Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBUATAN DAN APLIKASI RIZOBAKTERI PEMACU TUMBUH TANAMAN UNTUK OPTIMALISASI LAHAN MARGINAL Rosmini Rosmini; Sri Anjar Lasmini; Flora Pasaru; Hasriyanty Hasriyanty; Dance Tangkesalu
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1541

Abstract

Marginal land is land that is less fertile because it has a low content of nutrients and organic matter. To increase soil fertility can be done by giving fertilizers, in the form of inorganic fertilizers, organic fertilizers, and biofertilizers. One of the biofertilizers used in agriculture today is a group of rhizosphere bacteria or often known as Plant Growth Promotion Rhizobacteria (PGPR). Community service aims to assist farmers in developing Plant Growth Promotion Rhizobacteria (PGPR). The method applied is training and mentoring. The results of the implementation of community service showed that the participants (farmers) were enthusiastic about participating in each activity topic, this was shown by the activeness of the participants at various stages of the activity. The results of the evaluation of the knowledge, skills and attitudes of farmers through the answers on the questionnaire given to the material on the technology of making and applying PGPR indicated that the skills of farmers to make PGPR increased by 70% and farmers who intend to develop and apply PGPR as biological fertilizer on their farms amounted to 60%. Thus, the implementation of community service motivates farmers to develop PGPR as a biofertilizer so that it is expected to optimize the use of marginal land to increase agricultural production
The diversity of aquatic insects surrounding the gold mining areas of central sulawesi and their relation with mercury levels and water quality Hasriyanty Hasriyanty; Alam Anshary; Shahabuddin Saleh; Mohammad Yunus; Flora Pasaru
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 19 No 3 (2022): November
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5994/jei.19.3.235

Abstract

Human activities may influence the diversity of aquatic insects in rivers. This study aims to assess the diversity of aquatic insects and their relation with mercury levels and water quality along rivers located near the gold mine in Poboya, Central Sulawesi. The insects were collected at six locations based on human activity levels. At each site, the mercury level of water was measured using atomic absorption spectrophotometry (AAS). In addition, water temperature, acidity, dissolved oxygen, and total dissolved solids were determined. The study recorded 23 species of aquatic insects belonging to 7 orders and 14 families. Mercury levels in the rivers did not exceed the threshold except at two sites and did not affect aquatic insects’ diversity. The diversity of aquatic insects, however, tends to decrease downstream. The diversity of aquatic insects, particularly the Ephemeroptera, Plecoptera, and Trichoptera orders, tended to be higher at the higher dissolved oxygen sites.
Memantapkan Ketahanan Ekonomi Masyarakat melalui Usaha Integrasi Tanaman dan Ternak Sulaeman Sulaeman; Flora Pasaru; Abdul Wahid; Najamudin Najamudin; Burhanuddin Haji Nasir; Idham Idham
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i1.197

Abstract

Kelompok tani ternak “Mantilayo Jaya” sebagai mitra program pengabdian kepada masyarakat beranggotakan 20 orang umumnya adalah petani yang memiliki ternak. Masalah yang dihadapi oleh mitra adalah kegiatan usaha tani sangat bergantung pada alam, yakni bila musim hujan turun petani melaksanakan usahatani sedangkan bila musim hujan sudah berakhir petani melaksanakan kegiatan berkebun serta beternak sapi dan kambing. Hal tersebut karena lahan usaha tani belum memiliki jaringan irigasi. Solusi yang dapat dilakukan untuk memecahkan masalah tersebut adalah dengan perbaikan teknik budidaya tanaman dan perbaikan kualitas pakan hijauan untuk ternak sapi dan kambing. Program Pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk mendampingi masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan memanfaatkan sumber daya lahan secara optimal melalui usaha integrasi tanaman dan ternak. Metode yang diterapkan adalah pelatihan, demplot percontohan dan pendampingan kepada masyarakat. Hasil yang diperoleh adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan menjadi produk bernilai ekonomi. Pasca-kegiatan, masyarakat telah memanfaatkan limbah pertanian dan limbah peternakan menjadi kompos. Demikian juga peserta telah memiliki lahan percontohan budidaya rumput hijauan Panicum sarmentosum yang dapat menjadi sumber bibit / stek untuk pengembangan hijauan tersebut. Dengan demikian diharapkan produktivitas usaha tani dan ternak dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. The livestock farmer group "Mantilayo Jaya" as a community service program partner is generally a farmer who owns livestock. The problem faced is that farming activities are very dependent on nature, that is, when the rainy season falls, farmers do farming, while when the rainy season is over, farmers carry out gardening and animal husbandry activities. The solution that can be done to overcome this problem is to improve crop cultivation techniques and improve the quality of forage for livestock. The community service program aims to assist the community in increasing their knowledge and skills in optimal utilization of land resources through the integration of crops and livestock. The methods applied are training, pilot demonstration plots, and assistance to the community. The results obtained are increasing the knowledge and skills of the community in utilizing agricultural and livestock waste into products that have economic value. After the activity, the community has used agricultural and livestock waste to make compost. Likewise, the participants already have a Panicum sarmentosum grass cultivation demonstration plot which can be a source of seeds for forage development. It is expected that the productivity of livestock and animal husbandry businesses can improve the community's economy.
Penerapan Teknologi Low External Input Sustainable Agriculture (Leisa) untuk Menghasilkan Pangan yang Sehat dan Keberlanjutan Produktivitas Lahan Pertanian di Kabupaten Sigi - Sulawesi Tengah Dance Tangkesalu; Irwan Lakani; Flora Pasaru; Valentino; Rosmini; Reynaldi; I Kadek Duis Tiana
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Ma Chung 2021
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.951 KB) | DOI: 10.33479/senampengmas.2021.1.1.189-199

Abstract

Kecenderungan semakin intensifnya penggunaan kimia dalam kegiatan budidaya pertanian menyebabkan terjadinya ketimpangan hara lainnya dan semakin merosotnya kandungan bahan organik tanah.  Demikian halnya dengan penggunaan pestisida kimia dalam pengendalian hama dan penyakit menyebabkan lingkungan menjadi rusak karena adanya residu pestisida yang tertinggal di dalam tanah. Hal tersebut dapat menyebabkan degradasi kesuburan tanah dan residu bahan aktif pestisida yang akan mengancam keberlanjutan usaha tani.  Untuk mengurangi pemakaian bahan kimia dalam usaha budidaya tanaman padi dapat dilakukan dengan teknologi low external input sustainable agriculture (LEISA).  Budidaya padi dengan sistem LEISA adalah cara bertanam padi dengan mengurangi penggunaan input luar dengan cara memaksimalkan penggunaan sumberdaya lokal sebagai bahan baku pupuk organik dan pestisida rasional. Pupuk organik yang digunakan dapat berasal dari jerami,  sekam, dan limbah  pertanian lainnya serta kotoran ternak yang diolah dengan proses pengomposan. Pupuk kompos kaya mikroorganisme dibutuhkan untuk menyuburkan tanah, sekaligus menjaga kesehatan tanaman sehingga lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Program pengabdian kompetitif PKM ini bertujuan untuk mendampingi kelompok tani dalam memproduksi pangan yang sehat melalui budidaya padi sistem LEISA berbasis kearifan lokal.  Metode yang digunakan yaitu penyuluhan dan pelatihan aktif dengan pendekatan Focus Group Discussion (FGD), serta praktek dan demplot percontohan serta bimbingan teknis pembuatan pupuk kompos dan biopestisida serta budidaya padi sistem LEISA. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa masyarakat yang dilibatkan dalam kegiatan  tersebut dapat mengadopsi dan menerapkan di lahan usaha taninya.
Efikasi Cendawan Aspergillus sp. Terhadap Hama Penghisap Buah Kakao Helopeltis sp. (Hemiptera : Miridae) Pada Tanaman Kakao Danil Supriyadi; Flora Pasaru; Irwan Lakani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 3 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi Aspergillus sp. sebagai agens hayati Palolo isolat lokal pada serangga Helopeltis spp. Hasil dari tes laboratorium yang digunakan dalam percobaan lapangan, untuk mengetahui pengaruh konsentrasi terhadap intensitas serangga Helopeltis spp. diharapkan dapat digunakan sebagai alternatif bagi para peneliti untuk menggunakan jamur entomopatogen Aspergillus sp. Penelitian ini dilakukan di dua tempat, yaitu penelitian yang dilakukan tahap satu tes awal yang dilakukan di laboratorium hama dan penyakit tanaman dan untuk tahap kedua uji lapangan, yang bertempat di sentra produksi kakao di Palolo Sigi. Penelitian ini dimulai dari bulan Mei 2015 sampai Juli 2015. Pada tahap satu dengan melihat konsentrasi jamur Aspergillus sp yang efektif dalam mematikan hama Helopeltis spp. Pada tahap dua dilakukan di lapangan (perkebunan kakao) merupakan kelanjutan dari penelitian pada tes konsentrasi awal yang efektif yang menyebabkan kematian pada serangga uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tes awal pada konsentrasi 10-3, 10-5, 10-7 dan 10-9 digunakan dalam efektivitas Helopeltis spp tingkat kematian hama 10-5 cfu. Jumlah populasi hama Helopeltis spp setelah Aspergillus sp diterapkan dari minggu ke minggu adalah penurunan.
Efektifitas Tanaman Serai (Andropogan nardus L.) Sebagai Tanaman Penolak Liriomyza sp.(Diptera : Agromizidae) Pada Pertanaman Bawang Merah Lembah Palu Ariana Lamba; Flora Pasaru; Shahabuddin Shahabuddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 4 (2017): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas tanaman serai (Andropogan nardus L.) sebagai tanaman penolak hama Liriomyza sp. pada pertanaman Bawang Merah Lembah Palu. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan Penanaman Tanaman Serai (PTS) 4, 2 dan 0 minggu sebelum tanaman bawang merah ditanam, serta kontrol (tanpa tanaman serai). Variabel pengamatan yaitu populasi imago Liriomyza sp. dan tingkat serangan Liriomyza sp. serta produksi bawang merah lembah palu. Hasil penelitian menunjukkan tanaman serai dapat menekan populasi imago dan tingkat serangan Liriomyza sp. pada perlakuan PTS 4 minggu dibanding PTS 2 dan 0 minggu serta kontrol sebelum penanaman bawang merah pada pengamatan 5 dan 6 MST. Perlakuan tanaman serai sebagai tanaman penolak tidak berpengaruh terhadap produksi bawang merah lembah palu.
Pengaruh Tumpangsari Tanaman Sawi (Brassica juncea Linn.) Dan Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum Linn.) Terhadap Serangan Plutella xylostella Linn. (Lepidoptera: Plutellidae) Goklas Simarmata; Flora Pasaru; Burhanuddin Nasir
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 6 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan sistem tumpang sari tanaman tomat dengan tanaman sawi di Sulawesi Tengah khususnya daerah lembah Palu sangat minim dilakukan oleh para petani. Kebiasaan petani khususnya di daerah Sulawesi Tengah dalam pengendalian hama tanaman hortikultura adalah masih mengandalkan penggunaan insektisida kimiawi dengan konsentrasi dan dosis yang relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tumpang sari tanaman tomat dan tanaman sawi terhadap serangan Plutella xylostella L. Penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Peubah yang diamati ialah kepadatan populasi P. xylostella L, intensitas serangan, dan produksi sawi. Hasil penelitian menunjukkan tumpang sari tanaman tomat berpengaruh nyata dapat menekan populasi, intensitas serangan P. xylostella L dan produksi sawi. Populasi tertinggi terdapat pada perlakuan kontrol sebesar 1,80 ekor dan populasi terendah terdapat pada perlakuan sawi ditanam di sela-sela tanaman tomat searah dari timur ke barat 0 ekor. Intensitas serangan tertinggi terdapat pada perlakuan kontrol sebesar 62,80 % dan terendah terdapat pada perlakuan sawi ditanam di sela-sela tanaman tomat searah dari timur ke barat. Produksi tertinggi sebesar 3,82 ton/ha pada perlakuan sawi dikelilingi oleh tanaman tomat dan produksi terendah terdapat perlakuan kontrol sebesar 1,67 ton/ha.
Pengaruh Intensitas Cahaya Lampu Perangkap Terhadap Populasi Dan Intensitas Serangan Penggerek Batang Padi Putih Scirpophaga innotata wlk. (Lepidoptera:Pyralidae) Pada Tanaman Padi Novita Kristina Larioh; Moh Hibban Toana; Flora Pasaru
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 1 (2018): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cahaya lampu terhadap kepadatan populasi dan intensitas serangan S. innotata. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode observasi, dengan perlakuan dua lampu perangkap jenis LED dengan daya 5 watt dan 10 watt,setiap lampu perangkap ditempatkan diantara 2 petak pengamatan. Petak pengamatan yang diamati pada penelitian ini sebanyak 4 petak berukuran 30x20,5m. Pada setiap petak pengamatan dibuat sebanyak 5 titik pengamatan berukuran 2x2m, sehingga jumlah seluruh petak yang diamati pada penelitian ini sebanyak 20 anak petak. Penanaman pada setiap petak menggunakan sistem penanaman padi jajar legowo dengan ukuran 20x40m. Data populasi dan intensitas serangan S. innotata yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah imago S innotata pada perlakuan cahaya lampu 5 watt da 10 watt mengalami peningkatan mulai dari minggu pertama pengamatan sampai dengan minggu terakhir pengamatan, dimana pengamatan dilakukan seminggu sekali selama 8 kali pengamatan. Jumlah tangkapan imago S. innotata pada perlakuan 5 wattter banyak 110 ekor dan 10 watt jumlah tangkapan terbanyak 219 Dan hasil analisis uji-t bahwa perlakuan antara cahaya lampu yang 5 watt dan 10 watt berpengaruh nyata terhadap intensitas serangan S. innotata yang diamati.
Observasi Jenis Parasitoid Larva Penggulung Daun Pisang Erionata thrax Linnaeus (Lepidoptera: Hesperidae) Pada Ketinggian Tempat Yang Berbeda Di Kabupaten Sigi Rahmawati Rahmawati; Flora Pasaru; Mohammad Yunus
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 2 (2018): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman pisang merupakan tanaman yang mudah dibudidayakan dan banyak dijumpai sebab mampu tumbuh dan berkembang secara baik pada berbagai kondisi agroekologi. Hama penggulung daun pisang E. thrax merupakan hama perusak daun yang membuat gulungan daun dengan cara memotong sebagian daun, dimulai dari bagian pinggir daun sejajar dengan tulang daun utama serta direkat dengan benang-benang halus berwarna putih yang dikeluarkan oleh larva E. thrax. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis, jumlah, dan tingkat parasitasi parasitoid hama penggulung daun pisang pada ketinggian tempat yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di dua tempat yaitu pengambilan sampel dilapangan yang dilakukan di Kematan Palolo dan di Kecamatan Sigi Biromaru. Identifikasi dilakukan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Penelitian ini dilakukan untuk melihat jenis dan jumlah parasitoid, dan persentase parasitoid di dataran tinggi dan dataran rendah. Pada dataran tinggi ditemukan dua jenis parasitoid yaitu Bracemeria lasus, dan Cotesia erionotae. persentase parasitoid tertinggi di dataran tinggi terdapat pada bulan pertama dimana dari 60 sampel Erionata thrax yang diamati pada bulan keempat terdapat 4 sampel yang terserang dengan jenis parasitod yang muncul yaitu Cotesia erionotae dengan persentase 6,667%. Sedangkan persentase terendah dijumpai pada pengamatan bulan pertama dengan jumlah 85 ekor sampel yang terserang parasitoid sebanyak 1 ekor dan jenis parasitoid Bracemeria lasus dengan persentase 1,176%. Di dataran rendah persentase tertinggi dijumpai pada bulan kedua dan keempat dengan jumlah yang diamati sebanyak 60 ekor dengan jenis parasitoid Cotesia erionotae dengan persentase 3,333%. Sedangkan persentase parasitoid terendah dijumpai pada bulan pertama dengan sampel yang diamati sebanyak 85 ekor, yang terparasid sebanyak 1 ekor dengan jenis parasitoid Cotesia erionotae dan persentase parasitoid 1,176% Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase parasitoid di dataran tinggi tidak berpengaruh nyata pada persentase parasitoid di dataran rendah.
Pengaruh Ekstrak Rimpang Jeringau (Acorus calamus L.) Terhadap Larva Ulat Daun Bawang Merah, Spodoptera exigua Hubn. Selmiana Rahman; Flora Pasaru; Shahabuddin Shahabuddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 3 (2018): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ulat daun bawang merah (Spodoptera exigua Hubn.) merupakan hama utama pada pertanaman bawang merah, yang dapat menurunkan hasil produksi, sehingga mengakibatkan kerugian yang cukup besar bagi petani. Rimpang jeringau (Acorus calamus L.) dapat berperan sebagai racun perut, racun kontak, anti-feedant dan repellent bagi serangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa konsentrasi Ekstrak Rimpang Jeringau (ERJ) terhadap mortalitas larva S. exigua. Penelitian dilaksanakandi Laboratorium Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako Palu pada bulan Juni sampai September 2016. Pengujian aktivitas insektisida ERJ dilakukan dengan menggunakan metode pencelupan dan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 tingkat konsentrasi ERJ, yaitu K0: Kontrol (Tanpa Perlakuan) K1: ERJ (1,5%), K2 : ERJ (2%), K3 : ERJ (2,5%), K4 : ERJ (3%) dan K5 : ERJ (3,5%).Hasil penelitian menunjukkan bahwa ERJ 3% menunjukkan aktivitas insektisida yang tertinggi. ERJ 3% menyebabkan kematian larva S. exiguainstar 3 sebesar 65,42% dan menghambat pembentukan pupa dan imago S. exigua sebesar 99,1%
Co-Authors Abd Wahid Abd. Wahid Abdul Hadid Abdul Syakur Abdul Wahid Alam Anshary Andi Ete Andika, Nur Syfa Husni Ariana Lamba Arif Riyadi Asgar Taiyeb Asrul Asrul Asrul Asrul Asrul Burhanuddin Haji Nasir Burhanuddin Nasir Burhanuddin Nasir Dance Tangkesalu Dance Tangkesalu Danil Supriyadi Dwi Rohma Wulandari Faris Dongga Fitra Jaya Ardi Goklas Simarmata Gunawan Gunawan Hairil Rahmat Hairul Hadi Hasriyanty Hasriyanty Hizkiah Toding Rongkok Humaya, Humaya I Kadek Duis Tiana I Putu Suci Astawa Idham Idham Idham Idham Iin Ihrawati IRWAN LAKANI Irwan Lakani Irwan Lakani Johanis Panggeso Johanis Panggeso Jusriadi kirana, Ajmal Lamba, Ariana Larioh, Novita Kristina Megawati - Mile, Yuldi Misnanto Misnanto Moh yunus2 Moh. Hibban Toana Moh. Hibban Toana Moh. Yunus Mohammad Kafrianto Mohammad Yunus Mohammad Yunus Muhammad Yunus Muhammad Yunus Mutmainah Mutmainah Najamudin Najamudin Novita Kristina Larioh Nur Edy Nur Hayati Nur Khasanah Nur Khasanah Nurkhasanah Nurkhasanah Rahman, Selmiana Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Ramlah n.Saada i Reynaldi Riskayanti Riskayanti Riski Kaleb Rosmini Rosmini Rosmini Saleh Muhammad Salim Saleh, Shahabudin Selmiana Rahman Setiadi, Feby Shahabuddin Saleh Simarmata, Goklas Sisi Pratiwi Siti Rahmawila Sri Anjar Lasmini Sulaeman Sulaeman Sulaeman Supriyadi, Danil Susanti1 Susanti1 TriAgung Nirwan, Muhammad Alfian Valentino Valentino Vinsensia Pato Vinsensia Pato Wahyuniarsih, Desi Yatno S. Yohanis Tambing Yosep Patadungan Yudana, I Kadek Yuspan Yuspan Zulkifly, Zulkifly