Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Motivasi Kerja Tenaga Bidan Sukarela di Kabupaten Manggarai Nanur, Fransiska Nova; Laput, Dionesia Octaviani; Parus, Agenisa Nimat
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 11 No 02 (2021): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Sek
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiki.v11i02.978

Abstract

Salah satu gejala umum dalam dunia ketenagakerjaan pada bidang kesehatan di Kabupaten Manggarai adalah kemunculan tenaga kerja kesehatan yang populer dengan sebutan tenaga sukarela dan sebagian diantaranya adalah bidan. Sesuai namanya, para bidan ini bekerja secara suka rela tanpa digaji layaknya petugas kesehatan dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau juga yang dari jalur kontrak daerah atau pusat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi motivasi kerja tenaga bidan sukarela di Manggarai. Metode penelitian ini adalah studi kualitatif dengan wawancara mendalam pada 20 orang tenaga bidan sukarela. Data penelitian dianalisis secara thematic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada empat factor yang mempengaruhi motivasi kerja tenaga bidan sukarela antara lain pengakuan social, aplikasi pengetahuan dan keterampilan, mengisi waktu sebelum mendapatkan pekerjaan tetap dan ingin bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu Perlu dukungan dan perhatian khusus dari pemerintah daerah bagi tenaga bidan sukarela ini agar suatu saat bisa diangkat menjadi tenaga kontrak. Selain itu, kepala dinas kesehatan dan kepala puskesmas perlu memberikan motivasi dan pengahrgaan kepada semua tenaga bidan sukarela agar terus dapat berkontribusi dalam pembangunan kesehatan sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Manggarai.
Experiences of patients with Breast Cancer in Selecting Conventional and Complementary Therapies in Remote Areas: A Qualitative Study Senudin, Putriatri Krimasusini; Padeng, Eufrasia Prinata; Laput, Dionesia Octaviany; Raden, Natalia Damayanti Putri; Trisnawati, Reineldis E.; Nanur, Fransiska Nova
Althea Medical Journal Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15850/amj.v11n1.3028

Abstract

Background: The selection of therapy is a challenging issue to overcome. The selected therapy must be based on the condition of breast cancer patients and has advantages such as increasing life expectancy, being able to overcome the symptoms and complaints of breast cancer patients and improving the quality of life. This study aimed to explore the experiences of people with breast cancer regarding the reasons for choosing therapy, namely complementary and conventional therapies.Methods: This study was qualitative research with a descriptive phenomenological study approach. Participants obtained using purposive sampling techniques were included until the data was saturated. Research data was collected through in-depth interviews conducted in a semi-structured manner. The thematic analysis used in this study consisted of several stages using the Colaizzi method.Results: This study illustrated that complementary and conventional therapies were beneficial to cancer treatment. The three themes from the analysis results included the benefits of complementary and conventional therapies, access to therapy and treatment costs. The choice of therapy depended on available access and costs for breast cancer treatment.Conclusion: People with breast cancer in remote areas choose complementary therapies, such as herbal medicine, meditation, reflexology, and acupuncture as the first choice and conventional therapies, such as surgery and chemotherapy as alternative therapies. This is because the choice of therapy also depends on the ease of access to treatment and the availability of costs for breast cancer patients.
EVALUASI KETERSEDIAAN FASILITAS KESEHATAN YANG MEMADAI TERHADAP PENCAPAIAN REVOLUSI KIA DI MANGGARAI Nanur, Fransiska Nova; Norce Halu, Silfia Angela; Juita, Enjelina
Jurnal Kebidanan VOLUME 12. No.01, JUNI 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v12i01.367

Abstract

ABSTRAKRevolusi KIA merupakan salah satu terobosan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka mempercepat penurunan kematian ibu dan bayi dengan cara luar biasa melalui persalinan pada fasilitas kesehatan yang memadai dan siap 24 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketersediaan fasilitas kesehatan memadai yang meliputi kuantitas dan kualitas tenaga kesehatan, ketersediaan sarana fisik, obat dan peralatan kesehatan serta pembiayaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam pada 15 partisipan kunci yang meliputi kepala bidang kesehatan masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, kepala puskesmas, bidan, masyarakat (ibu nifas). Data dianalisis secara thematic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai untuk mendukung kebijakan revolusi KIA di Kabupaten Manggarai belum optimal seperti jumlah dokter yang sangat terbatas, kualitas tenaga kesehatan yang belum memadai, belum semua fasilitas kesehatan memiliki fasilitas rumah tunggu persalinan, peralatan kesehatan yang masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan komitmen pemerintah Kabupaten Manggarai untuk terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga kesehatan, merekrut tenaga dokter, menyediakan rumah tunggu persalinan dan mengalokasikan anggaran yang cukup untuk pembiayaan kesehatan. Kata Kunci : Revolusi, KIA, Fasilitas, kesehatan, memadai   THE EVALUATION OF THE AVAILABILITY OF GOOD HEALTH FACILITIES TO SUPPORT THE REVOLUSI KIA PROGRAM IN MANGGARAI ABSTRACTRevolusi KIA is one of the programs of Nusa Tenggara Timur Province (NTT) aim at decreasing the maternal and infant mortality by providing the good health facilities for 24 hour service. This research aims to evaluate the availability of the good health facilities by looking at some aspects such as the quantity and quality of professional health, the availability of physical buildings, medicine, medical tools and finance. This research uses qualitative model by depth interview with 15 key informants from varied background like health public health office of Manggarai Regency, the head of Puskesmas, midwife and puerperal mother. Data analyzed thematically. The result shows that from the side of providing the good health facilities, the Revolusi KIA Program of Manggarai Regency has not run optimally in decreasing the maternal and infant mortality. In indicates through the lack of doctors, the bad quality of health workers, lack of maternity waiting house and the limit of medical tools. Therefore, the local government must seriously improve the quality of health workers, increase the number of doctors, provide the maternity waiting house and allocate the enough budget for health financing.  Keyword : Revolusi, KIA, facilities, health
Kelas Remaja sebagai upaya pencegahan Stunting di Desa Pong Murung, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai Dewi, Imelda Rosniyati; Bandur, Paskalinda M.Y; Centis, Maria Choncita Leyla; Manggul, Makrina Sedista; Nanur, Fransiska Nova; Jalong, Antonia Eltara
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.15554

Abstract

ABSTRAK Perhatian khusus terhadap kesehatan remaja dan prakonsepsi terutama menjadi upaya pencegahan stunting baik secara global maupun nasional. Tujuan dari kegiatan ini adalah  untuk melakukan kegiatan pemebentukan dan pelaksanaan kelas remaja sebagai ubaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah melalui pemberian edukasi kepada partisipan yang diakhiri dengan evaluasi kegiatan. Kegiatan berjalan dengan lancar melalui partisipasi remaja putri, kader kesehatan dan kepada desa. Peserta antusias dengan kegiatan dan terdapat perubahan pengatahuan tentang kesehatan reproduksi dan gizi remaja. Kegiatan kelas remaja dapat meningkatkan pengetahuan dan partisipasi aktif remaja dalam upaya pencegahan stunting. Kata kunci: Kelas Remaja, Edukasi, Kesehatan Reproduksi, Gizi   ABSTRACT Special attention to adolescent and preconception health is especially important for stunting prevention efforts both globally and nationally. The purpose of this activity is to conduct activities to establish and implement adolescent classes as a stunting prevention effort. The method used is through providing education to participants which ends with an evaluation of the activity. The activity ran smoothly through the participation of adolescent girls, health cadres health cadres and village leaders. Participants were enthusiastic about the activities and there were changes in knowledge about reproductive health and adolescent nutrition Conclusion: Youth class activities can increase knowledge and active participation of adolescents in stunting prevention efforts.  Keywords: Adolescent Class, Education, Reproductive Health, Nutrition
PENGENALAN TANDA BAHAYA PADA BALITA DI PUSKESMAS PEMBANTU GUMBANG KABUPATEN MANGGARAI Nanur, Fransiska Nova; Janggu, Jayanthi P.; Dewi, Imelda R.; Laput, Dionesia O.
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1671

Abstract

Kematian balita masih merupakan salah satu indikator penting untuk menilai kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di suatu negara. Hingga saat ini, kematian balita masih terbilang tinggi dan salah satu penyebabnya adalah rendahnya pengetahuan orang tua tentang tanda bahaya yang berdampak pada keterlambatan dalam pengobatan dan pencegahan komplikasi.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang tanda bahaya pada balita. Metode kegiatan adalah memberikan penyuluhan tentang tanda bahaya pada balita. Kegiatan ini diikuti oleh 23 orang tua balita yang ada di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Gumbang pada April 2024. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa  pengetahuan orang tua mengalami peningkatan. Diharapkan pengetahuan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan orang tua, yang berkontribusi pada perubahan perilaku yang lebih sehat dan lebih responsif terhadap kebutuhan kesehatan anak-anak mereka
Mewujudkan Generasi Emas melalui Pelatihan Pijat Bayi dan SPA baby bagi Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskemas Kota Ruteng Padeng, Eufrasia Prinata; Raden, Natalia Damaiyanti Putri; Laput, Dionesia Octaviani; Bandur, Paskalinda Maria Yosefa; Dewi, Imelda Rosniyati; Nanur, Fransiska Nova
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i1.15429

Abstract

ABSTRAK Perawatan bayi yang holistik menjadi fokus utama dalam upaya menciptakan generasi emas di masa depan. Dalam konteks ini, pelatihan baby spa dan pijat bayi bagi kader memiliki peran penting dalam memberikan fondasi yang kuat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh oleh kader dalam hal ini dapat membawa dampak positif yang signifikan dalam memastikan kesejahteraan dan perkembangan optimal bagi anak-anak di masyarakat. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan baby spa dan pijat bayi bagi kader dalam meningkatkan pengetahuan mereka tentang perawatan bayi serta dampaknya terhadap kesejahteraan anak-anak yang mereka layani. Dengan memahami manfaat dan teknik-teknik praktis yang terkait dengan kedua kegiatan tersebut, diharapkan kader akan mampu memberikan perawatan yang lebih holistik dan berorientasi pada hasil. Penelitian ini melibatkan kader berjumlah 10 orang di puskesmas Kota Ruteng. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan kader setelah mengikuti pelatihan baby spa dan pijat bayi. Kader mampu mengidentifikasi manfaat kesehatan dari kedua kegiatan tersebut, menguasai teknik-teknik praktis, dan menjadi lebih waspada terhadap faktor-faktor risiko dan tindakan pencegahan yang perlu diambil selama perawatan bayi. pelatihan ini berpotensi besar untuk mewujudkan generasi emas melalui pemberian perawatan bayi yang holistik dan berorientasi pada hasil. Kata Kunci: Baby Spa, Pijat Bayi, Generasi Emas, Kader  ABSTRACT Holistic baby care is the main focus in the effort to create a golden generation in the future. In this context, baby spa and infant massage training for cadres plays an important role in providing a strong foundation for children's growth and development. The knowledge and skills acquired by cadres in this regard can have a significant positive impact in ensuring optimal well-being and development for children in the community. This study aims to evaluate the effectiveness of baby spa and infant massage training for cadres in improving their knowledge of infant care and its impact on the well-being of the children they serve. By understanding the benefits and practical techniques associated with both activities, it is expected that cadres will be able to provide more holistic and outcome-oriented care. The study involved 10 cadres at the Ruteng City health center. The results showed a significant increase in cadre knowledge following the baby spa and baby massage training. Cadres were able to identify the health benefits of both activities, master practical techniques, and become more aware of risk factors and precautions that need to be taken during infant care. This training has great potential to realize the golden generation through the provision of holistic and outcome-oriented infant care. Keywords: Baby Spa, Baby Massage, Golden Generation, Cadres
SKRINING ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER 3 DENGAN ALAT PENGUKUR HB DIGITAL DI PUSKESMAS PEMBANTU GUMBANG Fransiska Nova Nanur; Dionesia Octaviani Laput; Catherine Mbohong
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v2i2.304

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh ibu hamil. Di Indonesia, prevalensi anemia mencapai 48,9% pada tahun 2018. Kekurangan zat besi merupakan salah satu penyebab anemia yang sering terjadi pada kehamilan. Faktor risiko yang paling sering dikutip untuk anemia defisiensi besi pada wanita hamil adalah pola makan yang buruk dan kurang mengkonsumsi makanan yang kaya zat besi serta memiliki masalah pencernaan yang mempengaruhi penyerapan. Sebagai bagian dari langkah pencegahan itu, skrining anemia sangat penting dilakukan baik di tingkat individu dan populasi, untuk menginformasikan perawatan dan pengobatan pasien, serta untuk memandu intervensi kesehatan masyarakat dan kebijakan nasional.Skrining untuk anemia defisiensi besi pada wanita hamil dapat mengarah pada identifikasi dini dan oleh karena itu pengobatan lebih dini dapat mencegah berbagai permasalah serius baik bagi ibu maupun bayi.Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk melakukan skrining atau deteksi dini anemia pada ibu hamil trimester tiga. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Februari 2021 dengan jumlah sasaran sebanyak 20 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat 15 ibu hamil yang mengalami anemia sehingga diperlukan tindakan penanganan berupa konseling tentang asupan nutrisi yang beragam dan penegasan untuk patuh mengkonsumsi tablet besi yang telah diberikan. Kegiatan ini diharapakn dapat terus dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kesakitan dan kematian pada ibu.
The Role of Villages in Stunting Prevention Halu, Silfia Angela Norce; Banul, Maria Sriana; Nanur, Fransiska Nova; Dafiq, Nur; Narut, Yosef Firman
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 13 No 2 (2025): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jdk.v13i2.779

Abstract

The number of designated stunting-priority locations in Manggarai Regency has increased each year, according to local government determinations. Data show that out of 188 villages/sub-districts in Manggarai Regency, 97 have achieved stunting-free status. This study aimed to explore the role of villages in addressing stunting in Manggarai Regency. This research employed a qualitative analytical design using a phenomenological approach. The informants included village heads, parents of stunted toddlers, and village midwives. A purposive sampling technique was used. Data were collected through non-participant observation and in-depth interviews. The role of villages in stunting prevention involves policy regulations established at the central, provincial, and district levels. The allocated budget is sourced from village funds in accordance with government policies. However, healthcare resources remain limited. The availability of transparent data enables evidence-based interventions. Policies, budget allocations, human resources, and data serve as the main foundation for stunting reduction efforts.
Pelatihan Penyiapan Makanan Tambahan Pangan Lokal Bagi Ibu Hamil KEK dan Balita Gizi Kurang : Indonesia Petronela Janggu, Jayanthi; Nova Nanur, Fransiska
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3397

Abstract

Masalah gizi balita gizi kurang dan ibu hamil kekurangan energi kronik sampai saat ini belum dapat terselesaikan. Kegiatan pemberdayaan kader melalui pelatihan penyiapan makanan pangan lokal merupakan strategi pencegahan dalam mengatasi masalah gizi. Kader merupakan garda terdepan yang dekat dengan masyarakat. Tonggak ukur keberhasilan peningkatan kesehatan ibu hamil kekurangan energi kronik dan balita gizi kurang dipengaruhi oleh kualitas dan kompetensi dari seorang kader kesehatan. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan kader dalam mempersiapkan dan menyediakan menu gizi seimbang berbasis pangan lokal untuk ibu hamil kurang energi kronik (KEK) dan balita gizi kurang melalui penyediaan konsumsi pangan lokal sesuai prinsip gizi seimbang. Hasil dari kegiatan ini bahwa para kader mengalami peningkatan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan serta berpartisipasi dan mampu secara mandiri dalam mengikuti kegiatan pengolahan tersebut.  Pelatihan ini menghasilkan pengetahuan, kemandirian serta kertrampilan para kader dalam mengolah makanan berbasis pangan lokal.
Persepsi Pasangan Infertil Terhadap Masalah Infertilitas di Kecamatan Langke Rembong Nanur, Fransiska Nova; P. Janggu, Jayanthi; Golo, Tarsianus; Dafiq, Nur; Djerubu, David
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2022): JIK-Oktober Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i2.558

Abstract

Infertilitas telah diakui luas sebagai salah satu masalah kesehatan reproduksi pada manusia. Sebagai sebuah kondisi yang tidak dapat mewariskan sebuah keturunan, ketidaksuburan dapat menyebabkan masalah psikologis yang serius pada individu yang terkena dampak. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi pasangan infertil terhadap masalah infertilitas yang dialami, bagaimana strategi pasangan infertil dalam menghadapi pandangan negatif dari lingkungan serta apa dukungan sosial yang dibutuhkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasangan infertil di Kecamatan Langke Rembong. Jumlah sampel yang diambil adalah 10 pasangan infertil yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik pengambil sampel secara purposive. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai April tahun 2022 di wilayah Kecamatan Langke Rembong. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam pada 10 pasangan infertil dan dianalisis secara tematik. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah semua pasangan infertil Hasil penelitian menunjukkan bahwa persespi pasangan infertil terhadap masalah infertilitas adalah pasangan memandang masalah infertil sebagai masalah yang sensitif, menguras pikiran, rentan akan stres dan mempengaruhi relasi. Banyak pandangan negatif yang ditujukan pada pasangan ini terutama berasal dari keluarga dan kerabat terdekat. Strategi yang digunakan untuk menghadapinya adalah dengan menghindari pertemuan yang membahas tentang anak, melakukan hobi, traveling, berprinsip cuek dan berdamai dengan keadaan. Adapun dukungan sosial yang dibutuhkan adalah dukungan spiritual, semangat dan motivasi untuk terus berupaya mencari pengobatan dan perawatan.