Risda Rizkillah, Risda
Family And Consumer Sciences Department, Faculty Of Human Ecology, IPB University, Lingkar Kampus Street IPB Darmaga, Bogor, 16680, Indonesia

Published : 35 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PROBLEMS, STRESS, SOCIAL SUPPORT, AND COPING STRATEGIES DURING THE COVID-19 PANDEMIC: CASE OF INTERNATIONAL COLLEGE STUDENTS IN INDONESIA Defina Defina; Risda Rizkillah
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 14 No. 3 (2021): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 14.3
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.53 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2021.14.3.282

Abstract

Covid-19 has an impact on various areas of life in all walks of life. This condition also has an impact on students, especially in their education. This study aimed to analyze the effect of problems, stress levels, and social support on the coping strategies of international students in Indonesia during the Covid-19 pandemic. This study used a cross-sectional design with a quantitative approach—data were collected for two months, June-July 2020. The sample of this study was 88 foreign nationals who studied in Indonesia during the Covid-19 period. Findings, students had difficulty taking distance lectures because of weak signals and limited internet quota. Coping strategies used by this research sample in dealing with problems were spiritual support and rebuilding communication with family and friends online. The primary support in solving problems was family, especially parents. More than half of students fell into an average level of stress. The regression test results showed that income had a significant positive effect on coping strategies. This research implication suggests that the findings can be used to understand problems, stress levels, and coping strategies carried out by students during the Covid-19 pandemic to help stakeholders develop programs and policies related to learning problems during the Covid-19 pandemic.
PENGARUH INOVASI EDUKASI GIZI MASYARAKAT BERBASIS SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Megawati Simanjuntak; Lilik Noor Yuliati; Risda Rizkillah; Avia Maulidina
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 15.2
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.378 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2022.15.2.164

Abstract

Pandemi Covid-19 menghambat program pencegahan dan pengentasan stunting sehingga dibutuhkan sarana yang mempermudah edukasi gizi di masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji inovasi edukasi gizi masyarakat berbasis social media marketing pada Youtube, Facebook, Instagram, TikTok, dan Twitter serta mengukur pengaruhnya terhadap perubahan kognitif, afektif, dan perilaku. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuasi eksperimental dengan desain one group pre-test dan post-test. Penelitian dilaksanakan pada Bulan September hingga Desember 2021. Responden berjumlah 89 orang yang tersebar pada lima media sosial. Data dianalisis dengan uji beda paired t-test. Secara keseluruhan untuk semua media sosial, terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 13,88 poin, sikap sebesar 2,30 poin dan perilaku sebesar 5,81 poin. Pada ketiga variabel, dengan menjumlahkan delta perubahan, media sosial paling tinggi kenaikannya adalah TikTok (36,75), diikuti dengan Instagram (22,29), Twitter (20,25), Youtube (16,66) dan Facebook (12,61). Berdasarkan uji beda paired t-test, terdapat perbedaan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan perilaku. Media sosial yang paling menghasilkan perubahan pengetahuan sasaran adalah TikTok, sedangkan perubahan sikap dan perilaku sasaran paling efektif melalui media sosial Instagram. Implikasi dari penelitian ini adalah hasil temuan dapat digunakan oleh stakeholder untuk melakukan promosi pencegahan dan pengentasan masalah stunting dengan lebih efektif dan berdampak luas.
PENGARUH KARAKTERISTIK REMAJA DAN KELUARGA, SERTA GAYA PENGASUHAN ORANG TUA TERHADAP KUALITAS HIDUP REMAJA DI WILAYAH PESISIR Risda Rizkillah; Dwi Hastuti; Defina Defina
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 16 No. 1 (2023): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 16.1
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2023.16.1.37

Abstract

Bonus demografi akan dihadapi dengan baik apabila terwujudnya optimalisasi pada pembangunan pemuda, namun hal tersebut menjadi tantangan khususnya bagi remaja di area pesisir yang memiliki faktor sosiodemografi yang lebih rentan dibandingkan remaja di area lainnya. Tujuan dari penelitian adalah menganalisis pengaruh karakteristik remaja, karakteristik keluarga, dan gaya pengasuhan terhadap kualitas hidup remaja di wilayah pesisir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Penelitian dilaksanakan di satu SMA dan SMK yang dipilih secara purposif di wilayah pesisir Cirebon Utara. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan metode cluster random sampling dan didapatkan sampel sebanyak 195 remaja yang memiliki orang tua lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya pengasuhan dan kualitas hidup remaja hampir separuhnya masuk dalam kategori rendah. Remaja laki-laki memiliki gaya pengasuhan lebih baik dibandingkan remaja perempuan. Namun, remaja perempuan merasakan kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan remaja laki-laki. Remaja di SMA merasakan gaya pengasuhan yang lebih baik dibandingkan remaja di SMK. Hasil uji SEM menunjukkan bahwa gaya pengasuhan berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas hidup remaja, sedangkan besar keluarga berpengaruh negatif signifikan terhadap kualitas hidup remaja. Implikasi penelitian ini adalah hasil temuan dapat memberikan masukan bagi pemangku kepentingan untuk melakukan optimalisasi kualitas hidup remaja di wilayah pesisir dengan lebih efektif.
EXPLORING HUSBAND-WIFE INTERACTIONS AND CULTURE OF FISHING FAMILIES IN WEST JAVA COASTAL AREAS: Eksplorasi Interaksi Suami-Istri dan Budaya Keluarga pada Keluarga Nelayan di Wilayah Pesisir Jawa Barat Risda Rizkillah; Defina Defina; Dwi Hastuti; Istiqlaliyah Muflikhati
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 17 No. 3 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.3
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2024.17.3.208

Abstract

Coastal areas are areas with high extreme poverty with low family interaction. This research explores husband-wife interactions and cultural roles in fishing families in the northern and southern coastal areas. This research used an exploratory study following a mixed methods research approach (concurrent embedded). Husband and wife interactions were measured using a modification of the Chuang instrument. Respondents of survey method consisted of 456 fishermen's wives in West Java, in-depth interviews consisted of 18 husbands and 18 wives, and Focus Group Discussion (FGD) 1 and 2 consisted of 120 people. The research results show that there are no couples in the high category for total husband-wife interaction. The majority of husband-wife interactions in this study were in the low category. Wives in the north region express affection and make decisions for their husbands more often than wives in the south region. On the other hand, wives in the south region are more often angry and annoyed with their husbands than wives in the north region. However, wives in the south region also more often feel safe when their husbands must make essential decisions than wives in the north region. This research implies that the findings can be input for stakeholders to improve the quality of family interactions based on the north and south coastal areas.
Sekolah Keluarga Menikah Dini (Siaga Dini): Program Penyuluhan Kehidupan Berkeluarga pada Keluarga Penyintas Perkawinan Anak di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat Tin Herawati; Susri Adeni; Risda Rizkillah; Ismayanti Pratiwi; Iseu Siti Aisyah; Octaria Intan Cahayani; Firyal Azahrin Putri Nareswari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2532

Abstract

Perkawinan anak merupakan permasalahan sosial yang banyak terjadi di Indonesia dan berdampak terhadap aspek sosial, ekonomi, serta psikologis keluarga. Pasangan yang menikah di usia anak umumnya rentan mengalami konflik, perceraian, serta pengasuhan yang kurang optimal. Kabupaten Tasikmalaya menjadi daerah dengan angka dispensasi nikah dan perceraian tertinggi di Jawa Barat, sehingga diperlukan upaya penguatan kapasitas keluarga penyintas perkawinan anak agar mampu menjalankan fungsi keluarga secara optimal. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan yang berisi materi mengenai komunikasi dan interaksi keluarga, manajemen keuangan, pengasuhan dan stimulasi, gizi untuk tumbuh kembang anak, implementasi fungsi keluarga, dan merawat kesehatan reproduksi.  Kegiatan dilakukan dengan media modul, diskusi, dan sesi tanya jawab untuk mendorong keterlibatan aktif peserta. Evaluasi pemahaman dilakukan melalui pre-test dan post-test serta diskusi dan tanya jawab. Kegiatan dilaksanakan pada Bulan Oktober 2025 dengan melibatkan 50 keluarga penyintas perkawinan anak. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan, yang ditunjukkan dengan kenaikan nilai post-test sebesar 14.9 poin. Peserta berpartisipasi aktif selama kegiatan serta pada sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas keluarga penyintas perkawinan anak dalam memahami peran dan fungsi keluarga sebagai bagian dari upaya untuk penguatan kualitas keluarga dan tumbuh kembang anak.