p-Index From 2021 - 2026
7.061
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JIKI Gema Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi JURNAL WACANA KESEHATAN Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Jurnal Kebidanan Journal of Nutraceuticals and Herbal Medicine JFL : Jurnal Farmasi Lampung Journal of Pharmaceutical and Medicinal Sciences Jurnal Farmasi Indonesia Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal) ad-Dawaa : Journal of Pharmaceutical Sciences Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kesehatan Journal of Pharmaceutical and Health Research Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Farmasi Jurnal Buana Farma Jurnal Abdimas Bina Bangsa PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Teknologi Tepat Guna Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Sidoluhur Borobudur Pharmacy Review Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Farmasetis Health Research Journal of Indonesia Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Jurnal Farmasi SYIFA Parapemikir Jurnal Ilmiah Farmasi CERATA Jurnal Komunitas Farmasi Nasional Sociality: Journal of Public Health Service Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Jurnal Sains dan Kesehatan FARMESTRA Baktimu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Praeparandi: Jurnal Farmasi dan Sains Journal of Pharmascience
Claim Missing Document
Check
Articles

UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES INFUSA DAUN SALAM (Syzygium polyantum) TERHADAP MENCIT YANG DIINDUKSI ALOKSAN Syilvia Endah Puspita; Reni Ariastuti; Khotimatul Husna
Journal of Pharmascience Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v11i1.16847

Abstract

Daun salam (Syzygium polyantum)merupakan tanaman yang mengandung flavonoid, saponin, dan tanin yang memiliki potensi antidiabetes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi aktivitas antidiabetes infusa daun salam (S.polyantum) terhadap mencit diabetes melitus yang diinduksi aloksan.Studi eksperimental melibatkan 30 mencit sebagai hewan uji, yang dibagi menjadi 6 kelompok. Kelompok 1 dianggap sebagai kontrol normal, dan kelompok 2-6 dikondisikan diabetes dengan aloksan subkutan 170 mg/kg BB. Setelah aloksan diberikan 48 jam kemudian, masing-masing kelompok diberi perlakuan sebagai berikut: aquades (kontrol negatif), glibenklamid 0,65 mg/kg BB (kontrol positif), infusa daun salam 10%, infusa daun salam 15%, dan infusa daun salam 20%. Perlakuan berlangsung selama tujuh hari. Glukometer digunakan untuk mengukur gula darah. Analisis variasi nonparametrik (Kruskal wallis) digunakan untuk memeriksa data kadar gula darah puasa. Hasil perlakuan menunjukkan kadar gula darah rata-rata dalam kelompok masing-masing sebesar 90,5 mg/dl (kelompok 1), 368 mg/dl (kelompok 2), 81 mg/dl (kelompok 3), 121,75 mg/dl (kelompok 4), 106,25 mg/dl (kelompok 5), dan 70,75 mg/dl (kelompok 6). Uji daya hipoglikemi berturut-turut dilakukan pada kelompok perlakuan berikut: 58,7% (glibenklamid 0,65 mg/kg BB), 42,2% (infusa 10%), 50,2% (infusa 15), dan 66,6% (infusa 20%). Sebagai hasil dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa infusa daun salam memiliki sifat antidiabetes terhadap mencit yang diinduksi aloksan. Kata Kunci: Hipoglikemi, Diabetes, Glukometer, Kadar Gula Darah, Glibenklamid  Bay leaf (Syzygium polyantum) contains flavonoids, saponins, and tannins, which can potentially be antidiabetics. This research aims to determine the antidiabetic activity of bay leaf infusion (Syzygium polyantum) toward alloxan-induced diabetes mellitus mice. This research was conducted experimentally using 30 mice divided into six groups. Group 1 was the normal control, and groups 2-6 were conditioned diabetes by subcutaneous allocation of alloxan 170 mg/kg BW. After 48 hours of alloxan allocation, each group was successively given the following treatment: distilled water (negative control), 0.65 mg/kg BW glibenclamide (positive control), 10% bay leaf infusion, 15% bay leaf infusion, and 20% bay leaf infusion. Treatment was given for seven days. Blood sugar levels are measured using a glucometer. Data on fasting blood glucose levels were analyzed using a nonparametric analysis of variation (Kruskal Wallis). The final results of measuring the average blood sugar level after the treatment were 90.5 mg/dl (group 1), 368 mg/dl (group 2), 81 mg/dl (group 3), 121.75 mg/dl ( group 4), 106.25 mg/dl (group 5), 70.75 mg/dl (group 6). The percentage of hypoglycemic power in the treatment group was tested successively as follows: 58.7% (glibenclamide 0.65 mg/kg BW), 42.2% (10% infusion), 50.2% (15% infusion), 66.6 % (20% infusion). This study concluded that bay leaf infusion had antidiabetic activity against alloxan-induced mice.
CERDAS DIGITAL, SEHAT MENTAL: EDUKASI KRITIS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENCEGAH KECEMASAN PADA PENGAJAR DAYCARE AL-GHAZI Tri Na'imah; Anniez Rachmawati Musslifah; Risma Sakti Pambudi; Evelyne Henny Lukitasari; Reni Ariastuti; Astri Charolina
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6540

Abstract

Profesi pengajar daycare menuntut stabilitas emosi yang tinggi, namun mereka juga rentan terhadap tekanan psikologis dari penggunaan media sosial, seperti kecemasan yang dipicu oleh perbandingan sosial dan kelelahan digital. Sayangnya, kelompok profesi ini sering terabaikan dalam program intervensi kesehatan mental. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut melalui program edukasi "Cerdas Digital, Sehat Mental" dengan pendekatan community development pada pengajar di Daycare Al-Ghazi. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap: asesmen awal melalui Focus Group Discussion (FGD) dan pengukuran tingkat kecemasan (pre-test) menggunakan skala GAD-7; intervensi berupa workshop interaktif mengenai literasi digital kritis dan strategi manajemen stres; serta pemberdayaan melalui fasilitasi peer support group. Hasil program menunjukkan adanya penurunan skor rata-rata kecemasan yang signifikan secara statistik (p < 0.001) dari level sedang (M=11.87) pada pre-test menjadi level ringan (M=6.40) pada post-test. Temuan kualitatif juga mengonfirmasi adanya pergeseran kesadaran dari pengguna pasif menjadi pengguna media yang lebih kritis dan berdaya. Program ini berhasil membuktikan bahwa edukasi literasi digital kritis yang dikombinasikan dengan pemberdayaan komunitas efektif sebagai strategi preventif untuk menurunkan kecemasan dan meningkatkan kesejahteraan psikologis pengajar, yang pada akhirnya berinvestasi pada kualitas lingkungan pendidikan anak usia dini.
EFEKTIVITAS ANALGESIK DAUN GATAL (Laportea Decumana) PADA PENDERITA MYALGIA DI KAMPUNG ATSJ DISTRIK ATSJ KABUPATEN ASMAT PROVINSI PAPUA Reni Ariastuti; Kairul Anam; Idris Yani Pamungkas
Jurnal Kebidanan VOLUME 10. No. 01, JUNI 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v10i01.298

Abstract

ABSTRAKDaun gatal (Laportea decumana) merupakan tanaman berkhasiat obat yang tumbuh subur di provinsi Papua. Efektivitas penggunaan L decumana sebagai antinyeri telah diteliti secara pra klinis maupun klinis. Namun demikian, penelitian dengan pemanfaatan langsung dari L decumana sebagai pereda myalgia pada masyarakat di kabupaten Asmat masih jarang dilakukan maka dari itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan melihat efektivitas pemanfaatan L decumana terhadap penderita myalgia  di kampung Atsj Distrik Atsj kabupaten Asmat Provinsi Papua. Desain penelitian menggunakan quasi experimental design, dengan rancangan one group pretest-posttest with control design. Sampel sejumlah 40 subjek uji (total sampling) dibagi 2 kelompok : kontrol (tanpa perlakuan) dan perlakuan (daun gatal masing-masing kelompok terdiri dari 20 subjek uji. Analisis efektivitas L decumana sebagai analgesik menggunakan uji statistik Mann-Whitney test dengan tingkat kepercayaan 95%. Derajat myalgia yang dialami oleh masyarakat kampung Atsj tergolong sedang sebanyak 19 orang (47,5%) dan berat sebesar 21 orang (52,5%). Rata-rata derajat myalgia pada kelompok perlakuan sebelum pemanfaatan L. decumana sebesar 5,80 dan setelah perlakuan menurun hingga sebesar 2,70. Daya analgetik dari L. decumana sebesar 53,45 %. Rata-rata derajat myalgia pada kelompok kontrol (tanpa perlakuan) awal 5,65 dan akhir sebesar 5,50. Terdapat pengaruh yang signifikan dalam pemanfaatan L decumana  sebagai analgesik pada penderita myalgia di kampung Atsj, distrik Atsj, kabupaten Asmat, provinsi Papua.Perlu dilakukan pengkajian lebih lanjut terkait kandungan zat aktif dan pembuatan sediaan topikal L decumana sebagai analgesik Kata Kunci: Laportea decumana, Myalgia, kampung AtsjANALGESIC EFFECTIVENESS OF LAPORTEA DECUMANA ON MYALGIA PATIENTS AT ATSJ VILLAGE ASMAT PAPUAABSTRACTBackground Laportea Decumana is a medicinal plant that thrives in Papua. Analgesic  effectiveness of L. Decumana has been studied pre-clinically and clinically yet the research with direct utilization of L. Decumana as myalgia patient in Asmat district is still rarely done. Therefore, this research aimed to see the effectiveness of the utilization of L. Decumana to myalgia patient in ATSJ Village, Asmat, Papua. Method The research design uses quasi experimental design, with one group pretest-posttest control design. The number of participants in this research were all 40 participants consisting of 20 participants for experimental group and 20 participants for control group. The effectiveness of L. Decumana as analgesic was measured by using statistical test Mann-Whitney with level of confidence 95%. Result The degree of myalgia experienced by the ATSJ village community was moderate (19 people) (47.5%) and severe (21 people) (52.5%). The mean degree of myalgia in the treatment group prior to the utilization of L. decumana was 5.80 and after treatment decreased to 2.70. The analgesic power of L. decumana was 53.45%. The pretest mean degree of myalgia in the control group was 5.65 and the posttest was 5.50. Conclusion There is a significant influence in the utilization of L decumana as an analgesic in myalgia patients in ATSJ Village, Asmat, Papua. It is necessary to conduct further study related to active substance content and topical dosage form of L decumana as analgesic.Keywords: Laportea Decumana, Myalgia, ATSJ Village
Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Buah Markisa Ungu (Passiflora edulis sims): Pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, simpulan, ucapan terima kasih, referensi Tantri Sudar Wati; Reni Ariastuti; Ahwan
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 6 (2024): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Markisa ungu (Passiflora edulis sims) merupakan tanaman yang memiliki nilai gizi tinggi, salah satunya adalah kandungan antioksidan. Buah markisa (Passiflora edulis) termasuk dalam genus Passiflora dan keluarga Passifloraceae yang terbesar. Buah markisa ungu merupakan salah satu bagian dari tumbuhan markisa yang dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit. Skrining fitokimia pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder pada ekstrak etanol buah markisa ungu. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimen laboratorium. Penelitian ini dilakukan dengan meliputi beberapa proses yaitu penyiapan simplisia, ekstraksi simplisia menggunakan metode maserasi dengan etanol 70%, dan skrining fitokimia. Berdasarkan hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol buah markisa ungu (Passiflora edulis sims) positif mengandung senyawa flavonoid, tanin, saponin, steroid, dan alkaloid.
Formulasi dan Evaluasi Fisik Deodorant Spray Ekstrak Syzygium aromaticum dengan Variasi Tawas Rosliana Patandung; Nur Ilah Rahmadani; Leila Irna Luthfy; Reni Ariastuti
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1131

Abstract

Bau badan merupakan permasalahan umum yang berkaitan dengan aktivitas mikroorganisme pada kulit, sehingga diperlukan produk deodorant yang aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi karakteristik fisik sediaan deodorant spray berbasis ekstrak Syzygium aromaticum dengan variasi konsentrasi tawas. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium melalui proses ekstraksi metode maserasi menggunakan etanol 70%, dilanjutkan dengan formulasi sediaan dalam empat variasi formula. Evaluasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, pola semprot, waktu kering, dan efek terhadap kain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki bentuk cair, warna bening kecokelatan, bau khas, homogen, serta pH dalam rentang 5–6. Pola semprot berada pada kisaran 5,0–5,5 cm, waktu kering berkisar antara 15,44–27,67 detik, dan tidak menimbulkan noda pada kain. Berdasarkan hasil tersebut, sediaan deodorant spray ekstrak Syzygium aromaticum memenuhi parameter mutu fisik dan berpotensi dikembangkan sebagai alternatif deodorant alami.
Karakteristik Ekstrak Etanol Buah Markisa (Passiflora Edulis Sims.) Dan Uji Aktivitas Antioksidan Secara In Vitro Reni Ariastuti; Fadilah Qonitah; Ahwan -
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.8879

Abstract

Buah-buahan merupakan sumber antioksidan alami, salah satu buah yang memiliki aktivitas antioksidan adalah buah markisa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol buah markisa secara in vitro. Metode ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi dengan etanol 96%, dan etanol 50%, pengujian aktivitas antioksidan secara in vitro dilakukan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) menggunakan alat ukur spektrofotometer Ultra Violet-Visibel. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol buah markisa dinyatakan dalam nilai penghambatan terhadap radikal bebas yaitu IC50. Karakteristik ekstrak etanol 96% dan 50% memiliki nilai rendemen ekstrak 10% dan 12%, susut pengeringan 30% dan 35%. Kedua ekstrak memiliki kandungan fenolik, flavonoid, saponin, dan steroid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% dan 50% buah markisa memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 751 μg/mL dan 1468 μg/mL. Ekstrak etanol buah markisa memiliki aktivitas antioksidan namun kurang poten dibandingkan dengan vitamin C. 
Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Bahan Baku Lilin Aromaterapi Ramah Lingkungan Di Kelurahan Karangasem Reni Ariastuti; Chintya Rahma Ardistafani; Debi Ariyanti; Kornelia Bariap Apot; Fadilah Qonitah; Rosliana Patandung
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 7 No 1 (2026): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v7i1.2191

Abstract

Abstrak: Limbah minyak jelantah masih menjadi isu lingkungan dan kesehatan di masyarakat karena sering dibuang ke saluran air atau digunakan kembali tanpa pengolahan yang tepat, sehingga berpotensi mencemari tanah dan air serta membahayakan kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pengelolaan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sebagai upaya edukasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah menganalisis proses pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, mengidentifikasi manfaat ekonomi dan lingkungan, serta memberikan rekomendasi pengelolaan limbah minyak jelantah di masyarakat. Metode pengabdian menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan praktik langsung, disertai evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelatihan peserta belum memahami bahaya minyak jelantah dan pemanfaatannya. Setelah kegiatan, peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan, mampu menjelaskan dampak lingkungan minyak jelantah, serta mempraktikkan pembuatan lilin aromaterapi secara mandiri. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran lingkungan dan membuka peluang usaha rumah tangga berkelanjutan. Kata Kunci: (Minyak Jelantah, Masyarakat, Lilin Aromaterapi, Pengabdian Masyarakat)
Uji Aktivitas Tabir Surya Ekstrak Etanol Kulit Markisa Ungu secara In Vitro dengan Spektrofotometri Uv-Vis Nisa Aulia Agtri; Reni Ariastuti; Fadilah Qonitah
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v13i1.20601

Abstract

Excessive exposure to Ultraviolet (UV) radiation can cause skin damage, including erythema, premature ageing, and skin cancer. Sunscreen is commonly used to protect the skin from UV radiation. The peel of purple passion fruit (Passiflora edulis) contains phenolic and flavonoid compounds that may provide UV-absorbing activity. This study aimed to evaluate the sunscreen activity of the ethanol extract of purple passion fruit peel in vitro based on the Sun Protection Factor (SPF), Erythema Transmission Percentage (%Te), and Pigmentation Transmission Percentage (%Tp). The extract was obtained by maceration with 96% ethanol. Qualitative identification of phenolic compounds was performed using a FeCl3 reagent, while flavonoids were detected using concentrated HCl and magnesium powder. Sunscreen activity was evaluated using UV-Vis spectrophotometry at concentrations of 400, 600, 800, 1,000, and 1,200 ppm. The results showed that the extract contained phenolic and flavonoid compounds. At the highest concentration (1,200 ppm), the SPF value was 20.086±1.696 (ultra-protection), %Te was 0.697±0.149, and %Tp was 4.413±0.594, all of which were categorised as sunscreen. One-way ANOVA analysis indicated significant differences among concentration variations (p<0.05). In conclusion, the ethanol extract of purple passion fruit peel has potential as a natural active ingredient for sunscreen.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Desa Karangasem dalam Pengelolaan Limbah Minyak Jelantah (Mijel) Guna Mendukung Lingkungan Bersih dan Ekonomi Kreatif Reni Ariastuti; Fadilah Qonitah; Rosliana Patandung; Risma Sakti Pambudi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i2.624

Abstract

Aktivitas rumah tangga seringkali menghasilkan sampah/limbah, salah satuya aktivitas menggoreng dapat menghasilkan limbah minyak jelantah. Minyak jelantah (mijel) merupakan minyak bekas penggorengan yang banyak mengandung radikal bebas, sehingga berbahaya bagi kesehatan jika digunakan /dikonsumsi terus-menerus, serta memberikan dampak negatif pada lingkungan yang dapat menyebabkan saluran kran pembuangan menjadi mampat dan mencemari tanah. Kegiatan PkM dilakukan dengan tujuan ingin mengurangi limbah mijel dengan memanfaatkannya menjadi lilin aromaterpi dan sabun cuci batangan. Metode pendekatan yang digunakan adalah melalui sosialisasi terkait limbah mijel dan pelatihan cara pengolahan mijel menjadi lilin dan sabun. Hasil pengabdian terlihat tingkat pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu kelompok wanita tani desa Karangasem menjadi meningkat dari tingkat pengetahuan kurang menjadi tingkat pengetahuan baik. Wanita tani desa Karangasem mampu membuat lilin aromaterapi dan sabun dengan baik. Pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi dan sabun dapat mengurangi limbah/sampah rumah tangga, menjaga lingkungan tetap bersih dan mampu menghasilkan produk olahan mijel yang memiliki nilai ekonomi.   
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BIJI BUAH MARKISA UNGU (Passiflora edulis Sims) DENGAN METODE ABTS Nur Afika; Reni Ariastuti; Fadilah Qonitah
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), April 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional & Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.373013/tfr21a54

Abstract

Latar belakang: Radikal bebas dapat memicu stres oksidatif yang berkontribusi terhadap berbagai penyakit degeneratif sehingga diperlukan sumber antioksidan alami yang potensial. Salah satu bahan alam yang berpotensi adalah biji buah markisa ungu (Passiflora edulis Sims.) yang diketahui mengandung senyawa fenolik dan flavonoid. Tujuan: Menentukan kadar air, melakukan skrining fitokimia, mengidentifikasi fenolik dan flavonoid menggunakan KLT, serta mengevaluasi aktivitas antioksidan ekstrak etanol biji buah markisa ungu. Metode: Ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan etanol 96%. Kadar air ditentukan gravimetri, skrining fitokimia dilakukan untuk alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan fenolik. Fenolik dianalisis pada plat silika gel GF254 dengan eluen n-heksan:etil asetat (1:1) dan FeCl₃, flavonoid dengan eluen n-heksan:etil asetat (3:2) dan AlCl₃, diamati pada UV 254 dan 366 nm. Aktivitas antioksidan ditentukan dengan metode ABTS dan dinyatakan sebagai IC₅₀. Hasil: Kadar air 2,38% memenuhi standar mutu. Skrining fitokimia positif untuk fenolik, flavonoid, saponin, alkaloid, dan tanin. KLT menunjukkan bercak fenolik biru kehitaman (Rf 0,5 dan 0,7) dan bercak flavonoid kuning fluoresensi (Rf 0,3). Ekstrak memiliki aktivitas antioksidan kuat dengan IC₅₀ 68,63 ppm, dibandingkan vitamin C 6,39 ppm, mengonfirmasi potensi biji markisa ungu sebagai sumber antioksidan alami. Kesimpulan: Ekstrak etanol biji buah markisa ungu memenuhi parameter mutu, mengandung senyawa fenolik dan flavonoid, serta memiliki aktivitas antioksidan kategori kuat sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami.Top of FormBottom of Form  
Co-Authors Abdul, Ahwan abdul, ahwan Aginta Wigunavi Ahwan Ahwan - Alvina Nia Diani Alvina Nia Diani Anik Suwarni Anniez Rachmawati Musslifah Arinta Mayang Astri Charolina Atik Aryani Azizah, Reyza Nur Cahyani, Tiwi Nur Chintya Rahma Ardistafani Dahlia, Ajeng Debi Ariyanti Deby Mariska Sune Desi Riyana Dewi, Anita Oktaviana Trisna Dhea Asyifa Nurmalika Dunung Kusumawati Dyah Ayu Lestari Elisa Fransiska Evelyne Henny Lukitasari Fadilah Qonitah Fadilah Qonitah Fadilah Qonitah Fadilah Qonitah Fadilah Qonitah Fadilah Qonitah Fadilah Qonitah Firra Lurenza Pratiwi Fransiska, Elisa Hafidz, Rosyadah Hanafi, Affan Haris, Rif Atiningtyas Heni Rusita Husna, Khotimatul Idris Yani Pamungkas Ilmi, Ibnul Indriastiningsih, Erna Indriyati . Indriyati . Jihan Aulia Kusumasari Kairul Anam Khotimatul Husna Khotimatul Khusna Khotimatul Khusna Khusna, Khotimatul Kornelia Bariap Apot Leila Irna Luthfy Machfiroh Setianing Hati Maharani, Pratiwi Mahmudah, Endar Asih Manek, Yohanes Stephen N, Yarsis Septiardi Nabila, Jihan Nisa Aulia Agtri Novitasari, Nur Cahyani Nur Afika Nur Cahyani Nur Ilah Rahmadani Nuzulia Sari Asyifa' Nuzulul Ulmiyah Ramadhan Patandung, Rosliana Pratiwi Maharani, Nurul Astia Wuri Puspita, Syilvia Endah Raden Roro Karina Pambudi Ricard Nixon Holo Rida Ludfi Aprinuha Rif Atiningtyas Rif Atiningtyas Haris Rifani, Inesta Rini, Helviana Rista Risma Sakti Pambudi Rita Septiana Rizal, Rafli Adnan Rosliana Patandung Rosyadah Hafidz Santika, Maria Septiningrum, Chintya Hayu Sinta Mei Enjelina Sriwidyawati A. Solong Subiyanto, Abyasa Fajari Suwardi Suwardi Suwardi Syahnaz Sanjiwani Agatha Ruth Mahawikan Syaifur Rahman Syilvia Endah Puspita Tantri Sudar Wati Tika Dwiyanti Tri Na'imah Verina Widianti Putri Vitri Dyah Herawati Vitri Dyah Herawati Widagdo, Arisena Widiyono, Widiyono Yarsis Septiardi N Yuliyanti, Andini Dwi Yusuf Muamar Bashori Zulaika, Laili nur Zuliana Styarini Zuriyah, Putri