Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Intensi Turnover Pada Sektor Hospitality: Yang Dipengaruhi Job Insecurity Dan Psychological Contract Breach Pada Era Industry 4.0 Dwiyanti, Retno; Sidik, Mohammad Jafar; Wulandari, Dyah Astorini; Mildaeni, Itsna Nurrahma
Psychocentrum Review Vol 7, No 3 (2025): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.731154

Abstract

Intensi Turnover pada perusahaan dapat menimbulkan permasalahan dan berdampak pada kinerja karyawan. Hal tersebut membawa dampak pada perusahaan untuk dapat mempertahankan karyawan yang memiliki potensi kinerja berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh job insecurity dan psychological contract breach terhadap intensi turnover pada karyawan perusahaan X di Purwokerto. Penelitian ini menggunakan responden dengan jumlah 105 karyawan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode untuk pengumpulan data menggunakan skala intensi turnoverreliabilitas 0,855, skala job insecurity reliabilitas 0,883 dan skala psychological contract breach dengan reliabilitas 0,913. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikasi p=0,000 (p<0,01). Berdasarkan hasil analisis penelitian ini memberikan sumbangan efektif sebesar 63,8%, sementara 36,2% merupakan sumbangan faktor lain yang tidak diteliti. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara job insecurity dan psychological contract breach terhadap intensi turnover
PENGEMBANGAN GRATITUDE SKILL TRAINING UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL LANSIA: PRELIMINARY STUDY S, Ayu Kurnia; Suwarti, Suwarti; Wulandari, Dyah Astorini; Sugiyanto, Estia Dwi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33209

Abstract

Lansia merupakan kelompok rentan dengan berbagai permasalahan kesehatan mental yang diakibatkan karena permasalahan diberbagai faktor yaitu kesehatan fisik, faktor keluarga dan faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi pelatihan kebersyukuran berupa gratitude skill training dalam meningkatkan kesehatan mental lansia. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian berupa pelatihan pada 30 Lansia Aisyiyah Banyumas. Adapun kriteria inklusi yang ditetapkan adalah lansia berusia 60 tahun ke atas, anggota komunitas Aisyiyah Banyumas, yang tidak mengalami gangguan kognitif berat, dan bersedia berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian. Partisipan akan dipilih secara purposive sampling dari anggota komunitas Aisyiyah Banyumas. Instrumen yang digunakan selama kegiatan pengabdian berlangsung adalah skala kesehatan mental menggunakan instrumen Depression, Anxiety, and Stress Scale (DASS), kuesioner data demografis, serta instrumen pelatihan pada setiap sesi. Gratitude Skill Training terdiri atas 3 sesi utama yaitu sesi ounting blessing untuk membuat mengajak lansia membuat pohon kebersyukuran, sesi appreciating progress untuk mengapresiasi kemajuan yang diperoleh selama hidup, dan sesi expressing a gratitude prayer akan mengajak lansia untuk mengajak lansia mempersembahkan seluruh doa dan ungkapan syukur kepada Allah SWT. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa gratitude skill training memberikan efek positif pada partisipan dengan meningkatnya kesejahteraan subjektif yang dirasakan partisipan setelah sesi pelatihan diikuti. Temuan ini mengindikasikan bahwa gratitude skill training dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kesehatan mental lansia dan memberikan dasar bagi pengembangan program intervensi yang serupa di masa depan.