Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Penyuluhan SSDI sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan, Keterampilan dan Kesadaran Ibu dalam Menstimulasi Anak Usia Dini di Rusunawa Jatinegara Kaum Jakarta Timur Kahdafi, Delinia; Salsabila, Arfina Syifa; Rizqianni, Linda Khoiri; Fahmi , Tahnia Nazlan; Kabbaro, Hurriyyatun
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v3i2.1064

Abstract

The period 0-6 years is usually known as the golden age in child development. At this age, children experience rapid development, both physically, cognitively, socially and emotionally. Therefore, it is important to provide appropriate stimulation for children so that their development is optimal. Parents have a strategic role in stimulating early childhood development. This activity aims to increase the number of parents who have knowledge about early childhood stimulation in order to optimize their children's potential. Researchers collaborate with BKB PAUD Cahaya Permata. This activity was carried out at BKB PAUD Cahaya Permata located at Rusunawa Jatinegara Kaum Block A, Ground Floor, RT. 001 RW. 009, East Jakarta with a population of 12 parents of BKB PAUD Cahaya Permata students. Extension using lecture, discussion and demonstration methods to stimulate children which involves the active role of parents of toddlers. The results show that there has been an increase in the number of parents who have knowledge about early child stimulation and an increase in the average level of parental knowledge by 12.34% from 61.66% to 74%. After counseling and stimulating children, parents can understand the urgency and stimulation of children from an early age.
PENGARUH KONSELING KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KESADARAN DAN MENGURANGI PERILAKU MEMBOLOS PADA SALAH SATU SISWA SMP DI KOTA BEKASI Sevia Nuraeni; Arfina Syifa Salsabila; Hurriyyatun Kabbaro
JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Truancy is one of the indicators of low student academic engagement. This study aims to explore the role of family counseling in raising awareness and reducing truancy behavior in a grade VIII student at a junior high school in Bekasi City. Using a qualitative approach through in-depth interviews with the Guidance Counseling Teacher (BK) and the student, this study identified various factors that influence the student's behavior, such as a broken home family background, authoritarian parenting patterns, and emotional instability. The results showed that the low fulfillment of the function of love in the family was one of the main causes of this problem. Through family counseling interventions, especially with the individual counseling stage by involving the role of the family in solving the counselee's problems, after counseling, there was an increase in family involvement, namely from the father and older sister to provide family support in motivating learning, increasing positive behavior, social skills. The research also emphasizes the importance of eight family functions, especially emotional support, as a foundation in shaping children's character and behavior. The approach used includes family counseling techniques to understand the role of the family as well as art therapy to help students express emotions non-verbally. The results of the analysis showed that family counseling succeeded in increasing family involvement, so that this had an effect on the positive behavior of the counselee as seen from the change in the counselee's attendance at school, who previously often skipped school to always attend and had positive communication development with the teacher if he was absent from school.
MODAL SOSIAL, STRATEGI KOPING EKONOMI, DAN KESEJAHTERAAN OBJEKTIF KELUARGA DENGAN PEREMPUAN SEBAGAI KEPALA KELUARGA Kabbaro, Hurriyyatun; Hartoyo, Hartoyo; Yuliati, Lilik Noor
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 7 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.384 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2014.7.3.164

Abstract

Number of female-headed families tended to increase in Indonesia. The new family structures with maternal functions simultaneously as head of the family led to various adjustments, especially to maintain the family welfare. This research was aimed to analyze social capital, economic coping strategy, and objective well-being of female-headed families. This research held in Bogor District and used cross sectional design. This research involved 53 female-headed families who have been became single-parent since last two years. The families were chosen by snowball sampling and the data was obtained by interview using questionnaire. The result showed that more than half of female-headed families had income over the poverty line. Analysis of logistic regressiondiscovered female-headed’s age had significant chance to have positive influence on family objective well-being. Family objective well-being was influenced by social capital variable particularly in dimension of trust and social network. This research estimated that decreasing of cutting back expenses strategy will give higher chance to identify family to be more prosperous objectively.
PELATIHAN PEMBUATAN CAMILAN SEHAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI POSYANDU HARAPAN IBU I Pusponegoro, Clarinda; Edrea, Dinda Zhafirah; Karimah, Fathiya Nurul; Damanik, Melvi; Kabbaro, Hurriyyatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.042.04

Abstract

Pelatihan Pembuatan Camilan Sehat Berbasis Kearifan Lokal di Posyandu Harapan Ibu I merupakan suatu kegiatan untuk meningkatkan keterampilan ibu dengan balita dalam membuat camilan sehat untuk balita. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan ibu dengan balita mengenai pencegahan stunting dan kekurangan gizi pada balita. Pembuatan camilan sehat untuk balita merupakan salah satu cara untuk mencegah stunting pada balita.  Kegiatan ini dilaksanakan dalam waktu 2 bulan yaitu pada bulan September hingga Oktober 2023 di Posyandu Harapan Ibu I. Media yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai pencegahan stunting dan kekurangan gizi pada balita yaitu menggunakan media PowerPoint dan Kalender. Pembuatan camilan sehat ini menggunakan bahan – bahan lokal yang sehat dan bergizi. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya mengkonsumsi camilan yang sehat, kaya akan gizi, dan bebas dari bahan tambahan yang berpotensi berbahaya bagi kesehatan balita. Selain itu, pelatihan ini juga mendorong pemanfaatan sumber daya alam lokal yang tersedia secara berkelanjutan, mendukung perekonomian dengan menggunakan bahan berkearifan lokal dalam memilih dan mengolah makanan. Harapannya pelatihan ini membantu masyarakat di Posyandu Harapan Ibu I untuk menerapkan gaya hidup sehat, memperbaiki pola makan keluarga, dan meningkatkan kualitas gizi keluarga terutama kepada anak balitanya dengan berbasis pada kearifan lokal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
PENYULUHAN EDUKASI SEKSUAL UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR KELAS 4 DENGAN MEDIA POSTER DAN ROLEPLAY DI SDN 09 RAWAMANGUN PAGI Fadilla, Dian; Faizah, Karin Nur; Mawaddah, Luthfia; Sagita, Tasya Aliyah; Kabbaro, Hurriyyatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.031.04

Abstract

Kasus kekerasan seksual terhadap anak semakin mengkhawatirkan, terutama ketika lingkungan pendidikan yang seharusnya aman justru menjadi tempat terjadinya pelecehan oleh oknum tak bertanggung jawab. Kekerasan seksual ini tidak hanya terjadi di ruang publik, melainkan juga di sekolah, sehingga menuntut perhatian lebih dari orang tua dan pendidik untuk memberikan pendidikan seks sejak usia dini. Pendidikan seks perlu disampaikan dengan menyesuaikan tahapan perkembangan dan kematangan usia anak agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan tidak menimbulkan efek negatif. Dalam rangka menanggulangi permasalahan ini, kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan telah dilaksanakan di SDN di Rawamangun dengan pendekatan kualitatif. Tujuan utama penyuluhan ini adalah memberikan pemahaman kepada siswa tentang pelecehan seksual dan cara melindungi diri agar mereka dapat mengenali batasan pribadi yang harus dijaga untuk menghindari tindakan pelecehan. Kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran dan keberanian anak dalam menghadapi potensi ancaman di lingkungan sekitar. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta, yang dibuktikan dengan perbedaan nyata antara nilai pre-test dan post-test. Temuan ini menguatkan pentingnya edukasi seksual sebagai upaya pencegahan yang efektif dalam meningkatkan awareness anak terhadap kejahatan seksual. Dengan demikian, pendidikan seks sejak dini menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak di sekolah maupun di masyarakat.
PENGUATAN POLA HIDUP SEHAT PADA LANSIA UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN LANSIA DI POSLANSIA TERATAI KELURAHAN KEBON BARU Yanisa, Chikal Putri; Alifia, Dhifa; Nasihah, Durotun; Johar, Sinta Ainina; Kabbaro, Hurriyyatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.032.5

Abstract

Meningkatnya jumlah lanjut usia akan menimbulkan berbagai macam permasalahan yang kompleks bagi lanjut usia itu sendiri maupun bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Keluarga mempunyai peranan penting untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan bagi lanjut usia. Apabila fungsi keluarga di jalan dengan jelas arahnya, maka akan menurunkan angka kesakitan dan kematian yang akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup bagi lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah yang terjadi pada masa lanjut usia dan meningkatkan kesejahteraan lanjut usia. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design. Jenis penelitian ini, digunakan dalam one group pretest-posttest design. Pada peneliti ingin berusaha untuk mengkaji, menggambarkan, dan mendeskripsikan Pola Hidup Sehat Pada Lansia Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Lansia Di POSLANSIA Teratai RW 04, Kebon Baru, Tebet. Populasi dalam penelitian ini adalah para lanjut usia yang berjumlah 15 orang yang berada di POSLANSIA Teratai Rw 04, Kebon Baru, Tebet. Analisis data menggunakan uji korelasi. Dan hasil yang diperoleh adalah terdapat pengaruh penyuluhan pola hidup sehat pada lansia untuk meningkatkan kesejahteraan lanjut usia di Teratai RW 04. Manfaat dari penyuluhan ini adalah agar para lanjut usia mengubah pola hidup sebelumnya menjadi pola hidup yang sehat di kehidupan sehari-hari. Menerapkan pola hidup sehat tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal tetapi dapat dimulai dari segi kebiasaan yang buruk menjadi kebiasaan yang baik dimana dapat bermanfaat untuk kesehatan tubuh lanjut usia.
STOP BULLYING: EDUKASI PREVENTIF DAN KURATIF PERUNDUNGAN BAGI SISWA DI JAKARTA Azzahra, Faradila; Putri, Mega Anggely; Oktarianti, Rahma Shabrina; Diansari, Reni; Kabbaro, Hurriyyatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.042.05

Abstract

Perundungan merupakan tindakan agresif yang disengaja dan berulang yang dilakukan oleh satu orang atau lebih terhadap orang lain, dengan tujuan untuk menyakiti, mengintimidasi, atau membuat merasa tak nyaman. Meningkatnya data pengaduan KPAI pada tahun 2022 dengan klaster kasus anak korban perundungan di satuan Pendidikan tanpa laporan kepolisian. Maka dari itu kami melakukan penelitian agar pelajar mampu mendeteksi secara dini kemungkinan terjadinya bullying, pelajar mampu melawan ketika terjadi bullying pada dirinya sendiri, dan pelajar mampu memberikan bantuan ketika melihat bullying terjadi (melerai, mendukung teman dengan mengembalikan kepercayaan, melaporkan kepada pihak sekolah, orang tua, tokoh masyarakat dan pusat layanan pengaduan kekerasan/media bullying). Dalam penelitian ini metode desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan model desain one group pretest-posttest design dengan perlakuan penyuluhan di SMA Negeri Jakarta pada hari sabtu tanggal 12 November 2023. Populasi dalam Penelitian ini sejumlah 33 siswa dengan teknik purposive random sampling. Hasil survei yang didapatkan pada penelitian ini mendapatkan hasil yang berbeda signifikan. Keterbatasan dari penelitian ini adalah kurangnya waktu dan tempat pada tahap pelaksanaan. Maka kesimpulan dari penelitian ini dengan hasil yang berbeda signifikan, perlu diadakannya penyuluhan di tempat-tempat lainnya.
SEX EDUCATION: EMPOWER DIRIMU MELAWAN KEKERASAN SEKSUAL Setiawan, Dewi Rahayu Friyanti; Permata, Dinda Rahmah; Nabiel, Maryam; Rahman, Nadya Aulia; Kabbaro, Hurriyyatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.031.05

Abstract

Isu seksualitas yang sering kali didengar di masyarakat adalah kekerasan seksual dan menjadi sorotan utama di seluruh dunia. Jakarta memiliki kasus kekerasan seksual tertinggi ketiga di Indonesia sebanyak 879 menjadi korban kekerasan pada anak. Pengaruh praktik budaya, minimnya peluang ekonomi dan akses kesehatan merupakan contoh kecil faktor tingginya kasus kekerasan seksual yang terjadi pada wanita dan anak di Jakarta. Usia remaja yakni umur 12-18 tahun adalah masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa ditandai dengan kematangan intelektual juga fisiknya. Dalam hal ini usia remaja sering kali menjadi sasaran empuk kekerasan seksual didasarkan pada kurang adanya sex education baik yang diterima oleh anak. Oleh karena itu, diperlukan solusi untuk memecahkan permasalahan tersebut. Solusi melalui Program Sex Education: Empower Dirimu Melawan Kekerasan Seksual di SMPN 163 Jakarta yang memiliki tujuan pemberian pendidikan kesehatan seksual untuk meningkatkan pengetahuan tentang perilaku kekerasan seksual dan merubah pola perilaku anak untuk mampu menghindarkan diri dari bentuk-bentuk perilaku yang berisiko terhadap kekerasan seksual dengan metode penyuluhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif eksperimen dengan jenis penelitian yaitu pre-eksperimental design. Teknik sampel yaitu menggunakan teknik purposive random sampling. Hasil dalam penyuluhan ini adalah pemahaman siswi terkait kekerasan seksual terkait materi, dampak, cara pencegahan dan tindakan setelah terjadi. Luaran program penyuluhan ini adalah materi berbentuk power point, video edukasi dan poster.
Penyuluhan Ketahanan Keluarga, Fungsi Keluarga, dan Ketahanan Pangan bagi Keluarga Migran Indonesia di Jepang Kabbaro, Hurriyyatun; Hasanah, Uswatun; Laras Nugraheni, Prastiti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 5 No. 02 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.052.09

Abstract

Proses adaptasi keluarga migran Indonesia di Jepang dihadapkan berbagai tantangan. Kesulitan pemenuhan fungsi keluarga mengancam ketahanan keluarga migran Indonesia di Jepang. Beberapa masalah diidentifikasikan pada keluarga migran Indonesia di Jepang diantaranya terbatasnya kesulitan pemenuhan fungsi agama, terbatasnya akses edukasi terkait pengasuhan anak yang dapat diakses dengan bahasa yang mudah dipahami, kebingungan masyarakat dalam menjalankan sosialisasi budaya Indonesia yang mudah dan menyenangkan bagi anak, kesulitan strategi pemenuhan fungsi pendidikan kewarganegaraan Indonesia yang masih terbatas, terbatasnya pengetahuan pengelolaan pangan yang berkelanjutan, dan masih banyak keluarga migran yang belum terpapar jejaring komunitas dan kelembagaan Indonesia di Jepang yang dapat menjadi modal sosial bagi keluarga migran Indonesia di Jepang. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan mensosialisasikan dan memberikan contoh praktik baik dalam meningkatkan pemenuhan fungsi keluarga migran di Jepang sebagai upaya dalam menjaga kualitas dan ketahanan keluarga. Selain itu, edukasi terkait ketahanan pangan juga diberikan sebagai penguat pemenuhan fungsi keluarga. Program dilaksanakan melalui dua metode, yakni secara tatap muka langsung dan online. Program dilaksanakan di Prefektur Aichi dan bekerjasama dengan PKBM Nishio Darussalam  dan PKBM Sekolah Nusantara Toyota. Hasil menunjukkan  bahwa kegiatan penyuluhan ini menjawab kebutuhan warga terkait edukasi dan konsultasi dalam menghadapi berbagai ketahanan keluarga sebagai keluarga migran di Jepang. Pemenuhan fungsi keluarga merupakan kunci kuatnya ketahanan keluarga.
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Niat Penggunaan Batik Bekasi Meutia Yasmine Gunadi; Hurriyyatun Kabbaro; Reno Irwanto
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 2 No 1 (2025): Edisi 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v2i1.1755

Abstract

Niat Penggunaan Batik Bekasi di kalangan masyarakat Bekasi masih belum optimal. Salah satu hal yang diduga memengaruhi niat penggunaan Batik Bekasi pada masyarakat adalah bauran pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran terhadap niat penggunaan Batik Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif. Penelitian melibatkan 100 responden yang merupakan masyarakat Bekasi. Hasil uji deskriptif menunjukkan bahwa lebih dari separuh responden belum memiliki batik bekasi. Akan tetapi, sebanyak 75% responden sudah mengetahui Batik Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran memiliki pengaruh signifikan terhadap niat penggunaan Batik Bekasi dengan nilai koefisien determinasi sebesar 22,8%. Dimensi people dan physical evidence memiliki penilaian tertinggi dari konsumen, sedangkan dimensi promotion membutuhkan peningkatan pada strategi promosi kepada masyarakat. Promosi terkait Batik Bekasi membutuhkan penggalakan agar masyarakat sehingga meningkatkan niat penggunaan Batik Bekasi.
Co-Authors Aldillah, Putri Mevia Alifia, Dhifa Anggun Rakhmawati, Tri Anita Oktaviani Annisa Dwi Rahmadina Ardhianissa, Finka Arfina Syifa Salsabila Azzahra, Faradila Damanik, Melvi Damas, Fauzia Lazuardi Diansari, Reni Dwi Rahmadina, Annisa Edrea, Dinda Zhafirah Elmanora Elmanora Elmanora Fadhila Basari, Syifa Fadilla, Dian Faesal, Muhammad Fahmi , Tahnia Nazlan Faizah, Karin Nur Fatin, Nada Febriani, Salsadillah Fitriyani, Nur Afia Ghefira Ghaetsa, Alda Gusti Priambodo, Eko Hamiyati Hamiyati, Hamiyati Hartoyo Hartoyo Jaya, Nasya Fitria Johar, Sinta Ainina Kahdafi, Delinia Karimah, Fathiya Nurul Laras Nugraheni, Prastiti Lilik Noor Yuliati MAGFIROH, LAILATUL Marjan, Lu'lu' Wal Marsha Novanda Fahirza Mashabi, Nurlaila A Mawaddah, Luthfia Meutia Yasmine Gunadi Mutiara, Ermalia Nabiel, Maryam Nada Nafisah Nafisah, Nada Nasihah, Durotun Nugraheni, Prastiti L Nugraheni, Prastiti Laras Oktarianti, Rahma Shabrina Oktarianto, Muhammad Fazrin Oktaviani, Maya Permata, Dinda Rahmah Prasetyo, Sri Hanung Pusponegoro, Clarinda Putri, Mega Anggely Putri, Putri Mevia Qurrotu Aini, Jihan Ulayya Rahima, Najwa Zahrah Rahmadina, Annisa Dwi Rahman, Nadya Aulia Rakhmawati, Tri Anggun Rena Agustina, Rena Reno Irwanto Reno Irwanto Rini Ngulandari, Puspita Rizqianni, Linda Khoiri Saefullah, Deza Rajulirahma Sagita, Tasya Aliyah Salsabila, Arfina Syifa Setiawan, Dewi Rahayu Friyanti Sevia Nuraeni Syifa Amaresty, Radhitya Tarma Tondy Arya Putra Tri Anggun Rakhmawati Uswatun Hasanah Utomo, Harits Rahman Wal Marjan, Lu'lu' Wira Saputri, Anggie Wirana, Salma Novia Wulan, Nayang Yanisa, Chikal Putri Zahra, Annisa Zahra, Melisa Nur Zulfa, Vania