Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bengkuang di Desa Pejagatan Kecamatan Kutowinangun Kabupaten Kebumen Desi Damayanti; Isna Windani; Uswatun Hasanah
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan keuntungan pada usahatani bengkuang, 2) Kelayakan usahatani bengkuang, dan 3) Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi bengkuang. Sampel penelitian berjumlah 73 petani yang ditentukan dengan mengaplikasikan rumus Yamane, pengambilan sampel di Desa Pejagatan dilakukan dengan sengaja (purposive) dengan mempertimbangkan alasan sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan fungsi produksi Cobb Douglas, biaya produksi, keuntungan dan kelayakan usahatani. Hasil analisis menunjukkan bahwa usahatani bengkuang di Desa Pejagatan memerlukan rata-rata total biaya sebesar Rp. 2.523.787/MT, rata-rata penerimaan sebesar Rp.10.459.041/MT, rata-rata pendapatan sebesar Rp.9.444.197/MT, dan rata-rata keuntungan sebesar Rp. 7.935.253/MT. Hasil analisis R/C Ratio, produktivitas modal dan produktivitas tenaga kerja menunjukan bahwa usahatani bengkuang di Desa Pejagatan layak untuk diusahakan. Faktor produksi yang secara individual (parsial) berpengaruh secara signifikan terhadap produksi bengkuang yaitu luas lahan, benih, pupuk urea dan tenaga kerja sedangkan untuk pengalaman berusahatani dan dummy variabel pupuk kandang tidak berpengaruh secara signifikan atau nyata. Kata Kunci: produksi, bengkuang, kelayakan, Cobb Douglas
Analisis Quality Control dalam Meningkatkan Kualitas Wortel Organik di PO. Sayur Organik Merbabu Kabupaten Semarang Isna Windani; Uswatun Hasanah; Siti Rochimah
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui penanganan pengendalian kualitas (quality control) wortel organik di PO.SOM ; 2) hambatan dalam pelaksanaan pengendalian kualitas (quality control) wortel organik di PO.SOM ; dan 3) mengetahui quality control dalam meningkatkan kualitas produk wortel organik di PO.SOM. Metode penelitian adalah studi kasus di PO. Sayur Organik Merbabu Kabupaten Semarang. Pemilihan sampel lokasi secara purposive sampling. Responden yang dijadikan sampel adalah Owner PO.SOM dan Kepala Bagian Quality Control PO.SOM. Analisis data secara deskriptif analitis. Data yang diambil adalah data penjualan bulan Januari tahun 2021, data ketersediaan benih dan data selisih kerusakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penanganan quality control wortel organik di PO. SOM Semarang ada 9 tahap yaitu, 1) Penerimaan dari petani mitra, 2) Pencatatan, 3) Sortasi, 4) Perlakuan ozon, 5) Grading, 6) Penimbangan, 7) Pengemasan, 8) Labeling, 9) Distribusi. Dalam proses produksi terdapat beberapa kendala baik internal maupun eksternal. Pelaksanaan pengendalian kualitas (quality control) dalam meningkatkan kualitas produk wortel organik PO. Sayur Organik Merbabu telah dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Perusahaan untuk menghasilkan produk sesuai dengan spesifikasi, dimulai dari kedatangan bahan baku, proses pensortiran sampai pengemasan. Kata Kunci: quality control, SOM, wortel organik
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Sohun di Ud Alhamdulillah Desa Karangpucung Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas Umi Nur Kholifah; Uswatun Hasanah; Isna Windani
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujun untuk mengetahui: 1) proses produksi sohun pada industri UD Alhamdulillah kecamatan Tambak, kabupaten Banyumas, 2) metode pemasaran yang dilakukan oleh industri UD Alhamdulillah kecamatan Tambak, kabupaten Banyumas, 3) besarnya nilai tambah dari produk yang dihasilkan oleh industri UD Alhamdulillah kecamatan Tambak, kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Sampel sejumlah 9 orang terdiri dari informan kunci dan informan non kunci. Analisis nilai tambah menggunakan Metode Hayami. Analisis perbandingan menggunakan uji t. Hasil penelitian diketahui bahwa: 1) proses produksi sohun yang dilakukan industri sohun UD Alhamdulillah desa Karangpucung kecamatan Tambak kabupaten Banyumas meliputi persiapan bahan baku, proses pencucian bahan baku berupa pati sagu, pemasakan pati sagu, pencetakan menjadi benang-benang sohun, penjemuran benang sohun basah, pengemaan dan sohun siap untuk dipasarkan, 2) pemasaran UD Alhamdulillah desa Karangpucung kecamatan Tambak kabupaten Banyumas melakukannya dalam 2 alur yaitu dilakukan dengan menjual produknya kepada warga sekitar secara eceran dan menjual produknya kepada pedagang perantara/pengepul, kemudian para pengepul mendistribusikan sohun kepada pedagang eceran, 3) besar nilai tambah produk sohun yang dihasilkan agroindustri sohun UD Alhamdulillah desa Karangpucung kecamatan Tambak kabupaten Banyumas adalah sohun hijau sebesar Rp 1642,89 atau 20,12% dan sohun putih sebesar Rp 1651,30 atau 20,22%. Nilai tambah yang dihasilkan dari agroindustri sohun tersebut termasuk dalam kategori sedang Kata Kunci: produksi, sohun, pemasaran, nilai tambah
Manajemen Risiko Usaha Pengolahan Pupuk Organik (Studi Kasus di Kelompok Tani “Tani Makmur” Desa Pringgowijayan Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo) Whida Silvi Liana; Uswatun Hasanah; Arta Kusumaningrum
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Macam-macam risiko dan tingkat risiko yang dihadapi usaha pengolahan pupuk organik di kelompok tani Tani Makmur kecamatan Kutoarjo; 2) Manajemen risiko usaha pengolahan pupuk organik yang dilakukan oleh kelompok tani Tani Makmur kecamatan Kutoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan jumlah responden sampel sebanyak 32 orang. Metode pengambilan sampel yaitu sampel sensus. Analisis yang digunakan yaitu metode deskriptif analitis, menggunakan skala interval, skala likert dan penghitungan koefisien variasi. Hasil analisis penelitian diketahui bahwa: 1) Macam-macam risiko yang dihadapi oleh kelompok tani Tani Makmur desa Pringgowijayan adalah pengalaman pengolah pupuk dalam memproduksi pupuk organik, risiko musim penghujan yang panjang, dan persaingan harga dengan pupuk organik di pasaran. Tingkat risiko produksi, biaya, dan pendapatan tergolong dalam kategori rendah; 2) Manajemen risiko yang dilakukan oleh usaha pengolahan pupuk organik kelompok tani Tani Makmur desa Pringgowijayan yaitu dengan mengidentifikasi masalah atau kerusakan yang terjadi dalam produksi pupuk organik, kemudian mencari penyebab masalah tersebut dan mencari cara untuk mengatasinya. Strategi ex-ante dilakukan dengan budidaya sapi ternak milik kelompok dan memastikan tersedianya bahan baku produksi pupuk organik. Strategi interactive dilakukan dengan pengolahan pupuk setiap hari, pengemasan dilakukan ketika ada pesanan, anggota kelompok tani mengikuti pelatihan, bahan baku pupuk organik berasal dari kandang milik kelompok. Strategi ex-post yang dilakukan apabila terjadi kegagalan dalam produksi yaitu anggota kelompok tani memenuhi kebutuhan dengan pendapatan dari usahatani padi dan pekerjaan lainnya, tetap memproduksi pupuk organik dengan mencari solusi dari penyebab kegagalan yang terjadi dan segera melakukan perbaikan terhadap pupuk yang diproduksi. KV pada risiko produksi sebesar 0,15374122, KV pada risiko biaya sebesar 0,59720428, dan KV pada risiko pendapatan sebesar 0,15374122. Kata Kunci: pupuk organik, manajemen risiko, persepsi
Analisis Usahatani Cengkeh (Syzygium Aromaticum L.) di Desa Tlogo Guwo Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo Anna Prasasti; Uswatun Hasanah; Isna Windani
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui biaya, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan usahatani cengkeh di desa Tlogo Guwo kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo; 2) Mengetahui kelayakan usahatani cengkeh di desa Tlogo Guwo kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo dengan menggunakan analisis BEP dan B/C ratio. Metode dasar yang digunakan oleh peneliti adalah metode deskriptif dengan lokasi penelitian di pilih di desa Tlogo Guwo kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo.Teknik pengambilan sampel petani menggunakan metode Proportional Random Sampling dan diperoleh sampel petani sebanyak 71 orang. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa besarnya total biaya yang dikeluarkan oleh petani pada usahatani cengkeh sebesar Rp3.505.701,22 per musim panen, penerimaan yang diperoleh oleh petani pada usahatani cengkeh sebesar Rp7.684.154,93 per musim panen, pendapatan yang diperoleh oleh petani pada usahatani cengkeh sebesar Rp6.537.141,61 per musim panen, dan keuntungan yang diperoleh oleh petani pada usahatani cengkeh sebesar Rp4.178.453,68 per musim panen. Usahatani cengkeh di desa Tlogo Guwo kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo layak diusahakan. Hal ini dapat dilihat dari Nilai BEP penerimaan lebih kecil daripada penerimaan petani, nilai BEP produksi lebih kecil daripada produksi petani, nilai BEP harga lebih kecil daripada harga yang diterima petani, dan juga nilai B/C ratio lebih besar daripada 1 maka usaha tersebut layak diusahakan. Kata Kunci: cengkeh, pendapatan, penerimaan, kelayakan
Analisis Kelayakan Usaha Industri Rumah Tangga Emping Melinjo di Desa Patutrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo Imas Patimah; Uswatun Hasanah; Isna Windani
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mengetahui kelayakan usaha industry emping melinjo di desa Patutrejo ditinjau dari aspek lingkungan hidup; 2) Mengetahui kelayakan usaha industry emping melinjo di desa Patutrejo ditinjau dari aspek pasar dan pemasaran; 3) Mengetahui kelayakan usaha industry emping melinjo di desa Patutrejo ditinjau dari aspek teknik dan teknologi;4) Mengetahui kelayakan usaha industry emping melinjo di desa Patutrejo ditinjau dari aspek manajemen dan sumberdaya manusia (SDM); 5) Mengetahui kelayakan usaha industry emping melinjo di desa Patutrejo ditinjau dari aspek finansial. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yaitu data diolah menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Lokasi penelitian di desa Patutrejo dengan penentuan secara purposiv sampling. Sampel penelitian adalah 30 pengrajindengan jenis penelitian sensus dengan bantuan kusioner sehingga seluruh pengrajin dijadikan sampel. Hasil analisis aspek lingkungan, usaha industri emping melinjo layak dijalankan. Hal ini dikarenakan usaha industri emping melinjo tidak menghasilkan atau menimbulkan limbah yang dapat merusak lingkungan hidup. Hasil analisis aspek pasar dan pemasaran dinyatakan sangat layak untuk dijalankan. Hal ini karena promosi dan pencarian pangsa pasar cukup mudah dilakukan oleh pengrajin yang mempromosikan lewat tetangga atau kerabat. Hasil analisis aspek teknis dan teknologi, 30 usaha industri emping melinjo layak untuk dijalankan, dikarenakan semua pengrajin emping melinjo memenuhi kriteria aspek teknis dan teknologi. Hasil analisis aspek manajemen dan SDM, dinyatakan layak untuk dijalankan karena 30 usaha industri emping melinjo didesa Patutrejo memenuhi seluruh kriteria penilaian. Hasil analisis finansial diketahui bahwa Nilai rata-rata payback period usaha industry emping melinjo adalah 3 tahun 5 bulan. Nilai NPV adalah Rp 451.762 sampaidengan Rp 656.763, nilai PI sebesar 1,21%. Nilai IRR untukusaha industry emping melinjo adalah 11%, nilai ARR sebesar 46%. Berdasarkan hasil analisis finansial usaha industri emping melinjo layak untuk dijalankan. Kata Kunci: emping melinjo, aspek non-finansial, aspek fiansial, kelayakan usaha
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produksi Cengkeh di Desa Pucungroto Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo Muhamad Fiqih Irfanto; Isna Windani; Uswatun Hasanah
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi usahatani cengkeh di desa Pucungroto kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo; (2) efisiensi penggunaan faktor produksi dari usahatani cengkeh di desa Pucungroto kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo. Sampel penelitian petani cengkeh berjumlah 62 petani ditentukan dengan teknik pengambilan sampling jenuh. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif . Analisis data menggunakan uji regresi linear berganda dan uji efisiensi alokatif (harga). Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi cengkeh di desa Pucungroto kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo yaitu luas lahan, jumlah pohon, pupuk kandang dan tenaga kerja sedangkan umur pohon, tingkat pendidikan, pengalaman dan jenis cengkeh secara sendiri sendiri tidak berpengaruh nyata terhadap produksi cengkeh di desa Pucungroto kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo. Penggunaan faktor produksi cengkeh di desa Pucungroto seperti luas lahan, jumlah pohon, pupuk kandang dan tenaga kerja sudah efisien. Katakunci : cengkeh, faktor produksi, efisiensi produksi
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produksi Anyaman Pandan di Desa Kedungjati Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen Nenden Setia Astri Dewanti; Isna Windani; Uswatun Hasanah
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) faktor-faktor yang mempengaruhi produksi anyaman pandan (complong) di desa Kedungjati kecamatan Sempor kabupaten Kebumen. Sampel penelitian berjumlah 66 responden, ditentukan dengan mengaplikasikan rumus Yamane dengan presisi sebesar 10%. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan mempertimbangkan alasan sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Metode analisis faktor produksi menggunakan uji regresi linear berganda. Analisis data menggunakan analisis fungsi produksi Cobb Dauglas, analisis biaya produksi, dan analisis kelayakan. Hasil penelitian diketahui bahwa faktor produksi yang berpengaruh signifikan pada produksi anyaman pandan (complong) adalah iratan, modal kerja, jumlah jam kerja dan pengalaman usaha, sedangkan jumlah tenaga kerja dalam keluarga dan umur pengrajin tidak berpengaruh signifikan. Jumlah tenaga kerja dalam keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi anyaman pandan (complong) dikarenakan pengrajin di desa Kedungjati tidak memperhatikan jumlah tenaga kerja dalam membuat complong. Variabel umur tidak berpengaruh nyata terhadap produksi complong dikarenakan pengrajin di desa Kedungjati tidak memperhatikan umur dalam membuat complong. Umur berapapun, jika seseorang memiliki kemauan untuk bekerja dan memiliki ketrampilan menganyam pandan maka akan menghasilkan complong dengan jumlah yang banyak. Begitu juga sebaliknya jika seseorang memiliki kemauan untuk bekerja rendah dan tidak memiliki ketrampilan menganyam pandan maka akan menghasilkan complong dengan jumlah yang sedikit. Kata Kunci: faktor produksi, anyaman pandan (complong), iratan
PENGUATAN MINAT WIRAUSAHA MAHASISWA MELALUI PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA-KEWIRAUSAHAAN PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI AGRIBISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO Dyah Panuntun Utami; Uswatun Hasanah; Isna Windani; Istiko Agus Wicaksono; Didik Widiyantono; Zulfanita Zulfanita
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i2.8787

Abstract

ABSTRAKPerguruan tinggi memiliki tanggungjawab dalam mendidik, memberikan kemampuan wirausaha serta memotivasi mahasiswa berani berkarir sebagai wirausaha. Oleh karena itu perguruan tinggi perlu menerapkan pola pembelajaran yang dapat mendorong semangat berwirausaha pada mahasiswa. Kebijakan Belmawa Kemdikbud dalam upaya menghasilkan wirausaha muda di lingkungan kampus adalah Program Kreativitas Mahasiswa-Kewirausahaan (PKM-K). Permasalahan yang dihadapi mahasiswa adalah kurangnya kemampuan menyusun proposal PKM-K sehingga banyak proposal yang tidak lolos seleksi administrasi. Berdasarkan hal tersebut  Program Studi Agribisnis Universitas Muhammmadiyah Purworejo melakukan pendampingan dalam penyusunan proposal PKM-K. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan skill, ketrampilan dan kemampuan mahasiswa dalam penulisan  proposal. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pendampingan  dengan tahapan kegiatan sosialisasi kegiatan, workshop sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa, presentasi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa antusias mengikuti pelatihan dan pendampingan. Mahasiswa sangat intensif dalam proses pembimbingan. Karena waktu pendampingan terlalu singkat sehingga banyak proposal yang belum maksimal dan harus dikirim ke simbelmawa. Program Studi Agribisnis sebaiknya lebih dini melakukan workshop dan meningkatkan suasana akademik yang kondusif untuk mendukung kegiatan wirausaha di lingkungan kampus agar ide-ide kreatif mahasiswa dapat disalurkan secara maksimal. Kata kunci: minat wirausaha; pendampingan; program kreativitas mahasiswa kewirausahaan. ABSTRACTUniversities have a responsibility to educate, provide entrepreneurial skills and motivate students to dare to have a career as entrepreneurs. Therefore, universities need to apply learning patterns that can encourage the entrepreneurial spirit in students. Belmawa Kemdikbud's policy in an effort to produce young entrepreneurs in the campus environment is the Student Creativity-Entrepreneurship Program (PKM-K. The problem faced by students is the lack of ability to prepare PKM-K proposals so that many proposals do not pass the administrative selection. Based on this, the Agribusiness Study Program at the University of Muhammmadiyah Purworejo provided assistance in the preparation of the PKM-K proposal. The purpose of the activity is to improve the skills, skills and innovation ability of students in writing proposals. The method of implementing the activity is mentoring with the stages of activity being socialization of activities, workshops on socializing the Student Creativity Program, presentations, and mentoring. The results of the activity showed that students were enthusiastic about participating in the training and mentoring. Students are very intensive in the mentoring process. Because the mentoring time was too short, many proposals were not maximized and had to be sent to Simbelmawa. The Agribusiness Study Program should conduct workshops earlier and improve a conducive academic atmosphere to support entrepreneurial activities in the campus environment so that students' creative ideas can be maximally channeled. Keywords: entrepreneurial interest; mentoring; entrepreneurship student creativity program.
Analisis Biaya dan Produksi Simplisia Temulawak (Curcumae rhizoma) di Desa Semagung Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo Nur Hidayah; Isna Windani; Uswatun Hasanah
Jurnal Riset Agribisnis dan Peternakan Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.32 KB) | DOI: 10.37729/jrap.v4i2.109

Abstract

This study aims to determine: 1) a. Curcumae rhizoma cultivation techniques in the village of Semagung Bagelen District Purworejo Regency, b. The process of making dried ginger (simplicia) in the village of Semagung Bagelen District Purworejo Regency, 2) production costs, revenue, income, and profits on the production of dried ginger (simplicia) in the village of Semagung Bagelen District Purworejo Regency, 3) what factors influence in the production of dried ginger (simplisia) in the village of Semagung, Bagelen District, Purworejo Regency. This research method uses a descriptive method with a sample of 51 people. The results of the analysis note that 1) Curcumae rhizoma cultivation techniques in the village of Semagung include land management, planting, fertilizing, and harvesting. While the techniques for making simplicia include sorting, washing, weighing materials, chopping, drying, and packaging. 2) Revenue from Curcumae rhizoma simplicia in the amount of IDR 930,000 per planting season, income derived from the production of Curcumae rhizoma simplicia in the amount of IDR 630,117 and profits in the production of Curcumae rhizoma simplicia in the amount of IDR 103,128 per planting season. 3) Based on the F test results, the Fcount value is 78,887 and the F table is 1.29. A significant level also indicates 0,000 which is smaller than the error (α) which is 0.01. This means that Curcumae rhizoma production is influenced simultaneously by the independent variables in the model. T-Test results note that the independent variables that significantly influence the production of ginger are: rhizome and simplicia price.
Co-Authors - - Mamad - - Meiliandani - - Mukhsin - - Muthoharoh - - Turyono - - Zulfanita Aan Purwadi Abiyanto Prabowo Adi - Setiyono Adi Muhtashor Agil Wahyu Gestian Agus Budi Santoso Ainur Rizki Kurniawati Aji Akbar Setiawan Amanah Fitriyah Andri Danix Setiyadi Anggi Prasetyo Anggita - Yunatie Anisa Dewi Safitri Anita Sari Anna Prasasti Annisa Nur Septiani Arifah Anjarwati Arifah Anjarwati Arta Kusumaningrum Arta Kusumaningrum Arta Kusumaningrum Ayu Rachmawati Ridwan Azis Tri Haryanto Aziz Firmansah Budi Setiawan Desi Damayanti Dian - Setiawati Diana Leni Lia W Didik Widiyantono Dipo Supatmo Dwi Nurdianawati Dyah Panuntun Utami Dyah Panuntun Utami Dyah Panuntun Utami Dyah Setyorini Edi Purwanto Eko Prasetyo Ela Rosita Ariana Elinaningsih Elinaningsih Elly Eka Wijayanti Eni Estiyanti Eni Istiyanti Eni Istiyanti Esti Rahmaningsih Eva Noviani Fajar Rulianto Fajar Tri Lestari Fiatnasari Fiatnasari Friska - Widiasti friska widiasti Gunawan - Wibisono Imam - Muklis Imas Patimah Imron Aziz Irin Rahmadi Isna Windani Isna Windani Isna Windani Isna Windani Isnaeni Noviana Dewi Istiko Agus Wicaksono Istiko Agus Wicaksono Istiko Agus Wicaksono Istiko Agus Wicaksono Kikik Siti Awaliyah Lyla Shafiya Anindita Meilania Wisma Puspita Melanisa Udarani Pratiwi Miftahul - Farid Muhamad Fiqih Irfanto Muhammad Soleh Mukhamad Johan Aris Murni Setiya Utami Nenden Setia Astri Dewanti Nur Fajriyah Nur Hidayah Prada Ratno Putro Purwahyudi Purwahyudi Putri Kartika Widiyaningsih Ragil Prasetyo Kurniawan Ratna Vitasari Reki Aris Nurahman Ricky - Bisri Ridha Wulan Lestari Roisu Eny Mudawaroch Sigit - Irawan Siti Muslimatun Siti Rochimah Siti Rochimah Slamet Saeful Solikun Solikun Surya Aji Wibowo Susi Ernawati Syaiful Anam Tri Santoso Tri Subekti Tri Warni Triyana Purnayudha Ulfah Adiningsih Umi Nur Kholifah Vica Tri Ariyani Wahyu Setiarini Whida Silvi Liana Wibawanti, Jeki Mediantari Wahyu Witono Witono Wiwit Riyantina Yulinda Yulinda Zulfanita Zulfanita