Claim Missing Document
Check
Articles

KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA PADA PERTANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) DI KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI S., Yatno; Pasaru, Flora; Wahid, Abd
AGROTEKBIS Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman Arthropoda pada pertanaman Kakao pada bagian  tajuk (Sweep net) dan permukaan tanah (pitfall trap). Penelitian dilaksanakan pada pertanaman kakao. di Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi dan kegiatan identifikasi Arthropoda dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian menggunakan metode purposive sampling atau ditentukan secara sengaja, dilakukan pada lahan seluas 1 Ha yang dibagi dalam 5 hamparan pertanaman yang dijadikan pengamatan, dengan total  25 perangkap, dilakukan setiap 7 hari sekali, pengamatan selama 3 kali. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan jaring serangga dan  perangkap jebakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 11 ordo yang terdiri dari 21 famili dan 307 populasi untuk arthropoda tajuk (Sweep net) sedangkan arthropoda permukan tanah terdapat 5 ordo yang terdiri dari 6 famili dan 871 populasi.Analisis indeks keragaman menunjukkan bahwa pengamatan arthropoda tajuk berpengaruh terhadap keanekaragaman (H?), kemelimpahan (N1), kemelimpahan populasi sangat melimpah (N2), sedangkan pada pengamatan arthropoda tanah tidak berpengaruh, disebabkan oleh faktor habitat dan rantai makanan, sehingga jumlah ordo, populasi lebih sedikit.
PARASITOID PENGOROK DAUN Liriomyza sp. (Diptera:Agromyzidae) PADA BEBERAPA JENIS TANAMAN SAYURAN DI DESA SIDERA KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Rahmawila, Siti; Pasaru, Flora; Khasanah, Nur
AGROTEKBIS Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lalat pengorok daun (Liriomyza sp.) merupakan hama utama pada pertanaman sayuran. Kerusakan yang ditimbulkannya mencapai 60% sampai 100%. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis parasitoid pada beberapa jenis tanaman sayuran. Pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan Mei sampai Agustus  2013 di Desa Sidera, dengan ketinggian tempat 176 meter dari permukaan laut dengan titik koordinat 10.00?21? LS dan 1190.56?.49? LU dan di Laboratorium Hama dan Penyakit, Fakultas Pertanian. Metode yang digunakan yaitu metode penanaman pada tanaman sayuran (kacang panjang, sawi, dan tomat) dan survei pada pertanaman ketimun milik petani yang berada disekitar lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ada empat spesies parasitoid yang berasosiasi dengan Liriomyza sp. yang terdiri dari tiga famili yaitu Hemiptarsenus varicornis dan Chrysocharis pentheus (Eulopidae), Gronotoma micromorpha (Figitidae), dan Opius sp. (Braconidae). Tingkat parasitisasi parasitoid Liriomyza sp. berbeda-beda menurut jenis tanaman inang, yang terletak  pada kisaran 12% sampai 38,4%.
EKSPLORASI PADI GOGO LOKAL DI KABUPATEN BANGGAI EKSPLORASI PADI GOGO LOKAL DI KABUPATEN BANGGAI Muhammad Salim, Saleh; Flora, Pasaru; Yunus, Muhammad
MEDIA LITBANG SULTENG Vol 2, No 1 (2009)
Publisher : MEDIA LITBANG SULTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.118 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengevaluasi keragaman dan kemiripan karakter vegetatif dan generatif padi gogo di Kabupaten Banggai. Penelitian ini yang meliputi  kegiatan menanam padi gogo dari hasil ekplorasi, kegiatan uji karakter morfologi, kegiatan analisis cluster, kegiatan identifikasi padi gogo dengan cara isozim. Uji karasterisasi morfologi menggunakan analisis  cluster skala 1,5 diperoleh delapan varietas padi gogo yang memiliki karakter berbeda satu sama lainnya. Tampak satu varietas yang membentuk garis lurus yang menunjukan tidak terdapat hubungan kekerabatan dengan varietas lainnya yaitu varietas ”Superwin” yang mengelompok sendiri (terpisah) dengan padi gogo lainnya. Keragaman pita enzim EST terlihat bahwa varietas Sunggul Manohong, varietas Laleha, varietas Talate, dan varietas Tano memiliki penampilan keragaman pita enzim EST yang sama, namun berbeda dengan varietas Superwin,varietas Habo, varietas Salampati, varietas Superwin,varietas Habo,varietas Salampati, ketiganya menunjukan perbedaan. Dengan demikian terdapat empat kelompok dari varietas tersebut
PENGOROK DAUN DAN POTENSI PARASITOIDNYA PADA BERBAGAI JENIS TANAMAN SAYURAN DI LEMBAH PALU, SULAWESI TENGAH . Shahabuddin; Flora Pasaru; . Hasriyanty
Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika Vol. 13 No. 2 (2013): SEPTEMBER, JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.074 KB) | DOI: 10.23960/j.hptt.213133-140

Abstract

Leafminers and potency of their parasitoids at vegetable crops in Palu Valley, Central Sulawesi. Leafminer is an exotic pest and becomes a new important pest species of onion and other vegetable crops in Central Sulawesi. The study aimed to survey the leafminer species and its infestation level at several vegetable crops as well as the potency of their parasitoids as biocontrol agents. Therefore, several crops (onions, tomato, cabbage, string bean, lemon basil, amaranth) were observed toidentify the leafminer species and their associated parasitoids. Several leaves of all crops infested by leafminers were collected for rearing the leafminers and their parasitoids in laboratory. The study recorded three species of leafminers:Liriomyza chinensis, L. sativae, and L. huidobrensis and five species of parasitoids: Hemiptarsenus varicornis, Chrysocharis pentheus, Sympiesis sp., Gronotoma micromorpha, and Opius sp. While Liriomyza chinensis was only recorded from onion crops (monophagus), other species were poliphagus. An average infestation level among leafminer species varied, i.e. 21% -51% while parasitism ranged were 13%-40 %. The most abundant parasitoid recorded from all observed crops was H. varicornis.The results suggest that parasitoids, mainly H. varicornis have a high potential to control leafminers in the vegetable crops in Palu Valley.
PPDM DESA SARUMANA SEBAGAI PUSAT PENGEMBANGAN KAKAO RAKYAT DI SULAWESI TENGAH Flora Pasaru; Yosep Patadungan; Moh. Hibban Toana
Jurnal Abditani Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.805 KB) | DOI: 10.31970/abditani.v2i0.40

Abstract

Kakao merupakan salah satu komoditas unggulan sektor perkebunan yang turut memberi andil dalam meningkatkan perekonomian masyarakat terutama di pedesaan. Banyak faktor yang menyebabkan produktivitas kakao saat ini mengalami penurunan antara lain: (1). tanaman kakao rakyat sudah berumur lebih dari 15 tahun; (2) serangan hama penggerek buah kakao (PBK) Conopomorpha cramerella (3). serangan penyakit pembuluh kayu atau vascular streak dieback(VSD) (4). serangan penyakit busuk buah Phythopthora palmivora dan (5) kurang perawatan oleh petani.Hasil rembug dengan anggota kelompok tani mitra bersama dengan kepala desa disepakati untuk menyelesaikan permasalahan yang dianggap prioritas untuk segera diatasi dalam pelaksanaan program pengembangan desa mitra (PPDM). Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) bertujuan untuk mengembangkan Desa Sarumana sebagai pusat kakao rakyat di Sulawesi Tengah melalui peningkatkan pengetahuan dan ketrampilan anggota masyarakat dalam perakitan teknologi budidaya berdaya hasil tinggi, teknologi pengendalian hama dan penyakit, teknologi pengembangan pupuk organik untuk kesinambungan produksi kakao, dan teknologi penanganan hasil kakao agar dapat bernilai jual tinggi. Metode yang diterapkan dalam pencapai tujuan tersebut adalah: pelatihan, demonstrasi teknologi, demplot, pendampingan dan pembinaan yang dilakukan secara partisipatif dan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan kakao berdaya hasil tinggi. Pada pelaksanaan pelatihan diberikan materi tentang teknik grafting, pengendalian hama PBK menggunakan predator Dolichoderus thoracicus,pengendalian penyakit Vascular Streak Dieback (VSD) dengan mikroba antagonis, pengendalian penyakit busuk buah kakao dengan biofungisida, dan pembutan pupuk organik berbahan baku limbah kulit buah kakao. Hasil yang diperoleh bertambahnya wawasan dan pengetahuan masyarakat sasaran melalui programpenyuluhan, pelatihan dan pendampingan serta pemberdayaan, serta terjadi perubahan sikap maupun pola pikir dari masyarakat khususnya kelompok tani mitra tentang pentingnya pengembangan kakao. Terbentuknya 2 demplot yakni demplot teknologi pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) dengan sarang buatan Dolichoderus thoracicus dan infus akar Trichoderma cair , dan demplot budidaya tanaman kakao dengan teknologi side grafting pada tanaman kakao, terbentuknya 2 unit bak pengomposan pada kelompok tani mitra, bertambahnya skill masyarakat dalam mengelola sumber daya alam maupun limbah pertanian melalui program pelatihan pembuatan pupuk kompos berbahan baku limbah kulit buah kakao,dan pupuk organik cair (MOL) dari limbah rumah tangga.
DESA SURUMANA SEBAGAI PUSAT PENGEMBANGAN KAKAO RAKYAT DI SULAWESI TENGAH Flora Pasaru; Moh. Hibban Toana; Yosep Patadungan
Jurnal Abditani Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v4i2.123

Abstract

Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) bertujuan untuk mengembangkan desa Sarumana sebagai desa sentra kakao rakyat di Kecamatan Palolo Kabupten Sigi. Kegiatan PPDM program tahun kedua adalah peningkatan saprodi berupa pupuk organik dan biopestisida, peningkatan produktivitas hasil kakao, peningkatan mutu biji kakao, jejaring pemasaran produk saprodi dan biji kakao serta penataan infastruktur pemasaran (website akser pasar). Dalam pelaksanaan program PPDM tahun kedua mengalami hambatan yakni adanya badai Covid-19 membawa kesusahan dan membatasi ruang gerak. Metode yang diterapkan dalam pencapai tujuan adalah: pelatihan, demonstrasi teknologi, demplot, pendampingan dan pembinaan yang dilakukan secara partisipatif dan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan kakao berdaya hasil tinggi. Hasil capaian program PPDM, telah dilaksanakan koordinasi dan sinkronisasi serta sosialisai program PPDM kepada pemerintah setempat dan kelompok tani sasaran. Dalam pelaksanaan kegiatan PPDM dilakukan pendampingan dan pembinaan serta pengawalan dalam pengembangan saprodi (pupuk organik dari limbah kulit buah kakao) terdapat 6 kelompok masing-masing kelompok tani terdapat 3 kelompok dengan jumlah anggota 5 orang, biopestisida cendawan Beauveria bassiana,cendawan antagonis Trichoderma sp. cair), penataan area produksi budidaya kakao secara organik terdapat 6 demplot dengan ukuran 30 m x 30 m (6 kelompok) dan peningkatan produksi kakao (sarang buatan semut peredator Dolichoderus thoracicus, sambung pucuk, pemangkasan (sanitasi) dan peningkatan mutu biji kakao.
Pengaruh dekomposisi Trichoderma virens pada berbagai jenis kompos kotoran ternak untuk menekan penyakit busuk pangkal batang bawang merah Rosmini Rosmini; Nur Hayati; Burhanuddin Nasir; Flora Pasaru; Sri Anjar Lasmini

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.194 KB) | DOI: 10.35891/agx.v11i2.2081

Abstract

Palu Valley shallot production is still very low namely 5.31 tonnes/ha when compared to national production which reaches 9.7 tonnes/ha, this is due to the attack of the base stem rot disease caused by Fusarium oxsyporum f.sp. cepae. This study aims to determine the effect of various types of organic fertilizer decomposed by Trichoderma virens on the incidence of stem rot disease and shallot yields. The research was conducted at the Laboratory of Pests and Plant Diseases, Faculty of Agriculture, Tadulako University, and shallot planting in Oloboju Village, Sigi Biromaru District, Sigi Regency, Central Sulawesi Province and lasted from March 2018 to August 2018. This research used a Randomized Block Design (RBD) with five treatments consisting of, without organic fertilizer (B0), cow manure 10 tons/ha + Trichoderma virens 100g/L (B1), chicken manure 10 tons/ha + T. virens 100g/L (B2), goat manure 10 tons/ha + T. virens 100g/L (B3), and petrogenic 5 tons/ha+ T. virens 100g/L (B4). The results showed that the use of 10 tons/ha cow manure decomposed by T. virens (B1) can reduce the intensity of stem rot disease on the Palu Valley shallot which is 5.61% to be 1.88% (3rd week) and 2.89% to be 0.98% (7th week), and increase shallot yield from 4.09 tons/ha to be 7.48 tons/ ha.
PROGRAM PENGEMBANGAN DESA MITRA: PENYEDIAAN OBAT HERBAL BAGI MASYARAKAT MELALUI USAHA KONSERVASI TUMBUHAN OBAT DI HALAMAN PEKARANGAN Rosmini Rosmini; Andi Ete; Nur Edy; Mohammad Yunus; Sri Anjar Lasmini; Flora Pasaru; Dwi Rohma Wulandari; Sisi Pratiwi; Riskayanti Riskayanti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.407 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1164

Abstract

Potensi keanekaragaman tumbuhan liar yang bermanfaat sebagai obat-obatan masih banyak diabaikan oleh masyarakat. Permasalahan ini terjadi antara lain karena pengetahuan yang dimiliki masyarakat masih tergolong rendah. Program pengembangan desa mitra bertujuan untuk meningkatkan pertisipasi masyarakat dalam mendukung tercapainya pusat konservasi tumbuhan obat (TO) di Sulawesi Tengah. Metode yang diterapkan adalah community development atau pengembangan masyarakat dengan langkah-langkah operasional adalah pembentukan kebun konservasi dan klinik tumbuhan obat dengan sasaran mengusahakan sebanyak mungkin tumbuhan yang berpotensi sebagai tumbuhan obat tradisional sebagai sumber plasma nutfa agar tidak punah dan menjadi sumber informasi. Hasil pelaksanaan pelatihan teknik konservasi tumbuhan obat untuk mendukung progam penyediaan obat herbal di Sulawesi Tengah kepada masyarakat di Desa Pakuli Kecamatan Gumbasa berlangsung dengan baik dan dapat diadopsi oleh masyarakat yang diindikasikan dengan kegiatan penanaman tumbuhan obat oleh masyarakat di halaman pekarangan rumah masing-masing. Pelaksanaan penyuluhan yang diikuti sebanyak 35 orang peserta dari 2 kelompok mitra dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat yang ditandai dengan meningkatnya ketrampilan pada saat praktek budidaya tumbuhan obat, baik yang dilaksanakan di areal konservasi maupun di lahan pekarangan. Dengan konservasi tumbuhan obat terutama yang tergolong langka, maka masyarakat dapat mendekatkan diri dengan tumbuhan obat langka tersebut untuk kepentingan penyediaan obat herbal bagi anggota keluarganya
Keanekaragaman Serangga Air Di Aliran Sungai Pondo Lembah Palu The Diversity of Water Insects in Pondo River, Palu Mohammad Kafrianto; Hasriyanty Hasriyanty; Flora Pasaru
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 25, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.306 KB)

Abstract

ABSTRACT Pondo river discharge its water into Palu bay. The large number of community activities along the river bank can affect its water insect diversity. This study aimed to determine the diversity of the insects in the river water. The insects were surveyed on various locations and samplings were purposively determined based on river condition and community activities along the river. The insects were trapped by a surber net and identified at the laboratory of pest and diseases of Agriculture Faculty. There are 17 species from 13 families and 6 orders found. The six orders are Hemiptera, Coleoptera, Ephemeroptera, Trichoptera, Odonata and Diptera. The dominant species is Acentrella sp from the Ephemeroptera family. The highest species diversity shown by shanon Wiener index was at station one with an index 2.13 whiles the lowest diversity in the river delta with index 0.90. Keywords : Diversity, insects, river.
PENGUJIAN EFEK PENGHAMBATAN EKSTRAK DAUN WIDURI TERHADAP PERTUMBUHAN LARVA Spodoptera exigua Hubn. (Lepidoptera: Noctuidae) DENGAN MENGGUNAKAN INDEKS PERTUMBUHAN RELATIF Shahabuddin Shahabuddin; Flora Pasaru
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.712 KB)

Abstract

The study was conducted to evaluate the growth inhibition effect of leaf extract of Crown plant (LEC), Calotropis gigantean, at various concentrations (5%, 4%, 3%, 2 %, 1 %, and 0% ) on S. exigua larvae.  Inhibition effect was quantified by using growth (GI) and relative growth (RGI) indexes which have some advantages compared to other insect growth parameters. The results showed that the growth inhibition effect of the leaf extract of C. gigantea could be detected using the GI and RGI. The RGI values decreased with increasing of the extract concentration and the LC50 value of LEC to S. exigua was about 2.42 %. The results suggested that C. gigantea extracts contain insect growth inhibitor substance.
Co-Authors Abd Wahid Abd. Wahid Abdul Hadid Abdul Syakur Abdul Wahid Alam Anshary Andi Ete Andika, Nur Syfa Husni Ariana Lamba Arif Riyadi Asgar Taiyeb Asrul Asrul Asrul Asrul Asrul Burhanuddin Haji Nasir Burhanuddin Nasir Burhanuddin Nasir Dance Tangkesalu Dance Tangkesalu Danil Supriyadi Dwi Rohma Wulandari Faris Dongga Fitra Jaya Ardi Goklas Simarmata Gunawan Gunawan Hairil Rahmat Hairul Hadi Hasriyanty Hasriyanty Hizkiah Toding Rongkok Humaya, Humaya I Kadek Duis Tiana I Putu Suci Astawa Idham Idham Idham Idham Iin Ihrawati IRWAN LAKANI Irwan Lakani Irwan Lakani Johanis Panggeso Johanis Panggeso Jusriadi kirana, Ajmal Lamba, Ariana Larioh, Novita Kristina Megawati - Mile, Yuldi Misnanto Misnanto Moh yunus2 Moh. Hibban Toana Moh. Hibban Toana Moh. Yunus Mohammad Kafrianto Mohammad Yunus Mohammad Yunus Muhammad Yunus Muhammad Yunus Mutmainah Mutmainah Najamudin Najamudin Novita Kristina Larioh Nur Edy Nur Hayati Nur Khasanah Nur Khasanah Nurkhasanah Nurkhasanah Rahman, Selmiana Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Ramlah n.Saada i Reynaldi Riskayanti Riskayanti Riski Kaleb Rosmini Rosmini Rosmini Saleh Muhammad Salim Saleh, Shahabudin Selmiana Rahman Setiadi, Feby Shahabuddin Saleh Simarmata, Goklas Sisi Pratiwi Siti Rahmawila Sri Anjar Lasmini Sulaeman Sulaeman Sulaeman Supriyadi, Danil Susanti1 Susanti1 TriAgung Nirwan, Muhammad Alfian Valentino Valentino Vinsensia Pato Vinsensia Pato Wahyuniarsih, Desi Yatno S. Yohanis Tambing Yosep Patadungan Yudana, I Kadek Yuspan Yuspan Zulkifly, Zulkifly