Claim Missing Document
Check
Articles

PEMODELAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB)DI PROVINSI JAWA TENGAH MENGGUNAKAN REGSRESI KUANTIL Siti Maimunah; Indah Manfaati Nur; Abdul Karim
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Department Statistics, Faculty Mathematics and Natural Science, UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.617 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.5.1.2017.%p

Abstract

PDRB merupakan  jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh  seluruh unit usaha dalam suatu wilayah, atau merupakan jumlah seluruh nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi di suatu wilayah. Pertumbuhan ekonomi suatu daerah dapat di lihat dari tingginya nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang menunjukkan bahwa daerah tersebut mengalami kemajuan dalam perekonomian. PDRB Jawa Tengah dipengaruhi oleh Human capital, Tenaga Kerja dan Infrastruktur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memodelkan faktor-faktor yang mempengaruhi PDRB di Jawa Tengah dengan menggunakan metode Regresi Kuantil (Quantile Regression). Metode ini merupakan salah satu metode regresi dengan pendekatan memisahkan atau membagi data menjadi kuantil-kuantil tertentu dimana dicurigai terdapat perbedaan nilai dugaan. Variabel respon yang digunakan adalah PDRB (Y)berdasarkan KabupatenKota di Jawa Tengah dan Variabelprediktor adalah Human Capital (X1), Tenaga Kerja (X2) dan infrastruktur (X3)berdasarkan Kabupaten-Kota di Jawa Tengah. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik PDRB dan bentuk pemodelan PDRB di Provinsi Jawa Tengah. Model regresi kuantil yang terbaik yaitu dengan menggunakan kuantil0.95 dengan nilai p-value tenaga kerja sebesar 0.032.Kata Kunci : PDRB, Pertumbuhan Ekonomi, Regresi Kuantil
KAJIAN EFEK SPASIAL BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) MENGGUNAKAN ANALISIS SPASIAL Abdul Karim; Alfiyah -
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Department Statistics, Faculty Mathematics and Natural Science, UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.746 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.2.1.2014.%p

Abstract

Otonomi pendidikan pada intinya, desentralisasi penyelenggaraan pendidikan sebagai konsekuensi pelimpahan sebagian kebijakan dan tanggung jawab dari Kemdikbud pusat kepada Kemdikbud daerah. Makalah ini menggunakan pendekatan spasial, karena diduga setiap wilayah memiliki keterkaitan. Berdasarkan analisis data spasial, makalah ini dikonstruk dari model ekonometrika spasial tentang pendanaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk mengkaji lebih lanjut investasi pemerintah dalam bidang pendidikan khususnya pendidikan di 35 Kabupaten dan Kota Provinsi Jawa Tengah. Melalui kajian ini, dapat diketahui bahwa pendanaan BOS di Provinsi Jawa Tengah memiliki keterkaitan antar wilayah.
PEMODELAN PRODUKSI PADI DI PROVINSI JAWA TENGAH DENGAN PENDEKATAN SPATIAL ECONOMETRICS Fathikatul Arnanda; Abdul Karim
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Statistika
Publisher : Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.298 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.4.2.2016.%p

Abstract

Produksi padi pada dasarnya tergantung pada variabel luas panen dan hasil per hektar, produksi padi dapat ditingkatkan jika luas panen mengalami peningkatan. Dalam penelitian ini dilakukan pendeskripsian produksi padi dan faktor-faktor yangmempengaruhinya dari sudut pandang kewilayahan dengan matriks pembobot customaize, serta pemodelan produksi padi dengan menggunakan spatial econometrics.Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebaran produksi padi di Provinsi Jawa Tengah mempunyai pola yang mengelompok antara wilayah yang saling berdekatan satu sama lain. Berdasarkan hubungan produksi padi (PP) dengan variabel yang mempengaruhinya yaitu luas panen padi (LPP), produktivitas padi (PVP), jumlah petani padi (JPP), dan luas lahan sawah (LLS), dapat diartikan bahwa persamaan dan perbedaan karakteristik pada setiap kabupaten/kota yang berdekatan dapat menimbulkan peningkatan atau penurunan produksi padi di Provinsi Jawa Tengah. Model yang memenuhi evaluasimodel spatial econometriks yaitu model SDEM (Spatial Durbin Error Models), artinya produksi padi di suatu wilayah dipengaruhi oleh luas panen padi, produktivitas, jumlah petani padi dan luas lahan sawah wilayah tersebut dan wilayah lain yang memilikikarakteristik yang sama.Kata Kunci : Produksi Padi, Spatial Durbin Error Models (SDEM), Spatial Econometrics
PEMODELAN SPATIAL DURBIN ERROR MODEL (SDEM) PADA DATA INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI JAWA TENGAH Imaroh Izzatun Nisa; Abdul Karim; Rochdi Wasono
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Department Statistics, Faculty Mathematics and Natural Science, UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.275 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.5.1.2017.%p

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Devlompent Index (HDI) merupakan indeks pembangunan manusia yang dipergunakan untuk pencapaian hasil daripembangunan suatu daerah atau wilayah dalam tiga dimensi dasar pembangunan yaitu lamanya hidup, pengetahuan/tingkat pendidikan dan standar hidup layak. Dalam penelitian ini dilakukan pendeskripsian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan faktorfaktor yang mempengaruhinya dari sudut pandang kewilayahan dengan matriks pembobot customaize, serta pemodelan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan menggunakan spatial Durbin Error Models. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebaran Indek Pembangunan Manusia di Provinsi Jawa Tengah mempunyai pola yang menyebar. Berdasarkan hubungan Indeks Pembangunan (IPM) dengan variabel yangmempengaruhinya yaitu Angka Harapan Hidup (AHH), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), Harapan Lama Sekolah (HLS), dan Pengeluaran Perkapita yang Disesuaikan (PPDS)dapat diartikan bahwa persamaan dan perbedaan karakteristik pada setiap kabupaten/kota yang berdekatan dapat menimbulkan peningkatan atau penurunan Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Jawa Tengah. Model yang memenuhi evaluasi model spatial econometriks yaitu model SDEM (Spatial Durbin Error Models), dan variabel yangmempunyai efek tidak langsung adalah pengeluaran erkapita yang disesuaikan artinya Indeks Pembangunan Manusia disuatu wilayah dipengaruhi oleh pengeluaran perkapitayang disesuaikan pada wilayah tersebut dan wilayah lain yang memiliki karakteristik yang sama.Kata Kunci : Indeks Pembangunan Manusia
PERENCANAAN PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI PROVINSI JAWA TENGAH BERBASISKAN MODEL SPATIAL AUTOREGRESSIVE (SAR) DAN SPATIAL ERROR MODEL (SEM) Rochdi Wasono; Abdul Karim; Moh. Yamin Darsyah; Suwardi Suwardi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.478 KB)

Abstract

Formulasi penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan masalah yang kompleks, karena setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  perbandingan model spatial autoregressive (SAR) dan spatial error model (SEM) serta menentukan model terbaik diantara kedua model. Hasil penelitian menunjukan bahwa model SEM lebih baik disbanding dengan model SAR. Kata Kunci : Bantuan operasional sekolah (BOS), SAR, SEM
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA BERKAITAN DENGAN OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Alifia Melati Farida; Abdul Karim; Iswahyudi Joko S
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.971 KB)

Abstract

Hasil belajar Matematika siswa kelas VI SD Muhammadiyah 08 Semarang  masih   rendah. Hal ini terlihat pada nilai rata-rata kelas hanya 56,8. Siswa juga terlihatkurang aktif selama pembelajaran di kelas sehingga guru perlu menggunakanmetode yang lebih bervariasi. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkankemampuan siswa dalam  menyelesaikan soal cerita yang berkaitan denganoperasi hitung bilangan bulat  pendekatan kontekstual. Penelitian  dilakukandalam dua siklus, yaitu siklus I yang dilaksanakan 6 Oktober 2014 dan  siklus IIyang dilaksanakan 13 Oktober 2014. Teknik pengumpulan data meliputiwawancara, observasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadipeningkatan hasil belajar siswa. Terlihat dari hasil tes pra tindakan,menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa 56,8. Setelah diadakan tindakan siklusI, nilai rata-rata siswa menjadi 63,2. Setelah dilakukan tindakan siklus II, nilairata-rata siswa menjadi 83,9. Pendekatan kontekstual mampu meningkatkankemampuan siswa kelas VI SD Muhammadiyah 08 Pedurungan kota Semarangdalam menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan operasi hitung bilangan bulat.Keywords: soal cerita, bilangan bulat, pendekatan kontekstual
Autocorrelation Spatial Infrastruktur Transportasi di Jawa Tengah Abdul Karim; Muhammad Saifudin Nur; Akhmad Faturohman
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.57 KB)

Abstract

This paper describes the spatial dependence of road transport infrastructure in Central Java using Moran's global approach. The results show that road transport infrastructure in Central Java has a spatial dependence on alpha five percent. In addition, the value of Moran's index is positive which indicates that each adjacent area has a positive spatial dependence.Keywords: spatial autocorrelation, Moran's I, Spatial Dependency, Transportation Infrastructure.
PENGARUH KEDISIPLINAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV DI SD ISLAM NU PUNGKURAN Retna Widyasari; Abdul Karim
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.098 KB)

Abstract

RETNA WIDYA, Effect of Discipline on Student Learning Outcomes ofScience Class IV Subjects in Nu Pungkuran Islamic Elementary SchoolLearning achievement is a measure of student ability after doing study activitiesover a period of time. Learning achievement influenced by several factors, oneunya that is learning discipline. Difference discipline learning on each studentraises a learning achievement different as well as disipl in and grade 4 learningachievements tails SD Islam NU Pungkuran Based on this background, thisstudy aims for knowing:(1) the level of student learning discipline, (2) the level of student achievement,(3) the influence of learning discipline on student achievement, and (4) how bigpinfluence the discipline of learning on student achievement.Research this using the method descriptive survey with approach quantitative Population in the study that is all class students IV SD Islam NU Pungkuranamounted to six students. Research semany sixStudents which is determined use technique Proportional Random Sampling.Research variable covering the discipline of learning as the independentvariable and learning achievement as variable terikat. Data collectiontechniques use questionnaires, observations and documentation. Theprerequisite analysis test shows that the data is normally distributed and linearso tecology hypothesis testing using anali sis regresi linear simple.The results of the study me show that: (1) the level of student learningdiscipline amounted to 75.55% and included in the category strong, (2) level oflearning achievement students amounted to 78.38 and included in eithercategory, (3) Value sig amount 0,000. Therefore 0.000 <0.05, then Ho rejectedand Ha accepted meaning there is a significant influence of learning disciplineon student achievement, (4) coefficient of determination (R2) 0.567 indicates thepercentage of donations the influence of independent variable equal to 56,7%.This shows that 56.7% student achievement is influenced by learning discipline,while 43.3% influenced by other factors not discussed in the study. Started onthe results of research, then all parties both teachers and parents should bepayattention and mening katkan discipline of learning students so it can achievemore optimal learning achievement.Keywords: Discipline Blearn Learning achievement
Perbandingan Prediksi Kemiskinan di Indonesia Menggunakan Support Vector Machine (SVM) dengan Regresi Linear Abdul Karim
Jurnal Sains Matematika dan Statistika Vol 6, No 1 (2020): JSMS Januari 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jsms.v6i1.9259

Abstract

Tujuan dari artikel ini yaitu membandingkan hasil prediksi support vector machine (SVM) dengan regresi linear. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia dimana persentase penduduk miskin sebagai variabel dependen dan indeks pembangunan manusia (IPM) sebagai variabel independen menurut provinsi di Indonesia pada tahun 2018. Hasil analisis regresi linear mengindikasikan bahwa nilai IPM memiliki tanda negatif terhadap persentase penduduk miskin di Indonesia, artinya peningkatan nilai IPM akan berdampak pada penurunan persentase penduduk miskin di Indonesia. Selanjutnya, hasil plot prediksi SVM menunjukkan titik-titik lebih banyak mendekati garis regresi dibandingkan titik-titik amatan regresi linear, selain itu nilai MSE SVM lebih kecil daripada regresi linear. Hal ini dapat disimpulkan bahwa prediksi SVM lebih baik dibandingkan dengan regresi linear.
Pengukuran Pembelajaran Mandiri Berbasis Masalah pada Mahasiswa S1 PGSD UPBJJ UT Semarang: Confirmatory Factor Analysis Ismartoyo Ismartoyo; Nurmawati Nurmawati; Abdul Karim
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 4, No 2 (2017): Published Online: Oktober 2017
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v4i2.1816

Abstract

AbstrakBelajar mandiri menjelaskan proses di mana setiap individu mengambil inisiatif, dengan atau tanpa bantuan orang lain, dalam mengidentifikasi kebutuhan belajar, merumuskan tujuan pembelajaran, mengidentifikasi manusia dan sumber daya materi untuk belajar, memilih dan menerapkan strategi pembelajaran yang tepat, dan mengevaluasi hasil belajar. Tujuan utama penelitian ini adalah mengetahui hubungan indikator-indikator yang membentuk masing-masing dimensi dari Belajar Mandiri melalui pembelajaran berbasis masalah pada mahasiswa S1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Terbuka (UT) Kota Semarang semester 3 masa registrasi 2016/2017. Responden yang digunakan dalam penelitia ini sebanyak 79 mahasiswa. Data dianalisis secara deskriptif melalui reliabilitas (nilai Cronbach Alpha) untuk mengukur konsistensi variabel dan Confirmatory Factor Analysis (CFA) digunakan untuk menguji hubungan antara keterkaitan faktor yang membentuk variabel laten Belajar Mandiri. Hasilnya menunjukkan bahwa pengukuran Belajar Mandiri pada mahasiswa program studi S1 PGSD UPBJJ UT Semarang direpresentasikan oleh awareness, learning strategies, learning activities, evaluation, dan interpersonal skills. Hasil ini menyajikan bagaimana perspektif pembelajaran mandiri dalam kaitannya dengan pengalaman belajar mandiri. Artinya peserta didik diharapkan memiliki pengalaman dalam hal apa, bagaimana, dan mengapa mereka ingin belajar. Oleh karena itu, kajian kami dapat memberikan informasi dan motivasi serta preferensi sebagai pertimbangan dan pada akhirnya menghasilkan kualitas pembelajaran yang efektif.Kata kunci: belajar mandiri, pembelajaran berbasis masalah, confirmatory factor analysisAbstractSelf-directed learning explains the process by which individuals take learning, with or without the help of others, in identifying learning needs, formulating learning objectives, identifying human and material resources for learning, selecting and applying appropriate learning strategies, and evaluating learning outcomes.The main purpose of this research is to know the correlation between the indicators that make up each dimension of Self Learning through the program based learning on the undergraduate students of PGSD Universitas Terbuka (UT) Semarang semester 3rdof registration period 2016 / 2017. Data were analyzed descriptively for reliability (Cronbach Alpha values) and Factor Confirmation Analysis (CFA) is used to examine the relationship between the factors that make up Self-Directed. The results show that the Self-Directed measurement of undergraduate students of PGSD UPBJJ UT Semarang is represented by awareness, learning strategies, learning activities, evaluation, and interpersonal skills. This result presents how the independent learning perspective in relation to the self-learning experience.This means that learners are expected to have experience in what matters, how, and why they want to learn. Therefore, our study can provide effective and effective information and motivation and preferences.Keywords: self-directed, problem based learning, confirmatory factor analysis