Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISASI LERENG BERPOTENSI LONGSOR SERTA UPAYA MITIGASI BENCANANYA: STUDI KASUS DI BADAN JALAN LEMBANG DAN CIJAMBE-SUBANG Aditya Angga; Selly Feranie; Adrin Tohari; Foureier D. E. Latief
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 5 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1186.739 KB) | DOI: 10.21009/0305020410

Abstract

Landslide is one of often phenomenon which consist in Indonesia and specially for region West Bandung District and Subang. Landslide has divided into two main part that are landslide slip and landslide soil erosion. One of some methods for characteization of soil properties are geotechnical method. Five slopes which potentially slope in Cirangkong Village, Cijambe Subdistrict (cjb1, cjb2, cjb3), Subang District (sbg), and Lembang (lbg), West Java have characterized by used geotehnical method for identifies soil magnitude of slip area and soil erosion substance. The result of physicsal properties characterization e.g cohesion, displacement angle, unit weight and geometry of potential valanche slope have resulted from analysis slope stability used for predicting soil range (run-out) and soil velocity according to use simple Coulomb method. Run-out predicting result and soil center of mass velocity from five slopes there are cjb1, cjb2, cjb3, lbg and sbg respectively are 1,22 m and 6,78 m/s, 0,97 m and 5,76 m/s, 0,48 m and 3,45 m/s, 1,07 m/s and 4,83 m/s, 1,57 m and 5,93 m/s. If landslide happen, soil erosion will be cover the way. From that characterization, derivated the efforts mitigation which observe from increasing slope safety factor (FK>1,25) Keyword: slope stability caracterization, run-out, mitigation.
PEMODELAN KEDEPAN GEOLISTRIK RESISTIVITAS MENGGUNAKAN METODE BEDA HINGGA (KASUS 2D: MODEL LAPISAN YANG HOMOGEN) Fitria Dwi Andriani; Elza Anisa Suwandi; Hafshah Suria Dhani; Firmansyah Firmansyah; Selly Feranie
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 5 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.922 KB) | DOI: 10.21009/0305020414

Abstract

In exploration geophysics, modeling is a way to interpreting the distribution of the earth response of a subsurface geological conditions specific. Resistivity geoelectric forward modeling for 2D case has been done by applying the finite difference method using Matlab software to solve a differential equations system, in this case it is Poisson equation. The solution of differential equations is done by discretization it using central finite difference approximated by taylor series expansion resulting a linear equations , where A is a sparse matrix, x is the electric potential at each grid, and B is the electric current matrix vector. Layer model used in this study is a 20x20 grid homogeneous layer. Calculation results show that the model response (resistivity value) on the surface is dependent on the boundary conditions and sensitive to electrode spacing changes (in this case using the Configuration Wenner). This program is able to provide results approaching the initial model values when surface measurements do not approach both the edge of the grid model side and electrode spacing in the range of 1 to 3 pixels (grid). Keywords: finite difference method, homogen modelling, resistivity forward modelling 2D.
ANALISIS CITRA DIGITAL SAMPEL TANAH DAN BATUAN MENGGUNAKAN MICRO-CT SKYSCAN 1173 Rizki Fahmi Sumaryono; Aceng Kurnia Rochmatulloh; Ulpa Zein Fawziah; Selly Feranie; Fourier D.E Latief
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 6 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.183 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2017.02.EPA.19

Abstract

Abstrak Teknologi pencitraan struktur 3D medium berpori berkembang pesat dengan adanya perangkat pemindai X-Ray Micro Computed Tomography (Micro-CT Scan). Pada penelitian ini dilakukan analisis citra digital sampel tanah dan batuan hasil pemindaian dengan Micro-CT Skyscan 1173. Analisis lanjutan dilakukan pada sampel tanah yang dipindai dengan dua parameter energi sinar-X yang berbeda (100 kV dan 130 kV). Analisis berikutnya berfokus pada perbandingan parameter fisis sampel tanah dan batuan. Sampel digital tanah dan batuan masing-masing berukuran 560×560×475 piksel dan 560×560×560 piksel. Citra digital sampel tanah dianalisis menggunakan perangkat lunak CTVox (Bruker Micro-CT). CTVox digunakan untuk analisis kualitatif dengan basis visualisasi 3D. Analisis citra digital untuk karakterisasi parameter struktur sampel tanah dan batuan dilakukan dengan CTAn. Parameter fisis yang dianalisis adalah derajat anisotropis, ukuran pori dan ukuran butiran tanah. Didapatkan hasil sampel tanah yang dipindai pada tegangan 100 kv memiliki kualitas citra yang lebih baik, ditunjukan oleh lebih jelas dan jernihnya citra digital. Hasil analisis derajat anistropis, distribusi ukuran pori, distribusi ukuran butiran menunjukan bahwa sampel tanah memiliki derajat anisotropis, ukuran pori, dan ukuran butiran yang jauh lebih besar dibandingkan dengan derajat anistropis, ukuran pori dan ukuran butiran pada sampel batuan. Kata-kata kunci: analisis citra digital ,derajat anisotropis, ukuran pori, ukuran butiran. Abstract Imaging technology 3D structure of porous medium is evolving rapidly with the scanner device x-ray Micro Computed Tomography. On the research of digital image analysis was conducted of a sample of soil and rocks of the scan results with Skyscan Micro-CT 1173. Further analysis conducted on a sample of soil that is scanned by two parameters of x-ray energy (100kV and 130kV). Subsequent analysis focuses on a comparison of the physical parameters of the soil and rock samples. Digital soil and rock samples each measuring 560 × 560 × 475 pixels and 560 × 560 × 560 pixels. A digital image of the soil samples were analyzed using the software CTVox (Bruker Micro-CT). CTVox is used for qualitative analysis with 3D visualization base. Digital image analysis for structure parameters characterization of samples of soil and rocks carried by CTAn. The physical parameters analyzed are the degrees anisotropis, structure thickness and structure separation. Obtained scores of soil samples scanned at 100 kv have better image quality, shown by clearer and clearer digital images. The results of anistropis degree analysis, pore size distribution, granule size distribution showed that soil samples have anisotropic degree, pore size, and grain size much larger than the anistropic degree, pore size and grain size in rock samples. Keywords: digital image analysis, degree of anisotropis, trabecular thickness, trabecular separation.
OPTIMALISASI PERANGKAT PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL LEVEL OF INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN OSEAN DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA POKOK BAHASAN FLUIDA STATIS (Penelitian Tindakan Kelas Di Kelas X MIA SMAN 15 Bandung) Intan Gando Putri; Selly Feranie; Saeful Karim; Fathuri Fathuri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 3 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.983 KB)

Abstract

Berdasarkan PERMENDIKBUD No.81A tentang Impementasi Kurikulum 2013, proses pembelajaran langsung mewadahi siswa untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan. Dalam pelaksanaannya kegiatan belajar yang dilakukan siswa adalah mengamati menanya mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan . Pada penelitian ini kegiatan tersebut dinamakan „OSEAN‟. Hasil studi pendahuluan menunjukkan, dengan metode ceramah kegiatan OSEAN siswa berturut-turut adalah 76%, 17%, 29%, 26%, 30% dari jumlah siswa yang mengikuti pembelajaran, selain itu hanya 11% siswa yang mencapai KKM. Telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kegiatan „OSEAN‟ dan pemahaman konsep siswa melalui optimalisasi perangkat pembelajaran menggunakan model Level Of Inquiry. Untuk melihat kegiatan „OSEAN‟ digunakan lembar observasi dan open guided inquiry worksheet, sedangkan pemahaman konsep dilihat dari hasil tes pemahaman konsep setiap pertemuan. Indikator keberhasilan PTK adalah (1)untuk kegiatan OSEAN siswa berturut-turut 85%,50%,50%,50%,50% dan siswa tuntas dalam menyelesaikan masalah (2)untuk pemahaman konsep 87% siswa mencapai KKM. Setelah melakukan refleksi dan evaluasi pada siklus I dan II, pada siklus III, peneliti menekankan pada pendekatan ilmiah dan memberi penguatan konsep yang lebih mendalam pada akhir pembelajaran. Hasil yang diperoleh 100% siswa mencapai nilai di atas KKM, 100% siswa melakukan kegiatan „OSEAN‟ dan tuntas menyelesaikan masalah menggunakan pendekatan ilmiah. Pada siklus III semua indikator keberhasilan tercapai. Keywords: Kurikulum 2013, OSEAN, Pemahaman Konsep Model Level Of Inquiry, PTK.
IMPLEMENTASI MODEL INQUIRY LAB UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI DAN KEGIATAN OSEAN SISWA DALAM RANGKA PEMENUHAN TUNTUTAN KURIKULUM 2013 Nida Fiqroh Fithriyah; Selly Feranie; Ika Mustika Sari; Komarudin Komarudin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 3 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.923 KB)

Abstract

Permendikbud No. 65 dan No. 81A Th. 2013 tentang implementasi kurikulum 2013 menyatakan adanya pembelajaran proses sebagai penguatan penggunaan pendekatan ilmiah dan dalam implementasinya ada lima pengalaman belajar pokok dalam proses belajar, yaitu mengamati (Observing), menanya (queStioning), mengumpulkan informasi (collEcting information), mengasosiasi (Associating), dan mengkomunikasi (commuNicating). Lima Pengalaman belajar pokok ini selanjutnya dalam penelitian ini dinyatakan dengan istilah kegiatan OSEAN. Tujuan utama dari implementasi kurikulum 2013 adalah meningkatkan tiga kompetensi siswa yaitu kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap. Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan kompetensi siswa dan lima pengalaman belajar siswa dalam pembelajaran masih rendah. Berdasarkan masalah tersebut maka telah dilakukan penelitian quasi experiment penerapan model inquiry lab untuk melihat peningkatan kompetensi dan kegiatan OSEAN siswa dengan desain one group pret-test post-test design. Sampel penelitian 30 siswa kelas VII. Pengambilan data dilakukan melalui tes berupa soal pilihan ganda, open guided inquiry worksheet, penilaian teman sejawat, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pengetahuan siswa meningkat dengan nilai gain yang dinormalisasi 0,56 dalam kategori sedang. Pada kompetensi sikap dan keterampilan mengalami kenaikan. Ditemukan peningkatan jumlah siswa yang melakukan kegiatan OSEAN yang terobservasi saat pembelajaran. Sedangkan kegiatan OSEAN dilihat dari prosentase jumlah siswa dalam menyelesaikan masalah benar dan tuntas dalam worksheet selama tiga pertemuan berturut-turut adalah 67%, 100%, dan 100%. Kata kunci : Kurikulum 2013, Inquiry Lab, Kompetensi siswa, OSEAN.
PENGARUH PENGGUNAAN LEMBAR KERJA KREATIF DAN KRITIS ILMIAH (LK3I) PADA PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA SMA KELAS XI PADA TOPIK ALAT-ALAT OPTIK Muhammad Shidiq Permana; Selly Feranie; Duden Saepuzaman; Saeful Karim
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 8 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.93 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2019.01.PE.10

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan lembar kerja kreatif dan kritis ilmiah (LK3I) dalam meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik pada model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) . Metode yang digunakan yaitu Quasi Experimental dengan desain nonequivalent control group. Sampel yang digunakan berjumlah 60 siswa di salah satu SMA Negeri Kota Cimahi yang terbagi dalam dua kelompok. Kelompok eksperimen menggunakan lembar kerja kreatif dan kritis ilmiah (LK3I) dan kelompok kontrol menggunakan lembar kerja peserta didik (LKPD) konvensional. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh adanya perbedaan peningkatan pada hasil pretest-posttest kedua kelas dengan rincian untuk n-gain kelas eksperimen sebesar 0,47 berkategori sedang dan kelas kontrol memiliki n-gain sebesar 0,24 berkategori rendah. Ditemukan juga dalam berbagai aspek kemampuan kognitif, kelas eksperimen mengalami peningkatan lebih tinggi dari kelas kontrol terutama dalam aspek kemampuan kognitif tingkat tinggi. Hal ini menunjukan bahwa selain dapat mengembangkan keterampilan berfikir kreatif dan kritis ilmiah, LK3I juga dapat meningkatkan kemampuan kognitif dibandingkan dengan penggunaan LKPD konvensional.
PENGARUH SCIENTIFIC CREATIVE AND CRITICAL WORKSHEET (SCCW) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENALARAN ILMIAH SISWA SMA PADA TOPIK MOMENTUM IMPULS Nirmala Utami; Saeful Karim; Duden Saepuzaman; Selly Feranie
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 8 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.535 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2019.01.PE.52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Scientific Creative and Critical Worksheet (SCCW) dalam meningkatkan keterampilan penalaran ilmiah. SCCW merupakan lembar kerja yang memuat materi, permasalahan, dan pertanyaan-pertanyaan berdasarkan scientific structure creativity model (SSCM) dan assessment of critical thinking ability (ACTA). Metode yang digunakan adalah Quasi-eksperimen dengan desain Pretest-posttest Control Group Design. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 52 siswa di salah satu SMA di Kota Bandung. Instrumen yang digunakan berjumlah 20 butir soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan penalaran ilmiah pada kelas eksperimen (<gain>=0,63) lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol (<gain>=0,46). Perbedaan peningkatan ini juga dianalisis berdasarkan jawaban siswa dalam menjawab SCCW (kelas eksperimen) dan LKS (kelas kontrol). This study aims to determine the effect of Scientific Creative and Critical Worksheet (SCCW) in improving scientific reasoning skills. SCCW is a worksheet that contains material, problems, and questions based on the scientific structure creativity model (SSCM) and assessment of critical thinking ability (ACTA). The method used was Quasi-experiment with the design of the Pretest-posttest Control Group Design. The number of samples in this study were 52 students in one of the high schools in Bandung. The instruments used amounted to 20 multiple choice questions. The results showed that the increase in scientific reasoning skills in the experimental class (<gain> = 0.63) was higher than the control class (<gain> = 0.46). This difference in increase was also analyzed based on students' answers in answering SCCW (experimental class) and LKS (control class).
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF ILMIAH DAN BERPIKIR KRITIS ILMIAH SISWA SMA PADA MATERI KESETIMBANGAN BENDA TEGAR Ida Rachmawati; Selly Feranie; Parlindungan Sinaga; Duden Saepuzaman
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 3, No 2 (2018): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.281 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v3i2.13725

Abstract

ABSTRAKKemampuan krisis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif menjadi kecakapan yang utama dalam kehidupan di abad 21. Pembelajaran di sekolah haruslah dapat melatih peserta didik agar dapat siap menjalani kehidupan di masa yang akan datang dengan memiliki keterampilan berpikir kreatif ilmiah dan berpikir kritis ilmiah. Dari berbagai penelitian, salah satu model pembelajaran yang mampu melatihkan keterampilan berpikir kreatif atau kemampuan berpikir kritis adalah pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif ilmiah dan keterampilan berpikir kritis ilmiah siswa SMA dengan menggunakan perlakuan Pembelajaran Berbasis Proyek secara bersamaan. Penelitian pre-experimental dengan desain penelitian one group pre-test post-test design dilakukan pada sampel berjumlah 26 siswa kelas XI IPA di salah satu SMA Negeri Kota Bandung. Untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif ilmiah dan berpikir kritis ilmiah setelah dilakukannya pembelajaran berbasis proyek, digunakan analisis data hasil pre-test dan post-test menggunakan normalized gain. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif ilmiah dan berpikir kritis ilmiah setelah diterapkan pembelajaran berbasis proyek pada kategori sedang.Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Proyek, Keterampilan Berpikir Kreatif Ilmiah, Keterampilan Berpikir Kritis Ilmiah.ABSTRACTCritical, creative, collaborative, and communicative skills become the main skills in life in the 21st century. Learning at school should be able to train learners to be ready to live life in the future by having the skills of scientific creative thinking and critical scientific thinking. From a variety of studies, one of the learning models that can tap into the skills of creative thinking or critical thinking skills is project-based learning. This study aims to improve the skills of scientific creative thinking and scientific thinking critical skills of high school students by using the treatment of Project Based Learning simultaneously. Pre-experimental research with research design one group pre-test post-test design was done on the sample amounted to 26 students of eleventh grade in one of Bandung State High School. To know the improvement of scientific creative thinking ability and scientific critical thinking after doing project based learning, used data analysis of pre-test and post-test results using normalized gain. The results showed that there was an increase in the ability of scientific creative thinking and scientific critical thinking after applied project-based learning in the medium category.Keywords: Project Based Learning, Scientific Creative Thinking Ability, Scientific Critical Thinking Ability.
Pre-Class Tutorial (PCT) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Calon Guru Fisika pada Perkuliahan Fisika Dasar Materi Usaha dan Energi Duden Saepuzaman; Saeful Karim; Selly Feranie; Ika Mustika Sari
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 5, No 1 (2020): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.222 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v5i1.23421

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi temuan terkait pemahaman konsep fisika dasar mahasiswa calon guru Fisika yang menunjukkan adanya kesulitan-kesulitan konseptual perkuliahan Fisika Dasar I pada usaha dan energi. Adanya temuan ini jadi dasar dalam penentuan rencana alternatif solusi yang mendukung pencapaian hasil belajar yang lebih optimal salah satunya pengembangan Pre-Class Tutorial (PCT). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen semu. Sebanyak tiga angkatan mahasiswa (tahun akademik 2015/2016 , 2016/2017 dan 2017/2018 masing-masing 82 mahasiswa) yang mengambil perkuliahan Fisika Dasar I pada Program Studi Pendidikan Fisika dilibatkan untuk mengumpulkan data penelitian.  Instrumen penelitian yang digunakan berupa PCT untuk mendapatkan deskripsi proses pemikiran mahasiswa terhadap konsep Fisika dan Tes penguasaan konsep Materi Usaha dan energi untuk mengetahui  pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan adanya PCT membantu mahasiswa mengkonstruk konsep Fisika  dan dapat meningkatkan penguasaan konsep materi sistem usaha dan energi.     ABSTRACT This research is motivated by findings related to the understanding of the basic physics concepts of pre-service physics teacher that shows the conceptual difficulties of  Basic Physics concept in work and energy concept. This finding is the fact in determining alternative solution to support the achievement of more optimal learning outcomes, one of which is the development of Pre-Class Tutorial (PCT). The method used is a quasi-experimental method. A total of three grade student (2015/2016, 2016/2017 and 2017/2018 in academic year, respectively 82 students) who took the Basic Physics I course in the Physics Education Study Program were involved to collect research data. The research instrument used in the form of PCT to get a description of students' thought processes on the concepts of Physics and the comprehension test of the concept of system of particle and Momentum to determine the understanding of Basic Physics concepts. The results showed that the using of PCT helped students construct concepts of physics and  improve Understanding of Prospective Physics Teacher in work and emergy Concepts.  Kata kunci : Calon guru fisika, Materi Usaha dan Energi, Pemahaman Konsep, Pre-Class Tutorial (PCT)
Pengembangan Bahan Ajar Komik Fisika Berbasis Pendekatan Kontekstual pada Materi Hukum Newton Yolanda Febrianti; Parlindungan Sinaga; Selly Feranie
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 7, No 1 (2022): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Februari 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.506 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v7i1.43954

Abstract

Bahan ajar merupakan seperangkat alat yang digunakan untuk belajar yang berisikan materi, metode, batasan serta cara mengevaluasi secara sistematis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Namun, bahan ajar yang ada masih berfokus pada penyampaian materi yang tidak dihubungkan dengan fenomena kehidupan sehari-hari dan fokus pada pencapaian rumus. Selain itu, peserta didik menunjukkan ketertarikan pada bahan ajar berupa komik yang menyampaikan materi melalui alur cerita bergambar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyusun bahan ajar komik fisika berbasis pendekatan kontekstual pada materi Hukum Newton. metode penelitian adalah Research and Development (RD) dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbentuk komik ini “Sangat Layak” untuk digunakan dalam pembelajaran. Dilihat dari hasil peningkatan pemahaman konsep yang dilakukan di dapatkan nilai n-gain sebesar 65,54% yang menunjukkan bahwa bahan ajar komik fisika yang dikembangkan termasuk kategori “sedang” dalam meningkatkan pemahaman konsep. Peserta didik memberikan respon positif dan menunjukkan ketertarikan pada bahan ajar komik ini serta guru juga memberikan respon positif untuk menggunakan komik ini sebagai bahan ajar penunjang belajar.
Co-Authors A. Suhandi Aceng Kurnia Rochmatulloh Aceng Kurnia Rochmatulloh Aceng Kurnia Rochmatulloh Achmad Samsudin Adinda Pramesti Wahyuning Putri Aditya Angga Aditya Angga, Aditya Adrin Tohari Adrin Tohari Adrin Tohari Adrin Tohari Adrin Tohari Adrin Tohari Agustina Dwi Puspitasari Ahmad Sugiana Amata Kara Perdani Handiman Anggi Datiatur Rahmat Annisa Permata Sari Arianto Arianto Atika Zahara Bobby Eka Gunara Dadang Machmudin Dandy Furqani Duden Saepuzaman, Duden E Riska Rahayu P E. Suhendi Efendi, Ridwan Eka Cahya Prima Elza Anisa Suwandi Fajar Fanika Fanika, Fajar Fathuri Fathuri Ferlianti, Sisda Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Fitria Dwi Andriani Foureier D. E. Latief Fourier D E Latief Fourier D. E. Latief Fourier D.E Latief Fourier D.E. Latief Fourier Dzar Eljabbar Latief Fourier Dzar Eljabbar Latief Fourier Dzar Eljabbar Latief Fratiwi, Nuzulira Janeusse Freddy Permana Zen Gesha Deliana Sucinta Ghevira Syaharani Aulia Muharam Hafshah Suria Dhani Hera Novia Hilda Nurul Melida I Made Padri Ida Rachmawati Ika Mustika Sari Ikmanda Nugraha Ila Karmila Inni Amarta Khairati Intan Gando Putri Ismah Fitriani Zakiah Iswanti Widiya Ambarwati Iyon Suyana Kaniawati, Dewi Susanti Komarudin Komarudin M Najib Alyasyfi Maknun, Johar Maulida Ilhami Zuhruful Ilmi Muhammad Shidiq Permana Mukhamad Ryan Nabillah Agmita Nadila Maesara Nadiya Syafia Shani Nanang Winarno Nida Fiqroh Fithriyah Nirmala Utami Nur Endah Susilowati Nur Rahmi Nurdini Nurdini, Nurdini Nurhadi Siswontoro Parlindungan Sinaga Parlindungan Sinaga Peny Saptiani Prana F L Tobing Prana F. L. Tobing Prana F. L. Tobing, Prana F. L. Resta Krishnayanti Reza Hesti, M.Pd. Rika Rafikah Agustin Rima Putri Febriana Rizki Fahmi Sumaryono Rizki Fahmi Sumaryono Rizki Fahmi Sumaryono Royhanun Athiyyah Saeful Karim Salma Almira Hamdani Setiya Utari Silmi Aulia Rohmah Sinta Tiara Yuniar Sisda Ferlianti Siska Nuraidah Siti Juleha Siti Marya Darmawati Siti Sarah Munifah Solina Evant, Solina Subarsyah Subarsyah Suharto Linuwih Taufik Ramlan amalis Tia Miftahul Khoiriyah Ulpa Zein Fawziah Ulpa Zein Fawziah Ulpa Zein Fawziah Yolanda Febrianti