Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Problem Based Learning romadia, faiz; eliyasni, rifda
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 2 No. 2 (2022): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.939 KB) | DOI: 10.58737/jpled.v2i2.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil pembelajaran tematik terpadu dengan model problem based learning di kelas V SDN 03 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan mengkombinasikan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas V dimana tercatat 21 orang peserta didik kelas V SD Negeri 03 Ranah Batahan dimana terdapat 7 peserta didik laki-laki dan 14   peserta   didik perempuan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa RPP siklus I diperoleh nilai rata-rata 75,79% (C), meningkat pada siklus II menjadi 92,85% (SB). Nilai rata-rata aktivitas guru siklus I diperoleh 75% (C), meningkat pada siklus II 96,42% (SB). Sedangkan nilai rata-rata aktivitas peserta didik siklus I diperoleh 71,45% (B), meningkat pada siklus II 87% (SB). Dengan demikian model problem based learning dapat meningkatkan hasil pembelajaran tematik terpadu.
PENINGKATAN PROSES PEMBELAJARAN Tematik Terpadu Menggunakan Model Quantum Teaching Kelas IV SDN 05 Batuang Taba Kota Padang Husna, Hafizah; Rifda Eliyasni
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 2 No. 4 (2022): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.249 KB) | DOI: 10.58737/jpled.v2i4.73

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan di SDN 05 Batuang Taba bahwa pembelajaran tematik terpadu kurang terlaksana dengan baik, dimana guru kurang mengembangkan model pembelajaran dan kurang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat secara aktif selama proses pembelajaran sehingga peserta didik menjadi kurang aktif dan ribut saat pembelajaran berlansung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Quantum Teaching pada pembelajaran tematik terpadu diKelas IV SDN 05 Batuang Taba Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2021/2022. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV sebanyak 24 orang, yang terdiri dari 13 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Penelitian dilaksanakan sebanyak II Siklus, dimana siklus I terdiri dari 2 kali pertemuan dan siklus II terdiri dari 1 kali pertemuan. Masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hasil pengamatan RPP siklus I diperoleh rata-rata 83,33% dengan kualifikasi (B), meningkat pada siklus II menjadi 94,44% dengan kualifikasi (SB). Nilai rata-rata aspek guru siklus I diperoleh 82,81% dengan kualifikasi (B), meningkat pada siklus II 93,75 % dengan kualifikasi (SB). Sedangkan nilai rata-rata aspek peserta didik siklus I diperoleh 82,81% dengan kualifikasi (B), meningkat pada siklus II 93,75% dengan kualifikasi (SB). Dengan demikian, pembelajaran tematik terpadu menggunakan model Quantum Teaching dapat meningkatkan proses pembelajaran tematik terpadu di Kelas IV SDN 05 Batuang Taba Kota Padang.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) di Kelas III SDN 05 Sintuk Toboh Gadang Syafputri, Delfia; Rifda Eliyasni
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 2 No. 4 (2022): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.951 KB) | DOI: 10.58737/jpled.v2i4.76

Abstract

Hal yang melatarbelakangi dilaksanakan penelitian ini adalah hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran tematik terpadu yang masih rendah. Penelitian yang dilaksanakan berjenis penelitian tindakan kelas (PTK), dimana dalam pelaksanaannya terdapat 2 siklus, dilaksanakan dalam 2x pertemuan untuk siklus pertama serta 1x pertemuan untuk siklus dua, terdiri atas beberapa tahap sesuai dengan tahapan PTK.  Tujuan diadakan penelitian adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik dengan memakai model PBL di kelas III SDN 05 Sintuk Toboh Gadang dengan jumlah siswa berjumlah 26 orang. Dalam penelitian ini diperoleh data dari hasil pengamatan RPP, pengamatan pelaksanaan pembelajaran tematik terpadu terkait aktivitas guru dan siswa dengan memakai model pbl. Dalam penelitian ini diperoleh peningkatan pada data dalam RPP siklus pertama dengan persentase 83,92% (B) lalu meningkat pada siklus kedua dengan  persentase  89% (B), kemudian untuk aspek perencanaan aktivitas guru pada siklus pertama dengan persentase 78,5% (C), dan siklus kedua 89% (B). Untuk aspek peserta didik pada siklus pertama memperoleh persentase 76,71% (C) dan pada siklus kedua meningkat dengan persentasem85,7% (B). Perolehan hasil belajar peserta didik siklus pertama 73,1 (C) dengan peningkatan di siklus II dengan perolehan nilai 87,6 (B). Dengan demikian penggunaan model pbl dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu di kelas III SD Negeri 05 Sintuk Toboh Gadang.
Peningkatan Hasil Belajar Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Poblem Based Learning di Sekolah Dasar Otoshi, Ridho; Eliyasni, Rifda
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 3 No. 4 (2023): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v3i4.77

Abstract

Hasil belajar yang kurang memadai terlihat pada tingkat kelas V, memotivasi penelitian ini. Akibatnya, penelitian dilakukan dengan tujuan meningkatkan hasil pendidikan. Tujuannya adalah sebagai berikut: (1) memahami RPP mempergunakan model pembelajaran PBL dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu; (2) memahami cara mengimplementasikan pembelajaran PBL; dan (3) memahami bagaimana pembelajaran PBL dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu. Kelas V SDN 11 Lolong Kota Padang menjadi lokasi penelitian ini. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mencakup metode kualitatif dan kuantitatif yang digunakan di sini. Dua puluh lima orang (sebelas perempuan dan empat belas laki-laki beserta pengajarnya) dari kelas V SDN 11 Kota Padang berpartisipasi dalam penelitian ini. Terjadi peningkatan dari rata-rata siklus I sebesar 79,16% berkualifikasi Cukup (C) menjadi rerata siklus II sebesar 94,44% berkualifikasi Amat Baik (AB). Pada siklus I, rerata elemen guru mendapat nilai 82,14 persen pada berkualifikasi Baik (B); pada siklus kedua meningkat menjadi 92,85 persen pada berkualifikasi Sangat Baik (AB). Sementara siswa pada siklus I memiliki rerata keseluruhan 80,35 persen berkualifikasi Baik (B), angka tersebut melonjak menjadi 92,85 persen berkualifikasi Amat Baik pada siklus II (AB). Dibandingkan dengan siklus pertama, siswa mencapai rerata hasil belajar C (cukup) sebesar 74,17, pada siklus kedua mengalami peningkatan dengan rerata siswa B (baik) sebesar 88,69.
Penigkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Discovery Learning Muzira, Winda; Eliyasni, Rifda
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.068 KB) | DOI: 10.58737/jpled.v3i1.96

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk memaparkanpenggunaan model Discovery Learning pada pembelajaran tematik terpadu dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas IV SDN 10 Pondok Agung Kota Sungai Penuh. Jenis penelitian yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif &kuantitatif. Yang menjadi subyek penelitian yakni guru & peserta didik kelas IV SDN 10 Pondok Agung Kota Sungai Penuh yang berjumlah 25 orang diantaranya 18 orang laki-laki & 7 orang perempuan. Berikut perolehan hasil penelitian: rerata hasil persentase pengamatan RPPsiklus I yaitu 80% berkualifikasi Cukup (C), di siklus II mengalami peningkatan yaitu 92,5% berkualifikasi Sangat Baik (SB). Rerata hasil persentase pelaksanaan pembelajaran aspek guru siklus I yaitu 76,5% berkualifikasi Cukup (C), di siklus II mengalami peningkatan yaitu 93,7% berkualifikasi Sangat Baik (SB). Rerata hasil persentase pelaksanaan pembelajaran aspek peserta didik siklus I yaitu 76,5% berkualifikasi Cukup (C), di siklus II mengalami peningkatan yaitu 93,7% berkualifikasi Sangat Baik (SB). Perolehan reratahasil belajar peserta didik di siklus I yaitu 80,6, di siklus II mengalami peningkatan yaitu 91,26.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI KELAS V SDN 13 IV KOTO AUR MALINTANG PADANG PARIAMAN Rachman, Bayu; Eliyasni, Rifda
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.378 KB) | DOI: 10.58737/jpled.v3i2.137

Abstract

Penelitian pada pembelajaran tematik terpadu di kelas V ini dilatar belakangi oleh hasil belajar peserta didik yang rendah dikarenakan pembelajaran yang dilaksanakan selama ini kurang mengorientasikan suatu masalah kepada peserta didik sehingga berpikir kritis peserta didik kurang terbentuk, kurangnya keaktifan peserta didik dalam belajar sehingga pembelajaran menjadi tidak menarik, dan guru terlalu fokus untuk berceramah (teacher centered). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik dengan model Problem Based Learning pada pembelajaran tematik terpadu. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Prosedur penelitian terdiri perancanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data berupa tes, dan non-tes. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester II tahun Ajaran 2022/2023. Subjek penelitian adalah peneliti selaku guru yang meneliti, guru kelas serta teman sejawat selaku pengamat, dan peserta didik kelas V sebanyak 14 orang yang terdiri dari 8 orang peserta didik laki-laki dan 6 orang peserta didik perempuan. Hasil penelitian siklus I pada RPP rata-rata 77,5% (Cukup), meningkat pada siklus II menjadi 91% (Sangat Baik). Pelaksanaan siklus I pada aktivitas guru rata-rata 80% (Baik), meningkat pada siklus II menjadi 92% (Sangat Baik). Pelaksanaan siklus I pada aktivitas peserta didik rata-rata 83,5% (Baik), meningkat pada siklus II menjadi 92% (Sangat Baik). Hasil belajar peserta didik pada siklus I rata-rata 76,7 (Cukup), meningkat pada siklus II menjadi 88,33 (Baik). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu di Sekolah Dasar.
Pengembangan Bahan Ajar Menggunakan Aplikasi Nearpod pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Unit 5 Kegiatan Belajar 4 Kelas IV SD Meliza, Reski; Eliyasni, Rifda
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.348 KB) | DOI: 10.58737/jpled.v3i2.151

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya sumber belajar yang tersedia di sekolah serta sumber belajar yang kurang bervariasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan bahan ajar menggunakan aplikasi Nearpod pada mata pelajaran pendidikan pancasila unit 5 kegiatan belajar 4 di kelas IV SD yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R & D) dengan model pengembangan ADDIE. Terdiri dari lima tahap yaitu : Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Pengambilan data diperoleh dari lembar angket validasi ahli materi, ahli kebahasaan dan ahli media. Sedangkan praktikalitasnya diperoleh dari lembar angket respon guru dan respon peserta didik. Penelitian ini diujicobakan pada kelas IV SDN 21 Payakumbuh berguna untuk mengetahui praktikalitas dari penggunakan bahan ajar berbasis aplikasi Nearpod yang telah peneliti kembangkan. Hasil dari uji validasi oleh ahli materi materi 91,66%. Uji validasi ahli kebahasaan sebesar 100% dan validasi media sebesar 97,91%. Sedangkan, hasil uji praktikalitas angket respon guru mendapat nilai 100%, dengan kategori sangat praktis dan angket respon dari 34 peserta didik mendapat nilai 95,68%, dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar menggunakan aplikasi Nearpod pada mata pelajaran pendidikan pancasila di kelas IV SD yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dan sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran.
Pelatihan Media Komik Digital: Tingkatkan Kompetensi Guru Realisasikan Profil Pelajar Pancasila Reinita Reinita; Atri Waldi; Zuardi Zuardi; Farida S; Rifda Eliyasni; Aisyah Anggraeni; Muhammad Ilham Syarif
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i2.721

Abstract

Guru SD sebagai tenaga pendidik profesional yang berperan sebagai fasilitator dalam pembelajaran dituntut kreativitasnya untuk menggali potensi sumber belajar dan media pembelajaran yang ada di lingkungannya agar dapat membelajarkan peserta didik secara berkualitas. Kenyataannya menunjukkan bahwa para guru SD di kecamatan Guguak 50 Kota pada umumnya mengalami kesulitan dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran di SD masing-masing. Keadaan ini disebabkan kurangnya sarana dan prasarana yang dapat menunjang keaktifan peserta didik dalam belajar juga karena para guru belum memiliki wawasan dan keterampilan yang memadai untuk membuat media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak. Oleh karena itu tim pengabdian UNP memberi Pelatihan Pembuatan dan Penggunaan Media Komik Digital Sebagai Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Merealisasikan Penerapan Profil Pelajar Pancasila Pada Peserta Didik Di SD Kecamatan Guguak 50 Kota dengan tujuan kegiatan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman serta keterampilan guru Sekolah Dasar Di Kecamatan Guguak 50 Kota. Metode yang digunakan dalam pelatihan pembuatan media komik digital ini yaitu metode ceramah, tanya jawab, penugasan dan diskusi. Program ini difokuskan pada penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan Era Revolusi industri 4.0 yaitu media yang sesuai dengan perkembangan zaman dan keterlibatan teknologi.
Peningkatan Hasil Belajar Tematik Terpadu Menggunakan Model Problem Based Learning di Kelas V Sekolah Dasar Wahyuni, Ema; Eliyasni, Rifda
e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 11, No 3 (2023): (September-Desember) e-JIPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/e-jipsd.v11i3.14662

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of students in integrated thematic learning. The research objective was to improve student learning outcomes by using the Problem Based Learning model in class V SDN 16 Koto Balingka, West Pasaman Regency. This type of research is Classroom Action Research (CAR) using a qualitative and quantitative approach. This research was carried out in two cycles with the stages of Planning, Implementation, Observation, and Reflection. Data collection techniques are Observation, Test, and Non-test by using observation sheets, test sheets and non-test sheets. The research subjects were class V teachers and 23 students. The results of the study on the lesson plans for the first cycle were 76.78%, an increase in the second cycle was 92.85%. The implementation of the first cycle of teacher activities increased by 80.35% in the second cycle by 96.42%. The implementation of the first cycle of student activities increased by 78.5 in the second cycle by 96.42%. The learning outcomes of the first cycle were 77.56%, increasing in the second cycle, namely 90.65%. In conclusion, the Problem Based Learning model can improve student learning outcomes in ape, integrated thematic learning.
Peningkatan Hasil Belajar Tematik Terpadu Menggunakan Model Problem Based Learning di Sekolah Dasar Raspita, Hanyyah; Eliyasni, Rifda
e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 11, No 3 (2023): (September-Desember) e-JIPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/e-jipsd.v11i3.14516

Abstract

AThe reason this study was conducted in the first place is that students' learning outcomes remain poor because the teacher has failed to direct students toward problems. The purpose of this study is to describe how integrated thematic learning with the Problem Based Learning (PBL) model improved learning outcomes in class V at SDN 18 Air Tawar Selatan, Padang City. By combining qualitative and quantitative methods, this study is classroom action research (CAR). This study was carried out over two cycles. The first cycle consisted of two meetings, while the second cycle consisted of one meeting with multiple stages—planning, executing, observing, and reflecting. 17 people, seven of whom were boys and ten of whom were girls, were the students of class V who served as the study's subjects. Tests, non-tests, and observation are all methods of data collection. This study's findings indicate an increase in: a) RPP cycle I received 88.5 percent (B) and cycle II received 94% (A); b) Teacher activities were implemented by cycle I with 83.5 percent (B) and 96% (A); c) Student activities were implemented by cycle I with 80% (C) and 91% (A); d) Student learning outcomes were assessed by cycle I with 76% (C) and 91% (A). The study's findings lead us to the conclusion that integrated thematic learning can benefit from the PBL learning model.