Claim Missing Document
Check
Articles

POLA SEBARAN HORISONTAL LOGAM BERAT TIMBAL (PB) DAN ZENG (ZN) PADA SEDIMEN DI PERAIRAN MUARA SUNGAI KALIGUNG TEGAL Pratama Andika Rondi; Lilik Maslukah; Warsito Atmodjo
Jurnal Kelautan Vol 14, No 1: April (2021)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v14i1.8481

Abstract

ABSTRACTMuara Kaligung receives waste from industry and human activities. This condition will have an impact on the accumulation of heavy metals in the sediment. The high concentration of heavy metals in the waters can endanger the survival of living organisms in the waters. The purpose of this study was to determine the concentration and distribution pattern of the heavy metals lead (Pb) and zinc (Zn) sediments in the Kaligung estuary, Tegal and to analyze their relationship to organic carbon and sediment grain size and flow patterns. The method used is descriptive exploratory and the selection of station points using purpose sampling. Sediment sampling in September 2018. Heavy metal analysis using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS), at the Chemical Laboratory, University of Jakarta. The distribution pattern of heavy metal concentrations used QGIS software. The results showed that the concentration of lead (Pb) was between 17.8 ppm - 31.4 ppm and zinc (Zn) ranged from 107.1 ppm - 112.1 ppm. The metal distribution pattern is concentrated in front of the estuary and then decreases towards the sea. The simple linear model analysis of metals to organic carbon has a coefficient of determination (R2) for Pb and Zn of 0.4 and 0.3, respectively. This model explains that the distribution of Pb and Zn metals is influenced by organic carbon by 40% and 30%. Other environmental factors that affect the distribution are grain size and current patterns.Keywords: organic carbon, Pb, Zn, Kaligung estuary, current patternABSTRAKMuara Sungai Kaligung menerima limbah yang berasal dari industri dan aktivitas manusia. Kondisi tersebut akan berdampak terhadap akumulasi logam berat pada sedimen. Logam berat timbal (Pb) dan seng (Zn) di perairan dapat membahayakan keberlangsungan organisme hidup di perairan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pola persebaran konsentrasi logam berat timbal (Pb) dan seng (Zn) pada sedimen dan menganalisis faktor keterkaitannya dengan bahan organik dan ukuran butir sedimen serta pola arus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif dan penentuan titik stasiun berdasarkan metode purpose sampling. Pengambilan sampel sedimen dilakukan pada bulan September 2018. Analisis logam berat menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) di Laboratorium Kimia Universitas Negeri Jakarta. Pola sebaran konsentrasi logam berat menggunakan softtware QGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konsentrasi logam berat timbal (Pb) berkisar antara 17,8 ppm – 31,4 ppm dan seng (Zn) berkisar antara 107,1 ppm – 112,1 ppm. Pola sebaran logam terkonsentrasi di depan muara dan kemudian mengalami penurunan ke arah laut. Tingginya konsentrasi logam berat timbal (Pb) dan seng (Zn) tidak selalu diikuti tingginya bahan organik. Hasil analisis model linier sederhana antara logam timbal (Pb) dan seng (Zn) terhadap bahan organik memiliki koefisien determinasi (R2=0,4) dan (R2=0,3), secara berturut-turut. Model ini menjelaskan bahwa keberadaan logam Pb dipengaruhi oleh bahan organik sebesar 40% dan dan Zn sebesar 30%. Ada faktor lingkungan lain yang turut mempengaruhi konsentrasinya, seperti ukuran butir dan pola arus. Kata Kunci: bahan organik, Pb, Zn, muara sungai Kaligung, pola arus
KONSENTRASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DAN BESI (Fe) DALAM SEDIMEN DASAR DAN KETERKAITANNYA DENGAN KARBON ORGANIK&UKURAN BUTIR DI MUARA WISO, JEPARA Lilik Maslukah; Sri Yulina Wulandari; Aulia Septine Herlintang; Muslim Muslim
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 11, No 2 (2019): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.828 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v11i2.9474

Abstract

Perairan Wiso, Ujungbatu, Jepara merupakan wilayah perairan yang memiliki aktivitas cukup padat, seperti aktivitas nelayan yang dapat berdampak pada kenaikan konsentrasi logam berat dalam sedimen dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi logam berat timbal dan besi pada sedimen, mengetahui hubungan antara konsentrasi logam berat dengan karbon organik total dan ukuran butir sedimen. Penelitian ini dilaksanakan pada 15 Oktober 2017 dengan metode kuantitatif. Konsentrasi logam berat disajikan dalam bentuk peta sebaran. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi timbal berkisar 33,5705 mg/kg – 79,6378 mg/kg dan 0,2793 mg/kg – 90,1040 mg/kg untuk besi. Konsentrasi timbal dan besi tidak selalu dipengaruhi oleh keberadaan karbon organik total dan ukuran butir sedimen akan tetapi konsentrasi timbal dan besi lebih dipengaruhi oleh jarak dari muara sungai sebagai sumbernya.
MODEL ADSORPSI LOGAM BERAT Pb, Cu, dan Zn SISTEM AIR-SEDIMEN MUARA SUNGAI BANJIR KANAL BARAT SEMARANG Lilik Maslukah; Ervia Yudiati; Sarjito .
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 9, No 2 (2017): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.725 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v9i2.4484

Abstract

Adsorpsi merupakan proses penting dalam mengontrol transfer logam dari fase terlarut menjadi fase padatan. Logam Pb, Cu dan Zn merupakan logam yang dalam konsentrasi tinggi membahayakan bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi model adsorpsi Pb, Cu dan Zn dalam sistem air laut-sedimen di Muara Sungai Banjir Kanal Barat, Semarang. Sampel air dan sedimen diambil dari 7 stasiun. Untuk mendapatkan konsentrasi Pb, Cu dan Zn, sampel air diekstraksi menggunakan larutan organic APDC_MIBK. Sedangkan untuk sampel sedimen melalui tahapan destruksi menggunakan asam chlorida (HCl) dan asam nitrat (HNO3) pada suhu 1000C selama 8 jam. Pembacaan nilai absorbansi dilakukan dengan AAS merk Shimidzu tipe 680 AA. Data yang didapat dikalkulasi berdasarkan model adsorpsi yaitu model Partisi, model Freundlich dan model Langmuir. Hasil perhitungan linieritas menunjukkan bahwa transfer ion logam Pb, Cu dan Zn ke dalam sedimen mengikuti model Langmuir dengan koefisien determinasi (R2) 0,72 untuk Pb, 0,96 (Cu) dan 0,73 (Zn). Sementara nilai kapasitas adsorpsi maksimum logam Pb (11,01-25,72), logam Cu (22,88-112,79) dan Zn (216,68-25.106). Kapasitas adsorpsi maksimum antara fase terlarut terhadap material partikel jauh lebih besar dibanding antara sistem terlarut terhadap sedimen.KATA KUNCI: Adsorpsi, Freundlich, Langmuir, model, partisi.
Nutrient Condition of Kampar Big River Estuary: Distribution of N and P Concentrations Drifted by Tidal Bore ”Bono” Ulung Jantama Wisha; Lilik Maslukah
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 22, No 3 (2017): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.162 KB) | DOI: 10.14710/ik.ijms.22.3.137-146

Abstract

Due to accelerated anthropogenic activity, a significant amount of pollutants has been directly or indirectly discharged into coastal estuaries of Kampar. Nutrient pollution along the river to the estuary that adversely affects coastal and estuary ecosystem mainly originates from inland such as industrial effluent, household, and agricultural waste as well as a naturally derived pollutant from biogeochemical cycle, which is controlled by the propagation of undular bore (Bono). The purpose of this study is to determine the environmental impact of distribution of nutrients caused by the mechanism of Bono. This research employed a purposive quantitative method, the concentration of dissolved phosphate, nitrate, nitrite and ammonia was analyzed using a spectrophotometer, tidal data retrieval was measured for 30 days’ near the estuarine area, while, current flow was measured for 24 hours’ measurement. Phosphate concentrations ranged from 0.02-0.1 mg.L-1, nitrate concentrations ranged from 0.76-5.73 mg.L-1, ammonia concentrations ranged from 0.2-0.41 mg.L-1, nitrate concentrations ranged from 0.001-0.03 mg.L-1. The tidal type is mixed tide prevailing semidiurnal with tidal range reach 4.2 m during spring tide condition. At the time of Bono propagate, drastically enhance the surface elevation and directly increase the drift of velocity with the flow direction from estuary into the river upstream, that mechanism affects the nutrient distribution in Kampar river. Keywords: Bono, Fluid dynamics, Nutrient distribution, Tidal bore, Water quality
Quantitative Comparison of Algorithms for Estimating the Air-sea Exchange of Carbon Dioxide in Malacca Straits Lilik Maslukah; Didi Adisaputro; Widodo Setiyo Pranowo
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 23, No 2 (2018): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.972 KB) | DOI: 10.14710/ik.ijms.23.2.81-86

Abstract

A precise quantification of the sea surface partial pressure of carbon dioxide (pCO2(water)) at the water surface is required in order to define the role of the sea in air-sea exchange of CO2. Even though the pCO2(water) can be measured directly, the semi-empirical model has seen numerous application in determining the pCO2 (water) due to a time-and cost-efficient. This study aims to compare the pCO2 and FCO2 (Flux of CO2) calculated using Zhai and Zhu algorithm with the underway datasets of pCO2 obtained during the scientific cruise of CISKA-SPICE III in April 2013. The partial pressure of CO2 (pCO2) was measured using a high-accuracy electrochemical instrumentation underway HydroC/CO2 FT (flow through) with an error ±1 μ atm. Furthermore, in order to calculate the pCO2 and the FCO2 employing widely used algorithms, some data were needed including wind speed, sea surface temperature and chlorophyll-a extracted from MODIS (Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer). According to the results obtained, the difference between the pCO2 and FCO2 derived from those two algorithms are significant. The underway datasets of pCO2 are ranging from 409.52-544.01 µatm. Meanwhile, the pCO2 derived using the Zhai algorithm and Zhu algorithm are between 405.003–422.79 µatm and 398.94-752.06 µatm respectively. The FCO2 are varied between 0.02–0.06 molC.m-2.day-1 (Zhai algorithm), 0.02-0.57 molC.m-2.day-1  (Zhu algorithm) dan 0.04-0.23 molC.m-2.day-1 (the underway datasets). A comparison of the two results reveals that pCO2 derived using Zhai algorithm is closer with the underway datasets compared with the result of pCO2 calculated using Zhu algorithm with the MRE (Mean Relative Estimation Error) as large as 19.4% and 39% respectively. Taken together, these results suggest that the Zhai algorithm is more appropriate to determine algorithms for estimating the air-sea exchange of carbon dioxide in the Malacca Straits.Keywords: carbon dioxide, Malacca Straits, pCO2, FCO2, Zhai and Zhu algorithm
Sebaran Material Organik dan Zat Hara Oleh Arus Pasang Surut di Muara Sungai Demaan, Jepara (The Distribution of Organic Matter and Nutrients by Tidal Current at Demaan Estuary, Jepara) Lilik Maslukah; Elis Indrayanti; Azis Rifai
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 19, No 4 (2014): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.532 KB) | DOI: 10.14710/ik.ijms.19.4.189-194

Abstract

Arus pasang surut di muara sungai dapat mempengaruhi penyebaran material organik dan zat hara. Keberadaan material organik dan zat hara di perairan dapat menentukan kualitas suatu perairan. Kandungan material organik dan zat hara dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan terjadinya eutrofikasi pada badan air dan menyebabkan kandungan oksigen di perairan menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sebaran material organik, nitrat dan fosfat oleh pengaruh arus pasang surut. Penelitian dilakukan di muara Sungai Demaan, Jepara. Penentuan konsentrasi material organik dalam contoh air laut menggunakan metode titrasi permanganate, sementara nitrat dan fosfat ditentukan dengan menggunakan metode spektrofometrik. Sebaran material organik, nitrat dan fosfat digambarkan dengan software ArGIS, sedangkan simulasi arus pasang surut menggunakan software SMS. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi material organik dan zat hara lebih tinggi saat surut dibanding saat pasang. Sebaran material organik dan fosfat mengikuti arus pasang surut yaitu  mengarah ke utara saat surut dan kembali  mengarah ke arah selatan pada saat pasang. Disimpulkan bahwa material organik dan fosfat bersumber dari sungai. Kata kunci : arus pasang surut, material organik, zat hara The distribution of organic matter and nutrients in the estuary can be influenced by tidal current. The presence of organic matter and nutrients can determine the water quality. However, the exceed amount of organic matter and nutrient in the water could lead to eutrofication that caused the depletion of dissolved oxygen. The research was aimed to determine the distribution of organic matter and nutrients (i.e. phophate and nitrate) due to the tidal current in Demaan estuary, Jepara. The titration method with permanganate was used to measure the organic matter concentration in the samples. Meanwhile, the spectrophotometric method was used to measure nitrate and phosphate concentration in the samples. Tidal current was simulated by Surface water Modelling System (SMS) software, and the distribution of organic matter, nitrate and phosphate was plotted using ArGIS software. The result showed that the concentration of organic matter and nutrients is higher at ebb tide than flood tide. The distribution of organic matter and phosphate followed the tidal current, flowing to the north at ebb tide and back to south at flood tide. It is concluded that organic matter and phosphate sourced from the rivers. Keywords : tidal current, organic matter, nutrient
Konsentrasi Pb, Cu, Zn Terlarut di Muara Sungai Banjir Kanal Barat, Semarang dan Pola Sebarannya Terhadap Salinitas dan Padatan Tersuspesi Tota Lilik Maslukah
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 13, No 2 (2008): Jurnal Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.891 KB) | DOI: 10.14710/ik.ijms.13.2.61-66

Abstract

Logam berat di perairan ditemukan da/am bentuk terlarut maupun terikat dalam partikel (seston). Selama di estuari, konsentrasi logam berat akan berubah karena adanya proses pengenceran, adsorpsi dan desorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola sebaran logam berat terlarut Pb, Cu dan Zn di muara Sungai Banjir Kanal Barat, Semarang. Pengukuran parameter kimia dan fisika dilakukan bulan September ZOOS pada 7 (tujuh) stasiun. Analisis pola sebaran logam berat terlarut menggunakan diagram mixing. Hasil menunjukkan bahwa logam mengaiami proses pengurangan (removal) pada salinitas 5-15 ‰. Konsentrasi logam terlarut dipengaruhi oleh total padatan tersuspensi air. Kata kunci: Pb, Cu, Zn, pola sebaran, salinitas, padatan tersuspensi total
Rasio Organik Karbon Terhadap Fosfor Dalam Sedimen Di Muara Sungai Banjir Kanal Barat, Semarang Lilik Maslukah; Sri Yulina Wulandari; Aryani Yasrida
Buletin Oseanografi Marina Vol 6, No 1 (2017): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.535 KB) | DOI: 10.14710/buloma.v6i1.15740

Abstract

Sedimen dasar diambil dari estuari Banjir Kanal Barat Semarang. Metode pengabuan digunakan untuk menentukan  karbon organik dan fosfor organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi karbon organik berkisar antara 0,07-0,71% dengan nilai rerata 0,34% dan konsentrasi fosfor organik antara 1,0-3,4 µmol.gr-1dengan nilai rerata 1,98 µmol.gr-1. Hasil perhitungan rasio OC/OP menunjukkan kisaran 2,3-358 dengan nilai rerata 169. Sumber utama material organik dalam sedimen berasal dari daratan dan unsur P lebih reaktif daripada karbon. Keberadaan OC tidak langsung menentukan distribusi OP. Selain organik karbon, distribusi OP dipengaruhi oleh jenis sedimen dan parameter lain seperti arus dan kedalaman. The bottom of sediment is taken from the estuary Banjir Kanal Barat, Semarang. Spying method used to determine organic carbon and the organic phosphorus. The results showed that the concentration of organic carbon ranged between 0.07-0.71 %  with an average value 0,34% and concentration of organic phosphorus between 1,0-3,4 µmol.gr-1 with an average value 1,98 µmol.gr-1. OC / OP ratio calculation results show the range of 2,3-358 with mean value 169. The main source of organic material in the sediment comes from the teresstrial and the P element is more reactive than carbon. The existence of OC indirectly determines the distribution of OP. In addition to organic carbon, the OP distribution is influenced by sedyment type and other parameters such as current and depth.
Analisis Kandungan Agar, Pigmen dan Proksimat Rumput Laut Gracilaria sp. pada Reservoir dan Biofilter Tambak Udang Litopenaeus vannamei Ervia Yudiati; Ali Ridlo; Annisa Afifah Nugroho; Sri Sedjati; Lilik Maslukah
Buletin Oseanografi Marina Vol 9, No 2 (2020): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/buloma.v9i2.29453

Abstract

Gracllaria sp. merupakan rumput laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi karena menghasilkan agar. Agar banyak dimanfaatkan dalam bidang industri maupun pangan. Kualitas Gracilaria sp. ditentukan oleh kadar agar, pigmen serta  proksimatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh parameter kualitas media tumbuh Gracilaria sp. terhadap biosintesis agar, klorofil a, karoten dan kadar proksimat (protein, karbohidrat, lemak, abu, dan air). Lokasi pengambilan sampel di reservoir dan biofilter tambak udang Vaname (Litopenaeus vannamei). Kondisi lingkungan perairan yang diukur adalah kandungan nitrat dan fosfat, suhu air, salinitas, DO (oksigen terlarut), serta pH (Derajat keasaman). Ekstraksi agar dilakukan dengan metode alkali. Karakterisasi agar menggunakan analisis Fourier Transform Infra Red. Hasil penelitian menunjukkan kandungan agar (31,4 ± 0,42%) pada reservoir lebih baik dibandingkan biofilter. Begitu pula dengan konsentrasi klorofil a (19,61 ± 0,04 mg/g), karotenoid (7,42 ± 0,21 µmol/g) serta kadar protein (15,38 ± 0,27%). Kadar lemak, karbohidrat, air dan abu pada kedua lokasi tidak berbeda nyata. Hasil karakterisasi agar menujukkan keberadaan gugus galaktosa 3,6-anhydro-L-galaktosa. Gracilaria sp. is well known as to has a high economically value, due to the application of the agar content that is used in various industries especially in food industry. The quality of Gracilaria sp. depends on agar and pigment content as well as proximate analysis. This study aimed to investigate the effect of water quality parameter on Gracilaria sp habitats to agar, chlorophyl a, carotene and proximate analysis (protein, carbohydrate, total lipid, ash, water content). Samples were collected from reservoir and biofilter from Litopenaeus vannamei’s waste pond. Water quality parameter measured were nitrate and phosphate, water temperature, salinity, dissolved oxygen (DO) and pH. Agar extraction was done by alkali methods. Agar and its chemical structure were characterized by FT-IR analysis. Results showed that agar content (31.4 ± 0.42%) on reservoir was better than biofilter. Higher results from reservoir samples were also found in chlorophyl a (19.61 ± 0.04 mg/g), carotenoids (7.42 ± 0.21 µmol/g) and protein level (15.38 ± 0.27 %). On the other hand, total lipid, carbohydrate, water and ash content were similar. Based on FT-IR analysis shows that the galactose 3,6-anhydro-L-galactose was present.
Skrining Beberapa Jenis Spons Sebagai Upaya Pencarian Bahan Bioaktif Antijamur Aspergillus flavus dan Candida albicans Aziz Rifai; Irene Ulsadriatny; Lilik Maslukah; Elis Indrayanti; Sri Sedjati; Agus Trianto
Buletin Oseanografi Marina Vol 2, No 4 (2013): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.316 KB) | DOI: 10.14710/buloma.v2i4.11169

Abstract

Spons telah diketahui sebagai sumber bahan bioaktif dengan berbagai bioaktivitas seperti antikanker, antivirus, antibakteri dan antijamur. Potensi spons sebagai bahan bioaktif  belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data berbagai jenis spons yang berpotensi sebagai sumber bahan bioaktif anti jamur, maka dilakukan skrining terhadap Aspergillus flavus dan Candida albican. Sampel dikoleksi dari perairan Bandengan dan Empurancak, Jepara dengan  SCUBA diving dan skin diving pada bulan April 2003. Sampel selanjutnya diekstrak dengan menggunakan metanol. Uji antijamur dilakukan dengan metoda disk diffusion agar menurut Kirby-Bauer dengan konsentrasi 100, 200 dan 400 µg disk-1. Rendemen ekstrak metanol pada spons berkisar antara 0.04% sampai dengan 7.34% dari berat basahnya.  Seluruh ekstrak spons yang digunakan dalam penelitian ini dapat menghambat pertumbuhan C. albicans dan A. flavus pada konsentrasi 200 dan 400 µg disk-1. Ekstrak spons Reniera sp mempunyai bioaktivitas yang tertinggi yang ditunjukan dengan adanya zona hambat sebesar 12.58-14.93 mm terhadap C. albicans dan 6,94 -10,79 mm terhadap A. flavus pada konsentrasi uji.   Kata kunci : spons, bahan bioaktif, Aspergillus flavus, Candida albicans, ekstrak
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adiprabowo, Samuel Radityo Aditya Gandhi Pratama Aditya Gandhi Pratama Adzkia Pincta Milenia Afidyah Vicky Antari Afriza Aziz Agus Trianto Ahmad Romdhoni Fauzan Karil Akbar, Luis Figo Sagita Desario Alfi Satriadi Ali Ridlo Alif Maulida Amna Amaliana Yuniarti Amalya, Afroh Ameylia Ayu Puspitasari Andhita, Laviola Reycha Fitri Andita Agung Anggraeni, Nimas Ratri Kirana Anindito Leksono Anindya Wirasatriya Anisa Dewi Nugraheni Anisa Oktaviani Anna Ida Sunaryo Purwiyanto Annisa Afifah Nugroho Arif Mustofa Aris Ismanto Arya Muhammad Aryani Yasrida Asri Wahyuningsih Attaqwa, Rizal Aulia Akbar Aulia Septine Herlintang Azis Rifai Aziz Rifai Azizah T.N., Ria Baskoro Rochaddi Baskoro, Ferdian Agung Bella Shabrina Christina Megawati Dany Hertanti Putri Denny Nugroho Sugianto Desyandri Desyandri Devi Yuni Sari Sihombing Didi Adisaputro Dierrisska, Pudja Handjanny Nastitie Dina Apriany Tarigan Diyah Putri Ambarwati Dwi Haryo Ismunarti Dwi Haryo Ismunarti Dwi Nur Hanifah Elis Indrayanti Endang Supriyantini Ervia Yudiati Fajar Hudoyo Faradian Nurul Hapsari Fauziyah Febrina Yolanda Fernandito Suryo Hutomo Firman Ramadhan Fitri Agustriani Fitroh, Indah Syahiddah Fransiska Krisna Wahyu Nanda Pratiwi Ganis T.K, Ganis Gentur Handoyo Gunady, Stephanie Michelle Hadi Endrawati Hariyadi Hariyadi Hasana Kushadi Ratnasari Hastuti Hastuti Herlintang, Aulia Septine Heru Nur Krisna Heryoso Setiyono Hidayat, Ryan Akhmal I Made Rifaldy Puja Utama I Wayan Eka Dharmawan Ika Putri Hindaryani Indra Budi Prasetyawan Indra Budi Prasetyawan Irene Ulsadriatny Irsyad Abdi Pratama Ita Riniatsih Jarot Marwoto Jihadi, Muhammad Shulhan Kevifa Satria Widjaya Kharis Setiawan Krisna, Heru Nur Kunarso Kunarso Kurnia Kurnia M Husni Maulana Mangkoewijoto, Dipa Yudhayana Maulana Al Faridzie Mohamad Alimudin Habibi Muh Yusuf Muh Yusuf Muh Yusuf Muh. Yusuf Muhammad Helmi Muhammad Helmi Muhammad Helmi Muhammad Yusuf Muhammad Zainuri Muhammad Zainuri Mumtaz, Fathiyah Muslim Muslim Muslim Muslim Muthia, Naura Shobihatul Nabilah Rizki Nata, Muhammad Azizi Dirgantara Buana Natalia Jelita Tarigan Noor Syafaat Damardjati Novi Susetyo Adi Nugroho Agus D Nur Cahyo, Dede Muhamad Nur, Syukria Illyana Nurindahsari Niken Larasati Nurul Hickmah Octavianna, Pramesthi Dwi Petrus Subardjo Prastiwi, Fatiha Hening Pratama Andika Rondi Purwanto Purwanto Putri, Khoirunnisa Azzahra Raharjo, Mada Resy Sekar Sari Retno Hartati Ridarto, Arij Kemala Yasmin Rikha Widiaratih Rizky Aditya Rizqi Ayu Farihah, Rizqi Ayu Rudhi Pribadi Sabila, Anis Yasmin Sadewo, M. Firouz Dimas Safira Dwijayanti Hastari, Safira Dwijayanti Sarjito - Sarjito . Shafira, Alief Wahyu Siddhi Saputro Simangunsong, Felix Gok Asi Simatupang, Ariel Oscar Paskario Siti Hamidah Siti Jubaedah Sri Redjeki Sri Sedjati Sri Yuliana Wulandari Sri Yulina Sri Yulina Wulandari Sri Yulina Wulandari Stephanus Budiono Sugeng Widada Suwignyo, Tyo Talitha Rahma Damayanti Tarigan, Natalia Jelita Teuku Fauzan Zul Aufar Thesyandra Mira Anissabela Rigitta Tri Mita Restu Utami Trianne, Sarah Triyanti Nurhidayah Ulung Jantama Wisha Ulung Jantama Wisha Ulung Jantama Wisha Utama, I Made Rifaldy Puja Valentine Kumbara Paramitha, Valentine Kumbara Warsito Atmodjo Widiaratih, Rikha Widodo Setiyo Pranowo Widyani, Afidhah Puspita Wike Ayu Eka Putri Yaya Ihya Ulumuddin Yulianto Suteja Yundari, Yundari Yustina Wulan Millenia Zaenab Listiarani Putri