Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Efektivitas Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix DC.) DALAM Mengendalikan Kumbang Beras (Sitophilus oryzae L.) (Coleoptera : Curculionidae) Ramlah n.Saada i; Mohammad Yunus; Flora Pasaru
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 1 (2020): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai November 2017 di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) Faperta Untad. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 5 perlakuan yakni: P0 = Kontrol, P1= Dosis cacahan daun jeruk purut 4 g/213 g beras (115 butir beras), P2= Dosis cacahan daun jeruk purut 6 g/ 213 g beras (115 butir beras), P3= Dosis cacahan daun jeruk purut 8 g/213 g beras(115 butir beras) dan P5= Dosis cacahan daun jeruk purut 10 g/213 g beras (115 butir beras). Hasil penelitian morfologi larva S.oryzae setelah aplikasi cacahan daun jeruk purut menunjukan bahwa bentuk larva mengkerut dan berwarna kuning kecoklatan. Pada pengamatan mortalitas larva S.oryzae menunjukan bahwa tingkat mortalitas tertinggi terdapat pada perlakuan dosis 10 g yakni sebesar 75,55% pada 96 JSA, sedangkan yang terendah yakni terdapat pada perlakuan dosis 4 g sebesar 46,67% pada 96 JSA. Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa pemberian cacahan daun jeruk purut pada beras yang disimpan berpengaruh nyata terhadap morfologi dan efektif dalam mengendalikan larva S.oryzae.
PENGARUH NAUNGAN DAN SERESAH TERHADAP Helopeltis spp. (HEMIPTERA:MIRIDAE) PADA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) Hairil Rahmat; Flora Pasaru; Shahabuddin Shahabuddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 3 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh naungan dan serasah terhadap jumlah jenis, populasi, intensitas serangan dan populasi predator Helopeltis spp. yang terdapat pada sentra perkebunan kakao di lembah Napu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2018 di Desa Watumaeta, Banyusari, Wasa, dan Kaduaa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode porposive sampling dengan Rancangan Acak kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah persentase naungan (N) yang terdiri dari dua taraf yaitu: N1 = 0-40% dan N2 = 60-100%, faktor kedua adalah serasah (S) pada lingkungan kakao yang terdiri dari dua faktor yaitu: S1 = Serasah dengan kepadatan 1 ton dan S2 = Serasah dengan kepadatan 6 ton dengan 4 kombinasi perlakuan, setiap perlakuan diulang 4 kali, sehingga terdapat 16 satuan unit percobaan. Perlakuan yang berpengaruh nyata diuji lanjut dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 0,05%. Hasil penelitian ditemukan 2 spesies Helopeltis spp. yang terdapat pada perkebunan kakao rakyat di Kecamatan Lore utara, Kabupaten Poso yakni Helopeltis antonii Signoret dan Helopeltis theivora Waterhouse. Populasi Helopeltis spp. terendah 1,52 individu/ pohon pada perlakuan seresah 1 ton per plot (S1) pada pengamatan minggu ke delapan. Intensitas serangan Helopeltis spp. terendah pada perlakuan seresah 1 ton per plot (S1) pada pengamatan minggu keenam yaitu 17,62 %. Populasi predator Helopeltis spp. tertinggi pada perlakuan seresah 6 ton (S2) pada pengamatan minggu ke empat yaitu 127,3 individu per plot.
TOKSISITAS EKSTRAK DAUN MIMBA Azadirachta indica A. Juss TERHADAP DAYA HAMBAT MAKAN DAN MORTALITAS LARVA Crocidolomia binotalis Zeller. (LEPIDOPTERA : PYRALIDAE) Misnanto Misnanto; Flora Pasaru; Moh. Hibban Toana
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 5 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui toksisitas ekstrak daun mimba A.indica terhadap mortalitas larva C. binotalis. manfaat penelitian dapat dijadikan informasi dan bahan penunjang untuk pemanfaatan insektisida botani daun mimba A. indica untuk pengendalian larva C. binotalis. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan metode sanwich / metode celup pakan, tahapan penelitian ini dengan melakukan perbanyakan larva uji C. binotalis (rearing) hingga mendapatkan generasi f2 instar 3, dilanjutkan dengan pembuatan ekstrak daun mimba dengan proses rotari evaporator, kemudian dilanjutkan uji pendahuluan dan Uji lanjut. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan September 2017 – Januari 2018 di laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman, Fakultas Pertanian , Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah. Penelitian ini di analisis dengan menggunakan Analisis Probit dengan konsentrasi ektrak daun mimba 0%, 5%, 10%, 20% dan 40%. Hasil penelitian konsentrasi ekstrak 10% dapat mematikan larva C. binotalis sebesar 58,33% dan dapat mematikan 50% larva C. binotais pada konsentrasi 9,62%, daya hambat makan larva C. binotalis menunjukan bahwa semakin besar konsentrasi yang di aplikasi maka semakin tinggi nilai daya hambat makan larva.
UJI BERBAGAI JENIS BAHAN MEDIA BUATAN UNTUK PERTUMBUHAN CENDAWAN Verticillium lecanii ISOLAT LOKAL PALOLO KABUPATEN SIGI Iin Ihrawati; Alam Anshary; Flora Pasaru
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 6 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaaan bahan media terhadap pertumbuhan diameter koloni dan kerapatan spora V. lecanii isolat palolo berdasarkan jenis bahan media buatan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hama Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako menggunakan (RAL) dengan 6 perlakuan pada media yang berbeda dan diulang sebanyak 3 kali. Berdasarkan hasil sidik ragam dapat dilihat bahwa Pertumbuhan diameter koloni cendawan V. lecanii isolat lokal palolo kecepatan tumbuh memiliki nilai tertinggi pada media PDA 6,01cm, wortel 5,52cm, jagung 5,05cm, beras 4,52cm, dan dedak padi 4,33cm sedangkan media serbuk gergaji 4,15 cm merupakan media yang terendah dari pertumbuhan V. lecanii isolat lokal Palolo jumlah spora V. lecanii isolat lokal palolo tertinggi pada umur biakan 7 HSI yakni terdapat pada media PDA dengan nilai 9,0x106/ml, sedangkan pada media jagung 6,1x106/ml, beras 4,1x106/ml, wortel 3,9x106/ml, serbuk gergaji 3,4x106/ml sementara itu jumlah spora pada media dedak padi 3,2x106/ml media dedak padi memiliki nilai terendah.
IDENTIFIKASI PARASITOID PADA LARVA Spodoptera frugiperda (LEPIDOPTERA:NOCTUIDAE) DAN TINGKAT PARASITASINYA PADA PERTANAMAN JAGUNG MILIK PETANI DI KABUPATEN SIGI DAN DI KABUPATEN DONGGALA Hizkiah Toding Rongkok; Flora Pasaru
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 4 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spodoptera frugiperda merupakan hama penting pada tanaman jagung (Zea mays) dan memiliki ciri garis berwarna cerah di sub dorsal tubuh, garis berwarna pucat di dorsal tubuh, garis tebal seperti pita di bagian lateral tubuh, dan pada segmen terakhir abdomen terdapat 4 titik hitam membentuk segi empat. Pada bagian kepala terdapat garis membentuk huruf Y terbalik. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi jenis parasitoid yang keluar dari larva S. frugiperda dan Rata-rata tingkat parasitasi pada masing-masing daerah, pada pertanaman jagung milik petani di Kabupaten Sigi dan di Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilaksanakan di tiga tempat, pertama dipertanaman jagung masyarakat diDesa Labuan toposo, kedua diDesa Sarumana, dan ketiga diDesa Loru. dilaboratorium Hama Tumbuhan. Penelitian ini berlangsung dari bulan Januari sampai Maret 2020. Identifikasi jenis parasitoid yang muncul dari larva S. frugiperda dilakukan di laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesies hama jagung yang ditemukan adalah S. frugiperda. Ditemukan satu jenis parasitoid yang memarasit larva S. frugiperda, yaitu Exorista larvarum. Rata-rata Intensitas Parasitasi Tertinggi terdapat di Desa Loru sebesar 11.25% diikuti oleh Desa Sarumana sebesar 8.75% dan terendah pada Desa Labuan toposo sebesar 7.5%.
EKSPLORASI PARASITOID DAN TINGKAT PARASITASI NYA PADA LARVA- PUPA Plutella xylostella L. (Lepidoptera: Plutellidae) DI SENTRA PERTANAMAN KUBIS (Brassica oleracea L.) DI SULAWESI TENGAH Gunawan Gunawan; Muhammad Yunus; Flora Pasaru
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 5 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis parasitoid, untuk mendeskripsikan ciri-ciri morfologi larva-pupa P. xylostella yang terparasit, dan untuk menganalisis tingkat parasitasinya pada larva-pupa P. xylostella pada sentra produksi kubis di daerah Kabupaten Donggala Dan Kabupaten Poso. Penelitian berlangsung pada bulan Agustus hingga November 2020. Penelitian dilaksanakan pada dua lokasi, yaitu dipertanaman kubis milik masyarakat di Desa Watumaeta Kabupaten Poso dan Desa Nupa Bomba Kabupaten Donggala pada lokasi tersebut dilakukan pengambilan sampel berupa larva P. xylostella. Pengamatan serta Identifikasi larva-pupa P. xylostella yang terparasit dilakukan di Laboratorium Hama Tumbuhan, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian dilakukan dengan survei dan menggunakan metode Purposive Sampling, dan Identifikasi parasitoid menggunakan kunci determinasi serangga (Siwi et al., 1991). Variabel yang diamati yaitu ciri- ciri larva-pupa Plutella xylostella yang terparasit, jenis parasitoid, dan tingkat parasitasi D. semiclausum. Dari hasil penelitian ini ditemukan satu jenis parasitoid yang sama dari kedua lokasi pengambilan sampel yaitu Diadegma semiclausum (Hymenoptera: Ichneumonidae), ciri morfologi larva P. xylostella yang terparasit D. semiclausum yakni terjadi perubahan warna, dari warna hijau berubah menjadi warna hijau kekuningan pada abdomen sedikit membesar, dan pada pupa yang terparasit berwarna coklat kehitaman, rata-rata tingkat parasitisasi D. semiclausum terhadap hama P. xylostella yang tinggi terdapat di Kabupaten Donggala di Desa Nupa Bomba dengan tingkat parasitasi rata-rata 51,1% sedangkan di Kabupaten Poso di Desa watumaeta tergolong rendah dengan tingkat parasitasi rata-rata22,2%.
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK DAUN MIMBA Azadirachta indica A. Juss TERHADAP LARVA Crocidolomia binotalis Zeller (LEPIDOPTERA: PYRALIDAE) PADA PERTANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) Hairul Hadi; Flora Pasaru
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 5 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan insektisida nabati merupakan salah satu caraatau alternatif lain dalam menggantikan peran insektisida kimia Insektisida nabati adalah insektisida yang bahan aktifnya berasal dari tumbuh-tumbuhan yang menghasilkan senyawa metabolit sekunder yang berpengaruh buruk pada hama. Daun mimba mengandung bahan aktif Azadirachtin yang berfungsi sebagai penghambat daya reproduksi, perkawinan, komunikasi seksual dan juga menghambat pembentukan kitin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun mimba yang efektif menekan populasi dan intensitas serangan larva C. binotalis pada pertanaman sawi pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2019 dan bertempat di kebun percontohan Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan menggunakan 6 perlakuan yaitu M0 : Kontrol 0% = 100 ml aquades, M1 : Ekstrak mimba 5% = 5 ml ekstrak + 95 ml aquades, M2 : Ekstrak mimba 10% = 10 ml ekstrak + 90 ml aquades, M3 : Ekstrak mimba 20% = 20 ml ekstrak + 80 ml aquades, M4 : Ekstrak mimba 40% = 40 ml ekstrak + 60 ml aquades, M5 : Ekstrak mimba 60% = 60 ml ekstrak + 40 ml aquades. Berdasarkan hasil uji BNJ 5% Konsentrasi ekstrak daun mimba 20% efektif menekan populasi larva C. binotalis dan intensitas serangan larva C. binotalis pada pertanam pakcoy.
EFEKTIVITAS EKSTRAK AKAR TUBA Derris elleptica Benth TERHADAP WALANG SANGIT Leptocorisa acuta Thunberg (HEMIPTERA:ALYDIDAE) PADA TANAMAN PADI Oryza sativa L. Flora Pasaru; Burhanuddin Haji. Nasir; I Putu Suci Astawa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 1 (2022): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Walang sangit merupakan hama potensial yang menyebabkan pertumbuhan bulir padi kurang sempurna, biji/bulir tidak terisi penuh atau hampa sehingga menyebabkan kerusakan dan kehilangan hasil produksi mencapai 15%-50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak akar tuba (Derris elliptica) terhadap mortalitas, intensitas serangan walang sangit serta hasil produksi tanaman padi. Penelitian telah dilaksanakan pada persawahan milik petani di Desa Tindaki, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah pada bulan November 2020 sampai bulan Maret 2021. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), yang terdiri dari 6 perlakuan konsentrasi ekstrak akar tuba yaitu P0 = 0%, P1= 2%, P2= 4%, P3= 6%, P4= 8%, dan P5= 10%, yang masing-masing diulang sebanyak 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak akar tuba efektif terhadap mortalitas dan penekanan terhadap intensitas serangan walang sangit serta meningkatkan produksi tanaman padi. Pada perlakuan 8% (P4) dapat menyebabkan mortalitas yaitu sebesar 91, 61% dan dapat menekan intensitas serangan dengan rata-rata 11,63%, serta dapat meningkatkan hasil produksi tanaman padi dengan rata-rata produksi yaitu 7 ton/ha dengan selisih rata-rata setiap perlakuan 0,2 ton/ha.
KEPADATAN POPULASI DAN INTENSITAS SERANGAN HAMA KEPIK PENGHISAP BUAH KAKAO (Helopeltis spp.) PADA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) DI DESA LONU, KECAMATAN BUNOBOGI, KABUPATEN BUOL Yuspan Yuspan; Flora Pasaru; Mohammad Yunus
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 3 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk Menentukan kepadatan populasi dan intensitas serangan hama kepik penghisap (Helopeltis spp.) pada tanaman kakao (Theobroma cacao L.) di Desa Lonu Kecamatan Bunobogu Kabupaten Buol pada bulan feberuari 2021. Penelit. Penelitian menggunakan metode survey dengan penentuan lokasi secara purposive sampling, pada lahan kakao rakyat dengan luas 0,5 ha yang terbagai menjadi lima plot. penelitian ini bersifat deskriktif dan tidak memberikan perlakuan (non treatment) pada tanaman kakao. Pengamatan dilakukanukan sebanyak tiga kali dengan periode dua minggu sekali. Analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu dengan mengitung rata-rata populasi dan tingkat serangan Helopeltis spp. pengamatan menunjukkan bahwa pada minggu pertama populasi Helopeltis spp lebih tinggi yaitu rata-rata 0,96 ekor dibanding minggu kedua yaitu 0,84 ekor, dan minggu ketiga yaitu 0,70. Dari data intensitas serangan Helopeltis spp meningkat setiap minggu namun rata - rata tingkat serangannya masih rendah yaitu pada minggu pertama 26,6%, kemudian diikuti minggu kedua 26% dan paling rendah minggu ketiga dengan tingkat serangan 23,8% kepadatan populasi dan intensitas serangan Helopeltis spp. di Desa Lonu, Kecamatan Bunobogu, Kabupaten Buol masih tergolong dalam kategori rendah.
TOKSISITAS DAN DAYA HAMBAT MAKAN EKSTRAK DAUN TEMBELEKAN (Lantana camara L.) PADA LARVA (Spodoptera frugiperda) Arif Riyadi; Flora Pasaru
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 4 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ulat grayak jagung S. frugiperda J.E. Smith merupakan serangga invasif yang telah menjadi hama pada tanaman jagung (Zea mays) di Indonesia. Serangan ulat grayak ini tidak seperti biasanya (Sprodoptera litura) tetapi merupakan jenis Spodoptera frugiperda yang serangannya apabila tidak segera di tangani akan sampai merusak ketitik tumbuh tanaman jagung. Tembelekan memiliki banyak kandungan kimia diantaranya minyak atsiri, fenol, flavonoid, karbohidrat, protein, alkaloid, glikosida, glikosida iridoid, etanoid fenil, oligosakarida, quinin, saponin, steroid, triterpin, sesquiterpenoid dan tanin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui toksisitas dan daya hambat makan pada larva S. frugiperda setelah pengaplikasian ekstrak daun tembelekan L. camara L. Penelitian ini di laksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako Palu, dan di laksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Sandwich atau metode celup pakan dengan perlakuan yang digunakan sebanyak 5 konsentrasi yaitu 0% (kontrol), 5%, 10%, 15%, 20% ekstrak daun tembelekan yang diulang sebanyak 3 kali. Pengamatan daya hambat makan di uji mengunakan analisis regresi untuk mengetahui hubungan konsentrasi ekstrak terhadap aktivitas makan larva, untuk pengamatan mortalitas larva di analisis mengunakan analisis probit manual. Hasil penelitian menngunakan ekstrak daun tembelekan Lantana camara L. dari semua perlakuan konsentrasi berpengaruh terhadap mortalitas larva serangga uji S. frugiperda di banding dengan kontrol namun terdapat jumlah perbedaan mortalitas masing-masing konsentrasi menyebabkan mortalitas tertinggi pada konsentrasi 20% dengan nilai probit 6,13, dan daya hambat makan sangat berpengaruh nyata pada konsentrasi 20% ekstrak daun tembelekan dengan nilai rata-rata 28,10%. Semakin tinggi konsentrasi maka semakin tinggi daya hambat makan dari larva S. frugiperda.
Co-Authors Abd Wahid Abd. Wahid Abdul Hadid Abdul Syakur Abdul Wahid Alam Anshary Andi Ete Andika, Nur Syfa Husni Ariana Lamba Arif Riyadi Asgar Taiyeb Asrul Asrul Asrul Asrul Asrul Burhanuddin Haji Nasir Burhanuddin Nasir Burhanuddin Nasir Dance Tangkesalu Dance Tangkesalu Danil Supriyadi Dwi Rohma Wulandari Faris Dongga Fitra Jaya Ardi Goklas Simarmata Gunawan Gunawan Hairil Rahmat Hairul Hadi Hasriyanty Hasriyanty Hizkiah Toding Rongkok Humaya, Humaya I Kadek Duis Tiana I Putu Suci Astawa Idham Idham Idham Idham Iin Ihrawati Irwan Lakani IRWAN LAKANI Irwan Lakani Johanis Panggeso Johanis Panggeso Jusriadi kirana, Ajmal Lamba, Ariana Larioh, Novita Kristina Megawati - Mile, Yuldi Misnanto Misnanto Moh yunus2 Moh. Hibban Toana Moh. Hibban Toana Moh. Yunus Mohammad Kafrianto Mohammad Yunus Mohammad Yunus Muhammad Yunus Muhammad Yunus Mutmainah Mutmainah Najamudin Najamudin Novita Kristina Larioh Nur Edy Nur Hayati Nur Khasanah Nur Khasanah Nurkhasanah Nurkhasanah Rahman, Selmiana Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Ramlah n.Saada i Reynaldi Riskayanti Riskayanti Riski Kaleb Rosmini Rosmini Rosmini Saleh Muhammad Salim Saleh, Shahabudin Selmiana Rahman Setiadi, Feby Shahabuddin Saleh Simarmata, Goklas Sisi Pratiwi Siti Rahmawila Sri Anjar Lasmini Sulaeman Sulaeman Sulaeman Supriyadi, Danil Susanti1 Susanti1 TriAgung Nirwan, Muhammad Alfian Valentino Valentino Vinsensia Pato Vinsensia Pato Wahyuniarsih, Desi Yatno S. Yohanis Tambing Yosep Patadungan Yudana, I Kadek Yuspan Yuspan Zulkifly, Zulkifly