Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Variasi Konsentrasi Asam Sulfat sebagai Aktivasi Arang Aktif Berbahan Batang Tembakau (Nicotiana Tabacum) Mohammad Amirudin; Elida Novita; Tasliman Tasliman
Agroteknika Vol 3 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/agroteknika.v3i2.73

Abstract

Pemanfaatan tembakau selama ini terfokus pada daun tembakau. Bagian lain dari tembakau seperti batang tembakau belum banyak dimanfaatkan. Batang tembakau memiliki kandungan selulosa, lignin, hemiselulosa, dan total organik karbon relatif tinggi yang berpotensi dimanfaatkan sebagai arang aktif. Aktivasi secara kimia menggunakan asam sulfat karena memiliki dampak positif terhadap daya jerap arang aktif. Riset ini bertujuan mengkaji pengaruh pemberian konsentrasi asam sulfat terhadap pembuatan arang aktif berbahan batang tembakau. Riset ini menggunakan metode eksperimen dengan membandingkan penambahan konsentrasi H2SO4 6%, 8%, 10% pada pembuatan arang aktif batang daun tembakau dengan pengulangan sebanyak 3 kali pada setiap perlakuan. Analisis data dengan metode analysis of variance (ANOVA) dan uji lanjut Tukey pada taraf α ≤ 0, 05. Hasil riset memperlihatkan bahwa konsentrasi H2SO4 pada pembuatan arang aktif batang tembakau berpengaruh pada variabel kandungan air, kandungan abu, kandungan zat terbang, kandungan karbon murni, serta energi serap iodium. Perlakuan terbaik dalam pembuatan arang aktif dari batang daun tembakau adalah dengan penambahan konsentrasi H2SO4 10%. Nilai kandungan air, kadar abu, kadar zat terbang, kandungan karbon terikat, dan daya serap iodium secara berurutan yaitu 0, 040%; 0, 035%; 0, 877%; 99, 088%; dan 99,405 miligram/gram.
Pengendalian Potensi Pencemaran Air Limbah Rumah Pemotongan Ayam Menggunakan Metode Fitoremediasi dengan Beberapa Jenis Tanaman Air (Komparasi antara Tanaman Eceng Gondok, Kangkung, dan Melati Air) Elida Novita; Amelia Agustin; Hendra Andiananta Pradana
Agroteknika Vol 4 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/agroteknika.v4i2.110

Abstract

Air limbah Rumah Pemotongan Ayam (RPA) secara umum mengandung bahan organik yang tinggi dan berpotensi mencemarai lingkungan. Fitoremediasi merupakan salah satu metode penanganan air limbah menggunakan tanaman sehingga mudah dan murah pada aplikasinya. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan kemampuan dari tanaman melati air, eceng gondok dan kangkung pada fitoremediasi bahan pencemar di dalam air limbah rumah pemotongan ayam. Penelitian ini menggunakan metode fitoremediasi dengan tiga jenis tanaman yaitu eceng gondok (Eichornia crassipes), kangkung (Ipomoea reptans poir) dan melati air (Echinodorus palaefolius). Analisis data berdasarkan kondisi fisik tanaman yang meliputi panjang akar, warna daun, dan jumlah batang serta efisiensi penurunan parameter kualitas air limbah yaitu TSS, BOD, COD, kekeruhan dan pH selama 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman kangkong lebih tahan lama dibandingkan tanaman melati air dan eceng gondok berdasarkan pengamatan kondisi fisik tanaman. Kemudian, tanaman kangkung memiliki nilai efisiensi penurunan bahan pencemar tertinggi dibandingkan tanaman melati air dan eceng gondok yang terdiri atas parameter kekeruhan, TSS, TDS, dan COD. Nilai persentase efisiensi penurunan parameter kekeruhan, TSS, TDS, dan COD pada fitoremediasi dengan tanaman kangkung secara berurutan yaitu 91,2%; 81,8%; 44%; dan 64,2%.
PEMANFAATAN KOMPOS BLOK LIMBAH KULIT KOPI SEBAGAI MEDIA TANAM Elida Novita; Anis Fathurrohman; Hendra Andiananta Pradana
AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 2, No 2 (2018): September
Publisher : Percetakan Umi Toaha Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.645 KB) | DOI: 10.33096/agrotek.v2i2.62

Abstract

Coffee pulp and coffee husk has nutrients content that can be utilized for plant growth. One of their utilization is as growing media called compost block. The purposes of this study were to know the macro nutrients content in the coffee solid waste compost and the influence of compost block utilization to the crop growth rate of cayenne pepper. The experimental design was a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and three replications. The treatments were soil as control (K), coffee pulp compost block (KOB), coffee husk compost block (KOK), and mixed compost block (KOC). The parameters measured in this study were plant height, number of leaves, leaf area, and the diameter of stem. Data analysis used Standard Error of Mean and presented in error bar. The results showed that mixed compost has the highest macro nutrients content. The content of macro nutrients in coffee pulp compost were 1,86% of Nitrogen (N), 0,16% of Phospor (P), and 1,39% of Potassium (K); coffee husk compost were 1,68% of N, 0,11% of P, and 1,70% of K; and also mixed compost were 3,22% of N, 1,09% of P, and 1,39% of K. The mixed compost block treatment gives the best result to vegetative growth rate of cayenne pepper. The growth rate of plant height was 7,88 cm/week; number of leaves was 2 leaves/week; leaf area was 7,20 cm2/week; and the diameter of stem was 0,03 cm/week. 
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN LIMBAH PETERNAKAN BURUNG PUYUH MENGGUNAKAN LARVA BLACK SOLDIER FLY (BSF) GUNA MENDUKUNG PENGEMBANGAN EKONOMI SIRKULAR Elida Novita; Yustinus Yustinus; Hendra Andiananta Pradana
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.6.1.188-195.2022

Abstract

Peternakan burung puyuh merupakan salah satu sumber pendapatan bagi masyarakat khususnya di Desa Besuk Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang. Beberapa keterbatasan yang dihadapi oleh mitra peternak burung puyuh yaitu pemanfaatan limbah kotoran burung puyuh yang belum memiliki nilai ekonomis, mahalnya harga dan terbatasnya konsentrat untuk burung puyuh, serta belum adanya teknologi tepat guna dalam pengembangan produk samping dari peternakan burung puyuh secara berkelanjutan. Salah satu upaya penyelesaian permasalahan yang dihadapi adalah melakukan pengembangan ekonomi sirkular secara sinergis melalui pendampingan biokonversi limbah kotoran ternak dengan memanfaatkan larva black soldier fly (BSF). Tujuan kegiatan pendampingan dalam pengabdian masyarakat ini adalah melakukan penanganan limbah kotoran burung puyuh berbasis larva BSF dan upaya pemanfaatan larva BSF sebagai bahan tambahan pakan ternak burung puyuh afkir. Kegiatan pendampingan dikemas dalam Program Kuliah Kerja yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa tingkat sarjana dari Jurusan Teknik Pertanian Universitas Jember. Tahapan pendampingan terdiri atas praktik budidaya larva BSF menggunakan media tumbuh kotoran burung puyuh, pemberian larva BSF untuk pakan ternak tambahan, dan kalkulasi pemberian pakan ternak berbasis larva BSF terhadap produksi telur burung puyuh afkir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penanganan limbah kotoran burung puyuh menggunakan larva BSF mudah diaplikasikan serta mampu memberikan nilai tambah terhadap kegiata peternakan puyuh yaitu mengurangi pemakaian pakan ternak buatan, serta kotoran maggot dapat dimanfaatkan sebagai campuran pupuk organik. Adapun produksi telur puyuh afkir yang menggunakan pakan buatan dan pakan maggot BSF tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Secara umum, penggunaan larva BSF pada peternakan puyuh mampu mendukung penerapan ekonomi sirkular sebagaimana yang diinginkan sesuai tujuan pendampingan ini.
Pemanfaatan Data Global Precipitation Measurement (GPM) dan Standardized Precipitation Index (SPI) untuk Deteksi Kekeringan Meteorologis di Provinsi Papua Barat Arif faisol; Budiyono Budiyono; Indarto Indarto; Elida Novita
Jurnal Agritechno Jurnal Agritechno, Vol. 13, Number 1, April 2020
Publisher : Depertemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.766 KB) | DOI: 10.20956/at.v13i1.242

Abstract

Drought is a natural disaster in Indonesia. The National Disaster Management Agency (BNPB) reports that West Papua Province has a moderate to high threat of drought. This study aims to analyze the level of drought in West Papua Province using Global Precipitation Measurement (GPM) data and the Standardized Precipitation Index (SPI) method. The results showed that throughout 2019 there was no meteorological drought in West Papua, only a few areas in Kaimana were rather dry in the January-March 2019 SPI. In general, the GPM data and the SPI method have quite good accuracy in describing the level of meteorological drought in The Province of West Papua is compared with the analysis of rainfall data and drought level maps released by the Meteorology, Climatology and Geophysics Agency (BMKG), so that the GPM data and SPI method can be used to monitor the level of drought in West Papua Province especially in agricultural areas.
Penentuan Daya Tampung Sungai Mayang Terhadap Beban Pencemaran Menggunakan Persamaan Streeter-Phelps Sri Wahyuningsih; Elida Novita; Kiki Paradiba
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 10, No 4 (2021): Desember
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v10i4.496-503

Abstract

The Mayang River in Jember Regency has a length of approximately 145.50 km which is the longest river and can irrigate an area of 5,860 hectares. The use of the Mayang River by the community can produce waste, both domestic waste, agricultural waste, and livestock waste. Waste that enters directly into river bodies can cause a decrease in river water quality and can create a pollution load. Therefore, the measurement of the load capacity of the Mayang River was conducted. Mayang River water samples were taken using the grab sampling method, while the river's capacity was determined using the Streeter Phelps method. The results showed that the average value of the Mayang River pollution load was 219,483 kg/day. Some of the parameters used to determine the carrying capacity of the river are the daily deoxygenation rate of 0.137 mg/L and the dailyy reaeration rate of 1.097 mg/L. It has a critical point (tc) of 0.186, a critical distance (Xc) of 4.753 km, and a critical deficit (Dc) of 0.281 mg/L. Based on these parameters, it is concluded that the Mayang River can accommodate a pollution load of 1.5 kg/day and can carry out proper purification. Keywords : grab sampling method, Streeter Phelps, the deoxygenation rate, the reaeration rate
Pendugaan Umur Simpan Bubuk Kopi Arabika Menggunakan Metode Arrhenius dengan Kemasan Aluminium Foil dan Plastik (Polipropilen) Elida Novita; Dian Purbasari; M. Syahrul Munir Mubarok
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 10, No 3 (2021): September
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v10i3.392-401

Abstract

The storage method is one way to maintain coffee quality. Storage with aluminum foil and plastic (PP) packaging is an effective and safe technology to protect coffee grounds. Specialty coffee powder cannot be accepted if the organoleptic score is below 80, for that it is necessary to estimate the shelf life. This study aims to analyze the quality degradation of Bondowoso arabica coffee powder based on specialty standards using the SCAA protocol during storage with aluminum foil packaging and compare it with plastic packaging (PP) and estimated the shelf life of Bondowoso arabica ground coffee products based on flavor value parameters using the arrhenius method. Coffee powder quality degradation with plastic packaging (PP) is faster than aluminum foil packaging. This is because plastic packaging on the fourth day with a temperature of 40°C is not meet specialty standards. The greater the temperature used, the greater the decrease in quality. The shelf life of coffee powder uses aluminum foil packaging, which is 3 days at 40°C, 2 days at 50°C, and 1.3 days at 60°C. Whereas with plastic packaging (PP), the shelf life is shorter, which is 2 days at 40°C, 1.2 days at 50°C and 1 day at 60°C. Keyword: accelerated Shelf-Life Testing (ASLT), aluminum foil, arabica coffee, packaging, shelf 
Life Cycle Assessment of Organic Arabica Coffee Products Elida Novita; Mukhamad Edrin Irfani
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 12, No 1 (2023): March 2023
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v12i1.186-200

Abstract

Upstream to downstream activities of organic Arabica coffee in Klungkung Village can cause environmental pollution and have the potential to be a contributor to increased greenhouse gases (GHG) and inefficient use of energy. On the upstream side, Arabica coffee cultivation activities use organic fertilizers, but the type and dosage of organic fertilizers are without proper knowledge. On the downstream side, it uses various technologies and produces various wastes that are not yet environmentally friendly. This study aims to determine how much the impact of processing organic Arabica coffee products on the environment can be reduced so that the product can be said to be feasible as an environmentally friendly product. The method used is Life Cycle Assessment (LCA) which has stages, goals and scope, life cycle inventory, life cycle impact assessment, and interpretation. Processing organic Arabica coffee products produces a GWP of 18.0589 kg CO2-eq, and the energy use efficiency shows a NER value of 0.03 and a NEV of -33.12. The recommended alternative improvements are making all solid waste into organic fertilizer and anaerobic handling of liquid waste to produce biogas which can be used as an alternative fuel to replace LPG in the roasting process. If the alternative recommendations for improvement are implemented, it can reduce the GWP value to 6.3514 kg CO2-eq and increase the efficiency of energy use consisting of NER values of 4.53 and NEV of 126.46.  Keywords:   Arabica, GWP, Energy, LCA, Organic
LAJU DEOKSIGENASI DAN LAJU REAERASI SUNGAI BEDADUNG SEGMEN DESA ROWOTAMTU KECAMATAN RAMBIPUJI KABUPATEN JEMBER Sri Wahyuningsih; Elida Novita; Rahayu Ningtias
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.638 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v7i1.97

Abstract

Sungai Bedadung segmen Desa Rowotamtu merupakan sungai dengan lokasi di tengah perkotaan yang dekat dengan pemukiman warga serta area pertanian, sehingga memiliki manfaat yang besar sebagai sumber air pemenuhan kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan irigasi. Aktivitas manusia yang dilakukan dalam pemanfaatan Sungai Bedadung menyebabkan terjadinya perubahan kualitas air. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui laju deoksigenasi dan laju reaerasi pada Sungai Bedadung. Nilai oksigen terlarut dapat diketahui dengan menentukan laju reaerasi (R) dan laju deoksigenasi (D). Perhitungan laju deoksigenasi menggunakan persamaan Hydroscience. Sedangkan untuk menghitung laju reaerasi dihitung menggunakan persamaan O’cconor dan Dobbins. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata laju deoksigenasi pada Sungai Bedadung sebesar 0,598 mg/L.hari dan nilai rata-rata laju reaerasi sebesar 5,392 mg/L hari.
DAYA TAMPUNG BEBAN PENCEMARAN SUNGAI SUMBERTELAK KABUPATEN JEMBER MENGGUNAKAN METODE STREETER-PHELPS Sri Wahyuningsih; Elida Novita; Sayyidatul Nahda Afifah
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.198 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v8i1.155

Abstract

Sungai Sumbertelak merupakan sungai yang terletak di Desa Gebang Timur hinga Desa Kaliwates, Kabupaten Jember. Daerah sekitar aliran Sungai Sumbertelak dekat dengan pemukiman warga dan lahan pertanian sehingga berperan dalam pemenuhan kebutuhan air masyarakat sekitar sungai. Kegiatan masyarakat di sekitar sungai seperti mencuci, mandi, dan kegiatan pertanian akan menghasilkan limbah domestik dan limbah pertanian sehingga akan berpengaruh terhadap penurunan kualitas air sungai dan daya tampung beban pencemaran sungai. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan beban pencemaran dan daya tampung beban pencemaran Sungai Sumbertelak menggunakan metode Streeter-Phelps. Pertimbangan yang digunakan pada metode Streeter-Phelps adalah kebutuhan oksigen pada kehidupan air (BOD) untuk mengukur terjadinya pencemaran di badan air dan dihasilkan grafik penurunan oksigen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai laju deoksigenasi Sungai Sumbertelak sebesar 4,14 mg/L.hari, rata-rata nilai laju reaerasi sebesar 19,36 mg/L.hari, rata-rata nilai DO aktual 6,98 mg/L, dan nilai beban pencemaran sisa 17,8 kg/hari. Berdasarkan tingginya nilai laju reaerasi dibandingkan dengan nilai laju deoksigenasi dan terdapat nilai beban pencemaran sisa dapat dinyatakan Sungai Sumbertelak masih dapat menampung beban pencemaran sebesar 30,89 kg/hari. Kata kunci: Sungai Sumbertelak, beban pencemaran, daya tampung sungai
Co-Authors . Indarto Adi Sutrisno Adi Sutrisno Afi Dhea Septian Afriliana, Asma Agang, Mohammad Wahyu Agnesa Arunggi Gaumanda Hermawan Amaliya, Risky Amelia Agustin Amelia Ika Puspitasari Anis Fathurrohman Arif Faisol Ariwan Joko Nusbantoro Arthanti Yulia Admaja At-Ta’anny, Ummu Bagus Suryaningrat, Ida Bambang Herry Purnomo Bambang Mahraenanto Bawon Rani Yudhika Anwar Bisri, Moch. Imron Mustofa Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Charisna Adinda Deni Agung Idayana Deny Titing Devi Maulida Rahmah Dian Purbasari Dian Purbasari Diana Nurhayati Dimas Ganda Permana Putra Dini Retno Widyaningsih Dwi Andriana Na'imatul Jannah Dwi AndrianaNa’imatul Jannah DWI SANTOSO Ega Daniati Entin Hidayah Erina Rezky A Erliza Noor Erwan Kusnadi Etty Wahyuni Fachry Abda El Rahman Faojiah, Rahma Septiany Hartono, Tjahjo Herry Purnomo Herry Purnomo, Bambang Humayro, Aisyah Ida Bagus Suryaningrat Idah Andriyani Indarto Indarto Indarto indarto indarto Indarto Indarto Indarto Indarto Indarto Indarto Indarto Indarto Irfan Dwi Satya Ismaniar Rahmadaningtyas, Resta Dwi Jannah, Dwi Andriana Na'imatul Kamil, Nur Shodiqotul Khotijah Khotijah Kiki Paradiba Kusnadi, Erwan Leni Putrianggraini Lestari, Ning Puji Luh Putu Ratna Sundari Luh Putu Suciati M. Syahrul Munir Mubarok Mardhatillah Arum Annisa Mas Davino Sayaza Mastuki Andika Miftahul Nur Huda Minandasari, Fila Adilia Mochammad Imron Awalludin Mochtar Nova Mulyadi Moh Wawan sujarwo Moh. salman A. Hafidz Mohammad Amirudin Mohammad Wahyu Agang Muhammad Luthfi Mukhamad Edrin Irfani N. Nurhayati Nadila, Tiara Dwi Noven Pramitasari Nur Defitri Herlinda Nurbaskoro, Gigik Oktavian, Ziqrul Pradana, Hendra Andiananta Pradita Dewi Hidayah Pramulya, Rahmat Puspitasari, Amelia Ika Rahayu Ningtias Rahmadaningtyas, Resta Dwi Ismaniar Rahmat Pramulya Reo Nurdiansyah Ramadhan Rika Dwi Kurniaputeri Rini, Titien Setiyo Rizal Syarief Rizal Syarief Rizki, Khofifah Faulina Rizky Fathonah Imami Rodzika Diah Mauvi Romadona, Zakina RR. Ella Evrita Hestiandari Rubiyo Rubiyo Rufiani Nadzirah Rufiani Nadzirah Rusdianto, Andrew Setiawan Safrizal, Mohammad Rizki Salim, Moh. Bagus Santoso, Dwi Satria Priambada Dwija Satria Priambada Dwija Kusuma Savira, Ultania Yisca Sayaza, Mas Davino Sayyidatul Nahda Afifah Sembiring, Rinawati Shofa Tri Fatmawati Siti Nur Aenia Siti Nur Aziza Siti Nur Azizah Soni Sisbudi Harsono, Soni Sisbudi Sri Mulato Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Subdatul Widad Sudirman, Nurfila Sari Sujarwo, Mohamad Wawan Sukrisno Widyotomo Syamsiar, Syamsiar Tasliman, Tasliman Titing, Deny Tjahjo Tri Hartono Tri Ayu Werdiningsih Tris Lailatul Hasanah Uswatun Kasanah Wahono, Puji Wahyuni, Etty Wahyuningsih, Sri Yogi Noviyana Yuli Wibowo Yustinus Yustinus