuloskeletal.  Hasilnya, ada peningkatan pemahaman pegawai Lakesda Kota Tangerang mengenai keluhan musculoskeletal, penyebab, pencegahan dan penanggulangan risiko keluhan muskuloskeletal dengan peregangan. Kegiatan edukasi berjalan dengan baik dan lancar. Pegawai Labkesda sangat antusias untuk bertanya dan mereka menyarankan untuk melanjutkan kerja sama dalam kegiatan edukasi ergonomi dan K3 pada laboran di Labkesda Kota Tangerang. Kata Kunci: Keluhan, Muskuloskeletal, Penyuluhan, Powerpoint
Pajanan PM2.5 Dan Risiko Kesehatan Pada Pedagang Kaki Lima Di Terminal Kalideres Cahyanti, Cucu; Azteria, Veza; Nitami, Mayumi; Ayu, Ira Marti
Health Publica Vol 6, No 02 (2025): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v6i02.10239

Abstract

PM2.5 merupakan partikel halus yang dihasilkan kendaraan yang dapat menimbulkan risiko gangguan fungsi paru, penyakit kardiovaskular, dan kematian dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kesehatan lingkungan dari paparan PM2.5 pada pedagang kaki lima di Terminal Kalideres Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross-Sectional dan metode pendekatan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Pengukuran PM2.5 dilakukan secara realtime menggunakan DustTrak Aerosol Monitor di Terminal Kalideres serta wawancara untuk data lama dan frekuensi paparan, penggunaan masker, dan berat badan. Hasil menunjukkan bahwa tingkat risiko (RQ) pada setiap lokasi meningkat signifikan (RQ >1) dalam proyeksi 30 tahun. Kesimpulannya, paparan PM2.5 terhadap pedagang kaki lima di Terminal Kalideres berpotensi menimbulkan risiko kesehatan jangka panjang, sehingga diperlukan upaya mitigasi yang efektif melalui pengelolaan ruang terbuka hijau, pengurangan emisi kendaraan, dan promosi penggunaan alat pelindung diri. Kata Kunci: Udara, PM2.5, ARKL, Pedagang kaki lima, Tingkat risiko
Co-Authors Ade Heryana Ade Heryana Ade Heryana Adella Dwi Ayu Ningsih Adinda Putri Syahrani Ahmad Irfandi Ahmad Irfandi Amelia Amelia Andi Shalsabila Putri Andi Shalsabila Putri Anfrew Leoranz Purba Anggun Sella Safitri Asari Asari Azzahra Putri Indarg Br Perangin, Br Perangin Br Sembiring, Elsye Meilinda Briandanu Bintoro Cahyanti, Cucu Clara Elnisa Woro Hanadi Cri Sajjana Prajna Wekadigunawan Cut Alia Keumala Cut Alia Keumala Muda Cut Alia Keumala Muda David Martua Sehat Nababan Deasy Febriyanty Deasy Febriyanty Decy Situngkir Desyawati Utami Devi Angeliana Kusumaningtiar Deybi Julianti Napitu Dwi Apriliawati Eka Cempaka Putri Eka Cempaka Putri Elsha Palupi, Elsha Palupi Erlina Puspitaloka Mahadewi Erlina Puspitaloka Mahadewi Erna Veronika Farhan Hakiki Febriyanty, Deasy Fitrotul Hasanah Fransisco, Indra Gisely Vionalita Harahap, Mitha Aulia Hendra Dhermawan Sitanggang Heryana, Ade Indasari, Riska Intan Silviana Irfandi, Ahmad Izzah, Widya Nur Laosma Sipahutar Lawalata, Omri Ebo Junior Luh Ayu Krisdayanti M Rafi Favianto Marito Elisha Hofman Panjaitan Mayumi Nitami Mirta Dwi Rahmah Rusdy Mirta Dwi Rahmah Rusdy Misalsalina, Frisella Muda, Cut Alia Keumala Mugi Wahidin Murti, Christinauli Eka Mustikawati, Intan Silviana Nada Mutiara Sanni Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Namira W Sangadji Namira Wadjir Sangadji Ni'matul Hidayah, Ummu Rohmah Ning Setianti Ning Setianti Novita, Olga Olga Novita Putri Handayani PUTRI HANDAYANI Rahmawati Rahmawati Raihan Muhammad Dzulkarnaen Rini Handayani Rini Handayani Rosita Rosita Sangadji, Namira W Sangadji, Namira Wadjir Shafira Azuraa Shofi Jasmine Shorayasari, Susi Simanjuntak, Acnes Cristina soraya, Una Sumayya, Siti Susi Shorayasari Tri Yunis Miko Wahyono Veronika, Erna Veza Azteria Veza Azteria Wahyuddin Wahyuddin Wiraatmadja, Jesica Zulfa Rindy Al Fitry