Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU IBU TERHADAP HIGIENITAS BOTOL SUSU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI KLINIK NASYWA KISARAN KABUPATEN ASAHAN Mahyunidar Mahyunidar; Wilda Nurafdila Tanjung; Elvalini Warnelis Sinaga
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v11i2.1832

Abstract

A Conceptual Model of Family Assistance for Working Mothers in Preventing and Managing Postpartum Blues in Urban Areas Elvalini Warnelis Sinaga; Rahmawani Fauza; Debora Lestari Simamora; Nova Linda Rambe; Wellina Br. Sebayang
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 8, No 2 (2026): Contagion
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v8i2.28729

Abstract

Physical recovery after childbirth. This study aimed to analyze factors influencing prevention and management efforts for postpartum blues among working mothers in an urban setting and to formulate a conceptual family-assistance model based on the significant predictors. A quantitative analytic study with a cross-sectional design was conducted among 206 working postpartum mothers in urban areas of Medan City, Indonesia. Postpartum blues symptoms were screened using the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS), with a cut-off score of ≥10. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The measurement model was evaluated through outer loading, Cronbach's alpha, rho_A, composite reliability, and average variance extracted (AVE). In contrast, the structural model was assessed using R-square, path coefficients, t-statistics, and p-values. Results: The mean EPDS score was 12.45 ± 3.18, and 142 respondents (69.0%) were categorized as having postpartum blues symptoms. All indicators demonstrated adequate outer loadings (>0.70), and all constructs met reliability and convergent validity criteria. The model explained 95.1% of the variance in prevention and management efforts for postpartum blues (R² = 0.951; adjusted R² = 0.947). The Health Belief Model had the strongest effect (β=0.312; T=7.428; p=0.000), followed by family assistance (β=0.288; T=5.236; p=0.000), psychological factors (β=0.254; T=5.644; p=0.000), social factors (β=0.210; T=3.442; p=0.001), physical factors (β=0.198; T=3.413; p=0.001), and demographic factors (β=0.185; T=3.557; p=0.000). Prevention and management of postpartum blues among working mothers should emphasize health beliefs, family assistance, psychological readiness, social support, physical recovery, and demographic vulnerability. The proposed conceptual model highlights the family as a key support system for early detection, help-seeking, and adherence to postpartum care Keywords: Postpartum Blues, Family Assistance, Working Mothers, Health Belief Model
REMAJA BIJAK MENOLAK SEX BEBAS DEMI MASA DEPAN DI SMK 11 MEDAN Elvalini Warnelis Sinaga; Eva Nirwana; Ajeng Ardiyatita; Grece Natalia Br Bangun; Era Fazira; Efrica Melasari Br Sinaga; Nazwa Aisyah Putri
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i4.11916

Abstract

Penyuluhan ini membahas tentang perilaku sex bebas pada remaja SMK 11 Medan. Analisis utama dari penyuluhan ini adalah: (1) Apa itu sex bebas, (2) Apa yang mempengaruhi sex bebas pada remaja, (3) Dampak sex bebas, (4) Cara pencegahan sex bebas pada remaja, (5) Bagaimana mengedukasikannya, (6) Peran pendidik untuk mengatasi sex bebas pada remaja. Penyampaian edukasi dilakukan melalui presentasi dan tanya jawab. Pada saat ini, sex bebas menjadi salah satu hal yang sangat sering dibicarakan di masyarakat dan sudah menjadi hal yang lumrah dikalangan masyarakat, terutama bagi remaja. Sex bebas dapat disebabkan oleh beberapa hal diantaranya kualitas diri remaja, kualitas keluarga, kualitas lingkungan, jenis kelamin, umur, media yang digunakan, lingkungan sekolah dan pengetahuan remaja. Sex bebas juga memberikan dampak buruk bagi pelakunya seperti kehamilan yang tidak diinginkan, infeksi menular seksual, penyimpangan perilaku seksual dan dampak psikologis. Maka penyuluhan ini bertujuan untuk mengedukasi remaja terkait sex bebas agar remaja memiliki pengetahuan tentangnya sehingga diharapkan kedepannya dapat mengurangi terjadinya sex bebas pada remaja.
PEMBERIAN EDUKASI DAMPAK PERGAULAN BEBAS PADA REMAJA Risatantry Gultom; Elvalini Warnelis Sinaga; Dewi Novitasari; Mutya Syahara; Rodiah Sitompul; Aini Dinasih; Wahyuni Ritonga; Kartika Eulan Sari; Nazwa Marisqa; Dita Nabila Putri
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i1.3573

Abstract

Pergaulan bebas yang dilakukan oleh remaja biasanya bagian dari pelampiasan emosi atau rasa kecewa yang dialami kepada orang terdekat ataupun keluarga. Adapun beberapa macam pergaulan bebas yang dilakukan oleh remaja seperti penyalah gunaan narkoba, seks bebas, mabuk, dan kenakalan remaja lainnya. Pergaulan bebas juga mencakup berbagai aktivitas, yang berkaitan dengan hubungan seksual tanpa komitmen resmi atau ikatan pernikahan, penggunaan narkona dan alkohol. Kota Medan merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia, dengan jumlah populasi anak muda pada tahun 2022 mencapai 598.366 jiwa. Dari jumlah tersebut, 9.050 kasus penyakit menular seksual tercatat pada tahun 2022, yang menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2017 yang tercatat 8.997 kasus. Kondisi ini terjadi karena kurangnya pemahamanterhadap remaja mengenai penyakit menular seksual serta minimnya sosialisasi dari dinas kesehatan terkait topik pergaulan bebas pada remaja tersebut kepada kalangan muda di Kota Medan. Akibat rendahnya pengetahuan dan pemahaman tentang penyakit seksual, banyak remaja yang menunjukkan ketidak pedulian terhadap pergaulannya, yang berujung pada tingginya angka hubungan seks bebas dan pergaulan bebas, yang pada akhirnya menyebabkan meningkatnya kasus penyakit menular seksual di kalangan mereka (Rahma Aulia et al., n.d.).Metode penyuluhan menggunakan media leaflet, kuisioner pre-post, dan tanya jawab. Metode ini adalah dengan cara pengambilan sempel dengan pervosif sempel. Sedangkan pengambilan data dilakukan dengan metode tanya jawab antar penyaji dan siswa. Berdasarkan hasil evaluasi yang kami dapat, pemahaman siswa/siswi terkait dampak pergaulan bebas pada remaja mengalami peningkatan 
Peningkatan Pengetahuan Perimenopause Menuju Menopause Sehat di Gang Nusa Indah Bilal Eva Nirwana Hutabarat; Elvalini Warnelis Sinaga; Suci Ramadani; Indah Purnama Sari; Putri Nauli Tampubolon; Yulia Rizky Panjaitan; Dian Aini Ramadhani
Inspira: Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) Vol. 2 No. 1 (2026): Inspira: Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM)
Publisher : Yayasan Inspira Brighter You Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menopause merupakan fase alami pada wanita yang dapat menimbulkan perubahan fisik dan psikologis. Kurangnya pengetahuan tentang perimenopause dapat menurunkan kesiapan wanita dalam menghadapi menopause. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan wanita perimenopause mengenai persiapan menuju menopause yang sehat di Gang Nusa Indah, Jalan Bilal, Medan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab dengan media PowerPoint. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Peserta berjumlah 11 orang, mayoritas berusia 45–50 tahun dan tidak bekerja. Hasil menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kurang baik (72,7%). Setelah penyuluhan, jumlah peserta dengan pengetahuan baik meningkat menjadi 81,8%. Kesimpulannya, penyuluhan kesehatan efektif meningkatkan pemahaman peserta tentang persiapan menghadapi menopause secara sehat sehingga dapat membantu kesiapan fisik dan psikologis wanita dalam menghadapi masa menopause.
Mengenal Perubahan Tubuh dan Psikologis Menopause pada Ibu Premenopause di Bilal Bima Eva Nirwana Hutabarat; Elvalini Warnelis Sinaga; Yindri Wahyuni Hutagalung; Marsha Herlambang; Nujula Khoiria Harahap; Tri Wanda Maharani; Noni Arisa
Inspira: Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) Vol. 2 No. 1 (2026): Inspira: Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM)
Publisher : Yayasan Inspira Brighter You Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menopause merupakan proses alami yang dialami wanita akibat penurunan hormon reproduksi yang dapat menimbulkan perubahan fisik dan psikologis. Kurangnya pengetahuan ibu premenopause mengenai perubahan tersebut dapat memengaruhi kesiapan dalam menghadapi menopause. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu premenopause tentang persiapan menuju masa menopause yang sehat di Jalan Bilal Gang Bima. Metode yang digunakan adalah desain deskriptif melalui penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet dan ceramah interaktif kepada 20 peserta usia premenopause. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan tanya jawab sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi, dimana kategori pengetahuan baik meningkat dari 40% menjadi 85%, sedangkan pengetahuan kurang menurun dari 60% menjadi 15%. Penyuluhan kesehatan terbukti efektif meningkatkan pemahaman ibu premenopause mengenai perubahan menopause dan upaya menjaga kesehatan sehingga lebih siap menghadapi masa menopause secara sehat.
Co-Authors Aini Dinasih Ajeng Ardiyatita Anastasya, Niken Annisa, Pariqa Arifa Masyitah Panjaitan Aulia Azmi Christy, Johanna Debora Lestari Simamora Debora Lestari Simamora Debora Simamora Dewi Novitasari Dhani Syahputra Bukit Dian Aini Ramadhani Dita Nabila Putri Efrica Melasari Br Sinaga Era Fazira Etti Sudaryati Eva Nirwana Eva Nirwana Natalia Hutabarat Fadilah Aini Fikarwin Zuska Fitrah, Indah Novia Grece Natalia Br Bangun Gultom, Risa Tantry Gultom, Risatantry Hafifah, Rizky Hafiiza, Salsabila Ratu Hotmauli BR. Sitanggang Hulu, Milka Septriani Hutabarat, Eva Nirwana Ida Yustina Indah Purnama Sari Indrayani, Mira Kartika Eulan Sari Kartika, Diah Khairun Nisa Lidya Natalia Br Sinuhaji Maharani, Nazli Mahyunidar Mahyunidar Mahyunidar Mahyunidar Manik, Sawilla Marsha Herlambang Martalena Br S. Kembaren Melati Hutauruk, Puput Mutiara, Della Mutya Syahara Nazwa Aisyah Putri Nazwa Marisqa Nirwana, Eva Noni Arisa Nujula Khoiria Harahap Nurmadani, Lifa Nurmaini Nurmaini Nurqurotul, Anisa Priscillia, Prilly Pulungan, Fifit Novelina Putri Nauli Tampubolon Putri, Muliana R.Kintoko Rochadi Rahayu Lubis Rahmawani Fauza Rambe, Nova Linda Risa Tantri Gultom Risa Tantry Gultom Risatantry Gultom Riska Susanti Pasaribu Rodiah Sitompul Samgryce Siagian, Hartika Samosir, Yohana Sebayang, Wellina BR Simamora Debora Lestari Simamora, Debora Simamora, Debora Lestari Suci Ramadani Sundari Putri Wijaya Tamba, Elisa Vetrawati Tasya Nur Aulia Tri Wanda Maharani Veronika, Ida Wahyuni Ritonga Wilda Nurafdila Tanjung Yindri Wahyuni Hutagalung Yucika, Zenny Yulia Rizky Panjaitan Zahra, Fanisa Zulhaida Lubis