Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS LITERASI DIGITAL DI ERA 4.0 Ni Wayan Eminda Sari; Ni Luh Sukanadi; I Nyoman Suparsa; I Nyoman Adi Susrawan; I Gusti Ayu Putu Tuti Indrawati
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 12: Mei 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i12.2062

Abstract

Revolusi industri di era 4.0 membuat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bergerak cepat dan canggih. Revolusi pembelajaran berbasis digital merupakan proses pembelajaran yang menggunakan media elektronik. Pembelajaran bahasa Indonesia di era 4.0 perlu digalakkan. Leterasi digital dalam pembelajaran bahasa Indonesia di era 4.0 banyak kegunaannya serta manfaatnya. Terutama di dalam mendapatkan informasi serta menginformasikan hasil kerja peserta didik di media sosial. Literasi digital yang digunakan harus berorientasi pada kemampuan seseorang untuk berpikir kritis dan menggunakan bahasa yang komunikatif. Permasalahan yang dihadapi tentang tantangan leterasi digital bagi guru, dosen, siswa dan mahasiswa, dan metode pembelajaran yang cocok dengan pembelajaran berbasis literasi digital. Solusi yang akan diberikan untuk menghadapi permasalahan itu memberikann sosialisasi tentang leterasi digital di era 4.0. Untuk harapan yang ingin dicapai dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis leterasi digital adalah masyarakat khususnya guru menjadi lebih melek teknologi, mempermudah kerja guru, dan memperluas pengetahuan peserta didik.
HUBUNGAN ANTARA PERCAYA DIRI DENGAN KETERAMPILAN BERBICARA MAHASISWA SEMESTER KEDUA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Ni Luh Sukanadi; I Gusti Ayu Putu Tuti Indrawati; Ida Bagus Nyoman Mantra
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 8: April 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Developing speaking skills is the most important element for students in learning a language. However, students face various challenges in perfecting their speaking skills, especially lack of self-confidence. This study uses ex-post facto research with correlation methodology to determine the significant relationship between second semester students' self-confidence and speaking skills. The research sample was second semester Indonesian language and literature study program students selected using a cluster sampling approach plus a lottery system. Data were obtained using research instruments in the form of questionnaires and tests to measure speaking skills. The data obtained were analyzed using descriptive statistics. The results of the data analysis showed that the correlation coefficient of 0.93 indicated that the data was more than 0.05 and had a very good correlation. In other words, the research findings indicate a significant relationship between second semester students' self-confidence and their speaking skills
PENGUATAN KAPASITAS GURU SMK PGRI 2 DENPASAR DALAM MENDESAIN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA INOVATIF BERBASIS TARL (TEACHING AT THE RIGHT LEVEL) I Komang Widana Putra; Ni Luh Sukanadi; Fransisca Marcelina de Costa; Ni Kadek Putri Swandewi; Sang Gede Yuda
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi TaRL membutuhkan kompetensi pedagogis dan manajerial yang kuat dari guru. Guru dituntut mampu melakukan asesmen formatif yang cepat dan tepat, mendesain pembelajaran yang diferensiatif, serta menciptakan sistem pengelolaan kelas yang fleksibel, dinamis, dan berorientasi pada perkembangan siswa. Dalam konteks inilah, penting untuk memberikan pelatihan serta pendampingan mengenai kompetensi guru dalam pengelolaan kelas berbasis TaRL di SMK PGRI 2 Denpasar. Metode yang dipergunakan yaitu ceramah, diskusi, dan simulasi. Berdasarkan hasil observasi dan kuesioner, secara umum guru telah menunjukkan pemahaman yang cukup baik dalam menerapkan pendekatan pengelolaan kelas berbasis Teaching at the Right Level (TaRL). Sebanyak 90% guru mampu mengidentifikasi tingkat kemampuan awal siswa secara individual. Sebesar 85% guru berhasil menyusun kelompok belajar yang didasarkan pada hasil asesmen awal. Capaian sebesar 80% menunjukkan bahwa mayoritas guru telah mampu merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan masing-masing kelompok. Sebanyak 85% guru telah menerapkan asesmen formatif secara berkala guna memantau perkembangan kemampuan siswa. Indikator Penggunaan Pendekatan Pembelajaran Aktif dan Partisipatif menunjukkan capaian terendah dibandingkan yang lain, yakni sebesar 75%. Diperlukan perhatian lebih pada penguatan strategi pembelajaran aktif dan kreatif agar pendekatan TaRL dapat berjalan lebih efektif dan menyeluruh
KESANTUNAN BERBAHASA LISAN SISWA DAN GURU SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VIII B SMP NEGERI 4 MENGWI Dewi, Ni Putu Anggelina Paramita; Sukanadi, Ni Luh; Wedasuwari, Ida Ayu Made
JIPBSI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2025): JIPBSI
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is qualitative descriptive with the aim of (1) Describing the form of compliance and violation of politeness in spoken language of students and teachers in Indonesian language learning class VIII B SMP Negeri 4 Mengwi, (2) Describing the factors that influence the form of compliance and violation of politeness in spoken language of students and teachers in Indonesian language learning class VIII B SMP Negeri 4 Mengwi, (3) Describing the implications of politeness in spoken language of students and teachers in Indonesian language learning in class VIII B SMP Negeri 4 Mengwi. The data obtained have been analyzed in the form of data reduction; data presentation; conclusion drawing with research instruments in the form of data cards interview sheets and researchers' smartphones. The results of the study there are 50data including; 36 data forms of compliance and 14 data forms of violation of oral language politeness of students and teachers. There are 5 factors that influence the form of compliance and 4 factors that influence the form of violation of politeness in spoken language of students and teachers, as well as implications that can support the learning objectives of Indonesian language in Class VIII B SMP Negeri 4 Mengwi. Abstrak Penelitian ini kualitatif deskripitif dengan tujuan yaitu (1) Mendeskripsikan bentuk pematuhan dan pelanggaran kesantunan berbahasa lisan siswa dan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas VIII B SMP Negeri 4 Mengwi, (2) Mendeksripsikan faktor yang mempengaruhi bentuk pematuhan dan pelanggaran kesantunan berbahasa lisan siswa dan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelasVIII B SMP Negeri 4 Mengwi, (3) Mendeskripsikan implikasi kesantunan berbahasa lisan siswa dan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII B SMP Negeri4 Mengwi. Data yang diperoleh telah dilakukan analisis data berupa reduksi data; penyajian data; penarikan kesimpulan dengan instrumen penelitian berupa kartu data lembar wawancara dan smartphone peneliti. Hasil penelitian terdapat 50 data mencakup; 36 data bentuk pematuhan dan 14 data bentuk pelanggaran kesantunan berbahasa lisan siswa dan guru. Terdapat 5 faktor yang mempengaruhi bentuk pematuhan dan 4 faktor yang mempengaruhi bentuk pelanggaran kesantunan berbahasa lisan siswa dan guru, adapun implikasi yang dapat menunjang tujuan pembelajaran bahasa Indonesia di Kelas VIII B SMP Negeri 4 Mengwi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS LEMBAR HASIL OBSERVASI PADA SISWA KELAS X.2 SMA SARASWATI 1 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Sanul, Yolastika; Sukanadi, Ni Luh; Putra, I Komang Widana
JIPBSI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2025): JIPBSI
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

his study is a classroom action research (PTK) which aims to (1) Determine theapplication of the PBL (Problem Based Learning) learning model to improve thewriting skills of observation sheet texts for class X.2 students of SMA Saraswati 1Denpasar in the 2024/2025 Academic Year (2) determine the steps for implementingthe problem based learning model to improve the writing skills of observation sheettexts for class X.2 students of SMA Saraswati 1 Denpasar in the 2024/2025 AcademicYear. Data collection using observation and tests. The data obtained were thenanalyzed descriptively qualitatively and quantitatively. The results of the study showedthat the application of the PBL (Problem Based Learning) model to improve the writingskills of observation sheet texts for class X.2 students of SMA Saraswati 1 Denpasar.The increase in student activity can be seen from the enthusiasm of students inresponding to learning. Students are active in learning in class and are able tounderstand the material and complete the tasks given. Furthermore, when viewed fromthe results of student learning, the improvement of the results of writing the text of theobservation sheet results can be seen from the assignments given by educators tostudents and can be reviewed from the average score of the students’ tests. In the pre-test stage, students obtained an average score of 52.58 in cycle 1 56.58 and in cycle IIstudents obtained an average score of 80.67. can improve students’ability in writingLHO texts. This is shown by the results of each cycle seen from students who are ableto can be seen from students who are able to arrange the appropriateness of the content, the accuracy of the use of language, the appropriateness of the writing on students about the text of the observation sheet results. Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan (1) mengetahui penerapan model pembelajaran PBL (Problem based learning) untuk meningkatkan keterampilan menulis teks lembar hasil observasi pada siswa kelas X.2SMA Saraswati 1 Denpasar Tahun Pelajaran 2024/2025, (2) mengetahui langkah-langkah penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan keterampilan menulis teks lembar hasil observasi pada siswa kelas X.2 SMA Saraswati 1 Denpasar Tahun Pelajaran 2024/2025. Pengumpulan data mengunakan observasi dan tes. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model PBL(pembelajaran Problem based learning) untuk meningkatkan keterampilan menulis teks lembar hasil observasi pada siswa kelas X.2 SMA Saraswati 1 Denpasar. Meningkatnya aktivitas siswa tampak dari keantusiasan siswa dalam merespon pembelajaran. Siswa aktif dalam pembelajaran di kelas dan mampu memahami materi serta meyelesaikan tiga yang diberikan. Selanjutnya, jika ditinjau dari hasil belajar siswa, peningkatan hasil menulis teks lembar hasil observasi terlihat dari penugasan yang diberikan oleh pendidik kepada siswa dan dapat ditinjau dari nilai rata-rata tessiswa. Pada tahap pre-tes siswa memperoleh nilai rata-rata 36,12 pada siklus I 46,16dan pada siklus II siswa memperoleh nilai rata-rata 80,67. Dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks laporan hasil observasi.Hal itu ditunjukan oleh hasil setiap siklus Hal tersebut dapat terlihat dari siswa yang mampu merangkai kesesuaian isi, ketepatan pengunaan bahasa, kesesuaian tulisan pada siswa tentang teks lembar hasil observasi.
Exploring Psychological State and Performance Within the Speech Contest EFL Competitors Wardana, I Ketut; Adi Susrawan, I Nyoman; Sukanadi, Ni Luh
ETERNAL (English Teaching Journal) Vol. 15 No. 2 (2024): August
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, FPBS, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/eternal.v15i2.586

Abstract

Research into the mental well-being of students participating in English speech competitions and its influence on their performance is limited. Thus, this investigation aimed to analyze and compare the mental conditions, including depression, anxiety, and stress, among English speech contestants. Using a quantitative approach with a correlational design, the research included a sample of 60 participants. from 60 schools in Badung Regency. Given the population size was under 100, all participants were included, though 21 were later disqualified, resulting in 39 eligible competitors. Research tools encompassed a 7-minute English speech test and a Depression Anxiety Stress (DAS) questionnaire. Analysis entailed descriptive techniques, including correlation and simple regression t-tests. Initial findings revealed that 54% of participants experienced "mild" depression, 95% encountered "moderate" anxiety, and 59% underwent "mild" stress. Moreover, 58% performed "very well," while 43% presented "well" in their speeches. Notably, a significant correlation existed (depression (r= 0.661), anxiety (r= 0.867), stress (r= 0.929)) between psychological pressure and speech performance. The findings emphasize the need to bolster participants’ confidence and alleviate apprehension as lower levels of anxiety and stress were associated with better speech performance.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 3 DENPASAR Ni Luh Sukanadi; I Gusti Ayu Putu Tuti Indrawati; Filomena Deliva Pawung
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 5: Januari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara dengan metode demonstrasi. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode observasi dan metode tes untuk mengamati kemampuan berbicara siswa. Berdasarkan hasil penelitian, PTK ini dilaksanakan dalam tiga siklus yang menunjukan bahwa metode demonstrasi dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbicara. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata hasil kemampuan berbicara siswa pada tes pra siklus sebesar 4,94 dengan kategori kurang, siklus I sebesar 5,76 dengan kategori hampir cukup, dalam penerapan metode demonstrasi pada pra siklus dan siklus I masih terdapat kelemahan yang terjadi pada proses pembelajaran yaitu siswa kurang serius dalam membaca teks yang diberikan, jawaban siswa tidak sesuai dengan isi teks, adapun alternatife solusi yang diberikan yaitu dengan menciptakan suasana yang menyenangkan. Berdasarkan solusi tersebut, terjadi penigkatan sebesar 1,03 sehingga pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebesar 6,79 dengan kategori cukup. Dengan memberikan motivasi yang lebih baik, maka kelemahan yang terjadi pada setiap siklus dapat diatasi dengan baik, sehingga pada siklus III terjadi peningkatan sebesar 1,47 sehingga nilai rata-rata siswa mencapai 8,26 dengan kategori baik
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGGUNAAN KALIMAT EFEKTIF DALAM KARANGAN DESKRIPSI MELALUIMETODE LATIHAN PADA SISWA KELAS VII SMPN 5 AMLAPURA I Gusti Ayu Putu Tuti Indrawati; Ni Luh Sukanadi
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 5: Januari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang berjudul Peningkatan Kemampuan Penggunaan Kalimat Efektif Dalam Karangan Deskriptif Melalui Metode Latihan Pada Siswa Kelas VII SMPN 5 Amlapura. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan secara bertahap atau multisiklus dengan menggunakan prosedur yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan (tindakan), evaluasi (observasi), dan refleksi. Dalam setiap siklus terdapat empat tahap yaitu: (1) merencanakan, (2) tindakan atau pelaksanakan, (3) observasi, (4) refleksi. Untuk memperoleh data yang obyektif tentang Peningkatan Kemampuan Penggunaan Kalimat Efektif Dalam Karangan Deskripsi Melalui Metode Latihan,digunakan metode observasi dan metode tes atau penugasan. Metode yang digunakan peneliti untuk menganalisis data tersebut adalah metode analisis deskriptif kuantitatif yaitu analisis yang dilakukan terus-menerus. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode latihan dapat meningkatkan kemampuan siswa menggunakan kalimat efektif dalam karangan deskripsi. Penelitian ini berimplikasi bahwa guru bahasa Indonesia hendaknya sering melatih kemampuan menggunakan kalimat efektif pada siswa khususnya dalam membuat karangan, dan dalam proses pembelajaran, guru perlu menggunakan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan karasteristik materi dan mata pelajaran.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MELALUI METODE PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN INSPIRATOR CERITA KEPAHLAWANAN PADA SISWA KELAS VIII C SMP PGRI 7 DENPASAR 2023/2024 Ni Luh Sukanadi; IGA Tuti Indrawati; Rahmi, Rahmi
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 9: Mei 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the teaching and learning activities in schools. Language skills are very important to master. Basic skills students need to master is the writing skills. Imagine, writing skills are always present in any learning process. Writing activities related to the field of literature one of which is learning to write poetry. Writing poetry is not just to write a letter or copy, but writing poetry as an aspect of skill feelings. Writing poetry is a process of change in the form of thoughts or feelings into the beautiful form of writing. Thus, to be able to create variations in learning as well as to improve students' skills in writing poetry required a learning model that relates to the real situation (Contextual Teaching and Learning) by inspiration of heroism. this can be seen from the increase in the average value obtained by the students at the beginning of the test (pre-test) the average number of 5.46 with less category, in the first cycle increased the average value of 6.85 with almost enough category, the second cycle increasing the value of the average student to 7.06 with enough categories, and the third cycle is also experiencing an increase in the average value of 7.96 with a student into either category. Based on these results, penulisi formulating such advice, teacher Indonesian SMP PGRI 7 Denpasar order to provide motivation to the students to not neglect the learning literature, especially poetry
Implementation Of The 4f Learning Model (Fact, Feeling, Finding, And Future) To Improve Students' Descriptive Text Writing Skills Widi Wiliyarse; Ida Ayu Made Wedasuwari; Ni Luh Sukanadi
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i2.2009

Abstract

This study aims to improve the descriptive text writing skills of seventh-grade students through the implementation of the 4F learning model (Fact, Feeling, Finding, and Future). The research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, with data collected through observation, writing tests, documentation, and questionnaires. The data were analyzed using descriptive qualitative and quantitative techniques to measure both the learning process and students’ writing achievement. The results indicate a significant improvement in students’ average scores, increasing from 49.48 in the pre-test to 65.28 in Cycle I and 86.02 in Cycle II. The structured stages of the 4F model observing facts, expressing feelings, identifying findings, and formulating future expectations effectively guided students in organizing ideas into coherent descriptive texts, supported by audiovisual and visual media. Students also demonstrated highly positive responses, with an approval rate of 98.96%. These findings imply that the 4F learning model can serve as an effective and engaging instructional strategy to enhance students’ descriptive writing skills at the junior secondary level.
Co-Authors A.A. Rai Laksmi Albertus Agung Sahat Alvionita, Natalia Anak Agung Rai Laksmi Anselmus Sudin Astutidan, Putu Sri Aulia Putri Budiartana, I Wayan Dewa Ayu Puspawati Dewa Gede Bambang Erawan Dewa Gede Bambang Erawan Dewa Gede Bambang Erawan Dewi, Ni Putu Anggelina Paramita Erni Jera Ananggia Filomena Deliva Pawung Floriano Andi Dtanjoeng Fransisca Marcelina de Costa Gek Putu Maysily Jayestha Pureni Gusti Agung Mirah Anggreni Raka I Gde Putu Agus Pramerta I Gusti Ayu Putu Tuti Indrawati I Gusti Ayu Putu Tuti Indrawati I Gusti Ayu Ririn Juliana I Ketut Wardana I Ketut Wardana I Made Sukadayasa I Nengah Astawa I Nengah Astawa I Nyoman Adi Susrawan I Nyoman Suparsa I Nyoman Suwandi I Nyoman Suwandi I.G.A. Lokita Purnamika Utami Ida Ayu Made Sri Widiastuti Ida Ayu Made Wedasuwari Ida Ayu Made Wedaswari Ida Bagus Nyoman Mantra Ida Bagus Nyoman Warta IGA Putu Tuti Indrawati IGA Putu Tuti Indrawati IGA Tuti Indrawati IGAP Tuti Indrawati Indrawati, I G.A.P. Tuti Indrawati, IGA P Tuti Indrawati, IGA Putu Tuti Indrawati, IGAP Tuti Jero Budana Juliana, I Gusti Ayu Ririn Kadek Sukeni Karolina Dawus Mariana Helga Eka Septiana Maryani, Ni Putu Saptari Natalia Alvionita Ni Kadek Putri Swandewi Ni Komang Ayu Wintari Ni Rai Kompyang Dewi Anjani Putri Ni Wayan Eminda Sari Nita Nita Oktaviani Kandida Odot Putu Lisma Dewi Putu Sri Astuti Putu Sri Astuti, Putu Sri Putu Tri Astuti Rahmi Rahmi Rodearthani Br Girsang Rosari, Maria Sri Sang Gede Yuda Santhi Duwi Juni Sukmawati Sanul, Yolastika Satria Faithfull Muttabi’ Mi’raj Muchtar Si Putu Ngurah Krishna Aditya Sofiana Susana Virgantika, I Gusti Ayu Putri Wedaswari, Ida Ayu Made Widana Putra, I Komang Widi Wiliyarse