Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Gagné dalam Pengemasan Produk Hortikultura pada KWT Sriwijaya, Kota Bogor Siti Syamsiah; Adi Firmansyah; Rafnel Azhari
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.1224

Abstract

Seiring dengan meningkatnya taraf hidup dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi yang seimbang, permintaan produk hortikultura juga mengalami peningkatan. Saat ini, konsumen tidak hanya menilai produk hortikultura berdasarkan rasa, tetapi juga dari penampilan fisik seperti keseragaman ukuran, warna, bentuk, serta kualitas permukaan produk. Konsumen menginginkan produk hortikultura yang bermutu tinggi dan aman untuk dikonsumsi Kendala yang tejadi, praktik penanganan pascapanen, khususnya dalam aspek pengemasan belum optimal di tingkat petani, sehingga diperlukan pemberdayaan yang lebih intensif terkait hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis proses pembelajaran pengemasan produk hortikultura di Kelompok Wanita Tani (KWT) Sriwijaya, Kota Bogor dengan menggunakan model pembelajaran Gagne. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, diskusi kelompok dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan dan pendampingan yang diterapkan melalui pembelajaran di KWT Sriwijaya telah sesuai dengan model Nine Instructional Events Gagné. Hasil belajar menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani dalam pengemasan produk hortikultura. Pembelajaran yang diberikan penyuluh terbukti berhasil dan memiliki dampak positif dalam meningkatkan daya saing produk di pasar. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap proses pembelajaran dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa semua tahapan dari model Gagné dapat terus diterapkan dengan baik dan berkelanjutan.
Membedah Ketimpangan Gender: Responsivitas Kebijakan Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Bogor Fatchiya, Anna; Puspita, Dyah Retna; Firmansyah, Adi; Indriana, Hana; Aulia, Titania; Syamsiah, Siti; Azhari, Rafnel
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 20 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/157rfh57

Abstract

Kesetaraan gender pada sektor pertanian merupakan salah satu elemen kunci dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis responsivitas gender kebijakan penyuluhan pertanian di Kabupaten Bogor serta mengevaluasi perbedaan persepsi penyuluh laki-laki dan perempuan terhadap kebijakan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 60 penyuluh pertanian yang dipilih melalui purposive sampling dengan mempertimbangkan keragaman berdasarkan gender dan status penyuluh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responsivitas gender dalam kebijakan penyuluhan pertanian masih belum optimal, dengan kesenjangan terlihat pada aspek penyediaan transportasi, biaya operasional, akses pelatihan dan pendidikan lanjutan. Penyuluh perempuan cenderung menghadapi lebih banyak kendala dibandingkan penyuluh laki-laki. Hal ini diperkuat dengan masih rendahnya dukungan untuk melibatkan penyuluh perempuan dalam kegiatan penyuluhan dan kewajiban untuk selalu membuat data terpilah gender. Uji statistik mengungkapkan adanya perbedaan signifikan dalam persepsi gender penyuluh terkait beberapa indikator, seperti kemudahan pelatihan dan pendidikan lanjutan. Dari hasil ini disarankan agar kebijakan penyuluhan perlu lebih responsif terhadap kebutuhan spesifik penyuluh perempuan melalui pengembangan materi penyuluhan yang inklusif, penyediaan fasilitas transportasi ramah gender, serta penguatan pelatihan dan pendidikan berbasis gender untuk mendukung kesetaraan dan keberlanjutan dalam pembangunan pertanian.
Perancangan Sistem Gudang Cerdas untuk Pemantauan Lingkungan Gudang Berbasis Internet of Things (IoT) Firmansyah, Adi; Syofian, Suzuki
Journal TIFDA (Technology Information and Data Analytic) Vol 1 No 2 (2024): Journal Technology Information and Data Analytic (TIFDA)
Publisher : Prodi Teknologi Informasi Universitas Darma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70491/tifda.v1i2.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan sistem Smart Warehouse berbasis Internet of Things (IoT) untuk memonitor dan mengontrol lingkungan gudang secara otomatis menggunakan modul ESP8266 untuk integrasi sensor, aktuator, dan aplikasi berbasis web yang memungkinkan pemantauan real-time serta kontrol otomatis. Sensor yang digunakan meliputi suhu dan kelembaban (DHT21), intensitas cahaya (BH1750), gas CO (MQ135), PIR, dan sensor api (KY-026), dengan otomatisasi kipas angin, exhaust fan, dan pencahayaan berdasarkan deteksi gas CO, keberadaan orang, serta intensitas cahaya. Sensor api mendeteksi potensi kebakaran, mengaktifkan alarm secara cepat, dan meningkatkan keamanan gudang melalui pemantauan yang dapat diakses pengguna dari dasbor berbasis web yang memudahkan pengambilan keputusan operasional. Hasil pengujian menunjukkan sistem ini mampu memberikan pemantauan akurat dan respons otomatis efisien dengan tingkat kepuasan pengguna yang tinggi dalam efektivitas serta kemudahan pemantauan lingkungan gudang.
Responsivitas Gender Kebijakan Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Bogor Fatchiya, Anna; Retna Puspita, Dyah; Firmansyah, Adi; Indriana, Hanna; Aulia, Titania; Syamsiah, Siti; Azhari, Rafnel
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 7 No 1 (2025): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0701.1177-1182

Abstract

Kesetaraan gender dalam penyuluhan pertanian adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, termasuk di Kabupaten Bogor. Meskipun perempuan memegang peran penting dalam sektor pertanian, mereka sering kali diabaikan dalam program penyuluhan, pelatihan, dan akses teknologi. Kondisi ini antara lain disebabkan oleh hambatan budaya, stereotip gender, dan kebijakan yang tidak sensitif gender. Untuk itu, policy brief ini mengkaji peran lembaga dalam mendorong terwujudnya kesetaraan gender dalam kebijakan penyuluhan bagi ujung tombak pelaksana kegiatan tersebut, yakni para penyuluh. Pemberian akses yang lebih besar bagi penyuluh perempuan untuk mengikuti pelatihan dan pendidikan lanjutan yang didukung oleh pelibatan yang lebih besar bagi para petani perempuan, diyakini menjadi solusi guna mewujudkan kebijakan penyuluhan yang lebih setara gender. Kondisi ini didukung oleh pewajiban bagi penyuluh dan staf bagian lainnya untuk membiasakan membuat pendataan secara terpilah gender. Dengan data ini, akan dapat diketahui permasalahan dan kebutuhan masing-masing gender, sehingga dapat dibuat program dan kegiatan yang lebih tepat sasaran. Upaya untuk memenuhi komitmen kesetaraan gender bagi penyuluh dan petani perempuan ini tidak saja memenuhi hak mereka, melainkan juga dapat meningkatkan produktivitas mereka yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Media dan Branding Digital di UMKM Milkyland Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat Putri, Dina Amanda; Alfrian, Taura Philipus; Amiarti, Tania Fizhikri; Kusuma, Azzahra Ayutadira Putri; Puspita, Dyah Retna; Firmansyah, Adi; Mulyani, Sarah
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 2 No. 2 (2025): Juni, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v2i2.112

Abstract

UMKM Milkyland merupakan unit usaha berbasis peternakan dan olahan susu yang memiliki potensi besar untuk berkembang. Namun, usaha ini menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam hal pemasaran produk dan pengelolaan media digital. Permasalahan utama yang dihadapi mitra mencakup keterbatasan dalam strategi branding, rendahnya literasi digital, serta belum optimalnya pemanfaatan media sosial dan platform media e-commerce sebagai sarana promosi. Selain itu, mitra juga mengalami kendala dalam manajemen usaha, seperti pencatatan keuangan dan perencanaan produksi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola Milkyland melalui pelatihan dan pendampingan pengelolaan media digital dan branding produk. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pelatihan teknis penggunaan Canva, CapCut, Instagram, dan Shopee, serta evaluasi implementasi pasca pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan membuat konten visual, mengelola akun bisnis digital, serta memahami pentingnya personal branding berbasis potensi lokal. Program ini berhasil mendorong pengelola UMKM untuk lebih adaptif dan inovatif dalam memanfaatkan teknologi digital, serta menunjukkan bahwa intervensi edukatif yang terstruktur dapat memperkuat daya saing dan keberlanjutan UMKM di era transformasi digital.
Sosialisasi Pencegahan Stunting Terhadap Remaja oleh KKN Kolaborasi 2023 Kelompok 161 di Desa Klungkung Ayuningtiyas, Rindi; Islami, Moh Faza Rijal; Shofiyah, Binti; Hidayatullah, Wahid; Arrosyiid, Nuur Haadi; Zalianty, Nabiilah Artha Dinda; Wafa, Ali; Firmansyah, Adi; Suryadinata, Ningrum
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i2.146

Abstract

Stunting yaitu keadaan kekukarangan gizi kronis dan dapat menimbulkan dampak dalam jangka panjang seperti hambatan pertumbuhan, penurunan kemampuan kognitif, rentan terhadap penyakit, reproduksi rendah dan produktifitas di bidang ekonomi menurun. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Tujuan Sosialisasi untuk membentuk keperdulian mahasiswa KKN Kolaboratif Kelompok 161 dalam mencegah bertambahnya laju stunting di Desa Klungkung. Metode yang digunakan yaitu edukasi, diskusi, dan penyampaian materi mengenai pemicu stunting. Melalui program Sosialisasi, pembentukan insan genre, dan program PIK-R, mampu membuat remaja Desa Klungkung memahami dan berupaya untuk mengimplementasikan pengetahuan yang telah didapat.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN RUMPIN, KABUPATEN BOGOR Firmansyah, Adi; Lidya Delimah Pasaribu, Veta
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL SEKRETARI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v10i2.31494

Abstract

ABSTRAK  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor . Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dan diperoleh sampel sebanyak 53 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien determinasi sebesar 58,4% dan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (7,272 > 2,008). Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien determinasi sebesar 38,9% dan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (5,527 > 2,008). Lingkungan kerja dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan persamaan regresi Y = 9,545 + 0,328X1 + 0,304X2. Nilai koefisien determinasi sebesar 58,4% sedangkan sisanya sebesar 41,6% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > F tabel atau (32,933 > 2,790). Dengan demikian H0 ditolak dan H3 diterima. Artinya terdapat pengaruh signifikan  secara simultan antara Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Kata-kata Kunci: Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja, Kinerja Pegawai ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of the work environment and work motivation on employee performance at the Rumpin District Office, Bogor Regency. The method used is quantitative. The sampling technique used saturated sampling and obtained a sample of 53 respondents. Data analysis using validity test, reliability test, classical assumption test, regression analysis, correlation coefficient, coefficient of determination and hypothesis testing. The results of this study are that the work environment has a significant effect on employee performance with a determination coefficient value of 58.4% and the hypothesis test is obtained t count > t table or (7.272 > 2.008). Work motivation has a significant effect on employee performance with a determination coefficient value of 38.9% and hypothesis testing obtained t count > t table or (5.527 > 2.008). Work environment and work motivation simultaneously have a significant effect on employee performance with the regression equation Y = 9.545 + 0.328X1 + 0.304X2. The coefficient of determination is 58.4% while the remaining 41.6% is influenced by other factors. Hypothesis testing obtained F count > F table or (32.933 > 2.790). Thus H0 is rejected and H3 is accepted. This means that there is a significant simultaneous influence between the Work Environment and Work Motivation on Employee Performance at the Rumpin District Office, Bogor Regency. Keywords: Work Environment, Work Motivation, Employee Performance   
PERAN KOMUNIKASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DALAM ORGANISASI DI PT. MULTI DAYA BANGUN MANDIRI (LITERATURE REVIEW MSDM) Fauzi, Achmad; Adi Wibowo Noor Fikri; Aulia Dila Nitami; Adi Firmansyah; Friska Ajeng Lestari; Rafael Yoga Widyananta; Tania Salsabila Nur Rahmah; Tito Wahyu Pradana
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 3 No. 6 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2022)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jemsi.v3i6.1091

Abstract

Literature review merupakan proses untuk mempelajari hasil penelitian terdahulu atau yang telah diterbitkan oleh peneliti sebelumnya. Kegiatan literature review ini berguna untuk menambah pengetahuan dalam melakukan penelitian. Riset terdahulu sangat penting dalam suatu bagian ilmiah. Fungsi dari riset terdahulu untuk menguatkan konsep dan fakta yang berhubungan atau saling mempunyai peran antar variable. Artikel ini bertujuan untuk mereview peran dalam kinerja karyawan, yaitu: Komunikasi dan lingkungan kerja. Hasil bagian literature review ini adalah: 1). Peran Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan 2). Peran Lingkungan kerja Organisasi.
Strategi Adaptasi Dampak Perubahan Iklim Terdap Usahatani Tembakau di Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang Firmansyah, Adi; Setiawan, Iwan; Karyani, Tuti
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.20757

Abstract

Climate change is a global challenge with a significant impact on the agricultural sector, including tobacco cultivation in Sumedang Regency, particularly in Tanjungsari District. This area is known as a center for the production of mole tobacco, known for its distinctive qualities. This study aims to: (1) describe farmers' adaptation strategies to climate change, and (2) analyze the influence of social, economic, and risk perception variables on mitigation decisions. The methods used were descriptive analysis and linear regression. The results indicate that the adaptation strategies implemented include weeding, fertilization, fungicide spraying, delayed planting, and intercropping. The regression analysis indicates that farmer income has a significant effect at the 5% confidence level, and land area at the 10% level. This means that increased income can increase farmers' willingness to undertake mitigation. Meanwhile, education, age, and risk perception do not significantly influence adaptation decisions. This study emphasizes the importance of economic support to increase farmers' adaptive capacity.
DESIGN RELAYOUT COMPANY WITH WEIGHTED DISTANCE METHOD FOR MINIMIZE OF TRAVEL TIME Firmansyah, Adi; Lukmandono, Lukmandono
Tibuana Vol 3 No 01 (2020): Tibuana Vol.3 No.1 Tahun 2020
Publisher : UNIPA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/tibuana.3.01.2199.37-46

Abstract

PT IJS is a company engaged in logistics services in the Perak area of ​​Surabaya. PT IJS was founded in 1984 when the need for container depots was urgently needed around the Tanjung Tanjung port area to unravel the shipping queues and shorten licensing. One of the services provided by PT IJS is bounded warehouse rental services. Bounded warehouse owned by PT IJS is currently not able to provide maximum service because there are still many late deliveries which do not result in the sending of goods to the port and there is a closing time that is detrimental to the customer. The length of the delivery process is due to several factors, one of which is a less effective company layout. Travel time is the time required for a vehicle to carry out goods loading activities at PT. IJS from arrival to exit company. Based on travel time calculations when using the initial layout, the travel time value of T = 2002 seconds. The weighted-distance method is a mathematical model used to evaluate the layout based on proximity factors. The design of the relayout design using the weighted-distance method produces alternative layouts that produce shorter travel time calculations, alternative layout with T = 1849 seconds.