Claim Missing Document
Check
Articles

Estimasi Klorofil-a Menggunakan Citra Sentinel-3 Di Perairan Pulau Menjangan Besar Karimunjawa-Indonesia Baskoro, Ferdian Agung; Maslukah, Lilik; Ismunarti, Dwi Haryo
Indonesian Journal of Oceanography Vol 7, No 4 (2025): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v7i4.24919

Abstract

Kegiatan budidaya dan pariwisata di pesisir Pulau Menjangan Besar Karimunjawa berpengaruh pada perubahan kualitas perairan. Fitoplankton memiliki kemampuan untuk merespon perubahan lingkungan ini dan dalam kolom perairan dapat ditentukan biomassanya melalui pengukuran klorofil-a.  Klorofil-a memiliki sifat optis, sehingga keberadaanya dapat diprediksi menggunakan metode penginderaan jauh. Metode penginderaan jauh dinilai lebih efektif dan efisien dalam monitoring perubahan kualitas suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai konsentrasi klorofil-a berdasarkan data pengukuran lapangan dan data citra sentinel-3 dengan metode C2RCC, serta menentukan keakuratan klorofil-a dari data citra sentinel-3 terhadap konsentrasi klorofil-a hasil pengukuran data lapangan. Berdasarkan hasil penilitian nilai konsentrasi klorofil-a insitu berkisar 0,831 – 2,617 µg/L dan data citra sentinel-3 berkisar 0,952–5,619 µg/L. Hasil dari pengolahan peta sebaran menunjukan bahwa data lapangan dan data citra Sentinel-3 tidak menunjukan pola sebaran yang sama. Nilai RMSE (Root Mean Square Error) yang diperoleh dari hasil prediksi klorofil-a sebesar 1,991 µg/L. Nilai prediksi klorofil-a dari citra sentinel-3 mengalami overestimate (diatas dari nilai lapangannya). Untuk monitoring ke depan, diperlukan adanya pengembangan model algorithma atau melalui kalibrasi dengan data in situ.
Analisis Hubungan antara Intensitas Curah Hujan dan Kandungan Klorofil-a serta Suhu Permukaan Laut di Perairan Utara Jawa Octavianna, Pramesthi Dwi; Helmi, Muhammad; Maslukah, Lilik; Atmodjo, Warsito; Handoyo, Gentur
Indonesian Journal of Oceanography Vol 7, No 4 (2025): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v7i4.29043

Abstract

Perairan utara Jawa merupakan wilayah tropis dangkal yang tidak dipengaruhi secara langsung oleh samudra lepas, tetapi sangat dipengaruhi oleh sistem monsun Australia–Asia. Variasi musiman yang dihasilkan oleh sistem ini menyebabkan fluktuasi signifikan pada curah hujan, suhu permukaan laut (SPL), dan produktivitas perairan yang diindikasikan oleh konsentrasi klorofil-a. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara curah hujan baik di darat maupun di laut terhadap distribusi SPL dan klorofil-a di wilayah pesisir dan laut lepas perairan utara Jawa. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif berbasis penginderaan jauh dengan pemanfaatan data harian selama periode 2007–2021, meliputi OC-CCI v5.0 untuk klorofil-a, OSTIA L4 (SPL), GSMaP (curah hujan), dan ASCAT (angin). Data diolah menggunakan Interactive Data Language (IDL) melalui komposit bulanan dan klimatologi musiman. Hasil analisis menunjukkan bahwa curah hujan dan SPL memiliki hubungan timbal balik yang kompleks. Peningkatan suhu permukaan laut dapat meningkatkan intensitas curah hujan, namun disisi lain, curah hujan yang tinggi dapat menurunkan SPL akibat pencampuran air hujan bersuhu lebih rendah dengan air laut. Di wilayah pesisir, peningkatan curah hujan daratan memperbesar debit sungai yang berkontribusi terhadapnya masukan nutrien dan selanjutnya menaikkan konsentrasi klorofil-a di perairan pantai. Sementara itu, di laut lepas, pengaruh angin lebih dominan dalam mengontrol variasi SPL dan klorofil-a melalui proses pengadukan vertikal. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika atmosfer dan laut membentuk interaksi yang kuat dalam mengendalikan variabilitas termal dan produktivitas perairan di pesisir utara Jawa.
Hubungan Klorofil-A Terhadap Parameter Lingkungan Di Morodemak, Jawa Tengah Aqshal Alfatih Rizqi; Dwi Haryo Ismunarti; Lilik Maslukah
Journal of Marine Research Vol 13, No 4 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i4.41159

Abstract

Kegiatan masyarakat di Perairan Morodemak seperti adanya lokasi penangkapan dan pelelangan ikan serta terdapatnya pemukiman penduduk berdampak terhadap menurunnya kualitas perairan seperti suhu, oksigen terlarut (DO), kecerahan serta bertambahnya konsentrasi nutrien seperti fosfat ke perairan. Parameter kualitas perairan ini selanjutnya akan mempengaruhi keberadaan pigmen klorofil-a fitoplankton di perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi konsentrasi klorofil-a dan menentukan bagaimana pengaruh parameter lingkungan seperti suhu, kecerahan, nutrien, dan pH mempengaruhi pola sebaran klorofil-a serta melihat bagaimana distribusi klorofil-a mempengaruhi DO. Metode dalam penelitian ini bersifat deskriptif dan penentuan stasiun penelitian secara purposive sampling. Hubungan antar parameter dianalisis menggunakan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi klorofil-a di Perairan Morodemak berkisar antara 0,426-4,732 mg/m3. Pola distribusi klorofil-a dipengaruhi kuat oleh suhu dan salinitas. Tingginya suhu diikuti meningkatnya konsentrasi klorofil-a, dan sebaliknya konsentrasi klorofil-a menjadi menurun dengan bertambahnya nilai salinitas. Konsentrasi klorofil-a yang tinggi di wilayah studi juga tidak berdampak terhadap kenaikan nilai DO. Hubungan negatif antara klorofil-a dan salinitas memperlihatkan bahwa konsentrasi tinggi klorofil-a berada di wilayah dekat muara yang kemudian mengalami penurunan ke arah laut. Human activities in Morodemak Waters such as the presence of fish auctions and the settlement of residents have an impact on the quality of water such as temperature, dissolved oxygen (DO), brightness and the increase in nutrient concentrations such as phosphate into the waters. These water quality parameters will then affect the presence of chlorophyll-a phytoplankton pigments in the waters. This study aims to estimate chlorophyll-a concentrations and determine how environmental parameters such as temperature, brightness, nutrients, and pH affect chlorophyll-a distribution patterns and see how chlorophyll-a distribution affect DO. The method in this study is descriptive and the determination of research stations by purposive sampling. The relationship between parameters was analyzed using Pearson correlation. The results showed chlorophyll-a concentrations in Morodemak Waters ranged from 0.426-4.732 mg/m3. Chlorophyll-a distribution pattern was strongly influenced by temperature and salinity. High temperatures were followed by increasing chlorophyll-a concentrations, and conversely chlorophyll-a concentrations decreased with increasing salinity values. High chlorophyll-a concentrations in the study area also did not result in an increase in DO values. The negative relationship between chlorophyll-a and salinity shows that the high concentration of chlorophyll-a is in the area near the estuary which then decreases towards the sea.
Distribusi Logam Berat (Pb dan Cd) Sedimen di Perairan Pantai Loji Pekalongan, Jawa Tengah Pudja Handjanny Nastitie Dierrisska; Lilik Maslukah; Baskoro Rochaddi; Muhammad Zainuri
Journal of Marine Research Vol 13, No 3 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i3.45041

Abstract

Sungai Loji merupakan salah satu sungai di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, yang dipengaruhi oleh berbagai aktivitas manusia seperti industri, perikanan, dan pemukiman. Berbagai aktivitas tersebut dapat menghasilkan limbah, salah satunya adalah logam berat, Adanya aliran air dari daratan menyebabkan sebagian logam berat dapat masuk ke laut. Penelitian ini bertujuan  menentukan dan memetakan pola distribusi kandungan logam berat Timbal (Pb) dan Cadmium (Cd) di sedimen dasar dan keterkaitannya terhadap prosentase ukuran butir dan bahan organik sedimen. Pengambilan sampel pada 24 Agustus 2021. Analissis logam berat Pb dan Cd sedimen menggunakan metode SNI 4819:2013, bahan organik menggunakan loss of igniation (LOI), ukuran butir melalui pengayakan dan pemipetan. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Pb antara 3,708 - 6,149 mg/kg dan Cd dibawah deteksi limit (≤0,003 mg/kg). Pola distribusi logam Pb tidak dipengaruhi oleh ukuran butir, namun dipengaruhi oleh prosentase bahan organik sebesar 43%. Konsentrasi bahan organik berada pada kisaran 28,5% - 53,29%. Konsentrasi logam berat sedimen masih berada di bawah baku mutu ANZECC dan perairan pantai Loji, Pekalongan ini masih dalam kondisi alami atau belum tercemar. One of the rivers in Pekalongan Regency, Central Java, Loji River is affected by various human activities such as industry, fisheries, and settlements. These activities can produce waste, one of which is heavy metals. The existence of runoff from land causes some heavy metals to reach the marine environment. This study aims to determine and mapping the distribution patterns of the heavy metal content of Lead (Pb) and Cadmium (Cd) in bottom sediments and their relationship to the percentage of grain size and organic matter of sediments. Sampling was on 24 August 2021. Analysis of sediment Pb and Cd using the SNI 4819: 2013 method, organic matter using loss of igniation (LOI), grain size through sieving and pipetting. The results showed Pb concentrations between 3.708 - 6.149 mg/kg and Cd concentration below the detection limit (≤0.003 mg/kg). The distribution pattern of Pb metal was not influenced by grain size, but was influenced by the percentage of organic matter by 43%. The concentration of organic matter is in the range of 28.5% - 53.29%. The concentration of Pb and Cd in the sediment is still below the ANZECC quality standard, so the coastal waters of Loji, Pekalongan are still in an unpolluted condition.
Pengaruh ENSO dan IOD Terhadap Variabilitas Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-a di Laut Sawu Ajeng Maharani Putri Ardiana; Lilik Maslukah; Yusuf Jati Wijaya
Indonesian Journal of Oceanography Vol 8, No 2 (2026): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v8i2.30352

Abstract

Laut Sawu merupakan salah satu perairan di Indonesia yang memiliki karakteristik oseanografi kompleks karena dipengaruhi oleh sistem angin muson dan fenomena iklim global. Variabilitas iklim El-Niño Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) berpengaruh terhadap perubahan suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabilitas SPL, klorofil-a, dan angin, serta menganalisis pengaruh ENSO dan IOD terhadap variabilitas SPL dan klorofil-a di Laut Sawu. Data yang digunakan meliputi SPL dari OSTIA, klorofil-a dari OC-CCI, angin dari ASCAT, indeks ONI sebagai indikator ENSO, dan indeks DMI sebagai indikator IOD selama periode 2015–2024. Analisis dilakukan menggunakan metode komposit, korelasi Pearson, dan interpretasi spasial berdasarkan peta anomali bulanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPL tertinggi terjadi pada musim barat (Desember–Februari) dan terendah pada musim timur (Juni-Agustus), sedangkan klorofil-a menunjukkan pola sebaliknya. Pada fase El-Niño dan IOD positif, terjadi pendinginan SPL antara -0,8°C hingga -1,5°C dan peningkatan klorofil-a sebesar +0,2 hingga +0,4 mg/m³. Sebaliknya, pada fase La-Niña dan IOD negatif terjadi pemanasan SPL dan penurunan klorofil-a. Hasil korelasi menunjukkan bahwa IOD memiliki pengaruh yang lebih kuat dibandingkan ENSO terhadap variabilitas SPL dan klorofil-a di Laut Sawu.
Sebaran Total Suspended Solid dan Klorofil–A Menggunakan Perbedaan Model Geospasial Di Perairan Depan Sungai Bedahan, Kabupaten Pekalongan Zalfa Apricia Durotunasha; Muhammad Zainuri; Lilik Maslukah; Rizqi Ayu Farihah
Indonesian Journal of Oceanography Vol 8, No 2 (2026): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v8i2.31749

Abstract

Total Suspended Sediment (TSS) merupakan salah satu variabel penting yang menentukan kualitas air karena TSS mengontrol proses biologis di perairan pesisir. TSS ini terdiri dari komponen hidup dan tidak hidup, termasuk didalamnya adalah fitoplankton yang mengandung pigmen klorofil-a. Tujuan penelitian ini adalah memetakan TSS dan klorofil-a menggunakan tiga metode interpolasi dan menentukan model hubungan keduanya.   Sampel air diambil sebanyak 57 stasiun yang diambil di epan muara sungai Bedahan. Sebanyak 70% data in situ digunakan untuk inputan model dan 30% lainnya digunakan untuk validasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode interpolasi Kriging memiliki akurasi lebih tinggi diikuti Spline dan Inverse Distance Weighted (IDW). Melalui hasil penelitian ini, kami juga mendapatkan model hubungan antara TSS terhadap klorofil-a dengan koefisien determinasi sebesar (R2=0,40). Model regresi ini memperlihatkan bahwa klorofil-a sebagai pigmen utama fitoplankton berkontribusi terhadap tingginya nilai TSS di perairan. Kontribusi ini memperlihatkan bahwa wilayah depan muara Sungai Bedahan masih menunjukkan ekosistem muara yang sehat, akibat keberadaan fitoplankton dan tidak terjadi dominasi dari material anorganik yang dapat mengurangi masuknya cahaya ke kolom perairan.
Karakteristik Kualitas Perairan dan Status Eutrofikasi di Perairan Pesisir Kota Pekalongan Pramesthi Dwi Octavianna; Muhammad Helmi; Lilik Maslukah; Muhamad Zainuri; Aris Ismanto
Buletin Oseanografi Marina Vol 15, No 1 (2026): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/buloma.v15i1.81010

Abstract

Perairan pesisir Kota Pekalongan merupakan wilayah yang rentan terhadap eutrofikasi akibat tingginya aktivitas antropogenik di daratan, seperti kawasan terbangun, tambak, dan pertanian, yang berpotensi meningkatkan masukan nutrien ke perairan laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji status trofik perairan pesisir Kota Pekalongan berdasarkan Trophic State Index (TSI), menganalisis perbedaan karakteristik kualitas perairan antara area pesisir dan area transisi pesisir–laut, serta mengkaji keterkaitannya dengan kondisi tutupan lahan daratan. Pengambilan data kualitas perairan dilakukan dalam satu hari pengamatan dengan total 77 titik sampling, meliputi parameter klorofil-a, nitrat, fosfat, total padatan tersuspensi, oksigen terlarut, suhu, salinitas, pH, dan kecerahan. Nilai TSI dihitung berdasarkan indikator klorofil-a, nutrien, dan kecerahan, kemudian dianalisis secara spasial menggunakan interpolasi spline, serta didukung oleh analisis deskriptif berupa boxplot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa area pesisir memiliki tingkat eutrofikasi yang relatif lebih tinggi dan lebih bervariasi dibandingkan area transisi, yang dicirikan oleh konsentrasi nutrien dan klorofil-a yang lebih tinggi serta kecerahan yang lebih rendah. Dominasi tutupan lahan terbangun dan tambak di wilayah daratan berpotensi berkontribusi terhadap kondisi eutrofikasi perairan pesisir. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan wilayah daratan sebagai bagian dari upaya mitigasi eutrofikasi dan pengelolaan perairan pesisir secara berkelanjutan.
Variabilitas Tahunan Produksi Garam di Wilayah Timur Laut Jawa Tengah, Indonesia Arif Mustofa; Muhammad Zainuri; Kunarso Kunarso; Lilik Maslukah
Buletin Oseanografi Marina Vol 14, No 2 (2025): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/buloma.v14i2.70661

Abstract

Curah hujan merupakan faktor utama produksi garam rakyat di timur laut Jawa Tengah, Indonesia. Teknologi penguapan total dalam produksi garam dengan mengandalkan radiasi matahari. Kondisi ini menyebabkan produksi garam bergantung pada sinar matahari dan intensitas curah hujan. Analisis dilakukan untuk membahas dampak variabilitas curah hujan terhadap fluktuasi produktivitas garam. Penelitian dilakukan pada kabupaten yaitu Rembang, Pati, Jepara dan Demak pada tahun 2018-2023. Metode yang digunakan adalah deskriptif melalui perbandingan data produksi garam dengan data intensitas curah hujan. Data berupa jumlah produksi dan luas lahan garam diperoleh dari Dinas Kelautan dan Perikanan masing-masing kabupaten, sedangkan data curah hujan diperoleh dari BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada tahun 2018 dan 2019 curah hujan rata-rata sebesar 0,03 mm pada bulan Juli - Oktober menyebabkan produktivitas garam di atas 100 ton/Ha. Tahun 2020-2022 hujan terjadi sepanjang tahun menyebabkan penurunan produksi garam. Seluruh kabupaten penghasil garam di timur laut Jawa Tengah yaitu Rembang, Pati, Jepara dan Demak mengalami penurunan produksi garam rata-rata sebesar 26,76% pada tahun 2020-2022 dan terjadi peningkatan curah hujan rata-rata sebesar 15,58%. Sedangkan pada tahun 2023 terjadi peningkatan produksi garam sebesar 279,94% dari tahun sebelumnya dengan curah hujan yang menurun 27,28%.   Rainfall is a major factor in artisanal salt production in northeast Central Java, Indonesia. Total evaporation technology in salt production relies on solar radiation. This makes salt production dependent on sunlight and rainfall intensity. Analyses were conducted to discuss the impact of rainfall variability on fluctuations in salt productivity. The research was conducted in four districts namely Rembang, Pati, Jepara and Demak in 2018-2023. The method used is descriptive through comparison of salt production data with rainfall intensity data. Data in the form of total production and salt land area were obtained from the Department of Marine Affairs and Fisheries of each district, while rainfall data were obtained from the BMKG Central Java Climatology Station. The results of the analysis show that in 2018 and 2019 the average rainfall of 0.03 mm in July - October caused salt productivity above 100 tonnes / ha. In 2020-2022, rainfall occurred throughout the year causing a decrease in salt production. All salt-producing districts in northeast Central Java, namely Rembang, Pati, Jepara and Demak, experienced a decrease in salt production by an average of 26.76% in 2020-2022 and an increase in average rainfall by 15.58%. Whereas in 2023 there was an increase in salt production by 279.94% from the previous year with rainfall decreasing by 27.28%.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adiprabowo, Samuel Radityo Aditya Gandhi Pratama Aditya Gandhi Pratama Adzkia Pincta Milenia Afidyah Vicky Antari Afriza Aziz Agus Trianto Ahmad Romdhoni Fauzan Karil Ajeng Maharani Putri Ardiana Akbar, Luis Figo Sagita Desario Alfi Satriadi Ali Ridlo Alif Maulida Amna Amaliana Yuniarti Amalya, Afroh Ameylia Ayu Puspitasari Andhita, Laviola Reycha Fitri Andita Agung Anggraeni, Nimas Ratri Kirana Anindito Leksono Anindya Wirasatriya Anisa Dewi Nugraheni Anisa Oktaviani Anna Ida Sunaryo Purwiyanto Annisa Afifah Nugroho Aqshal Alfatih Rizqi Arif Mustofa Aris Ismanto Aris Ismanto Arya Muhammad Aryani Yasrida Asri Wahyuningsih Attaqwa, Rizal Aulia Akbar Aulia Septine Herlintang Azis Rifai Aziz Rifai Azizah T.N., Ria Baskoro Rochaddi Baskoro Rochaddi Baskoro, Ferdian Agung Bella Shabrina Christina Megawati Dany Hertanti Putri Denny Nugroho Sugianto Desyandri Desyandri Devi Yuni Sari Sihombing Didi Adisaputro Dierrisska, Pudja Handjanny Nastitie Dina Apriany Tarigan Diyah Putri Ambarwati Dwi Haryo Ismunarti Dwi Haryo Ismunarti Dwi Nur Hanifah Elis Indrayanti Endang Supriyantini Ervia Yudiati Fajar Hudoyo Faradian Nurul Hapsari Fauziyah Febrina Yolanda Fernandito Suryo Hutomo Firman Ramadhan Fitri Agustriani Fitroh, Indah Syahiddah Fransiska Krisna Wahyu Nanda Pratiwi Ganis T.K, Ganis Gentur Handoyo Gunady, Stephanie Michelle Hadi Endrawati Hariyadi Hariyadi Hasana Kushadi Ratnasari Hastuti Hastuti Herlintang, Aulia Septine Heru Nur Krisna Heryoso Setiyono Hidayat, Ryan Akhmal I Made Rifaldy Puja Utama I Wayan Eka Dharmawan Ika Putri Hindaryani Indra Budi Prasetyawan Indra Budi Prasetyawan Irene Ulsadriatny Irsyad Abdi Pratama Ita Riniatsih Jarot Marwoto Jihadi, Muhammad Shulhan Kevifa Satria Widjaya Kharis Setiawan Krisna, Heru Nur Kunarso Kunarso Kurnia Kurnia M Husni Maulana Mangkoewijoto, Dipa Yudhayana Maulana Al Faridzie Mohamad Alimudin Habibi Muh Yusuf Muh Yusuf Muh Yusuf Muh. Yusuf Muhamad Zainuri Muhammad Helmi Muhammad Helmi Muhammad Helmi Muhammad Helmi Muhammad Yusuf Muhammad Zainuri Muhammad Zainuri Mumtaz, Fathiyah Muslim Muslim Muslim Muslim Muthia, Naura Shobihatul Nabilah Rizki Nata, Muhammad Azizi Dirgantara Buana Natalia Jelita Tarigan Noor Syafaat Damardjati Novi Susetyo Adi Nugroho Agus D Nur Cahyo, Dede Muhamad Nur, Syukria Illyana Nurindahsari Niken Larasati Nurul Hickmah Octavianna, Pramesthi Dwi Petrus Subardjo Pramesthi Dwi Octavianna Prastiwi, Fatiha Hening Pratama Andika Rondi Pudja Handjanny Nastitie Dierrisska Purwanto Purwanto Putri, Khoirunnisa Azzahra Raharjo, Mada Resy Sekar Sari Retno Hartati Ridarto, Arij Kemala Yasmin Rikha Widiaratih Rizky Aditya Rizqi Ayu Farihah Rizqi Ayu Farihah, Rizqi Ayu Rudhi Pribadi Sabila, Anis Yasmin Sadewo, M. Firouz Dimas Safira Dwijayanti Hastari, Safira Dwijayanti Sarjito - Sarjito . Shafira, Alief Wahyu Siddhi Saputro Simangunsong, Felix Gok Asi Simatupang, Ariel Oscar Paskario Siti Hamidah Siti Jubaedah Sri Redjeki Sri Sedjati Sri Yuliana Wulandari Sri Yulina Sri Yulina Wulandari Sri Yulina Wulandari Stephanus Budiono Sugeng Widada Suwignyo, Tyo Talitha Rahma Damayanti Tarigan, Natalia Jelita Teuku Fauzan Zul Aufar Thesyandra Mira Anissabela Rigitta Tri Mita Restu Utami Trianne, Sarah Triyanti Nurhidayah Ulung Jantama Wisha Ulung Jantama Wisha Ulung Jantama Wisha Utama, I Made Rifaldy Puja Valentine Kumbara Paramitha, Valentine Kumbara Warsito Atmodjo Widiaratih, Rikha Widodo Setiyo Pranowo Widyani, Afidhah Puspita Wike Ayu Eka Putri Yaya Ihya Ulumuddin Yulianto Suteja Yundari, Yundari Yustina Wulan Millenia Yusuf Jati Wijaya Zaenab Listiarani Putri Zalfa Apricia Durotunasha