Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Teras Jurnal

Pengaruh Abu Sekam Kayu Pada Nilai Unconfined Compression Strength Lempung Plastisitas Tinggi Terstabilisasi Semen Kapur NUGROHO, Soewignjo Agus; Al Ridho, Muhammad Faisal; Fatnanta, Ferry
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 1 (2022): Volume 12 Nomor 1, Maret 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i1.688

Abstract

Abstrak Perbaikan lempung dengan semen, kapur, dan abu sekam (RHA) terbukti meningkatkan kuat geser dan daya dukung. Kandungan silika abu sekam kayu (ASK) hampir sama dengan RHA. Penelitian melihat pengaruh ASK pada lempung terstabilisasi semen dan kapur. Pengujian Tekan bebas (UCS) dilakukan untuk membandingkan nilai kuat tekan bebas (qu) lempung asli, lempung distabilisasi semen, dan kombinasi semen dan kapur dan/atau ASK. Sampel diuji pada empat kondisi. Hasil UCS tanpa pemeraman, nilai qu seragam. Pada kondisi tanpa pemeraman dan perendaman, nilai qu semua variasi relatif sama. Pada kondisi pemeraman dan tanpa perendaman, nilai qu berkisar 365 kPa sampai dengan 485 kPa untuk campuran dengan ASK dan kombinasi kapur dengan ASK. Penambahan kapur 10% meningkatkan nilai qu lebih 1100 kPa. Hasil UCS membuktikan, kapur lebih optimal meningkatkan nilai qu dibanding ASK. Penggantian kapur dengan ASK 4% sampai 6% meningkatkan nilai qu menjadi 485 kPa (rendaman) dan menjadi 475 kPa (tanpa rendaman). Kata kunci: Abu sekam Kayu, Kapur, lempung, semen, stabilisasi  Abstract Clay stabilized with cement, lime, and rice hush ash (RHA) has been increasing shear strength and bearing capacity. The silica content of wood husk ash (ASK) is almost the same as RHA. The study seen effect of ASK on clay-cement and lime. Unconfined Compression Strength (UCS) is performed and compare unconfining strength values (qu) of clay, clay-cement, and cement and lime and/or ASK. Sampel was tested on four conditions. UCS results without watering, uniform qu value. Conditions non-curing and soaked, the qu values of all variations are relatively the same. In curing and unsoaked conditions, qu values range from 365 kPa to 485 kPa for ASK and lime with ASK. Adding 10% lime increases qu value more than 1100 kPa. Stabilized with lime is more optimal than ASK to increase qu. Subtitution lime with ASK 4% to 6% increases qu value to 485 kPa (soaked) and to 475 kPa (unsoaked). Keywords: clay, cement, lime, sawdust ash, stabilization 
PENGARUH KEPADATAN, TEBAL LAPIS, KADAR AIR, SERTA ENERGI KOMPAKSI PADA NILAI KUAT TEKAN BEBAS Soewignjo Agus; Fatnanta, Ferry
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1306

Abstract

Abstrak   Tanah kohesif, khususnya lempung lunak dan lempung ekspansif, menimbulkan tantangan significan dalam proyek teknik sipil karena karakteristik geoteknik nya yang kurang baik. kegagalan pada konstruksi sipil, seperti perkerasan jalan, sering terjadi akibat daya dukung tanah yang rendah yang diakibatkan oleh lempung plastisitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi nilai Unconfined Compression Strength (UCS) dan mengamati pola keruntuhan yang sesuai terutama di bawah kondisi pemadatan yang kurang seragam. variabel utama yang di selidiki adalah kepadatan tanah (dikontrol oleh energi pemadatan), kadar air, dan ketebalan lapisan pemadatan (dikontrol oleh massa tanah per-lapisan). kadar air divariasikan menjadi tiga kondisi: di bawah kadar air optimum (OMC), pada OMC, dan di atas OMC. Variasi ketebalan lapisan dirancang untuk mensimulasikan pemadatan lapangan yang non-seragam, diatur dengan mengontrol massa tanah pada setiap dari tiga lapisan yang dipadatkan. Hasil pengujian secara konsisten menunjukan bahwa tanah yang dipadatkan pada nilai OMC menghasilkan nilai UCS tertinggi sebesar.... Lebih lanjut, variasi ketebalan lapisan menunjukan bahwa semakin kecil massa tanah per lapisan (yang menghasilkan lapisan yang lebih tipis dan lebih padat), semakin besar pula nilai UCS yang dihasilkan. Peningkatan kekuatan ini disebabkan oleh distribusi energi pemadatan yang lebih merata di seluruh lapisan. temuan paling penting dari studi ini adalah bahwa bidang keruntuhan paling kritis didominasi terlihat pada lapisan tengah sampel, terutama pada spesimen yang dipadatkan secara non-seragam. hal ini mengindikasikan bahwa antar muka antara lapisan pemadatan yang tidak seragam berpotensi menjadi zona kelemahan yang memerlukan pertimbangan cermat dalam aplikasi konstruksi di lapangan.   Kata kunci: lempung plastisitas tinggi, kuat tekan bebas (UCS), energi pemadatan, kadar air, kepadatan non-seragam, ketebalan lapisan.   Abstract   Cohesive soils, especially soft clay and expansive clay, pose significant challenges in civil engineering projects due to their poor geotechnical characteristic, such as road pavement, often occurring due to low bearing capacity caused by high plasticity clay. this research aims to evaluate the main factors that influence the Unconfined Compression Strength (UCS) and observe the corresponding failure patterns, especially under uniform compaction conditions. The main variables studied are soil density (controlled by compaction energy), water content, and compaction layer thickness (controlled by soil mass per layer). the water content was varied into three conditions: below optimum moisture content (OMC), at OMC, and above OMC. Variations in layer thickness were designed to simulate non-uniform field compaction, arranged by controlling the soil mass of each of the three compacted layers. consistent testing result show that soil compacted at the OMC value produces the highest UCS value. Furthermore, variations in layer thickness indicate that the smaller the soil mass per layer (resulting in thinner and denser layers), the greater the resulting UCS value. The increase in strength is due to a more even distribution of compaction energy throughout the layers. the most important finding of this study is that most critical failure plane is dominantly observed in the middle layer of the sample, especially in specimens compacted non-uniformly, indicating that non-uniformly compacted layers have the potential to become weak zone that require careful consideration in field construction.   Keywords: high plasticity clay, unconfined compressive strength (UCS), compaction energy, water content, non-uniform compaction, layer thickness
Co-Authors ', Muhardi . Zulfan Abdul Halim Muqorrobin Abdullah Ihsan Alkubuwi Achmad Noerkhaerin Putra Adi, Sapria Adi, Sapria Adnan Ruziq Ihsan Agus Ika Putra Agus Nugroho, Soewignjo Aisyah Putri Al Ridho, Muhammad Faisal Albajili, Farian Alfian Alfian Alfian Malik Alridho, Muhammad Faizal Andius Dasa Putra Anggara, Vebrian Aprillia. H.R., Bella Aras Mulyadi Ari Sandhyavitri Arief Rahman Arifan Farhan Ariza, Ariza Azizah . Azra Zulnasari Bramson P Manik, Bramson P Charles AN Daniel Irfan Dede Subhan Dodi Pratama Dodi Pratama Doris Ade Widyarti Effendi Sianipar Ela Fitriana Endala Siboro Epi Mili Yanti Erwin Satria Anugrah Fachry Abda El Rahman Fadel Muhammad Fadhilah, Randy Fadhlurrahman, Fadhlurrahman Fadlan Fadlan Fajrian Saddek Fauzan Hidayattullah Fauzi, Manyuk FERI SETIAWAN Fikri Ananda Fikri Hidayat Frimadofi Frimadofi Galang Maulana Gina Purnama Sari Giri Prayoga Gunawan Wibisono Gunawan Wibisono Gussyafri Gustika, Rani Ardeylina Hadiyan Putra, Hadiyan Haryo Dwito Armono Hasibuan, Putra S Hengki Tornando Herli Fajri Himmatul Azizah HR, Bella Aprilia Ihsan, Adnan Ruziq Imam Hanafi Imam Suprayogi Irfan Hasan Iskandar Romey Sitompul Joshua, Norman Julperizal Julperizal Khairatu Zaro Laksono Trisnantoro Lembasi, Muhammad Khadafi Lingga Panji Subrata, Lingga Panji Lisa Trisnawati Lubis, Shakila Fuadah M Faizal Alridho M. Yusa Maulidi, M Aldi Monita Olivia Mufriadi Mufriadi Muhamad Yusa Muhammad Ikhsan Muhammad Khadafi Lembasi Muhammad Naufal Muhammad Rico Saputra Muhammad Safrianda Muhammad Yevizal Muhammad Yusa Muhardi Muhardi Muhardi Mukhelnalis Sutazril Muliyono Nova, Septi Devita Novan, Andre Oktareza, Ewis Ongko, Andarsin Prayogo, Giri Rafika Rani Zainuddin Rahman, Sayful Ralan Ditra Ranata, Nicola Rabb Remon Muslim Riady, Azhar Rinaldi Rinaldi Rinaldi Rinaldi Rio Hidayat Rio Zambika Rizqi Yuliana Rizqy Ridho Prakasa Robi Handi Putra Ronny Tigor Sitanggang S A Nugroho Said Defri Ariandi Saputra, Adetia Saputra, Riola Satibi, Syawal Satria, Zoni Sayoga, Davin Simanjuntak, Lambok Jadiaman Soewignjo Agus Soewignjo Agus Nugroho Soewignjo Agus Nugroho Sofyan Subhan, Dede Suhaimi Siregar Suratman Suratman Suryadi Ramadhan Sutikno, Sigit Syamsul Arifin Tiara Mahardika Tornando, Hengki Trimaijon Trimaijon Trimaijon, Trimaijon Unzi Marwan Usman Muhammad Tang Usman, Fauzan Vebrian Anggara Wahyudi Citrosiswoyo Wahyudi Citrosiswoyo Wahyudi Citrosiswoyo Widi Agoes Pratikto Widi Pratikto Widi Pratikto, Widi Wulan Sri Rahayu Wulandari, Deny Yolanda Widyan Yoyon Kurniawan Yusa, M. Yusa, Muhammad Zoni Satria Zulnasari, Azra