Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Status of Living with Parents, Smartphone Addiction, and Problematic Eating Behavior in Adolescents Kabbaro, Hurriyyatun; Wulan, Nayang; Hamiyati
Journal of Family Sciences Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Family Sciences
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jfs.v8i2.51068

Abstract

Excessive intensity of smartphone use can disrupt eating behavior in adolescents. This study aims to analyze the relationship between smartphone addiction and problematic eating behavior. This research involved 230 junior high school students in Jakarta. The research design uses a cross-sectional study. Data were analyzed using Pearson's correlation and Independent Sample T-Test. The results of the Chi-Square test show that the Asymp. Sig. (2-sided) for the smartphone addiction category with a problematic eating behavior category is 0.000 (p<0.05). The correlation test result shows a relationship between the smartphone addiction category and the duration of smartphone use in the morning, afternoon and evening. The Chi-Square Test shows a relationship between the categories of problematic eating behavior and the duration of smartphone use in the morning and afternoon. The Independent Sample T-Test result shows a significant difference in the daily-life disturbance and positive anticipation dimensions between respondents who live with their complete parents (TOL) and those who do not live with their complete parents (TTOL). The result shows a significant positive relationship between smartphone addiction and problematic eating behavior (r=0.711; p=0.000). Adolescents need to raise awareness to use smartphones as needed. In addition, adolescents are advised to adopt healthy eating habits to optimize their growth.
Social Interaction of Adolescents: An Impact Analysis of Phubbing Behavior Magfiroh, Lailatul; Oktaviani, Maya; Kabbaro, Hurriyyatun
Journal of Counseling and Educational Research Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Counseling and Educational Research
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan (AAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/jcerch.v1i2.109

Abstract

For adolescents, the need to interact is very important amidst the development of smartphone use for social, emotional, and psychological development has an influence on prioritizing and valuing direct social interaction. This study aims to determine the effect of phubbing behavior on social interaction in adolescents at SMP Negeri 74 Jakarta. The study was conducted using an associative quantitative research method with a data collection method using a questionnaire. The location of the study was at SMP Negeri 74 Jakarta and took place from May 2024 - June 2024. The respondents in this study were 150 adolescents who met the specified criteria. The data collection technique in this study used a nonprobability sampling technique with a purposive sampling approach, where the sample was used if it met the following criteria: adolescents aged 12-16 years calculated from the age of the study period before May 2024 and Have a smartphone and actively use a smartphone. This study used the Social Interaction Skills (SIS) instrument by Lamash et al., (2023) and had a reliability coefficient of 0.890 for social interaction and the Generic Scale of Phubbing (GSP) Chotpitayasunondh & Douglas, (2018) reliability coefficient of 0.769 for phubbing behavior. The data analysis technique used was a significant regression test, which produced a Fhit value (b / a) = 16.782 and a Sig. value of 0.000 <0.05. The results showed that phubbing behavior had an effect on social interaction in adolescents at SMP Negeri 74 Jakarta. Furthermore, the results of the determination coefficient were 0.102, so that the contribution of phubbing behavior to social interaction was 10.2%. Adolescents who have high phubbing behavior will have low social interaction. The results of this study are to raise awareness of the negative impacts of phubbing on social interactions, especially schools, providing counseling services to students who are identified as being dependent on digital devices or who show signs of difficulty in social interactions. Counselors can help students develop social skills.
PELATIHAN PEMANFAATAN BARANG BEKAS SEBAGAI MEDIA STIMULASI INTEGRATIF PADA GURU PAUD DAN KADER PKK DI JATINEGARAKAUM Kabbaro, Hurriyyatun; Oktaviani, Maya; Elmanora; Nafisah, Nada; Anggun Rakhmawati, Tri; Dwi Rahmadina, Annisa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i4.2983

Abstract

The Kacintaan Program (Kampung Cinta Lingkungan) is an Environmental-themed Integrative Stimulation Education Program for Early Childhood Education (PAUD) Teachers and Family Welfare Empowerment Cadres (PKK). This activity also aims to improve the skills of families and Early Childhood Education (PAUD) teachers in utilizing used goods into useful products. As well as, improving the skills of families and early childhood education (PAUD) teachers in utilizing used goods as an integrative stimulation medium for early childhood. The method in this program is PAR (Participatory Action Research). Program participants involved 27 PAUD teachers and PKK cadres at RPTRA Jaka Berseri, Jatidera Kaum. This program was carried out on August 9-10, 2022. The results of the implementation of this activity program showed that all participants could know and had applied the three morals, it could be seen that participants in these activities had instilled and taught the value of environmental love in the scope of Jatinegara Kaum based on indicators of the character of love. This environment and activity is very beneficial for PKK Cadres and PAUD teachers within the scope of RPTRA Jaka Berseri, Jatinegara Kaum, East Jakarta
HUBUNGAN KESESAKAN DENGAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA WILAYAH PADAT PENDUDUK KELURAHAN KAMPUNG RAWA JAKARTA PUSAT Zahra, Melisa Nur; Hasanah, Uswatun; Kabbaro, Hurriyyatun
Jurnal Kommunity Online Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v6i1.42429

Abstract

Semakin besar angka pertumbuhan pada suatu wilayah yang kecil, menandakan bahwa wilayah tersebut mempunyai kepadatan yang tinggi. Banyak faktor yang mempengaruhi kemampuan suatu keluarga dalam mencapai kesejahteraan, tidak terkecuali lingkungan tempat tinggal yang menjadi tempat pertumbuhan setiap keluarga, lingkungan padat penduduk menumbuhkan ruang terbatas serta kesesakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesesakan dengan kesejahteraan subjektif di wilayah padat penduduk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Sampel penelitian terdiri dari 423 perempuan yang berperan sebagai ibu rumah tangga di Kelurahan Kampung Rawa, Jakarta Pusat. Teknik analisis data dalam penelitian ini mencakup uji prasyarat yang dilakukan dengan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov serta uji korelasi yang dianalisis menggunakan metode Pearson Product Moment Correlation. Hasil penelitian tidak terdapat hubungan antara kesesakan dengan kesejahteraan subjektif pada wilayah padat penduduk perkotaan dengan nilai r=-0,023. Hasil penelitian akan dipublikasi dengan harapan masyarakat dapat memperhatikan tingkat kesesakan, dengan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan mendukung kesejahteraan subjektif.    
PENYULUHAN SANITASI HYGIENE PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI JAKARTA Fatin, Nada; Jaya, Nasya Fitria; Fitriyani, Nur Afia; Febriani, Salsadillah; Kabbaro, Hurriyyatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.032.04

Abstract

Keamanan pangan merupakan hal yang sangat penting terutama di tempat-tempat umum yang erat kaitannya dengan melayani orang banyak. Organisasi Kesehatan dunia (WHO) menyimpulkan bahwa sekitar 30% dilaporkan keracunan makanan untuk Kawasan Eropa. Sekitar 70% kasus keracunan makanan disebabkan oleh makanan siap santap yaitu makanan yang telah diolah oleh usaha catering, rumah makan, kantin, restoran maupun pedagang kaki lima. Dari seluruh sumber kontaminasi makanan, penjamah makanan adalah sumber paling besar pengaruh kontaminasinya. Penjamah makanan adalah seorang yang terlibat dalam suatu rangkaian proses pengolahan makanan. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengedukasi pelaksana pedagang tentang sanitasi diri dan kebersihan makanan. Metode yang kami gunakan dalam penyuluhan ini adalah metode observasi dan metode face to face communication. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober 2023 di Pasar Sumur Batu, Jakarta Pusat. Hasil penyuluhan ini yaitu pengetahuan 20 pedagang yang diberi edukasi tentang sanitasi makanan meningkat dan pedagang melakuan hal-hal yang telah disampaikan oleh penyuluh. Diharapkan para pedagang tetap menjaga kebersihan seterusnya agar kualitas makanan juga tetap terjaga.
KESEJAHTERAAN REMAJA KELUARGA BURUH MIGRAN DAN BUKAN BURUH MIGRAN BERDASARKAN MAQASHID SYARIAH DI BANYUMAS Kabbaro, Hurriyyatun
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 9 No. 02 (2022): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.092.02

Abstract

Remaja merupakan tahap perkembangan manusia yang memiliki tugas perkembangan mencari identitas diri. Keluarga merupakan salah satu pihak yang mendukung dan mendampingi proses pemenuhan tugas perkembangan remaja. Remaja dari keluarga buruh migran memiliki tantangan karena ketidakberadaan satu dan atau dua orang tua di lingkup tempat tinggalnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesejahteraan remaja keluarga buruh migran (BM) dan bukan buruh migran (BBM) di Kabupaten Banyumas berdasarkan kajian Maqashid Syariah. Penelitian ini melibatkan 86 remaja yang dipilih secara purposif. Responden terdiri atas 44 remaja dari keluarga buruh migran dan 42 remaja dari keluarga bukan buruh migran. Kesejahteraan Remaja diukur menggunakan Maqashid Syariah – Family Wellbeing Index (MSFWI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata capaian maqashid syariah dimensi agama, intelektual, dan keturunan remaja dari keluarga BM lebih tinggi dibandingkan dengan capaian remaja dari keluarga BMM. Akan tetapi, rata-rata capaian maqashid syariah dimensi jiwa remaja keluarga BM lebih rendah dibandingkan dengan capaian remaja dari keluarga BBM. Perbedaan nyata dan signifikan ditemukan pada capaian maqashid syariah dimensi keturunan antara remaja BM dengan remaja BMM di wilayah Banyumas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan nyata dan signifikan pada capaian maqashid syariah dimensi agama, jiwa, dan intelektual antara remaja BM dengan remaja BMM. Keluarga buruh migran perlu meningkatkan interaksi dan kualitas hubungan antara orang tua dengan remaja. Hal ini dapat mendorong kesejahteraan remaja pada keluarga buruh migran.
BERAWAL DARI RUMAH: STUDI KORELASIONAL ANTARA POLA PENGASUHAN PENERIMAAN-PENOLAKAN DENGAN KECERDASAN MORAL REMAJA Wirana, Salma Novia; Hasanah, Uswatun; Kabbaro, Hurriyyatun
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 12 No. 1 (2025): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.121.06

Abstract

Abstrak Peningkatan fenomena kenakalan remaja yang mengindikasikan lemahnya pemahaman moral dan nilai sosial. Pengasuhan orang tua diyakini sebagai faktor penting dalam membentuk kecerdasan moral, karena melalui hubungan emosional dan pola asuh yang diterapkan, anak belajar membedakan antara perilaku yang benar dan yang salah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengasuhan orang tua dengan kecerdasan moral remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan jumlah responden sebanyak 208 siswa dari dua sekolah menengah pertama negeri di Jakarta Timur. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, sementara data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengasuhan dengan kecerdasan moral remaja dengan nilai r=0,418 dan p=0,000 (p<0,01). Mayoritas responden (84%) mengalami pola pengasuhan dengan tingkat penerimaan tinggi, sementara 16% mengalami pola pengasuhan penolakan. Selain itu, seluruh dimensi kecerdasan moral, meliputi empati, hati nurani, kontrol diri, rasa hormat, kebaikan hati, toleransi, keadilan, dan kehangatan, berada pada kategori tinggi. Pola pengasuhan yang penuh kasih dan penerimaan emosional merupakan fondasi utama bagi pengembangan kecerdasan moral remaja. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya sinergi antara keluarga dan sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai moral serta pentingnya program parenting education yang menekankan pengasuhan positif dan humanistik. Abstract The increasing phenomenon of juvenile delinquency reflects a weakening of moral understanding and social values among adolescents. Parental upbringing is a crucial factor in shaping moral intelligence, as children learn through emotional bonds and parenting practices to distinguish between right and wrong behaviors. This study aims to analyze the relationship between parental parenting patterns and adolescents' moral intelligence. The research employed a quantitative correlational approach involving 208 students from two public junior high schools in East Jakarta, Indonesia. The sampling technique used was simple random sampling, while data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using the Pearson Product-Moment correlation test. The results revealed a positive and significant relationship between parenting and adolescents' moral intelligence, with a correlation coefficient of r=0,418 and a significance level of p=0,000 (p<0,01). The majority of respondents (84%) experienced a parenting pattern characterized by high acceptance, while 16% experienced parental rejection. Furthermore, all dimensions of moral intelligence, empathy, conscience, self-control, respect, kindness, tolerance, fairness, and warmth, were categorized as high. A parenting style grounded in affection and emotional acceptance provides the fundamental foundation for adolescents' moral intelligence. The implications of this study highlight the need for a collaboration program between families and schools to strengthen character education grounded in moral values, as well as the importance of parenting education programs that emphasize positive, humanistic parenting practices.
A STUDY OF REGULAR STUDENTS’ SOCIAL SUPPORT FOR STUDENTS WITH SPECIAL NEEDS: HOW DOES IT RELATE TO SOCIAL ACCEPTANCE? Damas, Fauzia Lazuardi; Kabbaro, Hurriyyatun; Faesal, Muhammad
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 12 No. 2 (2025): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.122.01

Abstract

Abstract The implementation of inclusive education in Indonesia is still a challenge. Not all students with special needs are treated well by regular students. Students with special needs need social support in carrying out the learning process in inclusive schools. More studies need to be conducted on the social acceptance of regular students towards students with special needs. This study analyses the relationship between social acceptance and social support of regular students towards students with special needs. This research uses a correlational quantitative approach. Research data were collected using a proportionate stratified random sampling technique. The sample of this study totaled 209 regular students at SMP N 259 Jakarta, grades 7, 8, and 9, in whose classes there were students with special needs. Data collection used a questionnaire guided by the researcher. The instrument used to measure social acceptance consists of 21 items, while the instrument used to measure social support consists of 20 items. The results showed a correlation coefficient (r) of 0.832. This result means that the relationship between social acceptance and social support of regular students towards students with special needs is significant. So, the higher the social acceptance, the higher the social support. There needs to be socialization about inclusive education to encourage social acceptance of students with special needs. That way, social support will also increase.   Abstrak Implementasi pendidikan inklusi di Indonesia masih menjadi tantangan. Tidak semua siswa berkebutuhan khusus diperlakukan dengan baik oleh siswa reguler. Siswa berkebutuhan khusus membutuhkan dukungan sosial dalam menjalankan proses pembelajaran di sekolah inklusi. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penerimaan sosial siswa reguler terhadap siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini menganalisis hubungan antara penerimaan sosial dan dukungan sosial siswa reguler terhadap siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 209 siswa reguler di SMP N 259 Jakarta, kelas 7, 8, dan 9, yang di dalam kelasnya terdapat siswa berkebutuhan khusus. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dipandu oleh peneliti. Instrumen yang digunakan untuk mengukur penerimaan sosial terdiri dari 21 item, sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengukur dukungan sosial terdiri dari 20 item. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar 0,832. Hasil ini berarti hubungan antara penerimaan sosial dan dukungan sosial siswa reguler terhadap siswa berkebutuhan khusus adalah signifikan. Jadi, semakin tinggi penerimaan sosial maka semakin tinggi pula dukungan sosialnya. Perlu adanya sosialisasi mengenai pendidikan inklusi untuk mendorong penerimaan sosial terhadap siswa berkebutuhan khusus. Dengan begitu, dukungan sosial juga akan meningkat.
Penyuluhan SSDI sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan, Keterampilan dan Kesadaran Ibu dalam Menstimulasi Anak Usia Dini di Rusunawa Jatinegara Kaum Jakarta Timur Kahdafi, Delinia; Salsabila, Arfina Syifa; Rizqianni, Linda Khoiri; Fahmi , Tahnia Nazlan; Kabbaro, Hurriyyatun
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v3i2.1064

Abstract

The period 0-6 years is usually known as the golden age in child development. At this age, children experience rapid development, both physically, cognitively, socially and emotionally. Therefore, it is important to provide appropriate stimulation for children so that their development is optimal. Parents have a strategic role in stimulating early childhood development. This activity aims to increase the number of parents who have knowledge about early childhood stimulation in order to optimize their children's potential. Researchers collaborate with BKB PAUD Cahaya Permata. This activity was carried out at BKB PAUD Cahaya Permata located at Rusunawa Jatinegara Kaum Block A, Ground Floor, RT. 001 RW. 009, East Jakarta with a population of 12 parents of BKB PAUD Cahaya Permata students. Extension using lecture, discussion and demonstration methods to stimulate children which involves the active role of parents of toddlers. The results show that there has been an increase in the number of parents who have knowledge about early child stimulation and an increase in the average level of parental knowledge by 12.34% from 61.66% to 74%. After counseling and stimulating children, parents can understand the urgency and stimulation of children from an early age.
PELATIHAN PEMBUATAN CAMILAN SEHAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI POSYANDU HARAPAN IBU I Pusponegoro, Clarinda; Edrea, Dinda Zhafirah; Karimah, Fathiya Nurul; Damanik, Melvi; Kabbaro, Hurriyyatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.042.04

Abstract

Pelatihan Pembuatan Camilan Sehat Berbasis Kearifan Lokal di Posyandu Harapan Ibu I merupakan suatu kegiatan untuk meningkatkan keterampilan ibu dengan balita dalam membuat camilan sehat untuk balita. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan ibu dengan balita mengenai pencegahan stunting dan kekurangan gizi pada balita. Pembuatan camilan sehat untuk balita merupakan salah satu cara untuk mencegah stunting pada balita.  Kegiatan ini dilaksanakan dalam waktu 2 bulan yaitu pada bulan September hingga Oktober 2023 di Posyandu Harapan Ibu I. Media yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai pencegahan stunting dan kekurangan gizi pada balita yaitu menggunakan media PowerPoint dan Kalender. Pembuatan camilan sehat ini menggunakan bahan – bahan lokal yang sehat dan bergizi. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya mengkonsumsi camilan yang sehat, kaya akan gizi, dan bebas dari bahan tambahan yang berpotensi berbahaya bagi kesehatan balita. Selain itu, pelatihan ini juga mendorong pemanfaatan sumber daya alam lokal yang tersedia secara berkelanjutan, mendukung perekonomian dengan menggunakan bahan berkearifan lokal dalam memilih dan mengolah makanan. Harapannya pelatihan ini membantu masyarakat di Posyandu Harapan Ibu I untuk menerapkan gaya hidup sehat, memperbaiki pola makan keluarga, dan meningkatkan kualitas gizi keluarga terutama kepada anak balitanya dengan berbasis pada kearifan lokal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Co-Authors Alifia, Dhifa Anggun Rakhmawati, Tri Anita Oktaviani Annisa Dwi Rahmadina Ardhianissa, Finka Arfina Syifa Salsabila Arfina Syifa Salsabila Azzahra, Faradila Damanik, Melvi Damas, Fauzia Lazuardi Deza Rajulirahma Saefullah Diansari, Reni Durotun Nasihah Dwi Rahmadina, Annisa Edrea, Dinda Zhafirah Elmanora Elmanora Elmanora Fadhila Basari, Syifa Fadilla, Dian Faesal, Muhammad Fahmi , Tahnia Nazlan Faizah, Karin Nur Fatin, Nada Febriani, Salsadillah Fitriyani, Nur Afia Ghefira Ghaetsa, Alda Gusti Priambodo, Eko Hamiyati Hamiyati, Hamiyati Harits Rahman Utomo Hartoyo Hartoyo Hasanah, Uswatun Jaya, Nasya Fitria Johar, Sinta Ainina Kahdafi, Delinia Karimah, Fathiya Nurul Lilik Noor Yuliati Lu'lu' Wal Marjan MAGFIROH, LAILATUL Marsha Novanda Fahirza Mashabi, Nurlaila A Mawaddah, Luthfia Meutia Yasmine Gunadi mulyati mulyati Nabiel, Maryam Nada Nafisah Nafisah, Nada Nugraheni, Prastiti L Nugraheni, Prastiti Laras Oktarianti, Rahma Shabrina Oktarianto, Muhammad Fazrin Oktaviani, Maya Ori Githa Azzahra Permata, Dinda Rahmah Prastiti Laras Nugraheni Pusponegoro, Clarinda Putri Mevia Aldillah Putri, Mega Anggely Putri, Putri Mevia Qurrotu Aini, Jihan Ulayya Rahima, Najwa Zahrah Rahmadina, Annisa Dwi Rahman, Nadya Aulia Rakhmawati, Tri Anggun Rena Agustina, Rena Reno Irwanto Rini Ngulandari, Puspita Rizqianni, Linda Khoiri Sagita, Tasya Aliyah Salsabila, Arfina Syifa Setiawan, Dewi Rahayu Friyanti Sevia Nuraeni Sevia Nuraeni Sri Hanung Prasetyo Syifa Amaresty, Radhitya Tarma Tondy Arya Putra Tri Anggun Rakhmawati Uswatun Hasanah Wal Marjan, Lu'lu' Wira Saputri, Anggie Wirana, Salma Novia Wulan, Nayang Yanisa, Chikal Putri Zahra, Annisa Zahra, Melisa Nur Zulfa, Vania